Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Creativity Student

Uji Efektivitas Ekstrak Sargassum muticum Sebagai Alternatif Obat Bisul Akibat Aktivitas Staphylococcus aureus Hidayah, Nikmatul; Hisan, Aisyah Khoirotun; Solikin, Ahmad; Irawati, Irawati; Mustikaningtyas, Dewi
Journal of Creativity Student Vol 1, No 2 (2018): October 2018
Publisher : Journal of Creativity Student

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.719 KB)

Abstract

Staphylococcus aureus adalah bakteri patogen pada manusia yang menyebabkan penyakit kulit khususnya bisul. Hampir setiap orang pernah mengalami infeksi yang disebabkan bakteri oleh Staphylococcus aureus selama hidupnya, dari infeksi kulit yang kecil sampai infeksi yang tidak bisa disembuhkan. Staphylococcus cepat menjadi resisten terhadap beberapa antibiotik, maka dibutuhkan penemuan obat baru. Sumber antibakteri baru dapat diperoleh dari senyawa bioaktif seperti fenol, alkaloid dan flavonoid yang banyak terkandung dalam tanaman, salah satunya adalah alga laut jenis Sargassum muticum. Senyawa bioaktif hasil metabolisme sekunder yang dapat dijadikan sebagai antibakteri alami dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Proses ekstraksi dapat menggunakan 3 jenis pelarut dengan tingkat kepolaran yang berbeda, yaitu n-heksana (nonpolar), etil asetat (semi polar) dan etanol (polar). Ekstrak S. muticum diuji efetivitasnya sebagai antibakteri dengan konsentrasi 500, 400, 300, 200 dan 100 (mg/mL) kemudian dimasukkan dalam sumuran 7 mm sebanyak 50 l yang telah ditumbuhi S.aureus dan diinkubasi pada 370 C selama 24 jam. Pengukuran Luasnya zona bening merupakan bukti kepekaan S.aureus terhadap bahan atau senyawa antibakteri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil ekstraksi terbesar terdapat pada ekstrak dengan pelarut etanol 96% (2.5%) diikuti etil asetat (1%) dan n-heksanan (0.5%). Konsentrasi hambatan minimum ekstrak etanol S. muticum sebesar 100 mg/mL dengan diameter hambat 2 mm. Sedangkan konsentrasi hambat minimum dari ekstrak etil asetat adalah sebesar 100 mg/mL dengan diameter hambat sebesar 2 mm serta konsentrasi hambat minimum ekstrak n-heksana sebesar 100 mg/mL sebesar 1.5 mm. Dapat disimpulkan bahwa jenis pelarut pada proses ekstraksi berpengaruh terhadap hasil ekstraksi dan aktivitas antibakteri S. muticum. Berdasarkan ketiga jenis pelarut yang digunakan ekstrak etanol S. muticum merupakan ekstrak yang paling efektif jika dibandingkan ekstrak etil asetat dan n-heksana.
Uji Efektivitas Ekstrak Sargassum muticum Sebagai Alternatif Obat Bisul Akibat Aktivitas Staphylococcus aureus Hidayah, Nikmatul; Hisan, Aisyah Khoirotun; Solikin, Ahmad; Irawati, Irawati; Mustikaningtyas, Dewi
Journal of Creativity Student Vol 1, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jcs.v1i2.7794

Abstract

Staphylococcus aureus adalah bakteri patogen pada manusia yang menyebabkan penyakit kulit khususnya bisul. Hampir setiap orang pernah mengalami infeksi yang disebabkan bakteri oleh Staphylococcus aureus selama hidupnya, dari infeksi kulit yang kecil sampai infeksi yang tidak bisa disembuhkan. Staphylococcus cepat menjadi resisten terhadap beberapa antibiotik, maka dibutuhkan penemuan obat baru. Sumber antibakteri baru dapat diperoleh dari senyawa bioaktif seperti fenol, alkaloid dan flavonoid yang banyak terkandung dalam tanaman, salah satunya adalah alga laut jenis Sargassum muticum. Senyawa bioaktif hasil metabolisme sekunder yang dapat dijadikan sebagai antibakteri alami dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Proses ekstraksi dapat menggunakan 3 jenis pelarut dengan tingkat kepolaran yang berbeda, yaitu n-heksana (nonpolar), etil asetat (semi polar) dan etanol (polar). Ekstrak S. muticum diuji efetivitasnya sebagai antibakteri dengan konsentrasi 500, 400, 300, 200 dan 100 (mg/mL) kemudian dimasukkan dalam sumuran 7 mm sebanyak 50 µl yang telah ditumbuhi S.aureus dan diinkubasi pada 370 C selama 24 jam. Pengukuran Luasnya zona bening merupakan bukti kepekaan S.aureus terhadap bahan atau senyawa antibakteri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil ekstraksi terbesar terdapat pada ekstrak dengan pelarut etanol 96% (2.5%) diikuti etil asetat (1%) dan n-heksanan (0.5%). Konsentrasi hambatan minimum ekstrak etanol S. muticum sebesar 100 mg/mL dengan diameter hambat 2 mm. Sedangkan konsentrasi hambat minimum dari ekstrak etil asetat adalah sebesar 100 mg/mL dengan diameter hambat sebesar 2 mm serta konsentrasi hambat minimum ekstrak n-heksana sebesar 100 mg/mL sebesar 1.5 mm. Dapat disimpulkan bahwa jenis pelarut pada proses ekstraksi berpengaruh terhadap hasil ekstraksi dan aktivitas antibakteri S. muticum. Berdasarkan ketiga jenis pelarut yang digunakan ekstrak etanol S. muticum merupakan ekstrak yang paling efektif jika dibandingkan ekstrak etil asetat dan n-heksana.
Co-Authors Achmadi, Taofan Ali Afiddah, Tawallani Andin Irsadi Andiniyati, Fitri Anggyi Trisnawan Putra Anisa Dewi Sri Puspitasari Annis Aulia Hastuti, Annis Aulia Apriansyah Wibowo Aprilia Indra Kartika, Aprilia Indra Ari Yuniastuti Arif Widiyatmoko, Arif Arvidhea Safira Gunawan Astrid Farmayati Atunnisa, Rifa' Aulia Nur Lita, Aulia Nur Azkiyah, Nimas Catur B., F. Putut Martin H. Bambang Priyono Budi Astuti Burhan, Ilham Damar Galih Darmawan, Melissa Salma Dewi, Novi Ratna Didik Ariwibowo Dinia Rizqi Dwijayanti Elissa, Intan Ayu Ely Rudyatmi, Ely Endah Peniati Fahmi Arifan Faj'ria, Nur Fajriyanti, Lisa Amelia Fatimah Azzahra Febriyanto, Hendra Fidia Fibriana Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Fitriyah, Nanda Delva Grahadi, Rahmat Gunawan, Arvidhea Safira Hadikawuryan, Danang Subarkah Hafil Kusuma, Kavana Haris, Amnan Hasyim Abdurrasyid Heriyanti, Andhina Putri Hery Sutarto Hisan, Aisyah Khoirotun Hisan, Aisyah Khoirotun Ibnul Mubarok Ibnul Mubarok Ika Christina, Yuyun Indah Hartati Indriani, Betty Irawati Irawati Isnaeni Karunia Annisa Kaisar Akhmad Khan Kartika Widyaningrum Kholil, Putri Alifa Krispinus Kedati Pukan Kusuma, Kavana Hafil Listiaji, Prasetyo Maftuhah, Anis Maharani, Ria Ika Marlita Marlita, Marlita Martien Herna Susanti Milah, Nihayatul Moch Sasmito Djati Mohamad Endy Yulianto Muhammad Abdullah Na:am, Muh Fakhrihun Nafisah, Wirdatun Nashi Widodo Natalia, Lidya Ayu Nicky, Dhea Nikmatul Hidayah Noor Aini Habibah Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nugrahaningsih WH, Nugrahaningsih Nugraini, Anisa Ratna Nur Rahayu Utami Nurul Fadhilah Nurussalma, Syafina Parmin - Pramesti Dewi Priyantini Widiyaningrum Purwadi, Cintiya Egi Purwaningsih, Indri R Susanti R. Adi Susanti, R. Adi R. Susanti, R. Susanti Rahmawati, Maya Putri Rakainsa, Senda Kartika Ramadani, Mutiara Bintang Retno Sri Iswari Ria Ika Maharani Ria Ika Maharani Rizki Oktavia, Rizki Rizky Ajie Aprilianto Rizqi Dwijayanti, Dinia Rohmah, Ilmiana Nurur Romadhon, Vhaviriele Abel Salsabilla, Nur Hayati Afrilda Sasabila Mumtaz Sekar Jatiningrum Parnonansia Sekar Jatiningrum Parnonansia Sesami, Laut Padi Sih Sigit Saptono Siti Alimah Siti Harnina Bintari Siti Nur Chasanah, Siti Nur Sofiyani, Rakhma Dita Solichin Solichin Solikin, Ahmad Solikin, Ahmad Sri Sukaesih Sudarmin Sudarmin Sunarsih, Sarly Sutiyani, Iis Sutiyani, Iis Talitha Widiatningrum Trida Ridho Fariz Tuti Widianti Ufi Saraswati, Ufi Ulfa, Berlina Maika Ulung Anggraito , Yustinus Walandipa, Ghani Wara, Adisti Danis Wardana, Irfan Ihza Weni Ratna Nurlita Hening, Weni Ratna Nurlita Wicaksono, Maulana Malik Widyananda, Muhammad Hermawan Winanti, Ruri Wiwi Isnaeni Wiyanto - Wiyanto Wiyanto Wulan Christijanti Wulansari Prasetyaningtyas, Wulansari Yustinus Ulung Anggraito Yuyun Ika Christina Zaenafree, Intan