Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS, KELANGSUNGAN HIDUP DAN LAJU PERTUMBUHAN LARVA IKAN CUPANG (Betta splendens) Muhammad Junaidi; Muhammad Supriyadin; Nunik Cokrowati
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i1.17

Abstract

Ikan cupang (Betta splendens) merupakan ikan yang memiliki banyak bentuk. Ekor yang bertepi mahkota (crown tail), ekor penuh (full tail), bertipe slayer dan separuh bulan, dengan sirip panjang dan berwana-warni. Menurut Yustina (2003) jenis ikan cupang jantan memiliki nilai komersial tinggi sehingga banyak diminati. Namun menurut Yustina (2003) salah satu kendala budidaya Betta splendens adalah mendapatkan ikan jantan cenderung lebih sukar, karena jumlah benih jantan yang diperoleh setiap pemijahan sangat rendah dan kualitasnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2010 sampai tanggal 19 Agustus 2010 di Laboratorium Budidaya Perairan Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu vitamin E yang terdiri atas lima perlakuan vitamin E yaitu : 0.00 mg/gram pakan, 0.01 mg/gram pakan, 0.02 mg/gram pakan, 0.03 mg/gram pakan, 0.04 mg/gram pakan dan 0.05 mg/gram pakan dan satu control (0.00 mg/gram pakan). Parameter yang diamati adalah (1) fertilitas, (2) daya tetas, (3) kelangsungan hidup larva, (4) pertumbuhan panjang spesifik. Hasil analisis faktor tunggal pengaruh pemberian vitamin E dosis 0.01 mg/gram pakan, 0.02 mg/gram pakan, 0.03 mg/gram pakan, 0.04 mg/gram pakan dan 0.05 mg/gram pakan berpengaruh terhadap fertilitas, tidak terhadap daya tetas. Dosis vitamin E yang memberikan fertilitas tertinggi diperoleh pada dosis 0.01 mg/gram pakan, 0.02 mg/gram pakan, 0.03 mg/gram pakan.
STUDI PERTUMBUHAN POPULASI ROTIFERA (Branchionus plicatilis) DENGAN KEPADATAN Nannochloropsis sp. YANG BERBEDA PADA LABORATORIUM Muhammad Junaidi; Yeni Dwi Yana; Salnida Yuniarti
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v1i1.18

Abstract

Rotifera (Branchionus plicatilis) adalah zooplankton yang biasa digunakan untuk pakan larva ikan yang ukurannya sangat kecil. Populasi rotifera sangat bergantung pada tingkat kepadatan Nannochloropsis sp. Secara umum, populasi rotifera meningkat seiring dengan peningkatan populasi Nannochloropsis sp. Penelitian pertumbuhan rotifera (B. plicatilis) dengan kepadatan Nannochloropsis sp. yang berbeda telah dilakukan di Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok, Dusun Giliginting, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat-NTB. Perlakuan yang diuji adalah enam kepadatan Nannochloropsis sp., yaitu 500.000 sel/ml, 1.000.000 sel/ml, 1.500.000 sel/ml, 2.000.000 sel/ml, 2.500.000 sel/ml, dan 3.000.000 sel/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan Nannochloropsis sp. yang berbeda memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan populasi rotifera. Pertumbuhan populasi rotifera tertinggi ditunjukkan pada perlakuan 3.000.000 sel/ml yaitu sebesar 400 sel/ml pada hari ke-9 dan laju pertumbuhan relatifnya sebesar 0,727. Kecuali pada fase stasioner, pada pertumbuhan, fase lag, fase eksponensial dan fase kematian, populasi Nannochloropsis sp. memberikan pengaruh yang signifikan terhadap populasi rotifera.