Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Mediation Guidance In Avoiding Divorce In Parepare City Religious Courts (Islamic Counseling Guidance Perspectives) Nasriah Nasriah; Andi Rio Makkulau; Wirani Aisiyah Anwar
Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 1 No 2 (2022): MARITAL: Kajian Hukum Keluarga Islam
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.765 KB) | DOI: 10.35905/marital_hki.v1i2.3403

Abstract

The Parepare Religious Court has its own meaning in the Mediation Guide, in the mediation orientation process, the Parepare Religious Court refers to Supreme Court Regulation No.1 2016 regarding mediation procedures. In the mediation orientation process, things are done at the Parepare religious court, such as introduction, explaining the purpose of mediation orientation, calculating the problem, providing advice and finally providing a solution, where the mediator (advisor) provides a solution (management advice) or two parts that provide solution (no management), sometimes also a combination of the two focus techniques. If the success of the mediation guidelines is used as a reference to determine the effectiveness of the mediation orientation program in managing divorce cases, then in the Parepare religious court, mediation is not effective. However, the mediation guidance process has been carried out optimally and maximally. This study uses a qualitative method with a descriptive approach and when collecting data using observations, interviews and documentation methods. The data analysis technique used is inductive analysis technique, which means that the data obtained in the field are specifically explained in general words.
Video Animasi Berbasis Lingkungan Sebagai Strategi Pengembangan Keterampilan Berfikir Tingkat Tinggi Anak Taman Kanak-Kanak Sianturi, Fortina Verawati; Nasriah, Nasriah; Yus, Anita
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3829

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum adanya media pembelajaran yang mendorong kreatifitas anak dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis lingkungan yang valid, layak dan efektif digunakan dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi anak TK B Immanuel Kids Medan dengan bantuan aplikasi Powtoon. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang menjadi acuan penelitian ini yaitu model pengembangan Thiagarajaan yaitu model 4-D. Hasil penelitian bahwa Media Video Animasi berbasis lingkungan dinyatakan Valid oleh validator. Kemudian berdasarkan rekapitulasi kepraktisan produk juga menyatakan bahwa respon guru terkait produk yang dikembangkan memiliki 100% kepraktisan sebagai media pembelajaran. Selanjutnya berdasarkan penilaian keefektifatn yang diperoleh dari hasil tes LKPD anak-anak diperoleh nilai sebesar 83,33%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa persyaratan media dinyatakan layak sebagai media pembelajaran di TK B Imamnuel Kids Medan.
Pendekatan Kontekstual dalam Meningkatkan Pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Sitepu, Tisa Enika; Perangin-angin, Reh Bungana Br; Nasriah, Nasriah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4248

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 106790 Sei Mencirem pada materi nilai-nilai Pancasila. Sehingga melalui penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) melalaui pendekatan kontekstual. Adapun metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan PTK melalui empat tahapan kegiatan, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi, yang dilakukan sebanyak dua siklus. Berdasarkan temuan data di lapangan bahwa strategi pembelajaran PPKn yang selama ini dilaksanakan oleh guru masih cenderung bersifat konvensional, pemaparan materi sulit untuk dipahami oleh siswa karena bersifat abstrak dan teoritis. Sehingga saaat diukur hasil belajar PPKn siswa pada kondisi awal secara klasikal sebesar 45,62% (belum tuntas). Namun setelah diterapkan pendekatan kontekstual pada pembelajaran PPKn di siklus 1 hasil belajar PPKn siswa meningkat menjadi 66,86% (belum tuntas) dan semakin meningkat oada siklus 2 menjadi 86,54% (tuntas). Berdasarkan pengamatan selama pembelajaran PPKn berlangsung terlihat siswa mulai aktif untuk bertanya untuk mengkonstruksi pengetahuannya terkait nilai-nilai Pancasila. Bahkan dalam kegiatan belajar kelompok, siswa sudah bisa memberikan pendapat terkati pengalaman siswa lain tentang nilai-nilai pancasila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa.    
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Resistensi Antibiotik Rante, Herlina; Nasriah, Nasriah; Tayeb, Rosany
Jurnal Pharmascience Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i1.16841

Abstract

Masalah kesehatan yang berhubungan dengan infeksi merupakan tantangan yang dihadapi tidak hanya oleh negara-negara maju tetapi juga negara-negara berkembang. Meningkatnya jumlah kasus bakteri yang kebal terhadap antibiotik telah mendorong usaha untuk menemukan sumber-sumber antibakteri dari bahan alami. Salah satu tumbuhan yang diduga memiliki kemampuan untuk melawan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli adalah tanaman belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antibakteri dari ekstrak etanol daun belimbing wuluh terhadap S.aureus dan E.coli resisten antibiotik. Ekstraksi dilakukan pada daun belimbing wuluh menggunakan etanol 70% dengan metode maserasi. Setelah itu, ekstrak etanol dibuat dalam seri konsentrasi 1,25%, 2,5%, 5%, dan 10% b/v. Uji aktivitas antibakteri dilakukan melalui metode difusi agar pada medium Mueller Hinton Agar dengan bakteri uji Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang telah resisten terhadap antibiotik. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari daun belimbing wuluh ( A. bilimbi L) efektif menghambat pertumbuhan bakteri uji pada konsentrasi sebesar 1,25% (setara dengan 0,25 mg/paper disk). Kata Kunci: Bakteri Resisten, Maserasi, Difusi Agar, Mueller Hinton Agar, Pertumbuhan Bakteri Health issues related to infections pose a challenge not only to developed countries but also to developing nations. The increasing number of antibiotic-resistant bacterial cases has driven efforts to discover natural sources of antibacterial agents. One plant suspected to possess the ability to combat Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria is the A. bilimbi L. plant. This research aims to examine the antibacterial effects of ethanol extract from A. bilimbi L.  leaves against S. aureus and E. Coli resistant antibiotic. The extraction process was conducted  using 70% ethanol through the maceration method. Subsequently, ethanol extract was prepared in a series of concentrations: 1.25%, 2.5%, 5%, and 10% w/v. The antibacterial activity test was performed using the agar diffusion method on Mueller Hinton Agar medium with test bacteria, E. coli, and S. aureus, which were already resistant to antibiotics. The research findings indicate that the ethanol extract from A. bilimbi L. leaves effectively inhibits the growth of test bacteria at a concentration of 1.25% (equivalent to 0.25 mg/paper disk). 
Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) dengan Kejadian Stunting Idawati, Idawati; Rosmawardiani, Rosmawardiani; Ummi Salamah; Nasriah, Nasriah; Dian Rahayu
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v2i3.2054

Abstract

Stunting, also known as short toddler syndrome, is the most prevalent type of malnutrition (PE/micronutrients), which affects infants before and shortly after birth and causes their height to be out of proportion to their age. A chronic nutritional issue that results in stunting in children is insufficient dietary intake. Stunting needs special care because it can harm children's mental development and increase their risk of dying. One effort to build knowledge and skills in aiding in the resolution of dietary challenges is counseling training on Infant and Child Feeding (IYCF). The problem of stunting often arises due to a lack of knowledge and skills in meeting the nutritional needs of toddlers. “The global prevalence of stunting in the world, including in Indonesia, is still high”. To increase the community's knowledge and skills to deal with nutritional problems independently. Literature study by comparing 20 publications with similar subject matter related to knowledge and procedures of eating babies and kids and to the rate of stunting. From 9 relevant journals it was stated that Infant and Child Feeding affected increasing mothers' knowledge in preventing stunting. There is an influence of “Infant and Child Feeding (PMBA) on the incidence of stunting.
Penggunaan Model Pembelajaran Berpusat pada Siswa dan Media Inovatif dalam Pembelajaran Matematika Manulang, Lilis Sri Jayanti; Syahbana, Ali; Nasriah, Nasriah; Ariadi, Ariadi
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v6i1.13474

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya mengaktifkan siswa, perbaikan proses pembelajaran dan hasil belajar. Untuk keperluan ini diterapkanlah model pembelajaran berbasis masalah dan penggunaan media pembelajaran inovatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan dari bulan Oktober sampai November 2022. Subjek penelitian adalah peserta didik dari SMP Negeri 26 Palembang. Data dalam penelitian ini berupa observasi proses pembelajaran dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk data proses pembelajaran dan analisis secara kuantitatif untuk tes hasil belajar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran yang baik dapat terlaksana jika dirancang dengan perencanaan yang bagus dan didukung dengan media pembelajaran yang tepat; (2) model PBL cocok digunakan untuk membuat pembelajaran berpusat pada siswa; (3) perlu teknik dan cara yang cukup berbeda dalam menggunakan media pembelajaran pada setiap materi yang berbeda.
Video Animasi Berbasis Lingkungan Sebagai Strategi Pengembangan Keterampilan Berfikir Tingkat Tinggi Anak Taman Kanak-Kanak Sianturi, Fortina Verawati; Nasriah, Nasriah; Yus, Anita
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3829

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum adanya media pembelajaran yang mendorong kreatifitas anak dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis lingkungan yang valid, layak dan efektif digunakan dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi anak TK B Immanuel Kids Medan dengan bantuan aplikasi Powtoon. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang menjadi acuan penelitian ini yaitu model pengembangan Thiagarajaan yaitu model 4-D. Hasil penelitian bahwa Media Video Animasi berbasis lingkungan dinyatakan Valid oleh validator. Kemudian berdasarkan rekapitulasi kepraktisan produk juga menyatakan bahwa respon guru terkait produk yang dikembangkan memiliki 100% kepraktisan sebagai media pembelajaran. Selanjutnya berdasarkan penilaian keefektifatn yang diperoleh dari hasil tes LKPD anak-anak diperoleh nilai sebesar 83,33%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa persyaratan media dinyatakan layak sebagai media pembelajaran di TK B Imamnuel Kids Medan.
Pendekatan Kontekstual dalam Meningkatkan Pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar Sitepu, Tisa Enika; Perangin-angin, Reh Bungana Br; Nasriah, Nasriah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4248

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 106790 Sei Mencirem pada materi nilai-nilai Pancasila. Sehingga melalui penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) melalaui pendekatan kontekstual. Adapun metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan PTK melalui empat tahapan kegiatan, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi, yang dilakukan sebanyak dua siklus. Berdasarkan temuan data di lapangan bahwa strategi pembelajaran PPKn yang selama ini dilaksanakan oleh guru masih cenderung bersifat konvensional, pemaparan materi sulit untuk dipahami oleh siswa karena bersifat abstrak dan teoritis. Sehingga saaat diukur hasil belajar PPKn siswa pada kondisi awal secara klasikal sebesar 45,62% (belum tuntas). Namun setelah diterapkan pendekatan kontekstual pada pembelajaran PPKn di siklus 1 hasil belajar PPKn siswa meningkat menjadi 66,86% (belum tuntas) dan semakin meningkat oada siklus 2 menjadi 86,54% (tuntas). Berdasarkan pengamatan selama pembelajaran PPKn berlangsung terlihat siswa mulai aktif untuk bertanya untuk mengkonstruksi pengetahuannya terkait nilai-nilai Pancasila. Bahkan dalam kegiatan belajar kelompok, siswa sudah bisa memberikan pendapat terkati pengalaman siswa lain tentang nilai-nilai pancasila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa.    
Pengaruh Citra Diri terhadap Perilaku Hedonisme Lifestyle pada Mahasiswa Unismuh Makassar Siti Syalwa Salsabila; Qalbi Aulia H.R; Nurwandayani Nurwandayani; Syawal Akhir; Lukman Ismail; Nasriah Nasriah
Journal of Management and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Management and Social Sciences
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar Jl. Sumba no 46, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimas.v4i1.1703

Abstract

Hedonistic lifestyles have become a common phenomenon among students, driven by technological advances, modernization and social pressure. This article aims to explain the relationship between a hedonistic lifestyle and self-image in students, the influencing factors, and the impact on their behavior. The research was carried out using the literature study method, by analyzing literature and related research results. A hedonic lifestyle is characterized by consumer behavior, a desire for social recognition, and a focus on personal pleasure. The main factors that influence this lifestyle include family upbringing, peer influence, and relationships with partners. The impact of hedonic behavior includes excessive spending on non-essential needs, dependence on social trends, and lack of awareness of financial management. Additionally, college students are often caught in a cycle of excessive consumption, driven by social media and online shopping trends. This research highlights the need for awareness of wise financial management and positive social influence to help students live more balanced lives.
Ketika Tren Menjadi Peluang : Analisis Sosiologi Ekonomi Atas Perilaku Bisnis Gen Z di Era Digital Nur Syafika; Aini Nurpratiwi; Lukman Ismail; Nasriah Nasriah
Journal of Management and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Management and Social Sciences
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar Jl. Sumba no 46, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimas.v4i1.1720

Abstract

The digital era has brought significant changes to various aspects of human life, including business behavior among the younger generation, especially Generation Z. This generation, which grew up amidst technological advances, has special characteristics, such as high dependence on digital technology, rapid adaptability, and a tendency to take advantage of trends to create business opportunities. This study aims to understand the phenomenon of Generation Z business behavior in the digital era through a qualitative approach with a literature study method. The results of the study show that Generation Z is not only a passive consumer, but also an innovator who utilizes digital platforms to overcome global economic challenges. Using an economic sociology approach, this study explores various social, cultural, and economic factors that influence their business behavior. In addition to offering opportunities, digital transformation also brings challenges in the form of competition between platforms that require adaptive strategies from business actors. This study emphasizes the importance of strategic responses that are in line with Generation Z's values ​​and preferences to achieve sustainability in the modern era.