Claim Missing Document
Check
Articles

Kontribusi Mahasiswa terhadap Pelayanan Administrasi Publik Bidang pengelolaan Keuangan Nensilianti, Nensilianti; Ridwan, Ridwan; Saguni, Suarni Syam; Filawati, Filawati; Humaira, Annisa Nur Afiat; Hidayanti, Novy; Abd. Kadir T, Nabila
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.626

Abstract

Kegiatan Magang yang dilakukan dalam pelayanan administrasi publik di bidang pengelolaan keuangan bertujuan untuk meningkatkan pengalaman dan pengetahuan mahasiswa dalam administrasi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Gowa pada bidang Anggaran, Perbendaharaan, dan Akuntansi. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan meliputi keterlibatan aktif mahasiswa secara langsung dalam tugas-tugas yang diberikan di setiap bidang, mulai dari menulis, memberikan stempel, mengirimkan berkas arsip, serta mengobservasi berkas-berkas yang berhubungan dengan setiap bidang seperti berkas SP2D, SPJ,SKPD, SPP, DAN SPM. Hasil Praktik magang mahasiswa sastra dalam bidang pelayanan administrasi publik dapat disimpulkan relvansi antara mahasiswa dan instansi memiliki relevansi yang signifikan. Kemampuan utama yang dimiliki mahasiswa sastra, seperti kecermatan dalam menulis, ketelitian dalam membaca dan memahami dokumen, serta keahlian dalam berkomunikasi efektif secara tertulis, mampu menjadi modal penting dalam mendukung pekerjaan administratif yang menuntut ketepatan dan kejelasan informasi.
FENOMENA HIBRIDITAS DALAM NOVEL 1890 KARYA AYU DEWI: POSTKOLONIAL HOMI K. BHABHA Sakti M, Reztu Dwi; Nensilianti, Nensilianti; Saguni, Suarni Syam
Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indoensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/neologia.v7i1.82453

Abstract

This study aims to examine the phenomenon of hybridity in Ayu Dewi's 1890 novel using Homi K. Bhabha's postcolonial concept. This study uses a descriptive qualitative method through text content analysis. Data collection was conducted through thorough reading and recording of relevant quotations, while data analysis used the Miles and Huberman model (reduction, presentation, conclusion drawing). The results of the study show the phenomenon of hybridity that gives rise to a new identity as a result of the mixing of colonial and local cultures. This phenomenon appears in three forms: linguistic hybridity (the use of Dutch and Malay), lifestyle hybridity (the adoption of European lifestyles), and character identity hybridity (such as Pamungkas and Utari). Hybridity functions as a mechanism for negotiating power, a form of resistance, and an attempt to build social mobility for colonized subjects.