Claim Missing Document
Check
Articles

Detection of Secondary Metabolites in Cucumber (Cucumis sativus) Leaves and Its Potential as Candidates for Acne Drug Using Histochemical Analysis and In Silico Study Asari, Devi Indrayani Fitri; Rafsanjani, Ramizard; Vikriansyah, Muchammad Faruq; Muzayyan, Abdullah Rozzen; Mubarakati, Nurul Jadid; Jayanti, Gatra Ervi
EXSACT-A Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/exc.v1i1.2232

Abstract

Acne is a facial skin problem that is generally experienced by 75-80% of adolescents as a result of excessive production of oil glands and sweat, inflammatory mediators. The acnecausing bacteria, Propionibacterium acnes, involves KAS III and JNK 1 proteins, so it is expected to be an effective anti-inflammatory and antibacterial strategy. Cucumber leaves are known to have biological activity as a candidate for acne medication. This study aims to detect secondary metabolites in cucumber leaves through histochemical and in silico analysis. Histochemical analysis was carried out by preparing fresh leaves through lower leaf incisions by dropping secondary metabolite detection reagents and then observing the color changes microscopically. The in silico test aims to determine the physicochemical properties, pharmacokinetic properties and interactions of the active compounds with KAS III and JNK1 as acne drug targets through molecular docking. Histochemical analysis showed that cucumber leaves positively contained secondary metabolites, namely terpenoids, flavonoids, alkaloids, tannins, and phenols. Meanwhile, it was known that isovitexin, cucurbitacin B & C had fairly good physicochemical properties, but only isovitexin and cucurbitacin C had the best pharmacokinetic properties. Based on the results of molecular docking, there are the same amino acid bonds between isovitexin and the control at the JNK1 receptor, namely the amino acids Ile:32, Val:40 and Leu:168 and the binding affinity value is low so it is predicted to be the most effective in inhibiting JNK1. Therefore, cucumber leaves open up a new potential as a candidate for natural acne preparations.Keywords: acne, cucumber, secondary metabolites, histochemical, in silico
PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN TINGKAT KEASAMAN (pH) KOMBUCHA KOPI ROBUSTA Nabilla Abidah Alfita; Aisyah Febria Damayanti; Janur Annisa Sajida; Galuh Ayu Setya Sari; Nurul Jadid Mubarakati; Isnawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6409

Abstract

Kombucha kopi merupakan inovasi minuman probiotik berbasis fermentasi yang berpotensi meningkatkan nilai tambah kopi robusta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap karakteristik organoleptik dan tingkat keasaman (pH) kombucha kopi robusta. Proses pembuatan dilakukan menggunakan kopi robusta Gayo Aceh, gula, serta kultur Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY) dengan variasi waktu fermentasi 0, 5, 7, dan 10 hari. Uji organoleptik dilakukan terhadap 13 panelis menggunakan skala Likert 1–5 mencakup aspek warna, aroma, rasa, keasaman, dan kenampakan keseluruhan. Selain itu, dilakukan pengukuran pH menggunakan kertas indikator untuk mengetahui perubahan tingkat keasaman selama fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh terhadap mutu sensorik dan pH kombucha kopi robusta. Fermentasi 5 hari menghasilkan skor organoleptik paling tinggi dan paling seragam (mean 4,00–4,15), menunjukkan keseimbangan optimal antara rasa, aroma, keasaman, dan kenampakan keseluruhan. Fermentasi lebih lama (7 dan 10 hari) cenderung menurunkan tingkat kesukaan panelis akibat peningkatan rasa asam dan perubahan aroma. Nilai pH mengalami penurunan bertahap dari pH 5 (0 hari), menjadi pH 4 (5–7 hari), dan pH 3 (10 hari), yang menunjukkan peningkatan produksi asam organik seiring lamanya fermentasi. Dengan demikian, fermentasi selama 5 hari direkomendasikan sebagai waktu optimal untuk menghasilkan kombucha kopi robusta dengan kualitas sensorik terbaik dan tingkat keasaman yang masih dapat diterima.
Co-Authors Abdul Hamid A. Toha Adi Sofyan Ansori, Muhammad Agus Mohammad Hikam Ahmad Taufiq Aisyah Febria Damayanti Alik Maulidiyah Annisatul Hakimah Ari Hayati Arifiati, Shinta Arina Roikhana Asari, Devi Indrayani Fitri Aulanni'am Aulanni'am Aulanni'am, Aulanni'am Azis Mawardi Azis Mawardi Chintya Ayu Pertiwi Della Aljanna Savita Dewi Qurrot 'Aini Dewi, Atikah Nur Shabrina Razan Dyan Aprillia Susanti Eka Kumalasari Fradina, IntanTrixi Galuh Ayu Setya Sari Gatot Ciptadi Gatra Ervi Jayanti Gatra Ervi Jayanti Hasan Zayadi Hatif Khusnin Nida' Hikam, Agus Mohammad Husain Latuconsina Islami, Darajatun Islamya, Nur Afni Auli Ismatud Diniyah ISNAWATI Istirochah Pujiwati Januarista, Terra Janur Annisa Sajida Kamilah, Nahdhiyatun Kharisma, Viol Dhea Kurniasari, Yulia Lestari, Tengku Anggun M. Abdul Qodir Jailani Ma'ruf, Muhammad Maghfiroh, Faldha Laili Malia Anjani Moch Mustakim Moch Mustakim Muhammad Dailami, Muhammad Musaffak, Taufik Ridwan Muzayyan, Abdullah Rozzen Nabilah Miftachul Khoiriyah Nabilla Abidah Alfita Nafisa Nafisa Nia Novita Nurrohmah Nour Athiroh Abdoes Sjakoer Nur Cahya Kartika Slamet Nur Laily Azizah Nur Mufida Nur Mufida Nurrohmah, Nia Novita Nurul Humaidah Oktavia Rahayu Puspitarini Oktaviana, Nimas Ajeng Pinanti, Honesty Nurizza Pratiwi, Radita Intan Aisyah Radita Intan Aisyah Pratiwi Rafsanjani, Ramizard Rahayu Dwi Lestari Ramadhan, Majida Rasyadan Taufiq Probojati Rossa Martha Wulandari Rossa Martha Wulandari Saimul Laili Sama’ Iradat Tito Saputri, Syntia Diyah Hayu Ria Silvia, Putri Azizatul Siti Khoirun Ni’mah Siti Qurrotul Aini Sulis Setiawati Suroyya, Mariyam Sutiman B. Sumitro Sutiman Bambang Sumitro Syaiful Arifin Tengku Anggun Lestari Thiya Fathiyatul Fauziyah Tintrim Rahayu, Tintrim Ula, Erfa Navadiatul Umu Intan Kinasih Vikriansyah, Muchammad Faruq Vina Fitria Wulandari Waliyyul Ahdi Alhikami Widyananda, Muhammad Hermawan Yunani, Silvi