Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Ketepatan Smash Dalam Permainan Bulutangkis: Kontribusi Faktor Psikologis Atlet Surya Muharram; Irsan Kahar; Nur Saqinah Galugu
Jurnal MensSana Vol 7 No 2 (2022): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.07022022.22

Abstract

Smash in badminton is a blow that is often used and is the mainstay of athletes to turn off the ball and score points, therefore athletes must pay attention to the factors that support the accuracy of the smash. In addition to physical factors, athletes also need to pay attention to psychological factors that support their ability to smash. This research was conducted at PB Spirit Badminton Hall and PB sinar setuju, Palopo city, which aims to determine the contribution of athletes' psychological factors to smash accuracy. This research is a quantitative research, with a correlational design that takes a sample of 50 people and is selected using an accidental sampling technique. The data was collected using an anxiety and self-confidence questionnaire that was distributed using the google form platform, while the accuracy of the smash was measured directly by the researcher with an accuracy test. The collected data was analyzed with the help of SPSS 25.0 for windows. The results showed that the athlete's anxiety and confidence contributed or had a correlation with the level of accuracy of the smash performed by badminton athletes.
Meningkatkan Religiusitas Warga Pra-Sejahtera di Kelurahan Surutangnga Kota Palopo Melalui Bimbingan Agama (Gerakan Jama’ah Dakwah Jama’ah) Nur Saqinah Galugu; Muhammad Yusuf; Marhani Marhani; Hajeni Hajeni; Nur Intan Syahputri Tabang
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i2.386

Abstract

Memiliki pengetahuan tentang agama yang kita anut adalah hal yang urgen untuk menguatkan keyakinan kita. Memeluk agama Islam tidak cukup dengan klaim diri akan tetapi juga dibutuhkan ilmu pengetahuan dan pengamalan sesuai dengan tuntunan al-qur’an dan sunnah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman agama Islam kepada para responden khususnya hal-hal yang mendasar dalam Islam dan menguatkan nilai-nilai keIslaman. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode bimbingan kelompok dalam bentuk ceramah, diskusi dan praktik dengan mengadopsi metode pelaksanaan gerakan jama’ah dakwah jama’ah (GJDJ). Khalayak sasaran berjumlah 23 kepala keluarga pra-sejahtera yang berada di kelurahan Surutanga kota Palopo. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dan telah membahas beberapa materi diantaranya ketauhidan, thahara, ibadah praktis dan juga pengurusan jenazah. Hasil dari kegiatan ini adalah khalayak sasaran memiliki pemahaman tentang Tauhid yang benar, tata cara bersuci, tata cara sholat dan juga mengurus jenazah akan tetapi khalayak sasaran masih perlu untuk terus didampingi agar dapat mempraktekkan secara sempurna dalam kehidupan mereka sehari-hari khususnya pada bacaan sholat dan pengurusan jenazah.
Hubungan Antara Self-Regulated Learning Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Dirga Assafi’i; Arman Bin Anuar; Nur Saqinah Galugu; Abdul Kadir
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.11618

Abstract

This research aims to ascertain the association between self-regulated learning and student academic procrastination in class XI SMAN 11 Luwu Utara in light of the phenomenon of students spending a lot of time exclusively on entertainment things rather than academic problems. This research employs a sample of 50 class IX students who specialize in science and social studies and who completed authentic and trustworthy questionnaires. It is quantitative in nature and is of the correlational kind. With the aid of SPSS 26.0 for Windows, two types of analysis—descriptive and inferential—were used to analyze the data. The study's findings indicate a significant negative linear relationship between the variables self-regulated learning (X) and academic procrastination (Y), with a large relationship between the two of -47.5%, which indicates that there is a negative relationship between the two in class XI students of SMAN 11 Luwu Utara at a moderate level and the remaining 34.9% is the remaining variable. Students' ability to learn independently decreases when academic procrastinating behavior increases, and vice versa. The next research can therefore test the effectiveness of interventions aimed at enhancing Self-Regulated Learning and reducing students' academic procrastination.._____________________________________________________________ Sepanjang sepuluh tahun kebelakangan ini, telah didapati banyak siswa menghabiskan lebih banyak waktu untuk hiburan daripada bidang akademik sehingga  objektif kajian ini adalah untuk menentukan hubungan antara self-regulated learning dan prokrastinasi akademik siswa pada kelas XI SMAN 11 Luwu Utara Penyelidikan ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasional. Sampelnya terdiri daripada 50 pelajar peminat IPA dan IPS dari kelas IX, yang mengisi angket yang telah valid dan realiabel. Analisis deksriptif dan inferensial berbantuan termasuk dalam SPSS 26.0 untuk Windows digunakan pada peneliitanini. Hasil kajian menunjukkan bahawa variabel Self-Regulated Learning (X) dan Prokrastinasi Akademik (Y) mempunyai hubungan linear negatif secara signifikan, dengan besar hubungan Self-Regulated Learning terhadap prokrastinasi akademik sebesar -47,5 %. Ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup negatif antara prokrastinasi akademik dengan Self-Regulated Learning pada siswa kelas XI SMAN 11 Luwu Utara. Sisanya sebesar 34,9% disebabkan oleh hubungan dengan variabel di luar penelitian, sehingga semakin banyak perilaku prokrastinasi akademik yang dilakukan, maka Self-Regulated Learning siswa akan semakin rendah, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan Self-Regulated Learning dan mengurangi prokrastinasi akademik siswa. 
Peer Conformity and Students’ Misbehaviour: Religiusity As Moderation Nur Saqinah Galugu; Umrah Qhairunnisa; Andi Arisal
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 1 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i1.6441

Abstract

Abstract: Misbehavior is negative behavior displayed by students at school. This deviant behavior is increasingly prevalent among students and is influenced by many factors, both internal and external factors. This study aims to examine the effect of peer conformity on misbehavior and also to examine the role of religiosity as a moderating variable. This research was conducted at SMA Negeri 3 Palopo with 103 students as the subject. Data were collected using a questionnaire and distributed via google form. The analysis showed that there was a positive influence between conformity and misbehavior by 38.7%. After the moderating variable (religiosity) in the second regression equation, the R square value increases to 99.3% So it can be said that the existence of the religiusity variable as a moderating variable will be able to strengthen or increase the influence of the conformity variable on the misbehavior variable, in other words the higher one's religiosity. the lower the tendency for a person to perform misbehavior which is influenced by confidence. Abstrak: Perilaku menyimpang merupakan perilaku negative yang ditampilakn oleh siswa di sekolah. Perilaku menyimpang tersebut semakin marak di kalangan siswa dan dipengaruhi oleh banyak factor baik factor internal maupun factor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku menyimpang dan juga menguji peran religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Palopo dengan jumlah subjek sebanyak 103 siswa. Data dikumpulkan menggunakan angket dan disebarkan melalui google form. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara konformitas terhadap perilaku menyimpang sebesar 38,7%. Setelah adanya variabel moderasi (religiusitas) pada persamaan regresi kedua, nilai R square tersebut meningkat menjadi 99,3% Sehingga dapat dikatakan bahwa keberadaan variabel religiusitas sebagai variabel moderasi akan dapat memperkuat atau meningkatkan pengaruh variabel konformitas terhadap variabel Perilaku Menyimpangdengan kata lain semakin tinggi religiusitas seseorang maka semakin rendah kecenderungan seseorang dalam melakukan perilaku menyimpang yang dipengaruhi oleh konfomitas
ACADEMIC PROCRASTINATION: EXAMINING THE CONTRIBUTION OF PEER CONFORMITY AND SELF CONCEPT VARIABLES Nur Saqinah Galugu; Hasbia Kaso; Nasriandi
Educouns Journal: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 2: November 2021
Publisher : Prodi Bimbingan Konseling Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/educouns.v2i2.2263

Abstract

Academic procrastination is Deliberate and repetitively delay in completing test or activity. This is a quantitative research to examine the contribution of peer conformity and self cocept towards academic procrastination.  70 students from 8th grade at Junior high school number 6 palopo were selected as the sample of this research  by using random sampling. The result of this research shows that peer conformity and self concept have significant contribution towards Students' academic procrastination.
Analisis Korelasi Kesepian Emosional, Sensation Seeking, dan Kecenderungan Penggunaan Instagram pada Remaja Ariqa, Rizki; Galugu, Nur Saqinah; Fahmi, Ainul
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i3.8000

Abstract

This era of globalization is a digital era where almost everyone can use smartphones and the internet to make their daily lives easier. The era of digital development was also followed by the rapid development of information technology, one of information technology is social media. this research is a quantitative research with correlation research design. The population of this study were students of the Teaching and Education Faculty of Muhammadiyah University of Palopo. The sample in this study was 171 people who were selected using a purposive sampling technique with the criteria of having Instagram accounts and active Instagram users. The measuring instrument used in this research is the tendency to use Instagram by using the Del Bario scale, whereas sensation seeking uses the sensation-seeking scale form v, and loneliness is measured by using the UCLA Loneliness scale version 3. Data were analyzed using multiple linear regression analysis techniques with the assistance of SPSS 20 program for windows. The results of this study indicate that there is a relationship between emotional loneliness and the tendency to use Instagram (p value = 0.001 0.05) is in the weak category and the direction of positive correlation. Sensation seeking also has a relationship with the tendency to use Instagram (p value = 0.000 0.05) is in the weak category and the direction of a positive correlation, which means that the higher the level of emotional loneliness, the higher the tendency to use Instagram in adolescents, as well as sensation seeking, which means that the higher the level of sensation seeking, the higher the level of tendency to use Instagram in adolescents. Thus it can be concluded that the two variables, which are emotional loneliness (X1) and sensation seeking (X2) have a relationship with the tendency to use Instagram (Y).
Psikoedukasi Untuk Mengurangi Kecemasan Mahasiswa Berbasis Media Sosial Tiktok Marwani, Titin; Galugu, Nur Saqinah; Suarja, Septya
Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/japkp.v5i2.33177

Abstract

Kecemasan di kalangan mahasiswa menjadi masalah kesehatan mental yang membutuhkan perhatian serius. Selain stigma dan kurangnya informasi terkait kesehatan mental, mahasiswa sering mengalami tekanan akademik dan sosial yang meningkatkan risiko kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi berbasis media sosial TikTok dalam mengurangi kecemasan pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-eksperimen pada satu kelompok tanpa kontrol. Sebanyak 28 mahasiswa angkatan 2021 menjadi sampel, yang dipilih secara total sampling, dan diberikan intervensi berupa psikoedukasi melalui lima video TikTok yang membahas tentang gejala, dampak, dan teknik manajemen kecemasan. Intervensi berlangsung selama 7 hari dengan pre-test dan post-test menggunakan skala kecemasan. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan penurunan kecemasan yang signifikan dari skor pre-test sebesar 78,61% menjadi 55,86% pada post-test (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis TikTok efektif dalam mengurangi kecemasan pada mahasiswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan TikTok sebagai media intervensi kesehatan mental yang mudah diakses dan relevan bagi generasi mahasiswa. Diharapkan penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh berkelanjutan dari penggunaan TikTok dalam psikoedukasi mental bagi audiens yang lebih luas.
Remaja Fear Of Missing Out : Bagaimana Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Dan Relatedness? Selfianti, Aulia; Galugu, Nur Saqinah; Zainuri, Muhammad Irham; Pribadi, Imam; Fahmi, Ainul
Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/japkp.v5i2.33122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara intensitas penggunaan Instagram dan perilaku Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja. Fokus penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Palopo yang aktif menggunakan Instagram minimal satu jam per hari. Populasi penelitian berjumlah 428 siswa, dengan sampel 107 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria pemilihan ini berpotensi menimbulkan bias dan dapat mempengaruhi generalisasi hasil, namun relevan untuk memahami pola penggunaan Instagram yang tinggi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Instrumen penelitian mencakup skala intensitas penggunaan Instagram, relatedness, dan FoMO, yang dikembangkan menggunakan skala Likert. Reliabilitas dan validitas instrumen telah diuji dengan Cronbach's Alpha > 0,7 dan validitas menggunakan Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan Instagram berpengaruh signifikan terhadap FoMO (p < 0,05), sementara relatedness tidak memiliki pengaruh signifikan (p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa FoMO dipicu lebih oleh interaksi dan perbandingan sosial yang terjadi di Instagram daripada kebutuhan keterikatan sosial (relatedness). Analisis regresi menunjukkan bahwa variabel penggunaan Instagram dan relatedness secara simultan berkontribusi sebesar 23,1% terhadap FoMO, menyiratkan adanya faktor lain di luar penelitian ini yang mempengaruhi fenomena tersebut. Penelitian ini menyarankan perlunya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak psikologis penggunaan media sosial dan menyarankan orang tua serta institusi pendidikan untuk membantu remaja dalam mengurangi dampak negatif dari FoMO. Implikasi praktisnya termasuk edukasi mengenai keseimbangan penggunaan media sosial dan peningkatan kesadaran tentang risiko perbandingan sosial. Temuan ini terutama relevan untuk platform seperti Instagram, namun keterbatasan penelitian ini terkait generalisasi terhadap platform media sosial lain perlu diperhatikan dalam studi lanjutan.
THE EFFECT OF USING TIKTOK ON THE SATISFACTION OF LIFE OF LATE ADOLESCENTS Reski, Reski; Galugu, Nur Saqinah; Nurhayati, Andi
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 8 No. 1 (2024): Volume 08 Number 1, May 2024
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v8n1.p20-27

Abstract

The development of internet technology is very  fast, the types of social media are very diverse, one of which is the Tik tok application. The use of the Tiktok application continues to develop. The tiktok application can provide a sense of satisfaction for application users. Where, users of the Tiktok social media feel satisfied when they are in contact with the Tiktok application. This study aims to determine the effect of using Tiktok on the life satisfaction of late teenagers at the University Palopo, to describe what are the effects of using Tiktok on life satisfaction of late adolescents. This research is entitled The effect of using tick marks on life  satisfaction in late teenagers at the University of Palopo in 2023. The research method used for this research is a quantitative method. In this study, data were collected using a questionnaire given to the research sample concerned. before the questionnaire is used, the researcher will first test the measuring instrument by testing the validity and reliability. The results showed that there was an effect of using Tiktok on the life satisfaction of late teenagers, as evidenced by the t count of 57.719> t table; 1,990. In addition, based on the significance value of the coefficients table, the nsig value is obtained. 0.000 <0.05, so it can be concluded that there is an influence that the use of tiktok has a positive effect on the life satisfaction of late teenagers at the University of Palopo in 2023.
AKURASI PUKULAN SMASH PADA ATLET BULUTANGKIS: STUDI PADA ATLET BULUTANGKIS KOTA PALOPO Ahmad Saleh; Irsan Kahar; Nur Saqinah Galugu
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.295 KB) | DOI: 10.36526/kejaora.v7i2.2207

Abstract

Olahraga bulutangkis merupakan olahraga yang digemari oleh seluruh lapisan usia mulai dari anak-anak hingga dewasa. Dalam permainan bulutangkis, akurasi smash menjadi hal yang penting untuk diperhatikan oleh atlit disebabkan pukulan smash yang dilakukan secara tidak tepat sasaran akan menjadi sia-sia dan menguntungkan pihak lawan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitaif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran akurasi smash pada atlet bulutangkis kota Palopo, sampel sebanyak 50 atlet yang dipilih menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan dengan melakukan tes akurasi secara langsung di PB Spirit Hall dan PB Sinar Setuju Kota Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sampel berada pada kategori sedang yakni sebanyak 38 % atau 19 orang, adapun pada kategori sangat baik hanya 10% (5 orang), kategori baik sebesar 20% (10 orang), pada kategori kurang terdapat 22% (11 orang) dan yang sangat kurang sebanyak 5 orang (10%).