Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

POTENTIAL STUDY OF PHOSPHATE-SOLUBILIZING BACTERIA UNDER DIFFERENT LAND USE IN KAYU TANAM VILAGE, MANDOR DISTRICT, LANDAK REGENCY Belo, Andreas Nobertus; Nusantara, Rossie Wiedya; Gafur, Sutarman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.97469

Abstract

Ultisol drylands in West Kalimantan generally have low pH and high concentrations of Al and Fe ions, resulting in phosphorus (P) being less available to plants. Phosphorus is an essential nutrient that supports plant growth and increases crop yield. Phosphorus bound to Al and Fe can be released through the activity of phosphate-solubilizing bacteria (PSB). The presence of PSB is influenced by various factors, including differences in land use. This study aimed to assess the potential and population of PSB under different land uses in Kayu Tanam Village, Mandor District, Landak Regency. The research was conducted from February to April 2025, with analyses carried out at the Soil Biology and Biotechnology Laboratory, Soil Physics Laboratory, and Soil Chemistry and Fertility Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. Soil samples were collected from five points arranged diagonally at each site, with 50 m spacing and a depth of 0"“20 cm. Observed parameters included population, potential, and characterization of PSB, soil pH, organic C, available P, total N, C/N ratio, bulk density, soil moisture, and soil temperature. The highest PSB population was found in maize fields (54.60 × 10⁶ CFU/g) with 22 PSB characters. The highest solubilization ability was recorded in isolate Sp22 from secondary forest (solubilization index 7.75), while the lowest was isolate Sp9 from oil palm plantation (index 1.00).
SIFAT FISIKA TANAH ENTISOL PADA PENGGUNAAN PERTANIAN PADI SAWAH DI DESA KUALA DUA KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Wina, Teresia; Nusantara, Rossie Wiedya; Manurung, Rinto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.91839

Abstract

Padi merupakan komoditas utama pertanian yang menghasilkan produk berupa beras sebagai sumber karbohidrat utama yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Penelitian bertujuan menganalisis sifat fisika tanah Entisol pada penggunaan pertanian padi sawah di Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilakukan dari bulan Juni-September 2024. Penelitian menggunakan metode survei lapangan dengan melakukan pengamatan, pengambilan sampel tanah dan dokumentasi lapangan. Titik pengamatan terdiri lahan T dan W yang diambil masing-masing 5 titik sampel yang ditentukan dengan sistem diagonal. Data yang diperoleh dari hasil analisis Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah dan Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah akan disajikan dalam bentuk grafik dan tabel kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bobot isi pada lahan T nilai 0,88 g/cm3 (rendah) dan lahan W nilai 1,05 g/cm3 (sedang), porositas total pada lahan T nilai 63,90% (porous) dan lahan W nilai 58,63% (baik), Nilai kadar air kapasitas lapangan pada kedua lahan tergolong dalam kriteria tinggi dengan nilai yang berbeda lahan T nilai (59,64%) dan lahan W (52,78%), permeabilitas pada lahan T nilai 5,86 cm/jam (sedang) dan lahan W nilai 6,93 cm/jam (agak cepat), C-organik pada lahan T nilai 3,52% (tinggi) dan lahan W nilai 2,22% (sedang).
Karakteristik Fisika Tanah Ultisol di Lahan Karet: Studi Perbandingan Pengaruh Tanaman Penutup Terhadap Sifat-Sifat Tanah di Kecamatan Bengkayang, Kalimantan Barat Ririn, Ririn; Nusantara, Rossie Wiedya; Hazriani, Rini
Agrikultura Vol 36, No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i3.62473

Abstract

Karakteristik fisika tanah secara tidak langsung memengaruhi ketersediaan unsur hara, dan kualitas fisik tanah yang optimal untuk pertumbuhan tanaman sangat dipengaruhi oleh sistem pengelolaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisika tanah Ultisol pada lahan karet dengan tanaman penutup tanah (Axonopus compressus dan Nephrolepis biserrate) dan tanpa tanaman penutup tanah. Penelitian ini dilakukan di Desa Sabalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dan di Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah serta Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat dari bulan Juni sampai Agustus 2024. Sampel tanah dari setiap lokasi penelitian diambil pada lima titik pengamatan dengan kedalaman 0-30 cm. Sifat fisik tanah yang dianalisis termasuk kerapatan isi, porositas total, kapasitas udara lapangan, permeabilitas, tekstur tanah, dan stabilitas agregat, sementara sifat kimia yaitu C-organik, pH tanah, serta N-total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan permeabilitas tanah dan stabilitas agregat pada lahan karet dengan tanaman penutup tanah daripada tanpa tanaman penutup tanah. Permeabilitas tanah lahan karet dengan tanaman penutup tanah A. compressus dan N. biserrate masing-masing adalah 1,14 cm/jam dan 1,15 cm/jam. Stabilitas agregat lahan karet dengan tanaman penutup tanah A. compressus dan N. biserrate masing-masing adalah 92,55% (sangat stabil) dan 98,27% (sangat stabil). Sebaliknya, lahan karet tanpa tanaman penutup tanah memiliki permeabilitas tanah 1,01 cm/jam dan stabilitas agregat 78,91% (stabil). Penelitian ini menekankan pengaruh tanaman penutup tanah pada sifat fisik tanah, khususnya pada permeabilitas tanah dan stabilitas agregat tanah.
PENGGUNAAN TIGA MODEL INFILTRASI PADA TIGA PENGGUNAAN LAHAN GAMBUT DI DESA SUNGAI MALAYA KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA Alawiyah, Alawiyah; Nusantara, Rossie Wiedya; Junaidi, Junaidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.98910

Abstract

Lahan gambut merupakan sumber daya lahan yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terutama dalam hal penyimpan air dan penyimpanan karbon. Perubahan penggunaan lahan gambut berpotensi memengaruhi sifat fisik tanah yang pada akhirnya memengaruhi kemampuan tanah gambut dalam menyerap air. Laju infiltrasi merupakan parameter yang menunjukkan seberapa besar air hujan yang dapat meresap. Hasil laju infiltrasi berpengaruh terhadap ketersediaan air bagi tanaman dan menjadi indikator penting dalam upaya mencegah degradasi lahan dan risiko banjir maupun kekeringan. Infiltrasi yang baik mencerminkan kondisi fisik tanah gambut yang baik juga, ini untuk memastikan keberlanjutan ekosistem lahan gambut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju infiltrasi menggunakan model Horton, Philip dan Kostiakov dan menganalisis perbedaan sifat fisik tanah pada penggunaan lahan karet, nanas dan kelapa sawit di Desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Sampel tanah setiap lokasi penelitian ditentukan 5 titik pengamatan. Analisis sifat fisik tanah yang dilakukan menggunakan ANOVA dan Kruskal-Wallis. Hasil uji pada parameter kadar serat gambut, bobot isi tanah, kadar air kondisi dan kapasitas lapangan, porositas tanah dan permeabilitas tanah menunjukkan berbeda tidak nyata. Hasil pengukuran laju infiltrasi di lapangan dan analisis model menunjukkan laju infiltrasi tertinggi hingga terendah yaitu kebun karet, kebun nanas dan kebun sawit. Kemudian dilakukan uji kesesuaian menggunakan Mean Absolute Error, Root Mean Square Error dan Nash-Sutcliffe Efficiency didapatkan model terpilih ketiga penggunaan lahan yaitu model Philip.
Uji Sifat Fisika Tanah Pada Lahan Kebun Campuran dan Sawah Pasang Surut di Desa Wajok Hilir, Kabupaten Mempawah Alkam, Iswahyudi Yuas; Nusantara, Rossie Wiedya; Anshari, Gusti Zakaria
Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Vol 12, No 1 (2026): Februari
Publisher : Soil Science Department, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pedontropika.v12i1.95877

Abstract

Tidal land has great potential for agricultural development, but the characteristics of its soil physical properties can be affected by seawater fluctuations. This study aims to examine the physical properties of soil in two types of land use, namely mixed gardens and tidal rice fields in Wajok Hilir Village, Mempawah Regency. The parameters analyzed include field capacity water content, bulk density, porosity, and soil texture. The sampling method was carried out in full at five replication points in each land, and the analysis was carried out in the laboratory of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. The results showed that the highest field capacity water content was found in tidal rice fields at 199.73%, while mixed gardens only 76.98%. The bulk density of paddy soil was lower (0.4 g/cm³) than mixed gardens (0.72 g/cm³), indicating that the paddy soil was looser. The porosity of paddy soil was also higher (78%) than mixed gardens (65.27%). Both types of land have the same soil texture, namely silt loam, which supports the ability to store water and nutrients. These findings indicate that water management and organic matter content greatly influence the physical properties of soil in supporting land productivity.
Karakteristik Sifat Kimia Tanah Ultisol pada Tanaman Karet di Desa Kersik Belantian Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak Goreti, Valentina; Nusantara, Rossie Wiedya; Manurung, Rinto
Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Vol 12, No 1 (2026): Februari
Publisher : Soil Science Department, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pedontropika.v12i1.99513

Abstract

Rubber is one of the agricultural commodities that plays a very important role, both as a source of income, employment opportunities, and a source of foreign exchange for the country. Rubber plants have a very high economic value, this annual plant can be tapped for its rubber sap for the first time at the age of 5 years, land for growing rubber plants generally pays more attention to physical properties than chemical properties. This study aims to determine the characteristics of the chemical properties of ultisol soil in rubber plants in the village of Kersik Belantian, Jelimpo District, Landak Regency. Determination of observation points was carried out using the diagonal method, determination of coordinate points using the Global Positioning System (GPS). The results showed that the pH of the superior rubber soil was 4.78 (acidic) and local rubber 4.90 (acidic). Organic carbon of superior rubber soil was 3.78% (high) and local rubber 0.20% (very low). Total nitrogen of superior rubber soil was 0.35% (moderate) and local rubber 0.44% (moderate). Available phosphorus in superior rubber soil is 15.23 ppm (low) and local rubber is 11.23 ppm (low). Potassium-dd in superior rubber soil is 0.12 cmol (+)kg-1 (very low) and local rubber is 0.14 cmol(+)kg-1 (very low). Cation exchange capacity of superior rubber is 16.49 cmol (+)kg-1 (low) and local rubber is 12.80 cmol(+)kg-1 (low). Base saturation of superior rubber is 4.24% (very low) and local rubber is 5.16% (very low). Al-dd in superior rubber is 0.98% (low) and local rubber is 0.89% (very low). Keyword: Chemical Properties, Ultisol Soil, Rubber, Soil Characteristics