Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analysis of Research Skill in Understanding Research Method to Prospective Teacher at Islamic Elementary School Irfan Irfan; Andi Prastowo; Siti Fatonah; Fildza Malahati; Putri Jannati; Ummi Atya Nurjanna
JIP (Jurnal Ilmiah PGMI) Vol 9 No 1 (2023): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v9i1.17090

Abstract

At both the secondary and tertiary education level, Indonesia's low research ability is a sign which prospective teachers have not demonstrated the best research abilities. The purpose of this study was to identify skills in understanding research methodology for prospective teachers at islamic elementary school. The research method used is a case study using a qualitative approach. The data used are primary data and secondary data, primary data obtained through observation and interviews with 23 prospective teachers in class VI while secondary data researchers obtained from supporting reference documents in the form of relevant articles and books. Data validation is in the form of data triangulation with three classifications, namely analysis, interpretation and conclusion. The results of the findings of this study are the ability to observe problems that will be identified later. Achievement with this indicator has not shown optimal achievement. The ability to interpret the problem with the formulation of the problem. The achievement of this indicator is not optimal. The ability to group variables to formulate hypotheses. The achievement of this indicator has shown optimal ability. The ability to take samples to make research designs, the achievement of this indicator has experienced optimal achievement. The ability to collect, analyze and compare data, the ability to collect and analyze data has been optimally achieved because it is supported by observational data such as the spontaneity of prospective teachers when given assignments or questions and answers in class regarding the indicators contained in this study while for the ability to observe problems , formulating problems and comparing data that has not been optimally achieved due to the lack of reading literature and the condition of prospective teachers who take part in online learning because there is a task of introducing school fields (PLP) outside the campus so that the understanding of prospective teachers is not optimal.
Meningkatkan Kemampuan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa PGMI pada Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik Menggunakan Model Project-Based Learning Putri Jannati; Fitri Yuliawati; Siti Fatonah; Kharisma Romadhon
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 3 (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i3.2411

Abstract

Terdapat beberapa tantangan dalam perkuliahan perkembangan peserta didik. Tantangan utamanya adalah fokus mahasiswa serta meningkatkan kemampuan menulis. Untuk menulis karya ilmiah tentu diperlukan metode khusus agar mahasiswa tertarik metode itu adalah project best learning. Penelitian yang dilakukan peneliti kali ini menggunakan PTK yang akan berfokus untuk mengetahui peningkatan berpikir kritis serta penulisan karya ilmiah mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model project-based learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan menulis judul pada mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga semester IV tahun ajaran 2022/2023. Dari yang awalnya keterampilan befikirnya biasa semenjak menggunakan PjBL kreativitas berpikir mahasiswa meningkat. Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis mahasiswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 6,62, sedangkan dari siklus II ke siklus III meningkat sebesar 3,75. Hal ini dapat terjadi karena di dalam langkah pembelajaran model project-based learning terdapat aktivitas-aktivitas yang melatih mahasiswa untuk berpikir dan seiring dengan proses berpikir tersebut semakin meningkat pula keterampilan berpikir kritisnya.
Analisis Implementasi Peran Guru Dalam Penanaman Nilai Karakter Toleransi Pada Mata Pelajaran Pkn Di MI Ma’arif Darussalam Plaosan Yogyakarta Zaenuri; Siti Fatonah
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jurmia.v2i1.284

Abstract

Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran Kooperatif pada Materi Ekosistem di Madrasah Ibtidaiyah Siti Nurkhayati; Siti Fatonah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5653

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya hasil belajar IPA, sehingga diperlukan pemanfaatan media pembelajaran yang tepat, lebih spesifik lagi LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan mengungkap proses pengembangan LKPD berbasis pembelajaran kooperatif yang layak dan efektif serta kualitasnya. Teknik yang digunakan dalam eksplorasi ini adalah strategi penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu: Define (pendefinisian), Design (perencanaan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Kajian ini melibatkan 28 siswa kelas 5 MI Muhammadiyah Ngadirejo sebagai responden. Instrumen eksplorasi yang digunakan meliputi angket persetujuan substansi, persetujuan unjuk kerja, persetujuan permintaan terarah, dan angket reaksi peserta didik. Berdasarkan penilaian validator substansi, sifat LKPD dianggap sahih dengan tingkat kemungkinan lebih dari 80%, yang menunjukkan bahwa bagian substansi sangat substansial dengan tingkat 84%. Bagian strategi unjuk kerja juga dianggap sangat substansial dengan tingkat kepraktisan 93%. Sedangkan bagian tahap proses permintaan yang terarah dianggap substansial dengan tingkat 79%. Reaksi siswa setelah uji coba soal menunjukkan ketercapaian sebesar 89%. Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa hasil belajar meningkat: 4,52 > t tabel: 2,07. Hal ini mengimplikasikan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak pada derajat kritis 5%. Oleh karena itu, sangat beralasan bahwa LKPD yang telah dibuat dapat dilakukan dan berhasil dalam mengembangkan hasil belajar peserta didik.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BIOMASSA RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN DESA RAMAH LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI ACEH UTARA Yesika Alfianingsih; Humaira Silfiani; Nulqia Salsabila; Irham Al Ayubbi; Siti Fatonah
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2073

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku eko-biomassa untuk mendukung pengembangan desa ramah lingkungan di pedesaan Aceh Utara. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya volume limbah pertanian, seperti jerami, sekam padi, dan batang jagung, yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta dokumentasi kegiatan pengolahan limbah pertanian. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eko-biomassa yang diolah dari limbah pertanian dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Secara ekologis, pemanfaatan limbah menjadi biomassa dapat mengurangi emisi karbon dan mencegah pencemaran akibat pembakaran terbuka. Secara ekonomi, kegiatan ini meningkatkan pendapatan masyarakat melalui produksi dan distribusi briket biomassa bernilai tinggi. Lebih lanjut, pelaksanaan program eko-biomassa juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan kemandirian energi desa. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa pengembangan eko-biomassa dari limbah pertanian merupakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk menciptakan desa ramah lingkungan. Program ini dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat berbasis prinsip ekonomi hijau dan partisipasi lokal. Rekomendasi penelitian ini mendorong pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk memperluas pelatihan dan sosialisasi teknologi pengolahan limbah pertanian guna mencapai manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
Analisis Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Sekolah Dasar pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sela Septiani; Siti Fatonah
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 2 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa untuk mengembangkan pemahaman ilmiah dan keterampilan berpikir kritis. Karena kurangnya latihan peserta didik merasa kesulitan dalam mengungkapkan pendapat mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains peserta didik sekolah dasar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian yang peneliti lakukan di Sekolah Dasar Negeri 4 Margajaya pada peserta didik kelas IV. Hasil penelitian diperoleh bahwa telah menerapkan keterampilan dasar proses sains. Kemudian metode konvensional menekankan pembelajaran yang dipimpin oleh guru, sedangkan metode berbasis proyek mendorong peserta didik untuk terlibat langsung dalam proyek nyata atau simulasi. Ini membantu mereka mengembangkan keterampilan proses sains seperti merancang eksperimen dan mengevaluasi hasil secara langsung. Praktikum memungkinkan peserta didik belajar secara aktif melalui pengalaman langsung, memperkuat keterampilan observasi dan praktis mereka. Namun, waktu pembelajaran yang terbatas sering menjadi kendala bagi guru dalam menyelenggarakan kegiatan praktikum yang memadai karena harus menyelesaikan kurikulum yang ditetapkan. Lingkungan belajar yang aman dan teratur penting agar peserta didik dapat fokus pada kegiatan praktikum tanpa khawatir tentang keselamatan mereka atau keadaan yang tidak teratur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kemampuan yang lebih efektif dalam menerapkan keterampilan proses sains dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar. Dengan menganalisis keterampilan proses sains, guru dapat mengetahui sejauh mana keterampilan proses sains yang dimiliki oleh peserta didik. Hal ini memungkinkan guru untuk merancang strategi pengajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan tersebut dengan lebih baik.