Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA: PERSOALAN DAN TANTANGAN Hastangka Hastangka; Yayuk Hidayah
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 1, Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i1.1178

Abstract

The concept of "Kampus Merdeka" (Independent Campus) and "Merdeka Belajar" (Independent Learning) has gained attention in the dynamics and discourse of education policy and management. The concept of independent campus and independent learning seems to be a national education jargon that is perceived as "fantastic", "interesting", and "buzzworthy". The purpose of this article is to examine the concept of independent campus and independent learning policy and management. The methodology used in this article is qualitative research, with documentation technique to identify discourse from books, papers, articles, magazines, journals, or other related information on independent campus and independent learning policy and management. The data analysis used in this article is descriptive analysis. The research results indicate that the fundamental problems in the implementation of the independent campus and independent learning policy and management are in the aspects of implementation, governance, and higher education management in building an ecosystem of knowledge and student mobility between study programs, faculties, and universities. The research also shows that the main challenges of implementing independent campus and independent learning in Indonesia are: 1. Knowledge about the program, 2. Policy, 3. Management, 4. Budget allocation. Moreover, the policy aspect has not yet shown a comprehensive and integrated policy to make independent campus and independent learning programs an integral part of the education system in universities. This article is expected to provide reflection on improving the implementation of independent campus and independent learning policy that has been running, so that it can be ideal for the education world in Indonesia.
Membangun Demokrasi Sehat dalam Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Yayuk Hidayah; Risti Aulia Ulfah; Nufikha Ulfah
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v4i2.4813

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji dan mendeskripsikan pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang mulai meninggalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara. Metode dalam penulisan artikel ini adalah library research. Hasil kajian mengungkapkan bahwa pelaksanaan demokrasi di Indonesia telah banyak mengalami pasang surut sejak era kemerdekaan hingga reformasi kini. Pelaksanaan demokrasi dengan tidak meninggalkan nilai-nilai Pancasila merupakan tantangan pelaksanaan demokasi bagi Indonesia kini. Setelah melakukan kajian, peneliti dapat mengatakan bahwa Pancasila merupakan tawaran solusi mutlak dalam membangun demokrasi “sehat”.
Harmonisasi Dunia Pendidikan: Pendidikan Nilai dan Kearifan Lokal Piil Pesenggiri untuk Pencapaian SDGS dalam Mendorong Smart Society 5.0 Yayuk Hidayah; Ismi Sujastika
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah kunci utama dalam meluaskan wawasan dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGS). Artikel ini mengeksplorasi harmonisasi duni pendidikan: pendidikan nilai dan kearifan lokal Piil Pesenggiri untuk pencapaian SDGS dalam mendorong smart society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan penelitian lapangan untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi nilai dan kearifan lokal dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nilai dan kearifan lokal Piil Pesenggiri dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter dan mindset yang dibutuhkan dalam Smart Society 5.0. Nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga menginspirasi kolaborasi, kreativitas, dan inovasi yang menjadi landasan masyarakat cerdas. Melalui penerapan pendidikan nilai dan kearifan lokal Piil Pesenggiri, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kearifan lokal. Ini sejalan dengan visi SDGS untuk mencapai perkembangan berkelanjutan yang inklusif dan adil. Penelitian ini memberikan pandangan baru tentang bagaimana pendidikan nilai dan kearifan lokal dapat menjadi instrumen penting dalam mencapai Smart Society 5.0.