Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF GAMSUYA BERBASIS WORDWALL DAN CANVA MAPEL IPAS DI SD Yulianti Yulianti; Mustamiroh Mustamiroh; Iksam Iksam; Tri Wahyuningsih
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6341

Abstract

Perkembangan teknologi di era society 5.0 khususnya dalam proses pembelajaran guru dapat memvariasikan dengan memanfaatkan permainan namun tidak menghilangkan tujuan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan media, kelayakan media, dan keefektifan dari media interaktif GAMSUYA berbasis wordwall dan canva. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research & Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebarluasan (dissemination). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 004 Samarinda Ulu dan objeknya adalah media interaktif GAMSUYA yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) menghasilkan produk yang bernama GAMSUYA, yakni permainan wordwall yang dikombinasikan dengan canva dan disajikan dalam bentuk link; (2) media interaktif GAMSUYA telah memenuhi kriteria kelayakan (kelayakan ahli materi sebesar 93% dan kelayakan ahli media sebesar 89%); (3) media interaktif GAMSUYA telah memenuhi kriteria keefektifan (keefektifan respon peserta didik sebesar 90% dan keefektifan respon guru sebesar 89%). Media interaktif GAMSUYA yang dikembangkan telah memenuhi aspek kelayakan dan keefektifan yang diperuntukkan bagi guru untuk menggunakan media ini untuk siswa kelas IV SDN 004 Samarinda Ulu pada materi keberagaman suku dan budaya di Indonesia.
Pelatihan Pemberdayaan Sumber Daya Alam Hutan Kalimantan dalam Pembuatan APE Bagi Pendidik PAUD di Kota Samarinda Wilda Isna Kartika; Heny Djoehaeni; Febry Maghfirah; Adharina Dian Pertiwi; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Malpaleni Satriana; Hasbi Sjamsir; Evie Palenewen; Tri Wahyuningsih; Fachrul Rozie
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.969

Abstract

Pemberdayaan sumber daya alam dapat menghasilkan beragam alat permainan edukatif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini untuk melatih pendidik PAUD di kota Samarinda dalam pemberdayaan sumber daya alam hutan kalimantan menjadi APE. Kegiatan PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahap to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Pelaksana kegiatan adalah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Peserta kegiatan adalah 116 pendidik PAUD di kota Samarinda. Kegiatan PkM ini menghasilkan sembilan APE berbahan dasar sumber daya alam Kalimantan yang dapat menstimulasi berbagai kemampuan anak, diantaranya kemampuan matematika, literasi, motorik, dan pemecahan masalah. Kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menggunakan sumber daya alam Kalimantan lainnya utuk menstimulasi perkembangan anak.
Peningkatan Hasil Belajar (IPAS) Materi Indonesiaku Kaya Budaya Dengan Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas V C di SDN 009 Sungai Kunjang Renianti Ranti Asmira; Tri Wahyuningsih; Khusnul Khotimah; Andi Asrafiani Arafah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1938

Abstract

This study aimed to determine the improvement of students’ learning outcomes in IPAS on the topic “Indonesiaku Kaya Budaya” through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) method for fifth-grade students at SDN 009 Sungai Kunjang in the 2024/2025 academic year. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with each cycle consisting of three meetings. The research procedure included four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 26 students of class V C at SDN 009 Sungai Kunjang. Data collection techniques included teacher activity observation sheets, student activity observation sheets, and learning outcome tests. Data analysis techniques used average scores, percentages, and diagrams. The results showed that students’ learning outcomes improved significantly after the implementation of the Problem Based Learning method. In the pre-cycle stage, the average score was 68.38 with a mastery percentage of 34%. In Cycle I, the mastery percentage increased to 61.53%. In Cycle II, the average score increased to 84.34 with a mastery percentage of 84.61%, where 22 students achieved mastery learning. These results exceeded the predetermined success indicator of 75%. Therefore, it can be concluded that the Problem Based Learning method effectively improved students’ learning outcomes in IPAS on the topic “Indonesiaku Kaya Budaya.”
Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Deep Learning Ariska Ariska; Fachrul Rozie; Danya Oxsi Pebrianti; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih; Azainil Azainil; Makmun Makmun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis deep learning pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu sekolah Islam Samarinda pada September–Oktober 2025. Partisipan terdiri dari 4 guru PAUD, waka kurikulum, dan kepala satuan pendidikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru berada pada tahap berkembang. Guru telah memiliki pemahaman konseptual tentang pembelajaran bermakna dan berpusat pada anak, namun penerapannya belum optimal. Pemanfaatan teknologi masih terbatas dan belum terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan dan kolaborasi sudah tersedia, tetapi belum berkelanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi tiga dimensi kesiapan guru, yaitu konseptual, digital dan teknologi, serta dukungan lembaga, yang perlu diperkuat untuk mengoptimalkan implementasi deep learning di PAUD. Kontribusi penelitian ini menawarkan gambaran kesiapan guru PAUD dalam implementasi pembelajaran Deep Learning secara bermakna.
Analisis Dampak Speech Delay terhadap Perkembangan Sosial-emosional pada Anak Usia Dini Zahwa Olivia; Tri Wahyuningsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8365

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji implikasi keterlambatan bicara terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Kajian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Partisipan penelitian meliputi dua anak berusia enam tahun, sementara data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilaksanakan melalui tahapan reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa speech delay berpotensi memengaruhi perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Hambatan tersebut terjadi ketika kemampuan bahasa anak belum mencapai perkembangan yang sesuai, sehingga berpengaruh terhadap perilaku anak, seperti menurunnya rasa percaya diri, kesulitan membangun relasi sosial dan bermain bersama teman sebaya, serta dominannya penggunaan gestur tubuh dalam komunikasi. Oleh karena itu, anak dengan keterlambatan bicara perlu memperoleh perhatian dan intervensi dini melalui peran lingkungan sekolah serta stimulasi keluarga, agar perkembangan sosial-emosionalnya dapat terfasilitasi secara optimal dan dampak perilaku akibat kesulitan komunikasi dapat ditekan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI MODEL STAD DI SEKOLAH DASAR Novandra Netanya; Taufik Hidayat; Iksam Iksam; Tri Wahyuningsih; Muhlis Muhlis
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10933

Abstract

The low level of active involvement and academic achievement of elementary school students in national education material due to the dominance of conventional learning patterns is the background of this research. This problem triggers students' failure to internalize the value of togetherness in a heterogeneous classroom. The focus of this research is to describe the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) Cooperative Learning model in improving learning outcomes in Pancasila Education on the material of respecting the diversity of ethnicities and cultures of the nation. The steps of this Classroom Action Research (CLR) are carried out in two systematic cycles referring to the Kemmis and McTaggart model, including the stages of planning, action implementation, observation, and operational reflection. The research subjects include 28 students of grade IV A at SDN 019 Sungai Kunjang Samarinda with data collection via observation, tests, and documentation. Empirical quantitative data shows a surge in students' classical mastery from pre-cycle conditions of 46% (average 67.14), skyrocketing to 64.3% (average 72.68) in cycle I, and reaching a peak of optimal success of 79% (average 85.71) at the end of cycle II. The main conclusion confirms that the STAD model has proven to be very effective in boosting cognitive achievement while triggering an escalation of students' collaborative activity. Educators are recommended to adopt this group reward scheme as an alternative to improve the quality of basic instruction. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan aktif serta capaian akademik siswa sekolah dasar pada materi kebangsaan akibat dominasi pola pembelajaran konvensional melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut memicu kegagalan siswa dalam menginternalisasi nilai kebersamaan di ruang kelas yang heterogen. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi model Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada materi menghargai keragaman suku dan budaya bangsa. Langkah-langkah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) ini dijalankan dalam dua siklus sistematis merujuk model Kemmis dan McTaggart, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi operasional. Subjek riset mencakup 28 peserta didik kelas IV A di SDN 019 Sungai Kunjang Samarinda dengan pengumpulan data via observasi, tes, dan dokumentasi. Data kuantitatif secara empiris menunjukkan lonjakan ketuntasan klasikal siswa dari kondisi pra-siklus sebesar 46% (rata-rata 67,14), meroket menjadi 64,3% (rata-rata 72,68) pada siklus I, dan mencapai puncak keberhasilan optimal senilai 79% (rata-rata 85,71) di akhir siklus II. Simpulan utama menegaskan bahwa model STAD terbukti sangat efektif mendongkrak pencapaian kognitif sekaligus memicu eskalasi keaktifan kolaboratif siswa. Pendidik direkomendasikan mengadopsi skema penghargaan kelompok ini sebagai alternatif perbaikan mutu instruksional dasariah.  
Implementasi Kurikulum Merdeka serta Penguatan Nilai Islami dalam Pendidikan Anak Usia Dini Putri Indriana; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran di TK dengan fokus pada penerapan Kurikulum Merdeka dan penguatan karakter Islami pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data utama. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, guru pendamping, serta anak di kelas Rombel A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK secara konsisten mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui model pembelajaran sentra yang mengedepankan pendekatan tematik, integratif, dan berbasis bermain. Pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak secara holistik, mencakup aspek kognitif, sosial emosional, motorik, bahasa, serta nilai agama dan moral. Nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui kegiatan pembiasaan seperti doa harian, mengenal huruf hijaiyah, kegiatan keagamaan tematik, serta keteladanan guru dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Penilaian perkembangan anak dilakukan secara autentik dan berkelanjutan dengan menggunakan instrumen observasi harian dan portofolio. Temuan ini menunjukkan bahwa TK telah berhasil mengintegrasikan prinsip Kurikulum Merdeka dengan nilai-nilai Islami secara kontekstual, sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan bermakna bagi tumbuh kembang anak usia dini.
Implementasi Perencanaan Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Tematik dan STEAM Annisa Biyanto; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran anak usia dini berbasis kurikulum merdeka dengan Pendekatan tematik dan STEAM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari guru PAUD berpengalaman, yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu memiliki pengalaman minimal tiga tahun dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) dan aktif mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan secara sistematis dengan mengintegrasikan tujuan, materi, metode, media, dan penilaian dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH). Pendekatan tematik dan STEAM diterapkan untuk mengembangkan aspek agama, karakter, literasi, numerasi, serta keterampilan sosial-emosional anak. Program pembelajaran juga melibatkan penilaian berkelanjutan melalui observasi, dokumentasi perkembangan anak, serta partisipasi orang tua. Meskipun terdapat tantangan berupa keterbatasan sarana dan materi, proses pembelajaran berhasil menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan bermakna. Penelitian merekomendasikan peningkatan ketersediaan sarana belajar serta pengembangan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kreatif dan sesuai kebutuhan anak.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Pemahaman Ibadah Sholat pada Anak Usia Dini melalui Pembiasaan dan Media Belajar Merlin Handayani; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Sastriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1776

Abstract

Pengenalan ibadah sholat pada anak usia dini merupakan aspek yang memiliki peranan penting dalam membentuk karakter religius sejak dini. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami berbagai pendekatan yang digunakan guru dalam mengenalkan sholat kepada anak-anak usia dini, khususnya di TK Darul Falah 6 Samarinda. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, sehingga fokus utamanya adalah menggambarkan secara mendalam praktik yang berlangsung di lapangan tanpa manipulasi variabel. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari siswa dan dua guru, yang dipilih untuk memberikan gambaran rinci mengenai interaksi pembelajaran antara guru dan murid. Data diperoleh melalui wawancara, untuk menggali pendapat dan pengalaman guru; observasi, bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai bagaimana proses pembelajaran berlangsung sholat berlangsung; serta dokumentasi, seperti foto-foto media pembelajaran.  Data dianalisis dengan Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengenalan ibadah sholat pada anak usia dini di TK Darul Falah 6 Samarinda paling efektif dilakukan melalui strategi pembiasaan yang didukung olehpenggunaan berbagai media pembelajaran. Pendekatan ini terbukti mampu membantu anak memahami dan membentuk kebiasaan sholat sejak dini secara lebih mudah, konkret, dan berkelanjutan.
Implementasi Kegiatan Luar Kelas dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Anak Usia Dini Nur Rilla Safitri; Ayu Aprillia Pangestu Putri; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1777

Abstract

Pembelajaran di luar kelas perlu menerapkan strategi yang diterapkan guru untuk meningkatkan kemampuan belajar anak melalui pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada anak usia 5–6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 Samarinda. Penelitian dilaksanakan selama dua minggu, yaitu pada 14–26 Juli 2025, dan melibatkan empat mahasiswa peneliti. Penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data ini dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan luar kelas seperti praktik berwudhu, senam pagi, permainan lempar bola, tur kelas, mencuci tangan, dan bermain bebas memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan anak. Kegiatan tersebut membantu anak mengenal lingkungan sekolah, membentuk kebiasaan hidup bersih, meningkatkan keterampilan motorik kasar, serta menumbuhkan nilai sosial dan spiritual. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dan pendamping dalam membimbing anak serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif selama pelaksanaan MPLS.