Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Tanggung Jawab Bank Atas Kerugian Nasabah Akibat Kejahatan Siber Cantika Reika Viana; Friska Adyla Naura; Anna Yuliana; Salsa Nabilani; Muhammad Arya Yalhan; Baidhowi Baidhowi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan perbankan digital meningkatkan risiko kejahatan siber yang dapat menimbulkan kerugian bagi nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum serta perlindungan hukum terhadap kerugian nasabah akibat kejahatan siber dalam layanan perbankan digital. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi nasabah telah diatur melalui mekanisme preventif dan represif. Pembebanan tanggung jawab atas kerugian ditentukan berdasarkan sumber terjadinya kerugian, yang dapat dibebankan kepada pihak penyelenggara layanan perbankan apabila disebabkan oleh kelemahan sistem, atau secara proporsional apabila terdapat kontribusi kelalaian nasabah. Meskipun secara normatif regulasi telah memadai, implementasinya masih belum optimal dalam memberikan perlindungan yang efektif bagi nasabah.
Rekonstruksi Pengaturan Sanksi dalam POJK Nomor 51/POJK.03/2017 untuk Memperkuat Implementasi Green Banking di Indonesia Aldira Safa Salsabela; Ni Ketut Rindu Saraswati; Adinda Zahra Ristiana; Widia Oktavia Ramdhani; Dekmayudha Ananda Nursyams; Baidhowi Baidhowi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan prinsip keuangan berkelanjutan dalam sektor perbankan Indonesia sebagai instrumen pendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Fokus utama kajian terletak pada implementasi green banking yang dimandatkan melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017. Melalui kebijakan tersebut, perbankan diwajibkan menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan Laporan Keberlanjutan sebagai bentuk transparansi operasional yang berwawasan lingkungan, seperti penyaluran kredit hijau, penerbitan obligasi hijau, dan efisiensi energi internal. Namun, penelitian ini menemukan adanya kelemahan signifikan pada aspek penegakan hukum (law enforcement). Ketentuan sanksi dalam POJK 51/2017 dinilai kurang memiliki daya paksa karena hanya bersifat administratif berupa teguran tertulis tanpa adanya eskalasi hukuman yang progresif. Selain itu, ketiadaan indikator pelanggaran yang spesifik dan lemahnya mekanisme pengawasan dari OJK menyebabkan pelaporan keberlanjutan seringkali terjebak pada formalitas administratif semata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanpa adanya reformasi regulasi yang memperkuat sanksi dan instrumen pengawasan, implementasi green banking berisiko menjadi sekadar pencitraan (greenwashing) yang tidak memberikan dampak nyata terhadap target keberlanjutan nasional.
Penyalahgunaan Wewenang Notaris dalam Pembuatan Akta: Analisis Celah Hukum dan Lemahnya Pengawasan Fathurrohman Nur Hidayat; Rendy Aprilio Sulaiman; David Frans Rafael Simorangkir; Rois Faisal Amin; Baidhowi Baidhowi
Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Vol. 3 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hukum.v3i3.1021

Abstract

This study aims to analyze the abuse of authority by notaries in the making of authentic deeds, focusing on the forms of misconduct, legal loopholes, and weaknesses in the supervisory system. The research employs a qualitative method with a normative juridical approach through library research, examining laws and regulations, legal doctrines, scholarly literature, and relevant cases related to notarial practice. The findings reveal that abuse of authority occurs due to both negligence and intentional actions. Common forms of misconduct include the failure to verify the authenticity and completeness of supporting documents, the preparation of deeds outside the notary’s authorized jurisdiction, the delegation of notarial duties to unauthorized parties, and the existence of conflicts of interest that compromise impartiality. In addition, legal loopholes arise from ambiguous regulatory provisions, inconsistencies in legal interpretation, and the rapid development of digital technology, particularly electronic transactions and online services, which have not yet been comprehensively regulated. The study also finds that the existing supervisory system remains weak, reactive, and often ineffective in preventing violations before they occur. Therefore, the abuse of notarial authority should be viewed as a systemic issue requiring comprehensive reforms in legal regulations, supervisory mechanisms, professional ethics enforcement, and notarial education to ensure legal certainty, accountability, and the preservation of public trust in the notarial profession.
Co-Authors Adelia Dara Sasra Adinda Aulia Adinda Zahra Ristiana Ahmad Munawar Nuril Ibtisan Aldina Rachmadian Aldira Safa Salsabela Amelia Vega Anggun Gadiza Rahma Anna Yuliana, Anna Arie Sukanti Siagian Arif Afruloh Aryasatya Yusuf Wiryawan Ashilah, Nyimas Anindya Raisa Aulia Nur Faizah Aura Nur Halizah Ayu Maharsuci Nindya Mahyudi Ayu Nabila Kusuma Bunga Pamela Anugraheni Cantika Aqilla Ghani Cantika Reika Viana Cica Vadilla Citra Azra Amalia David Frans Rafael Simorangkir Davina Fathiya Wulandari Putri Martono Dekmayudha Ananda Nursyams Delon Arthur Wijaya Dewi Zahra Setyawati Diva Sabrina Edo Munawwar Eva Maya Sari Eva Nurlita Widanti Faiq Fatih Alwan Fajar Galih Mangku Samudra Fannya Vidi Arsya Fathurrohman Nur Hidayat Fitria Damayanti Friska Adyla Naura Hana Reswara Ardiana Indriana Firdaus Kayla Achri Salsabila Kurnia Fitri Rahma Dani Lady Swytty Olivia Br Panjaitan M Faiz Fauzi Maglyn Angel Stefanny Mashwa Elfa Muhammad Arya Yalhan Muhammad Fadli Dwi Anugrah Muhammad Rizieq Muhammad Sabil Oktaviano Nabila Nur Aini Nabilla Alya Rahmah Nafoura Maharani Arl Nala Sofil Mubbarod Nazla Arliva Rahman Ni Ketut Rindu Saraswati Nisrina Zahrani Zahirah Nita Amalia Zaidan Noor Hamzah Syihabuddin Nugroho, Abyasa Abrar Nur Rofi Dwianti Nurfadilla Risa Aulia Qlarissa Melinda Rafif Gadi Maulana Rafka Raditya Kurniawan Rendy Aprilio Sulaiman Revalina Dewi Roshinta Rimarshanda Anugrahita Rizqiya Lailatul Izza Rois Faisal Amin Salsa Nabilani Salsabila Putri Tsarwah Sann Satriatama Satrio Bagus Mukti Wibowo Sheila Aida Fitriani Shelomita Azalia Widiyaningrum Shelomitha Azalia Widyaningrum Syakira Edriamarsha Firdaus Wanda Hamidah Widia Oktavia Ramdhani Zainurohmah Zainurohmah Zora Rafi, Berlian Daliani