Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Mascot Design as a Branding Strategy for Serayu River, Kaliori Village, Banyumas Regency Wahyudi, Luqman; Ratih Alifah Putri; Famila Dwi Winati; Gilang Ramadhan
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5514

Abstract

Kaliori Village, located in Banyumas Regency, Central Java, is renowned for its rich arts and culture. Despite its cultural prominence, certain local potentials, such as the Serayu River, remain underdeveloped as tourism assets. This study aims to design a mascot as a branding strategy to enhance the Serayu River's image and promote it as a tourist destination. The method used included consultation, field observation, and collaborative design processes involving local communities and stakeholders. Results show that the "Bebek Bawor" mascot effectively embodies the cultural identity of Banyumas and contributes to increased brand awareness through its application in promotional materials and strategic placements. The conclusion highlights the significance of integrating cultural representation with modern branding techniques to develop sustainable tourism while fostering community participation.
Daily Container Volume Throughput Forecasting at Container Terminal Using Long-Short Term Memory (LSTM) Recurrent Neural Network Kasanah, Yulinda Uswatun; Miftahol Arifin; Famila Dwi Winati; Fatbayani
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i1.2214

Abstract

Container throughput is an important indicator for measuring the efficiency of a kontainer terminal. Kontainers that enter and exit are those transported to and from the terminal, respectively. Kontainers are stacked in the kontainer yard before they leave the terminal. Handling these kontainers accounts for a major workload at the terminal. Therefore, accurate short-term forecasting of daily kontainer gate-in and Gate-Out at a kontainer terminal is crucial for operational planning. While most forecasts are made at the strategic level of overall kontainer throughput, this study focuses on the daily kontainer gate-in and Gate-Out quantities with a case study at the TPKNM Makassar Kontainer Terminal. The study results show that the Epoch for each training set and performance metrics for each feature are 10, 50, and 100. Based on this, the difference in prediction performance with different epoch sizes is quite significant. The larger the Epoch, the smaller the MSE level.
Analisis Pengolahan Limbah Tempe Mendoan Dengan Pendekatan Green Manufacturing Pada Studi Kasus Umkm Tempe Mendoan Desa Pliken Santoso, Tegar; Yanyan Ramdhan, Ade; Dwi Winati, Famila
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari limbah cair yang dihasilkan oleh UMKM tempe mendoan di Desa Pliken menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Proses produksi tempe mendoan menghasilkan limbah cair yang kaya akan senyawa organik, seperti protein dan lemak, yang dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.Pendekatan LCA dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dampak lingkungan pada setiap tahapan siklus hidupproduksi, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pembuangan limbah cair. Hasil analisis menunjukkan bahwa limbah cair dari proses pencucian kedelai perebusan, penirisan dan perendaman menjadi kontributor utama terhadap potensipencemaran air (water pollution potential). Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan beberapa strategi pengelolaan limbah, meliputi pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah cair untuk mendukung pertanian berkelanjutan, pengolahan limbah menjadi biogas sebagai sumber energi terbarukan, pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung operasional ramah lingkungan, serta pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk meminimalkan dampak pencemaran air. Implementasi strategi ini tidak hanya dapat mengurangi dampak lingkungan tetapi juga meningkatkan efisiensi energi dan menciptakan nilai tambah bagi UMKM tempe mendoan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan limbah cair yang lebih berkelanjutan bagi UMKM serupa di wilayah lain dan dapat mendukung program SDGs.
Analisis Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode Critical Path Metode (Cpm) (Studi Kasus: Dismantle And Erection Tangki Bola (Spherical Tank) Belawan, Sumatera Utara) Putra Permadi, Firman; Munang, Aswan; Dwi Winati, Famila
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan proyek yang efisien merupakan elemen kunci dalam manajemen proyek untuk memastikan penyelesaian tepat waktu dan meminimalkan risiko keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proyek menggunakan metode Critical Path Method (CPM) pada proyek Dismantle And Erection Spherical Tank oleh PT. Rekabangun Energi Nusantara. Data diambil dari observasi lapangan, wawancara, dan dokumen proyek. Dengan menggunakan CPM yang dibantu perangkat lunak Microsoft Project, jalur kritis proyek berhasil diidentifikasi, serta durasi total proyek dihitung selama 98 hari. Jalur kritis melibatkan aktivitas penting seperti Work Permit And HSE Plan, Dismantle Work, dan Erection And Welding Work. Grafik Curve-S digunakan untuk memantau progres aktual dibandingkan baseline yang direncanakan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi waktu dan alokasi sumber daya yang lebih baik, serta mengurangi risiko keterlambatan. Penelitian inimerekomendasikan penerapan metode CPM pada proyek mendatang dan mengombinasikannya dengan metode lainseperti PERT untuk analisis yang lebih mendalam. Kata Kunci ̶ Critical Path Method, Penjadwalan Proyek, Manajemen Proyek, Jalur Kritis, Curve-S
Implementasi Metode Six Sigma Untuk Pengendalian Kualitas Pada Polyethylene Di Umkm Mandiri Plastik Faturohman, Kholid; Dwi Winati, Famila; Iqbal Faturohman, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas dan kuantitas produk sangatdipengaruhi oleh waktu proses produksi. Peningkatankecepatan siklus produksi dapat meningkatkan jumlah produk,tetapi tidak selalu berdampak positif pada kualitas. UMKMMandiri Plastik mengalami tantangan dalam pengendaliankualitas produk plastik. Penelitian ini bertujuan memberikandasar bagi adopsi pendekatan Six Sigma untuk pengendaliankualitas. Dengan menerapkan metode DMAIC, penelitimenganalisis dan meningkatkan pengendalian mutu,menghasilkan nilai sigma rata-rata sebesar 3,73, yangmenunjukkan proses produksi berada dalam kendali baik,meskipun masih ada peluang perbaikan pada bulan denganDPMO tinggi. Kesimpulan menunjukkan bahwa meskipunpengendalian proses produksi umumnya baik, masih adakendala dari faktor manusia, seperti kurangnya fokus danketelitian, serta faktor mesin, termasuk keterbatasan peralatandan perawatan. Pengendalian hasil produksi menunjukkankelemahan, dengan berbagai ketidaksesuaian standar sepertimasalah warna, kempes, lubang, dan sobekan pada produk.Dari penerapan metode DMAIC Six Sigma, terdapat potensikeuntungan bagi perusahaan. Untuk meningkatkan nilai sigma,disarankan langkah perbaikan seperti pembuatan standaroperasional prosedur yang jelas dan jadwal monitoring berkala.Kata kunci— Pengendalian Kualitas, Six Sigma, DMAIC,DPMO, Produk cacat
UPSCALING BISNIS GULA SEMUT MELALUI SOSIALISASI KEAMANAN PANGAN DAN DIGITAL MARKETING Winati, Famila Dwi; Fauziah, Emmareta; Zen, Bita Parga; Pratama, Aiza Yudha; Arifin, Miftahol
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 1 (2025): Periode April 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i1.5929

Abstract

Palm sugar is the flagship product of Pernasidi Village, Banyumas Regency, which is managed in an integrated manner by KUB Merci. KUB Merci faces several obstacles in the production and management process, including a lack of knowledge about food safety and digital marketing, which results in suboptimal turnover. Traditional production methods also affect the cleanliness of the production kitchen, increasing the risk of contamination. This community service aims to improve participants' understanding of Good Processed Food Processing (CPPOB) and digital literacy. The program is carried out through three stages: pre-service, implementation, and post-service, based on Participatory Rural Appraisal (PRA). The methods used include socialization and training, including material provision, hands-on practice, and discussion. The results of the program showed a significant increase in participants' understanding of CPPOB (72%) and digital marketing (52%). In addition, the evaluation of participants' satisfaction with the program showed positive results with an average score of 3.87. The long-term impact of this program is expected to improve the production standards and competitiveness of palm sugar products from Pernasidi Village through the sustainable application of CPPOB and digital marketing. The program is also expected to contribute to an increase in KUB Merci's turnover and the economic welfare of the local community. However, a thorough implementation of CPPOB and intensive assistance in social media management is needed for the artisans to maximize marketing and expand market reach.
Analisa Pengendalian Kualitas Terhadap Produk Cacat Pada PT. Jalimas Indah Perkasa Muhammad Putra Adidarma, Bariano; Dwi Winati, Famila; Romadlon, Fauzan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Jalimas Indah Perkasa perusahaan yangbergerak dibidang konveksi yang memproduksi gamis wanita.Tingginya permintaan produksi setiap bulannya, sehinggamenyebabkan cacat pada proses penjahitan, pemasanganresleting, dan pemasangan payet. Akibatnya, penelitian inimenggunakan metode six sigma dengan pendekatan DMAIC(Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untukmengidentifikasi komponen yang menyebabkan cacat.menghitung nilai cacat dan memberikan usulan perbaikan.Data dikumpulkan dari bulan Januari - Desember 2024 dengantotal produksi 12.704 pcs. Hasil analisis menunjukkan bahwacacat terbanyak terjadi pada bagian resleting 347 pcs, jahitan271 pcs, dan payet 266 pcs. Perhitungan Defects Per MillionOpportunities (DPMO) menunjukkan kualitas proses produksimengalami angka sigma terendah pada Juli 2.14,mengindikasikan cacat yang tinggi, sementara Novembermenunjukkan angka sigma tertinggi 2.52, yang berarti cacatrendah. Faktor manusia dan teknik kerja yang kurang efektifmenjadi penyebab utama kegagalan, berdasarkan analisisdiagram Pareto dan diagram Interrelationship, sertaperhitungan DPMO dengan rata-rata nilai sigma 2.49. Olehkarena itu diberikan usulan perbaikan dengan pembuatan SOPdi setiap line produksinya yang diharapkan dapat membantumengurangi produk cacat pada produksi kedepannya.Kata kunci— Six Sigma DMAIC, Pengendalian Kualitas,Defect Product, Gamis wanita
Analisis Pengendalian Kualitas Terhadap Produk Pakaian Seragam Batik Sekolah Dasar Di Umega Konveksi Purwokerto Djati, Hidayat; Famila Dwi Winati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umega Konveksi Purwokerto menghadapimasalah tingginya tingkat kecacatan pada produk seragambatik sekolah dasar, terutama berupa kantong miring dankancing terlepas. Masalah ini berdampak pada peningkatanbiaya operasional dan ketidakefisienan waktu produksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebabutama kecacatan dan memberikan solusi perbaikan gunamenurunkan jumlah produk cacat. Metode yang digunakanadalah Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define,Measure, Analyze, Improve, Control), serta analisis 5W+1Huntuk merancang solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwatingkat kecacatan produk mencapai 6,95% dengan nilai DPMOsebesar 34474,92 dan nilai sigma rata-rata 3,34. Dari analisispareto dan diagram sebab-akibat, diketahui bahwa faktorutama penyebab cacat adalah ketidaktelitian saat menjahit danpenggunaan benang berkualitas rendah. Berdasarkan temuantersebut, penelitian ini memberikan beberapa usulan perbaikanantara lain: standar operasional prosedur Quality Control yangjelas, evaluasi kinerja penjahit, dan standar operasionalprosedur mesin jahit.Kata kunci— Pengendalian kualitas, six sigma, DMAIC,produk cacat, seragam batik
Strategi Perencanaan Pengendalian Bahan Baku Kayu Pembuatan Sofa Menggunakan Metode Material Requirement Planning (MRP) (Studi Kasus: CV. Almer Mebel) C N Hutabarat, Rezky; Dwi Winati, Famila; Febiyani, Anastasia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi olehterjadinya permasalahan keterlambatan pasokan bahan bakukayu dalam produksi sofa di CV. Almer Mebel yang berdampakpada keterlambatan pengiriman produk, penurunan kepuasanpelanggan, serta pemberian kompensasi sebesar 5% dari hargaasli kepada konsumen. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitumelakukan peramalan permintaan bahan baku serta menyusunperencanaan kebutuhan bahan baku dengan menggunakanmetode Material Requirement Planning (MRP) untukmembantu mengoptimalkan ketersediaan bahan. Metodeperamalan yang diterapkan meliputi Time Series Decomposition(aditif dan multiplikatif), Regression Based Trend, sertaExponential Smoothing Holt's Winter. Hasil evaluasimenunjukkan bahwa metode time series decompositionmemberikan hasil terbaik dengan nilai MAPE sebesar 6,69%,MAD sebesar 9,88%, dan MSE sebesar 135,86%. Berdasarkanhasil peramalan tersebut, disusunlah Jadwal Induk Produksi(MPS) dan perencanaan kebutuhan bahan baku menggunakanpendekatan Lot-for-Lot (LFL) dan EOQ. Penerapan strategi inidiharapkan dapat menghindari kelebihan dan kekuranganbahan baku serta memastikan proses produksi berjalan tepatwaktu.Kata kunci— MPS, MRP, peramalan, perencanaan agregat, sofa
Perencanaan Persediaan Bahan Baku Semen Menggunakan Pendekatan Min-Max Inventory Berbasis Peramalan Febriawan, Najmadan; Winati, Famila Dwi; Larasati, Karina Amanda
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 1 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.1.16231

Abstract

PT Solusi Bangun Indonesia is a cement manufacturing company that utilizes FABA (Fly Ash and Bottom Ash) as one of its supplementary raw materials. A significant issue faced by the company is the overstock of FABA, which contributes to increased storage costs and poses a risk of environmental pollution. This research aims to develop an optimal inventory planning strategy for FABA by integrating time series forecasting methods with a min-max inventory control policy. The study utilizes historical FABA demand data from July 2023 to June 2024. Three forecasting techniques are applied: moving average, weighted moving average, and exponential smoothing. Accuracy evaluation indicates that the moving average method with a parameter of n = 3 produces the lowest forecasting error, as measured by MSE and MAD. The forecasting model is further validated using the Moving Range Chart to ensure its stability and reliability. The calculated safety stock at a 95% service level is 191.34 tons, with a minimum inventory of 758.83 tons and a maximum of 1,326.31 tons. This forecasting-based min-max policy effectively enhances inventory efficiency, mitigates risks of overstock and stockout, and supports operational sustainability.