Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NIAT MAHASISWA EKONOMI DALAM PENGGUNAAN DOMPET DIGITAL Utomo, Sulistyo Budi; Utami, Eva Yuniarti; Mardiah, Ainil; Wijaya, Indra; Mulatsih, Listiana Sri
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.11229

Abstract

Dompet elektronik (E-wallet) merupakan hasil inovasi yang dibawa oleh pertumbuhan fintech. Meningkatnya transfer uang elektronik merupakan tanda bahwa masyarakat mulai menggunakan dompet digital untuk memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang memiliki tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yg mempengaruhi niat mahasiswa ekonomi dalam penggunaan dompet digital. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa ekonomi pengguna dompet digital yang tersebar indonesia yang diperoleh dengan menggunakan teknik probability sampling: simple random yang berhasil diperoleh sebanyak 250 responden, dan tehnik analisis menggunakan SPSS. hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan berpengaruh terhadap minat penggunaan dompet digital. Sedangkan persepsi resiko tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan dompet digital dalam penelitian ini. Kata Kunci: TAM, Persepsi Resiko, Minat Dompet Digital
PENGARUH INVESTMEN KNOWLEDGE, SELF EFFICACY DAN PERCEIVED RISK TERHADAP MINAT MAHASISWA INVESTASI SAHAM Mulatsih, Listiana Sri; Tawil, Muhamad Risal; Lianti, Lianti; Wendy, Wendy; Ristati, Ristati
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.11625

Abstract

Saham merupakan salah satu instrumen pasar modal yang paling digemari oleh para investor lantaran memberikan tingkat pengembalian yang menarik. Tinggi rendahnya minat mahasiswa Indonesia dalam melakukan investasi saham dipengaruhi oleh kondisi suatu saham di pasar modal. Bagi mahasiswa, pasar modal merupakan wahana yang dapat dimanfaatkan untuk menginvestasikan dananya (dalam asset financial). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui investmen knowledge, self efficacy dan perceived risk terhadap minat mahasiswa investasi saham. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang pernah melakukan investasi saham dengan menggunakan teknik probability sampling: simple random yang berhasil diperoleh sebanyak 150 responden dan tehnik analisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian telah menemukan bahwa investmen knowledge, self efficacy dan perceived risk berpengaruh terhadap minat mahasiswa investasi saham. Kata Kunci: Minat Mahasiswa Investasi Saham, Investmen Knowledge, Self Efficacy, Perceived Risk
The Impact of Fintech Peer-to-Peer Lending Investments on Public Financial Inclusion Alfiana, Alfiana; Mulatsih, Listiana Sri; Widyantini, Dian; Meutianingrum, Farah Juniati; Afrizal, Afrizal
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.1638

Abstract

The purpose of this study is to determine the impact of peer-to-peer lending fintech investments on public financial inclusion. This research approach collected data through a literature review, which involved reading literature from various sources, including books, reports, articles, and journals, employing both qualitative and deductive methods. The findings of this study suggest that peer-to-peer lending fintech investments have a positive impact on financial inclusion, including increased economic activity, enhanced financial literacy, and expanded investment opportunities. However, this system still faces various challenges, including the risk of default, data security concerns, a lack of education, and immature regulations. To overcome these challenges and strengthen its positive impact, collaboration between the government and platform providers is necessary to enhance rules, financial education, and digital literacy, as well as develop sharia-compliant and socially responsible products, so that peer-to-peer lending can become an integral part of an inclusive and sustainable financial system.