Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS STRUKTUR ATAS GEDUNG PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN MENGGUNAKAN SNI 2847:2019 Shinta Intan Putri; Titin Sundari; Totok Yulianto; A’izzatul Khiyana
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 5 No 02 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain struktur gedung bertingkat harus memastikan bahwa kapasitas kekuatan setiap elemennya mampu menahan atau seharusnya setara dengan beban terfaktor yang bekerja. Oleh karena itu, struktur bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan harus kokoh untuk menahan beban yang terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan elemen struktur atas meliputi pelat,balok,dan kolom agar mampu menahan beban yang bekerja dengan menggunakan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus. Analisis dilakukan melalui simulasi permodelan struktur menggunakan software analisis struktur dan perhitungan manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua elemen structural yang ditinjau memiliki nilai kapasitas nominal tereduksi (ΦRn) yang melebihi kebutuhan beban terfaktor (Ru) yang ditimbulkan oleh kombinasi pembebanan. Secara umum, nilai kapasitas momen nominal (ΦMn ),kapasitas geser nomoinal (ΦVn ), dan aksial (ΦPn ) elemen plas,balok ,dan kolom terbukti lebih besar dari pada beban terfaktor (Mu,Vu,Pu) Berdasarkan evaluasi struktur atas Gedung dinyatakan memenuhi ketentuan sesuai SNI 2847:2019. Hasil studi ini bisa dijadikan referensi dalam analisis bangunan yang serupa.
STUDI KOMPARATIF DEBIT AKTUAL DAN DEBIT TEORITIS PADA PROTOTIPE ALAT UKUR DEBIT AMBANG LEBAR SKALA LABORATORIUM Prista Wahyuningsih; Totok Yulianto; Meriana Wahyu Nugroho; Titin sundari; A’izzatul Khiyana
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 5 No 02 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ambang lebar merupakan salah satu bangunan ukur yang banyak digunakan pada saluran terbuka karena mampu mengatur tinggi muka air sekaligus mengukur debit aliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja prototipe alat ukur debit ambang lebar skala laboratorium berdasarkan acuan SNI 8137-2015. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan dua variasi kemiringan hilir, yaitu 1:1 dan 1:1,9. Hasil pengukuran menunjukkan tinggi muka air (h) pada kisaran 0,010 hingga 0,015 m, dengan kenaikan debit aktual yang bersamaan dengan peningkatan frekuensi inverter, dengan kisaran 0,00030–0,00056 m³/detik dan koefisien debit (Cd) 0,850–0,855. Perhitungan kalibrasi menghasilkan nilai K 1,04–1,07, menunjukkan alat layak digunakan untuk skala laboratorium.
ANALISIS PENGARUH GRADASI AGREGAT HOT BIN TERHADAP KUALITAS CAMPURAN ASPAL BETON (AC-WC) (STUDI KASUS: PENINGKATAN JALAN BARENG-WONOSALAM) Aprey Vita Wulan Sari; Meriana Wahyu Nugroho; Totok Yulianto; Titin Sundari
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2026): Edisi Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas infrastruktur jalan memerlukan perhatian terhadap material penyusun perkerasan, salah satunya adalah agregat dalam campuran aspal beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gradasi agregat pada hot bin terhadap kualitas campuran aspal beton tipe AC-WC, dengan studi kasus pada proyek peningkatan Jalan Bareng–Wonosalam. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lalu lintas harian rata-rata (LHR), pengambilan sampel menggunakan core drilling, serta pengujian karakteristik Marshall sesuai standar SNI 06-2489-1991. Parameter yang dianalisis mencakup stabilitas, flow, VIM, VMA, dan VFB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal optimum sebesar 5,274% menghasilkan stabilitas Marshall sebesar 1178 kg, VIM sebesar 4,71%, VMA sebesar 16,80%, VFB sebesar 71,97%, dan nilai Marshall Quotient sebesar 332 kg/mm. Seluruh nilai tersebut memenuhi standar Bina Marga, yang menunjukkan bahwa campuran AC-WC dengan gradasi agregat yang tepat mampu meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan performa lapisan perkerasan jalan. Kesimpulannya, gradasi agregat hot bin berpengaruh signifikan terhadap kualitas campuran AC-WC dan dapat dijadikan acuan dalam evaluasi serta pengendalian mutu pekerjaan jalan.
KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA SALURAN SEKUNDER D.I. SIMAN KEDIRI M. Robani; Titin Sundari; Totok Yulianto; Meriana Wahyu Nugroho
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2026): Edisi Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air irigasi merupakan faktor utama dalam keberhasilan produksi pangan, khususnya di wilayah agraris seperti Kabupaten Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi serta mengevaluasi kecukupan air di Daerah Irigasi (D.I.) Siman, terutama pada saluran sekunder. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mempertimbangkan beberapa komponen seperti penyiapan lahan, penggunaan konsumtif, perkolasi, pergantian lapisan air dan curah hujan efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan air irigasi (Q) berkisar antara 0,001 m³/dt/Ha hingga 0,0020 m³/dt/Ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi maksimum tercatat sebesar 0,04 m³/dt/Ha dan kebutuhan minimum sebesar 0 , 0 1 3 m³/dt/Ha. Hal ini menunjukkan ketersediaan air di Daerah Irigasi Siman tidak memenuhi kebutuhan. Untuk itu sebaiknya dilakukan pengelolaan air irigasi yang lebih efisien agar ketersediaan air dapat memenuhi kebutuhan tanaman secara optimal, seperti membangun kolam tampung atau embung sebagai upaya penambahan tampungan suplai air pada Daerah Irigasi Siman untuk mengantisipasi kekurangan kebutuhan air di musim tanam berikutnya.
KAJIAN AWAL BAMBU SEBAGAI TULANGAN PADA PELAT BETON PERKERASAN KAKU M. Maulana Rahmatullah; Meriana Wahyu Nugroho; Totok Yulianto; Titin Sundari
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2026): Edisi Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bambu sebagai material alami berpotensi menjadi alternatif pengganti kayu dan besi pada berbagai aplikasi rekayasa, khususnya konstruksi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan beberapa jenis bambu berdasarkan berat jenis serta sifat mekanik khususnya kuat tarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan tujuan mengumpulkan dan menganalisis karakteristik fisik dan mekanik beberapa jenis bambu, khususnya berat jenis dan kuat tarik. Hasil penelitian ini mengevaluasi 19 jenis bambu sebagai alternatif tulangan pada pelat beton perkerasan kaku berdasarkan parameter berat jenis, kuat tarik, dan relevansi feasibility, dengan hasil menunjukkan rentang densitas 390–860 kg/m³ dan kuat tarik 14–378 MPa, dimana beberapa jenis bambu mendekati kapasitas baja tulangan polos. Secara integratif, Dendrocalamus giganteus, Bambusa balcooa, dan Dendrocalamus asper teridentifikasi sebagai jenis bambu paling prospektif dengan standarisasi mutu dan evaluasi durabilitas sebelum implementasi struktural. Pemilihan jenis bambu berdasarkan berat jenis serta kuat tarik untuk optimalisasi penggunaan bambu dalam konstruksi berkelanjutan.