Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Kemampuan Membaca Pemahaman Melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw dengan Berbantuan Media Cerita E-book Pada Siswa Kelas IVk Pada Siswa Kelas IV Lailatul Azkia; Ika Evitasari Aris; Fauzi Fadliansyah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2765

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN Kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Cooperative Learning tipe Jigsaw berbantuan media cerita e-book terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 52 siswa yang terdiri atas kelas IV A dan IV B. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan membaca pemahaman. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 42,5 pada saat pretest menjadi 72,8 pada saat Posttest. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Cooperative Learning tipe Jigsaw berbantuan media cerita e-book berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN Kopi.
Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw Berbantuan Media Pop Up Book Terhadap Pemahaman Siswa Kelas V SDN Panosogan 2 Sulistiawati; Fauzi Fadliansyah; Ika Evitasari Aris
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2835

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Jigsaw berbantuan media Pop Up Book terhadap pemahaman siswa kelas V SDN Panosogan 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre experimental melalui rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 33 siswa kelas V SDN Panosogan 2. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji hipotesis (Paired Sample t-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 50,30 meningkat menjadi 72,20 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,44 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran Jigsaw berbantuan media Pop Up Book berpengaruh dan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman materi Bahasa Indonesia siswa kelas V SDN Panosogan 2.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Papan Hitung Matematika (Pahima) Terhadap Pemecahan Masalah Matematika Siswa Di Sdit Al-Zahira Banten Rafika Silfiyanty; Ika Evitasari Aris; Fauzi Fadliansyah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery learning berbantuan media Papan Hitung Matematika (PAHIMA) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di SDIT Al-Zahira Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDIT Al-Zahira Banten tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 32 siswa. Sampel penelitian terdiri atas 16 siswa kelas V-A sebagai kelas eksperimen dan 16 siswa kelas V-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 63 meningkat menjadi 87,5 pada Posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menunjukkan bahwa data bersifat homogen dengan nilai signifikansi 0,392 > 0,05. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,023 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Discovery learning berbantuan media Papan Hitung Matematika (PAHIMA) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di SDIT Al-Zahira Banten.
Pengaruh Media Buku Cerita Bergambar Melalui Model Direct Intruction Terhadap Minat Baca Siswa Kelas 2 SDN Serdang 2 Aliyah; Ika Evitasari Aris; Fauzi Fadliansyah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2876

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa kelas II SDN Serdang 2 yang ditunjukkan melalui kurangnya antusiasme siswa dalam kegiatan membaca dan rendahnya ketertarikan terhadap bahan bacaan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Buku Cerita Bergambar melalui model Direct Instruction terhadap minat baca siswa kelas II SDN Serdang 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan meliputi angket minat baca, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat baca siswa meningkat dari 76,76 pada pretest menjadi 91,28 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest sebesar 0,080 dan posttest sebesar 0,244. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media Buku Cerita Bergambar melalui model Direct Instruction terhadap minat baca siswa. Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,6315 atau 63,15% yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, media Buku Cerita Bergambar melalui model Direct Instruction terbukti cukup efektif dalam meningkatkan minat baca siswa kelas II SDN Serdang 2.  
Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Berbantuan Media Video Interaktif Terhadap Pemahaman Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas III MI Hikmatul Hasanah Keusik Elis Qurota 'Ayun; Ika Evitasari Aris; Fauzi Fadliansyah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Direct Instruction berbantuan media video interaktif terhadap pemahaman belajar dan motivasi belajar siswa kelas III MI Hikmatul Hasanah Keusik pada mata pelajaran IPAS dengan materi Lingkungan Alam dan Buatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 11 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian mencakup tes pilihan ganda untuk mengukur pemahaman belajar dan angket skala Likert untuk mengukur motivasi belajar. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman belajar dari 11,45 (pretest) menjadi 12,73 (posttest). Uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi (p < 0,001) yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap pemahaman belajar siswa. Skor motivasi belajar juga meningkat dari rata-rata 85,45 menjadi 115,64. Hasil uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata 0,6473 dengan kategori sedang. Validasi instrumen oleh tiga ahli menunjukkan kategori sangat layak. Dengan demikian, model Direct Instruction berbantuan media video interaktif terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN AUGMENTED REALITY ETHNOMATHEMATICS-BANTEN BANGUN DATAR DAN RUANG UNTUK OPTIMASI KEMAMPUAN BERPIKIR GEOMETRIS SISWA SD Teti Trisnawati; Vina Vijaya Kusuma; Ika Evitasari Aris; Muhammi Dzaky Putra Linsa
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13901

Abstract

Kemampuan berpikir geometris merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berkaitan dengan kemampuan memvisualisasikan hubungan spasial serta memahami bangun datar dan bangun ruang. Namun, berbagai laporan menunjukkan bahwa kemampuan geometri siswa Indonesia masih rendah, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Augmented Reality Ethnomathematics-Banten pada materi bangun datar dan bangun ruang untuk mendukung kemampuan berpikir geometris siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi uji coba terbatas, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas V SD Negeri Singapadu, sedangkan proses validasi melibatkan ahli media, materi, dan bahasa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket respon siswa, dan lembar observasi aktivitas, dengan analisis persentase kelayakan, kepraktisan, dan deskripsi hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berkategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli. Angket siswa juga menunjukkan kategori sangat praktis, dan observasi aktivitas mengindikasikan peningkatan keterlibatan serta pemahaman geometri melalui visualisasi AR.
Kesulitan Guru Sekolah Dasar Dalam Mengambangkan Desain Pembelajaran Berbasis Online di Kota Serang Henny Setiani; Achmad Hufad; Maman Fathurrohman; Ika Evitasari Aris; Sofwatillah Amin
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(1).33-39

Abstract

Salah satu yang dihadapi oleh kesusahan dalam melakukan proses belajar berlandas online pada guru. Kesenjangan sering timbul dalam merancang penerimaan yang serupa dengan keinginan proses belajar dengan metode online. Tingkat kesulitan mempengaruhi pada kurang maksimalnya penerapan proses belajar. Riset ini bermaksud menggali kesulitan-kesulitan itu. Riset ini mengenakan prosedur kuntitatif dengan konsep riset survey. Bersumber pada hasil riset membuktikan pada penanda pemakaian program dalam proses belajar, 53, 95% guru hadapi kesusahan yang besar, 64, 47% guru sekolah bawah cuma mengenali program whatsapp. Sebesar 50% guru tengah hadapi sulitnya dalam memanfaatkan teknologi. Sedangkan, pada penanda mutu proses pembelajaran, 46, 15% guru merasa penerapan pada proses pembelajaran berorientasi online amat menjenuhkan. Sebesar 64, 47% guru pula merasa tidak efektif dalam membimbing Kala online. Pada penanda konsep proses pembelajaran, 65, 79% guru sekolah bawah terletak dalam tingkatan kebimbangan dalam membuat konsep dalam proses belajar. Oleh sebab itu, guru diharapkan bisa menjajaki proses belajar training mengonsep pelatihan dengan metode online supaya proses belajar yang dilaksanakan bisa lebih efisien serta berdaya guna
Pengaruh Model Pembelajaran Struktural Analitik Sintetik (SAS) Berbantuan Media Kartu Suku Kata Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SDN Cimanggu Mustika Nurlaeli; Ika Evitasari Aris; Maya Kuswaty
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media kartu suku kata terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Cimanggu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas I yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan model SAS berbantuan kartu suku kata dan kelompok kontrol yang mendapat pembelajaran dengan model SAS tanpa media tambahan. Data dikumpulkan melalui tes membaca permulaan yang mencakup indikator mengenal huruf, membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat sederhana, serta memahami isi bacaan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah pembelajaran. Model SAS terbukti efektif karena langkah-langkahnya yang terstruktur, mulai dari membaca bentuk utuh, menganalisis menjadi bagian kecil, kemudian menyusunnya kembali. Namun, hasil uji hipotesis dengan Independent Sample t-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (sig. 0,685 > 0,05). Meski demikian, hasil wawancara dengan guru dan siswa mengungkapkan bahwa penggunaan kartu suku kata mampu membuat pembelajaran lebih menarik, memudahkan pemahaman, serta meningkatkan motivasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model SAS efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa, dan penggunaan media kartu suku kata berkontribusi dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan serta sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah.
THE EFFECT OF THE ROLE PLAYING LEARNING MODEL ON STUDENTS' SELF-CONFIDENCE IN THE INDONESIAN LANGUAGE SUBJECT AT SDN SEMPU 1 Hilda Dhaniartika Nurma'ardi; Sobilatus Syifa; Ika Evitasari Aris; Maya Kuswaty
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 2 (2026): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i2.460

Abstract

This study aims to determine the effect of the Role Playing Learning Model on Students' Self-Confidence in the Indonesian Language Subject of Grade V of Sempu 1 State Elementary School. The focus of the study was directed to determine whether the role playing model has an effect on students' self-confidence in learning Indonesian. The research method used was a quantitative method of the pre-experimental type with a one-group pretest-posttest design. The study was conducted at Sempu 1 State Elementary School with the population being all students at the elementary school and the sample being all fifth-grade students totaling 29 people who were determined through purposive sampling techniques for certain reasons. The research instruments included a self-confidence questionnaire, observation sheets, and interview guidelines. Data were collected through questionnaires, pretests, posttests, observations, and interviews. The data analysis technique used was the Paired Sample T-Test to determine the difference in the results of the pretest-posttest of students' self-confidence. The results showed that the role playing model had a positive effect on learning Indonesian, evidenced by the significance value of the T-test of 0.000 <0.05. The results of observations, questionnaires, and interviews supported that students became more confident, brave to appear, optimistic, and responsible in learning. It was concluded that the role playing model is suitable for implementation to support Indonesian language learning in elementary schools, with suggestions for teachers to combine this model with other strategies to optimize the increase in students' self-confidence.