Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik (PMR) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Esty Aisyah Fajriati; Asrin Asrin; Muhammad Syazali
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1337

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika pada siswa kelas 3 sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar matematika di kelas III SDN Gugus III Selaparang dengan menerapkan pendekatan matematika realistik (PMR). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis quasi experimental bentuk nonequivalen control group design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan siswa dan tes tulis kemampuan perkalian bilangan cacah. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SDN Gugus 3 Selaparang berjumlah 279 siswa dan sampelnya adalah SDN 39 Mataram dan SDN 13 Mataram berjumlah 54 siswa. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan tes tulis. Teknik analisis data menggunakan Independent Sample T-test dengan bantuan SPPS. 25 for windows. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Hasil uji Independent Sample T-Test menggunakan n-gain berbantuan SPPS. 25 for windows diperoleh nilai sig (2-tailed) adalah 0.001 ˂ 0.05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima maka terdapat pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III SDN Gugus III Selaparang Tahun Ajaran 2023/2024.
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Dalam Membangun Disposisi Kreatif Sains Peserta Didik Pada Sekolah Dasar Iin Mahlia Fitriana; AA. Sukarso; Gunawan Gunawan; Asrin Asrin; Sri Subarinah
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 5 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find and describe the effect of Treffinger learning model on students' creative disposition. The number of subjects in this study consisted of two class groups, namely the experimental class with a total of 20 students and the control class with a total of 24 students conducted at SDIT Generasi Muslim Cendekia. Data collection methods were carried out by means of documentation, observation, questionnaires and tests. The results of this study indicate the effect of Treffinger learning on the creative disposition of students in the experimental class group with the results of the creative disposition hypothesis test obtained an F value of 77.362 with a significance of 0.000<0.05, then Ho is rejected, so Ha is accepted. Based on the results of the analysis that the Treffinger learning model is proven to be able to improve the creative disposition of science of SDIT Generasi Muslim Cendekia students.
Pelatihan kemitraan kepala sekolah, guru, dan orang tua dalam meningkattkan mutu pendidikan SDN 3 Batu Mekar Lingsar Lombok Barat Asrin Asrin; Sudirman Sudirman; Heri Hadi Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21974

Abstract

Abstrak Perbaikan mutu pendidikan membutuhkan patnership antara kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yang transformatif, peran guru lebih konstruktif dan keterlibatan orang tua untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penyebab utama sekolah mempunyai kinerja yang tinggi yaitu; (1) budaya atau iklim sekolah; (2) kepemimpinan dan sistem sekolah; (3) dukungan orang tua. Untuk menciptakan mutu pendidikan, maka sekolah dituntut mengembangkan manajemen mutu yang menekankan pada pengembangan budaya mutu. Kepala sekolah, guru dan orang tua dapat mengembangkan perbaikan mutu pendidikan. Hasil observasi yang dilakukan di sekolah mitra ditemukan bahwa kerja sama antara kepala sekolah, guru dan orang tua belum terjalin dengan baik. sehingga dibutuhkan suatu pelatihan untuk memberikan pencerahan terkait pentingnya kemitraan antara kepala sekolah, guru dan orang tua. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang baik terkait bagaimana membangun kemitraan antara kepala sekolah, guru, dan orang tua dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Pelatihan ini dilaksanakan di sekolah SDN 3 Batu Mekar selama satu hari dan dihadiri oleh kepala sekolah, guru, dan orang tua dengan jumlah seluruh peserta adalah 25 orang. Dari hasil evaluasi kegiatan pelatihan ini meningkatkan pemahaman dan mendapatkan respons positif dari seluruh peserta yang hadir. Kata kunci: pelatihan kemitraan;  kepala sekolah; guru; orang tua; mutu pendidikan. Abstract Improving the quality of education requires a partnership between the principal as a transformative educational leader, the role of teachers more constructively and the involvement of parents to improve the quality of education. The main causes of high school performance are: (1) school culture or climate; (2) leadership and school systems; (3) parental support. To create quality education, schools are required to develop quality management that emphasizes the development of a quality culture. Principals, teachers and parents can develop educational quality improvement. The results of observations made in partner schools found that the cooperation between principals, teachers and parents has not been well established. so a training is needed to provide enlightenment related to the importance of partnerships between principals, teachers and parents. The purpose of this training is to provide a good understanding of how to build partnerships between principals, teachers and parents in improving the quality of education in schools. The training was held at SDN 3 Batu Mekar for one day and was attended by principals, teachers and parents with a total of 25 participants. From the evaluation results, this training activity increased understanding and received positive responses from all participants. Keywords: partnership training; school principals; teachers; parents; quality of education.