Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Metaphors in the Short Story Paron Anthology by Poerwadhie Atmodhihardjo Fieka Syarifatun Nabila; Siti Mulyani; Mohamad Makincoiri
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1695

Abstract

Metaphor is one of the many language styles used by authors. Research on the use of metaphors in short stories has been conducted with various short story anthologies. However, research on metaphors with the object of Javanese short stories has not been widely researched. The metaphors with the Javanese short story object are interesting to be researched, considering the many figurative language styles owned by Javanese literature. This study aims to describe the metaphors found in the Anthology of Paron Short Stories by Poerwadhie Atmodihardjo. The chapters to be discussed are: 1) form of metaphor lingual unit, 2) type of metaphor, and 3) function of metaphor in the Anthology of Paron Short Stories by Poerwadhie Atmodihardjo. This research is a descriptive research. The research data source is a collection of short stories with the title Anthology of Paron Short Stories. The data used are words, phrases, clauses, and sentences that use metaphors in the anthology of Paron short stories. The method of data collection used is listening and writing. How to analyze the data using descriptive techniques by explaining the form of lingual units, types and functions of metaphors used in the Paron Short Story Anthology. How to validate the data using the validity of theoretical triangulation, semantic validity and stability reality. The research results obtained are: 1) The word, phrase, clause, sentence metaphor, 2) Metaphor types are anthropomorphic, animalistic, abstracting, and synesthesia, 3) Metaphor functions are informational, expressive, directive, and phatic.
Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Aksara dan Tembang Jawa bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di Yayasan Al Muthi'in Yogyakarta Makincoiri, Mohamad; Nurhayati, Endang; Mulyani, Siti; Hartanto, Doni Dwi; Afifah, Aminatul Nur
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2673

Abstract

Keragaman latar belakang budaya dari guru pada sekolah dasar berpengaruh kepada keberlangsungan pembelajaran aksara Jawa dan tembang Jawa pada tataran sekolah dasar. Kurangnya pemahaman materi dan inovasi metode pembelajaran aksara Jawa dan tembang Jawa menjadikan pembelajaran bahasa Jawa kurang optimal. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang aksara Jawa dan tembang Jawa serta pengajarannya bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Yayasan Al Muthi’in Yogyakarta. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan moda tatap muka dan moda daring. Kegiatan dilakuka dalam tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa guru dan tenaga kependidikan di Yayasan Al Muthi’in Yogyakarta memilliki peningkatan pemahaman tentang aksara Jawa dan tembang Jawa. Hal ini ditunjukkan dengan peran guru dan tenaga kependidikan yang antusias dalam mengikuti pelatihan dan meningkatnya pengetahuan tentang metode pembelajaran aksara Jawa dan tembang Jawa. Dengan adanya pelatihan ini, pembelajaran aksara Jawa dan tembang Jawa pada ranah sekolah dasar dapat berjalan dengan lebih inovatif dan menyenangkan dengan menintegrasikan konteks budaya Jawa dalam pembelajaran.
PELATIHAN PEMBELAJARAN BAHASA JAWA DAN UNGGAH-UNGGUH JAWA DI YAYASAN AL MUTHI'IN YOGYAKARTA Nur Afifah, Aminatul; Nurhayati, Endang; Mulyani, Siti; Dwi Hartanto, Doni; Makincoiri, Mohamad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.1431-1438

Abstract

Unggah-ungguh sangat penting untuk diajarkan kepada siswa di sekolah. Di sekolah, unggah-ungguh dapat menjadi acuan dalam pengembangan karakter. Pendidikan karakter merupakan bagian penting yang harus ditanamkan sejak usia dini karena semakin berkembangnya era digital. Pelatihan bahasa Jawa dan unggah-ungguh Jawa ini bertujuan untuk membantu guru mengatasi tantangan pembelajaran di era digital. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang telah dilakukan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat membantu meningkatkan pemahaman bahasa Jawa dan unggah-ungguh Jawa. Dari hasil survei yang telah dilakukan, 81,5% peserta menyatakan puas dengan pelatihan yang telah dilakukan. Peserta pelatihan ini aktif berpartisipasi dalam kegiatan dan mengajukan pertanyaan kepada pembicara. Kegiatan pelatihan berjalan lancar dan kehadiran peserta melebihi target yang ditentukan
Uji Aktivitas Antifungi Mouthwash Spray dari Ektrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Jamur Candida albicans Penyebab Stomatitis Mulyani, Siti; Rahmawati, Riana Putri; Fadel, Muhammad Nurul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10538

Abstract

Infeksi Candida albicans pada rongga mulut dapat menimbulkan ketidaknyamanan, sementara penggunaan antifungi sintetis jangka panjang berisiko menyebabkan efek samping dan resistensi. Daun sirih merah (Piper crocatum) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antifungi. Penelitian ini bertujuan memformulasi sediaan mouthwash spray ekstrak etanol daun sirih merah serta mengevaluasi aktivitas antifungi terhadap Candida albicans menggunakan metode difusi sumuran pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, pH, viskositas, kejernihan, dan pola penyemprotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi memenuhi parameter evaluasi fisik yang meliputi uji organoleptik (warna, bau, dan bentuk), pH, viskositas, kejernihan, serta pola penyemprotan. Aktivitas antifungi ditunjukkan melalui zona hambat yang meningkat seiring kenaikan konsentrasi ekstrak, yaitu masing-masing sebesar 4,57 mm; 5,56 mm; dan 6,66 mm. Kontrol negatif tidak menunjukkan adanya aktivitas, sedangkan kontrol positif ketokonazol menghasilkan zona hambat sebesar 12,03 mm. Konsentrasi 15% menunjukkan hasil paling optimal dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans dalam sediaan mouthwash spray. Hasil ini menunjukkan peningkatan aktivitas antifungi seiring kenaikan konsentrasi ekstrak. Ekstrak etanol daun sirih merah dapat dikembangkan sebagai bahan aktif mouthwash spray antifungi alami.
Experiential Meaning in Spoken Speech in Javanese: A Study of Transitivity Based on Systemic Functional Linguistics Wulan, Sri Hertanti; Mulyani, Siti; Herman, Herman
Journal of Language and Literature Studies Vol. 6 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jolls.v6i2.4669

Abstract

Spoken Javanese is a form of communication rich in cultural meaning, as it represents speakers’ social relationships, attitudes, and experiences in everyday interactions. In this context, the transitivity system in Systemic Functional Linguistics (SFL) is relevant for examining the representation of experiential meaning through language. This study aims to identify the types of processes in the transitivity system found in spoken Javanese utterances, analyze the distribution and dominance of the processes that occur, and interpret the tendencies in the representation of speakers’ experiences within the Javanese sociocultural context. This research employs a qualitative descriptive approach. The data consist of 134 spoken Javanese utterances obtained through observation and interviews in natural interactions. The analysis was conducted through data reduction, clause identification, process type classification, and meaning interpretation based on the sociocultural context. Since a single utterance may contain more than one clause, the number of processes identified exceeds the number of utterances. The findings reveal the occurrence of mental processes in 63 clauses, behavioral processes in 38 clauses, material processes in 17 clauses, relational processes in 13 clauses, verbal processes in 9 clauses, and existential processes in 6 clauses. Mental processes are the most dominant, particularly in the desiderative and cognitive subcategories, which represent speakers’ desires, considerations, and inner attitudes. These findings indicate that spoken Javanese tends to represent internal experiences and interpersonal negotiation more frequently than material actions. This study confirms that the transitivity system functions not only as a grammatical structure but also as a representation of experience that reflects the sociocultural orientation of its speakers.