Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penjadwalan Waktu Proyek Gedung Puskesmas Ngoro Kabupaten Jombang dengan Menggunakan Metode PDM (Precedence Diagram Methode) Afnan Ashiddiq Virgatara Setyawan; Titin Sundari; Totok Yulianto; Meriana Wahyu Nugroho
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik S
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v3i1.650

Abstract

Time Schedule is used as a guide and control tool for work execution time and productivity of workers, work tools on the project. In terms of productivity control, there are several aspects involved in the monitoring system, such as materials, tools, resources, and scheduling of project activities. Scheduling is the arrangement of resources to complete tasks in achieving targets. by involving components of activities, and time, In order to determine the optimal scheduling and budget. in accordance with time and cost limitations, this study uses the PDM (Precedence Diagram Method) method and the Crashing method through alternative scheduling with the addition of overtime of 1 hour, 2 hours, and 3 hours and knowing the acceleration cost. for each alternative. The results of the acceleration alternative with optimal costs are, alternative 1 adding 1 hour of overtime, the total cost decreased by 0.19% to Rp 3,067,337,201, -. This means that alternative 1 saves costs of Rp 5,984,598, - and is estimated to be one day faster to 119 days.
Problems of Qibla Direction Shift Due to Earth Plate Shift in Indonesia Mutrofin, Akmam; Syarifah, Faradhina Millatul Maula; Sundari, Titin; Dimyati, Yayat; Hidayat, Rohmat
At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 13 No 1 (2025): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib, Ngoro, Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/at-tahdzib.v13i1.488

Abstract

Background. Facing the Qibla is a requirement for valid prayer. There is an issue of shifting the direction of the Qibla in Indonesian mosques due to an earthquake. The Indonesian Ulema Council (MUI) held a hearing and issued a fatwa. The fatwa caused public unrest because it did not comply with the agreement of experts in the science of Falak and Astronomy. Aim. This article aims to straighten out the controversy over the direction of the Qibla which appears to have shifted due to an earthquake and provide solutions to resolve problems related to changes in the direction of the qibla in mosques in Indonesia. Methods. Literature study takes data from primary data sources (Lajnah Falakiyah, Falak experts, books by classical and contemporary ‘ulemas that specifically discuss the Qibla), and; secondary data sources (books, journals, and notes that are relevant to the study of the Qibla). The data are analyzed using content analysis to make inferences objectively and systematically. Results. The shifting of the earth’s plates only affects changes in the earth’s map in a time span of tens or hundreds of millions of years, and will not have a significant impact on changes in the direction of the Qibla outside Makkah in the span of current human civilization.
Pelatihan Pembuatan Kompos dan Biopori dengan Memanfaatkan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Karang Tengah Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri Izzati, Nailul; Mayasari, Andhika; Sundari, Titin; Khiyana, A'izzatul; Mutrofin, Akmam; Nugroho, Meriana Wahyu; Ummah, Imamatul
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2336

Abstract

Permasalahan sampah adalah permasalahan utama yang dihadapi masyarakat pedesaan maupun perkotaaan. Sampah bisa menyebabkan banjir, rusaknya lingkungan dan sumber penyakit. Secara alami sampah dapat terurai, namun jika jumlahnyanya banyak, maka proses penguraiannya juga perlu waktu yang lama. Untuk mengatasi masalah sampah ini diperlukan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Salah satu solusinya adalah dengan teknologi pengolahan sampah yang sederhana untuk skala rumah tangga, seperti pembuatan kompos dan biopori. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan sosialisasi kepada Masyarakat Desa Karang Tengah Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, dipilih lokasi ini karena  masayarakat di desa ini sebagian besar bertani dan bercocok tanam. Mereka membuang sampah dedaunan di pekarangan kemudian membakarnya. Sampah sisa rumah tangga hanya diberikan hewan peliharaan saja, dan sampah dari botol-botol bekas cukup diloakkan saja sehingga mempunyai nilai jual yang rendah. Pelatihan diberikan kepada masyarakat Desa Karang Tengah agar masyarakat mengerti tentang pentingnya memilah sampah, menangani sampah, memanfaatkan sampah, dan menerapkannya. Tetapi peran individu dalam mengatasi masalah sampah sangat penting, setiap orang harus memulai dari diri sendiri, keluarga, kemudian masyarakat sehingga semua lapisan masyarakat memiliki rasa peduli terhadap sampah dan lingkungannya. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa separoh lebih masyarakat Desa Karang Tengah menyatakan puas terhadap program-program dari Tim PkM, yang berarti program-program PkM berjalan dengan baik, sehingga bisa diterapkan di desa desa yang lain di seluruh pelosok negeri.
Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Menggunakan Metode Bina Marga 2003 Jalan Sumbermiri - Gudo Jombang Fernando Putra.A; Titin Sundari; Totok Yulianto; Meriana Wahyu Nugroho
Jurnal Sipil Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Mei: Jurnal Sipil Terapan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jusit.v3i1.755

Abstract

This lesson is to construct a durable and efficient form rigid pavement by utilizing the structural analysis and material performance approach. Rigid pavement is the main choice in highway construction because of its ability to bear heavy loads and its relatively long service life. The research methodology involves structural analysis to determine the optimal thickness and type of material for rigid pavement. This structural analysis considers various factors, including the estimated traffic load, subgrade characteristics, and local environmental conditions. In addition, material performance evaluation is also carried out to select materials that are appropriate to environmental conditions and meet technical requirements. The results of this study are recommendations for rigid pavement planning that include the right thickness, optimal material type, and construction specifications that are in accordance with applicable technical standards. The results of Rigid Pavement Thickness Planning using the Bina Marga 2003 Method on the Sumbermiri - Gudo Jombang Road case study produced a concrete slab thickness of 20 cm with K-300 concrete quality. In addition, the reinforcement used has a diameter of Ø 12 mm with a distance between reinforcements of 8,5 cm.
Studi Perencanaan Gedung Rektorat Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (Studi Kasus Unhasy Tebuireng Jombang) Rahardjo, Fadjar Wahyu; Amudi, Abdiyah; Sundari, Titin; Yulianto, Totok
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v2n2.p48-54

Abstract

Gedung rekorat terletak di lokasi kampus B Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang yang difungsikan sebagai pusat akademik dan administrasi semua Fakultas. Rencana peningkatan bangunan gedung rektorat baru terdiri atas 7 lantai dengan ketinggian 32,40 m dan luas gedung 574 m2. Tujuan utama dilakukan penelitian agar dapat menghasilkan gambar perencanaan struktur gedung rektorat baru.Perencanaan struktur gedung rektorat baru menggunakan sistem tunggal berupa sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) dan pemodelan menggunakan program aplikasi untuk menghitung momen dan reaksi dari komponen pelat lantai, tangga, balok, kolom, sloof dan poerplat dengan beban gempa desain menggunakan metode statik ekuivalen. Peraturan yang digunakan untuk perencanaan menggunakan SNI 1726:2012, SNI 2847:2013, SNI 1727:2013 dan PPIUG:1983.Hasil analisis dan desain pada gedung rektorat baru menghasilkan komponen struktur primer berupa balok B1 = 450 x 600, B3 = 350 x 500 dan kolom K1 = 700 x 700, K2 = 600 x 600 yang telah memenuhi syarat penampang untuk sistem rangka pemikul momen khusus dan mekanisme kolom kuat-balok lemah. Komponen struktur sekunder berupa pelat dengan tebal = 13 cm. Komponen struktur bawah berupa sloof SL = 400 x 800 dan poerplat P1 = 2100 x 2100 x 650 serta minipile 35 cm pada kedalaman 14 meter.
Pemahaman Warga Karangtengah dalam Pelatihan Teknologi Biopori Mini Dalam Pot Izzati, Nailul; Mayasari, Andhika; Sundari, Titin; Khiyana, A’izzatul; Mutrofin, Akmam; Ummah, Imamatul; Nugroho, Meriana Wahyu
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v4i2.4487

Abstract

Masalah sampah rumah tangga masih menjadi isu lingkungan yang patut diperhatikan. Salah satu solusi sederhana dan ramah lingkungan adalah penerapan teknologi biopori mini dalam pot. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman warga terhadap teknologi tersebut setelah mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Metode deskriptif digunakan untuk mengamati perubahan pengetahuan warga, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar warga mengalami peningkatan pemahaman dan menunjukkan minat tinggi dalam menerapkan biopori mini dalam pot. Sebagai luaran kegiatan, disusun modul pembuatan biopori mini dalam pot yang dapat digunakan sebagai panduan praktik mandiri maupun pelatihan lanjutan. Diperlukan edukasi lanjutan dan kolaborasi komunitas untuk memperluas dampaknya.
RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN TIME SCHEDULE PEMBANGUNAN GEDUNG 5 LANTAI REKTORAT UNIVERSITAS HASYIM ASY’ARI Tah Sin Hal; Titin Sundari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i5.6688

Abstract

Construction project activity planning is very important because activity planning or scheduling is a key factor for the project to run smoothly and the project being implemented can be completed within the optimal time. In planning the implementation of this project work, the final results are in the form of time and costs of implementation in accordance with the planned method. In calculating the budget plan for the construction of a 5-story Rectorate Building at Hasyim Asy'ari University with a building area of ​​± 1230 m², accuracy is required in calculating the volume of work. Unit prices for work and wages also require complete drawing references. For work without available analysis, it is necessary to conduct your own analysis calculations and price surveys to obtain appropriate estimates, such as for mobilization and demobilization work items. Based on these calculations, the total cost required is Rp24,509,796,848.92. The time schedule, which is a time allocation plan to complete all work items in the project, is displayed in the form of an S-curve. From the preparation of this time schedule, it is estimated that the construction project of the 5-story Rectorate Building at Hasyim Asy'ari University will require 234 days to complete..
Rancangan Baliho dan Poster Kampus Hijau Universitas Lancang Kuning Sundari, Titin; Silva, Hendri; Yasid, Hamdan
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/z1wjty59

Abstract

Problema yang dihadapi Unilak adalah masih rendahnya kepedulian masyarakat kampus dalam mitigasi bencana pemanasan global. Program kampus hijau merupakan kegiatan yang sangat strategis untuk dilaksanakan di kampus Unilak . Secara tidak langsung kesusksesan dalam program tersebut akan berdampak positif bagi promosi Unilak. Tujuan kegiatan ini adalah membuat rancangan baliho dan poster ilmiah untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat kampus Unilak akan pentingnya program kampus hijau Unilak. Metode yang digunakan dalam kegiatan IbM ini adalah dengan melaksanakan rancangan yang dilakukan dengan kerja sama dosen dan mahasiswa arsitektur. Materi utama adalah memanfaatkan hasil penelitian dosen yang telah dilakukan sebelumnya. Sebagian dari hasil rancangan baliho dan poster akan dicetak dan disosialisasikan dengan dipasang dalam lingkungan kampus. Dengan adanya sosialisasi melalui baliho dan poster ini maka akan memotivasi pengampu kepentingan dan masyarakat kampus untuk mewujudkan kampus hijau Unilak.
Sosialisasi PP Nomor 15 Tahun 2021 tentang eraturan Pelaksanaan UU No 06 Tahun 2017 tentang Arsitek Silva, Hendri; masrul, wati; Sundari, Titin
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/4q4gtd35

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2021, tentang Peraturan Pelaksanaan UU no 06 Tahun 2017 Tentang Arsitek dan Arsitek Berlisensi merupakan bagian dari kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi yang di lakukan oleh Tim Pengabdian dosen prodi.Arsitektur Universitas Lancang Kuning . Pengabdian kepada masyarakat ini di latar belakangi oleh telah disyahkannya peraturan pemerintah nomor 15 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU no 06 Tahun 2017 Tentang Arsitek , mengingat aturan ini baru dikeluarkan sehingga banyak pihak terkait yang belum memahami tentang aturanan ini khususnya para mahasiswa arsitektur unilak yang notabene merupakan calon arsitek.Mengingat pentingnya aturan ini bagi mahasiswa arsitektur unilak maka diperlukan sosialisasi tentang aturan tersebut. Diharapkan setelah sosialisasi nantinya terjadi peningkatan pemahaman pada mahasiswa tentang peratuan pemerintah nomor 15 tahun 2021 ini.Pengabdian tim dosen di lakukan terdiri dari tiga tahapan yakni tahapan awal atau tahapan persiapan, tahap pelaksanaan serta tahap pelaporan. Pengabdian yang berbentuk sosialisasi atau penyuluhan ini memberikan pemahaman tentang berbagai hal yang terkait dengan arsitek.
SOSIALISASI DAN PENERAPAN BUDAYA K3 PADA PROYEK FIBER TO THE HOME (FTTH) DI PERUSAHAAN INTERNET SERVICE PROVIDER Afiatna, Fatma Ayu Nuning Farida; Nur Muflihah; Titin Sundari; Sumarsono; Terdy Kistofer; Andhika Mayasari; Minto
ABIDUMASY Vol 6 No 2 (2025): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v6i2.10344

Abstract

The development of Fiber To The Home (FTTH) networks in the telecommunications sector carries significant occupational safety and health (OSH) risks due to field activities and the use of technical equipment. This community service aims to promote and implement an OSH culture in the FTTH project of PT. Garuda Media Telematika in Jombang Regency, East Java. To assess the effectiveness of the awareness program, qualitative descriptive analysis was employed through semi-structured interviews, participatory observation, and document analysis. The results indicate that worker participation in OSH awareness sessions reached 90.91%, with full compliance in using helmets and safety vests but lower adherence to wearing gloves (75%) and safety shoes (87.5%). Field observations revealed that OSH practices are in the moderate-to-good category, with main challenges including limited involvement of contract technicians, availability of certain personal protective equipment (PPE), and project target pressures. Management commitment, the existence of standard operating procedures (SOPs), and the role of supervisors were identified as key supporting factors, while technicians’ perception of OSH importance still requires improvement. These findings highlight the need for onboarding training, provision of ergonomic PPE, and strengthening the OSH culture through supervision and exemplary leadership. Implementing these recommendations is expected to enhance workplace safety and ensure the sustainable quality of FTTH projects.
Co-Authors A'izzatul Khiyana Abdiyah Amudi, Abdiyah Abdul Ghoffar Aljabari Abdul kholil Afnan Ashiddiq Virgatara Setyawan Agus Basri Saptono Agus Wiyono Ahmad Dhiyaur Rahman Ahmad Irwan Hanafi Amudi , Abdiyah Andi Dwi Kurniawan Andik Nur Azis Andik Purwanto Andim Rendy Setiawan Aprey Vita Wulan Sari Arrozaq, Muhammad Arif bachrudin, mohammad Benny Hermawan Boby Samra Candra Prasetyo Cut Intan Salasiyah Dasega Arya Eka Cipta Dimas Ubaidillah Dita Irtanti Febrianita Eko Risdianto Fachrurozi, Riyan Fahrisal Gunawan Fakhri Nur Khalid Falah, Febri Fajrul Fernando Putra.A Fingki Fingki Hafriani Hamdan Yasid, Hamdan Hendri Silva Hendri Silva Hendri Silva, Hendri Ihsan Kurniawan Imamatul Ummah Imbardi Imbardi Ita Suhermin Ingsih kholis , Nur M. Maulana Rahmatullah M. Robani Madu Sonia Masrul, Wati Mayasari , Andhika Minto Mohammad Johan Mohammad Nur Fatta Muzzakki Mohd. Fauzi Muflihah, Nur Muhamad Fauzan Endar Muhammad Babul Uyun Mutrofin, Akmam Nailul Izzati Nugroho, Meriana Wahyu Prastiyo, Muhammad Prista Wahyuningsih Putri Wulansari Rahardjo, Fadjar Wahyu Rahma Ramadhani Rahmat Tri Prasetya Ramadhani , Rahma Rohmat Hidayat Romadhon Tri Anggoro Ruladilah, Eka Karunia Safi Faozi Sakti Sakti Saputra, Zhadam Galang Shinta Intan Putri Suci Ramadhani Sulung Rahmawan Wira Ghani Sumarsono Surya Surya Syarifah, Faradhina Millatul Maula Tah Sin Hal Taufik Hidayatullah Taufiq Taufiq Terdy Kistofer Totok Yulianto Totok Yulianto Wahyu , Meriana Wahyu Prasetyo wati masrul Yayat Dimyati Yulianto , Totok Zulvaida, Indana