Claim Missing Document
Check
Articles

Tourist perceptions and expectations towards the quality breakfast at harris cafe I Putu Suyasa Putra; Ni Made Ariani; Fanny Maharani Suarka
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 3 No 1 (2019): Vol.3,No.1,2019
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.426 KB)

Abstract

Hotel are one of the industries that are engaged in food and beverage service, and facilities for sleeping to tourists. Harris Hotel Raya Kuta is four star hotels located on Jalan Raya Kuta 83E, Kuta, Badung. Food and beverages service are the second income of the hotel after the sale of rooms, therefore in its operation it needs special attention so that the standards can run smoothly. There are several complaints from tourists who have done breakfast makes the need for improvements to some things related to the quality of the breakfast.Data collection techniques were observation, interviews, documentation, questionnaires, and literature studies. The sampling technique using quota sampling with the Slovin formula obtained 100 respondents and used accidental sampling when distributing questionnaires. The data analysis technique uses qualitative analysis and quantitative analysis in the form of descriptive statistics with likert analysis with a score scale of 1 - 4 and importance level analysis.Based on the importance level diagram analysis, there are several things to consider, namely Quadrant A, namely the taste of food and the shape of the pieces. Quadrant B is food composition and freshness of food. Quadrant C is food texture, food temperature, and food maturity level. Quadrant D is the appearance, aroma, and color of the combination of ingredients. Based on the overall level of conformity the results of the calculation of the level of conformity are categorized as satisfied.The Food and Beverage Department at Harris Hotel Raya Kuta in terms of food taste, variations in the shape of pieces, and maturity level need to be improved and improved because the three indicators are in the top priority in terms of quality.
Analisis sistem lightspeed dalam operasional departemen kantor depan hotel Sheraton bali kita resort Putu Yurika Selly Novia; Fanny Maharani Suarka; Ni Made Ariani
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 4 No 1 (2020): Vol.4,No.1,2020
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKH.2020.v04.i01.p05

Abstract

Abstrak Saat ini terdapat beberapa tamu hotel yang memberikan tanggapan terhadap lambatnya proses check- in dan check-out, pelayanan yang kurang maksimal, hingga tipe kamar yang tidak sesuai. Sehingga perlu dilakukan evaluasi di departemen kantor depan terkait sistem informasi yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi karyawan kantor depan terhadap sistem lightspeed serta menganalisis kualitas sistem informasi Lightspeed di Hotel Sheraton Bali Kuta Resort yang diproksikan dengan kepuasan pengguna dan manfaat yang didapatkan.Teknik Penentuan Sampel pada penelitian ini adalah model sensus/ jenuh dengan sampel adalah 35 orang karyawan kantor depan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode observasi, kuesioner, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan skala likert yang dibantu dengan pendekatan partial least square (PLS) yaitu dengna jenis software PLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi karyawan kantor depan terhadap sistem lightspeed adalah baik yang dibuktikan dengan nilai rata-rata penerimaan 3,56 dan evaluasi 3,48. Sedangkan untuk untuk hasil analisis data didapatkan pengaruh langsung dari masing – masing variabel yaitu kualitas sistem lightspeed berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kepuasan karyawan sebesar 62,7% bagian depan di Hotel Sheraton Bali Kuta Resort, kualitas sistem lightspeed berpengaruh siginifikan terhadap manfaat karyawan sebesar 72,4% dan kepuasan pengguna berpengaruh secara signifikan terhadap manfaat sebesar 29,2%, pengaruh kualitas sistem lightspeed terhadap manfaat lebih besar dari kepuasan karyawan hal tersebut membuktikan pengguna sistem lightspeed mendapatkan manfaat dari sistem yang digunakan namun kepuasan yang didapatkan lebih kecil dari manfaat. Kata Kunci: Persepsi, Kualitas Sistem Lightspeed, Kantor Depan.
Motivasi chikita mayumi midhy; Ni Made Ariani; Agung Sri Sulistyawati
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 5 No 2 (2021): Vol.5,No.2,2021
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKH.2021.v05.i02.p05

Abstract

online travel agent globally is popular as sources of information search for hotel business choices when planning trips. 65% of leisure tourists and 67% of business travelers search for information via the internet. The internet provides many opportunities to make promotional channels with the presence of OTA websites, hotel websites, and mobile applications. The existence of online sites can motivate domestic and foreign tourists to make online reservations at Padma Resort Legian making it easy to book hotel rooms, get information, and be flexible. The purpose of this study is to determine the factors that encourage tourists to make online reservations at Padma Resort Legian and the dominant factors that motivate tourists to make online reservations at Padma Resort Legian. The technique of determining the number of samples using quota sampling distributed 100 respondents, sampling using judgment sampling techniques. Collection techniques consist of: observation, questionnaire, interview, literature study, and documentation. Qualitative and quantitative descriptive data analysis techniques consisting of: descriptive statistics in the form of Likert scale, statistical inference using factor analysis techniques. Testing the validity test instruments and reliability testing. The results showed there were 5 motivational factors with a total value of variance of 63,426% which encouraged tourists to make online reservations at Padma Resort Legian including: (1) product; (2) superior service; (3) situational & economic; (4) pragmatic; (5) social. The dominant factor in making online reservations at Padma Resort Legian is the product motivation factor with a total value of variance of 34,817%. This factor consists of: getting points, special needs, product availability, product quality, and product variations.
Peran kepuasan dan niat berperilaku wisatawan pasca kunjungan pada destinasi pariwisata bali Ni Made Ariani; Ni Nyoman Sri Aryanti
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 2 No 2 (2018): Vol.2,No.2,2018
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.631 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2018.v02.i02.p09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prilaku konsumen (wisatawan) yang berkunjung pada suatu destinasi pariwisata, dengan menggunakan destinasi pariwisata Bali sebagai studi Kasus. Penelitian ini juga didasarkan masih minimnya penelitian tentang suatu destinasi pariwisata yang menggabungkan dua metode sekaligus. Serta pentingnya membangun suatu model penelitian bidang pariwisata (Jennings, 2001: 34). Metode penelitian kuantitatif dengan statistik deskriptif melaui penyebaran kuisioner kepada wisatawan. Kegiatan ini akan menghasilkan data fenomena terbaru tentang perilaku pasca kunjungan wisatawan yaitu variabel kepuasan dan ketidakpuasan serta niat berperilaku atau loyalitas wisatawan. Sedangkan metode kualitatif akan dimulai dengan studi pustaka tentang fenomena perilaku pasca kunjungan wisatawan yang diperoleh dari berbagai jurnal internasional dan nasional serta buku referensi. Kegiatan ini akan menghasilkan analisis konfirmatori yang menguji teori/konsep yang terkait dengan kepuasan dan ketidakpuasan serta niat berperilaku atau loyalitas. Adapun teori utama yang digunakan pada penelitian ini adalah teori ekspektasi diskonfirmasi dari Oliver (1980). Berdasarkan hasil analisis dengan pengujian secara stastistik dapat diperoleh hasil bahwa secara analisis faktor konfirmatori kepuasan wisatawan pasca kunjungan di destinasi pariwisata Bali berpengaruh sebesar 62,879% yang dominan dipengaruhi oleh faktor hospitality dan accesbiliy, yang disusul dengan faktor daya tarik wisata alam, amenities dan daya tarik wisata budaya. Dilihat dari niat berprilaku wisatawan pasca kunjungan ke Bali diperoleh hasil bahwa niat berprilaku wisatawan dan kepuasan mempengaruhi pasca kunjungan secara simultan sebesar 39,7%, dimana kepuasan wisatawan berpengaruh dominan terhadap pasca kunjungan daripada niat berprilaku wisatawan. Pengaruh dominan tersebut sebesar 0,472. Hal ini berarti bahwa semakin meningkat kepuasan wisatawan akan diikuti pula dengan niat berprilaku dari wisatawan. Kata kunci : Kepuasan, Niat berperilaku, Wisatawan, Pasca Kunjungan, Pariwisata Bali
Pengaruh Employee Relation Terhadap Motivasi Kerja Karyawan di Sheraton Bali Kuta Resort I Kadek Mas Adi Gunawan; Ni Made Ariani; Putu Ratih Pertiwi
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 3 No 1 (2019): Vol.3,No.1,2019
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.294 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2019.v03.i01.p03

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan jumlah komplain yang terjadi di Sheraton Bali Kuta Resort menunjukan bahwa tingkat komplain yang terjadi cukup tinggi dan masih adanya sikap ketidak disiplinan karyawan dalam absensi dan partisipasi kegiatan employee relation, maka pihak manajemen berusaha meningkatkan motivasi kerja karyawan untuk dapat meningkatkan produktivitas dan motivasi kerja karyawan melalui employee relation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan employee relation serta pengaruhnya terhadap motivasi kerja karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi kepustakaan. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik proportional stratified sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 92 responden dari jumlah populasi 205 orang. Data diproses dengan menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions ) versi 17 for windows. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskiptif kuantitatif dengan statistik deskriptif berupa skala likert dan statistik inferensia, menggunakan uji instrumen yaitu uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier sederhana dan uji dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil dari employee relation yang telah dilakukan untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan di Sheraton Bali Kuta Resort antara lain: (1) program pelatihan dan pendidikan (2) program penghargaan (3) program acara khusus (4) program media komunikasi internal (5) employee communication (6) employee attitude survey (7) employee counseling Hasil dari uji t diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara employee relation terhadap motivasi kerja di Sheraton Bali Kuta Resort dengan nilai 7,591 > ttabel 1,661 dan determinasi sebesar 41,3% .Berdasarkan hasil tersebut hendaknya perusahaan melaksanakan terus employee relation dan melakukan inovasi terhadap kegiatan tersebut karena terbukti mampu meningkatkan motivasi kerja dengan harapan tujuan perusahan dapat tercapai. Kata kunci : Employee Relation, Motivasi Kerja, Kegiatan.
Pengaruh E-Service Quality Terhadap Kepuasan Wisatawan Nusantara di AiryRooms Kecamatan Kuta Bali Yofana Virgianne; Ni Made Ariani; Fanny Maharani Suarka
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 3 No 1 (2019): Vol.3,No.1,2019
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.148 KB) | DOI: 10.24843/JKH.2019.v03.i01.p07

Abstract

In digital era nowadays, the quality of electronic services needs to be managed appropriately. According to Tjiptono (2012), when quality managed properly, it contributes positively to the customer satisfaction and loyalty. This study aims to determine the influence of e-service quality towards customer satisfaction of AiryRooms Kuta. Data analysis techniques used descriptive statistics to describe the tourist characteristics, Likert scale analysis to describe the e-service quality and customer satisfaction. Inferential statistics such as validity test, reliability test, normality test, simple regression test, coefficient of determination test, and t test describe the influence of e-service quality towards customer satisfaction. The results showed that AiryRooms Kuta consumers were dominated by women aged 21 to 30 years who were unmarried with income of under one million rupiah, his worked as a student/ college student, came from Jakarta, dominated by consumers who organize their own trips for recreation/ vacation, travel with friends using airplanes, travel on weekdays, stayed at Airy Kuta District for 1 until 3 nights, got information about Airy through online media and frequency of used Airy for one year are 1 until 5 times. The results also showed that AiryRooms has a good e-service quality and consumer is satisfied to stay in AiryRooms Kuta District. E-service quality has a positive and significant influence on customer satisfaction. E-Service Quality has an influence of 47.6% on customer satisfaction. The suggestion for AiryRooms is to repair their refund system, improve their product quality, service quality, brand image so that consumers want to repurchase.
The Impact of Direct Expenditures of Diving Tourism Towards The Economy of Coastal Balinese I Wayan Suardana; Saroyeni Piartini; Ni Made Ariani
Udayana Journal of Social Sciences and Humanities Vol 1 No 2 (2017): UJoSSH, September 2017
Publisher : Research and Community Services Institutes of Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.821 KB) | DOI: 10.24843/UJoSSH.2017.v01.i02.p06

Abstract

This research illustrates the extent of correlation between the local economy and marine ecosystem services. Apart from being recreational destinations oriented to the economy, Tulamben and Pemuteran are places where coral reefs ecosystem grows and develops. Hence, it needs to be properly conserved. This study found the estimated number of tourists who dive and snorkel in these two areas, it reaches 297.752 per year, with actual annual expenditures amount to US$ 283.2 million. The economic impact of the whole diving tourism in Tulamben and Pemuteran approximately ranges from US$ 396.4 million to US$ 1.059.7 million per year. The high economic value achieved by the government and the local communities as a whole indicates a significant increase of diving activities in both areas. This result suggests that local economy and marine ecosystem services are closely related. However, tourism and the perception aroused about the environmental issues and values not only provide opportunities for macro business improvement but also pose a threat to the sustainability of the underwater ecosystem.
PENGEMBANGAN KAIN ENDEK SEBAGAI PRODUK PENUNJANG PARIWISATA BUDAYA DI BALI Ni Made Ariani
Jurnal Ilmiah Hospitality Management Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.347 KB) | DOI: 10.22334/jihm.v9i2.154

Abstract

Bali Island as a tourist destination is known for its natural beauty and cultural uniqueness. The uniqueness and characteristics of Balinese culture are very attractive to both domestic and foreign tourists. This makes Bali continue to explore and develop the potential of culture in the middle of society. The development is carried out to support cultural tourism as a superior program. In the development of cultural tourism, traditional fabrics have not also received attention through development programs. One of the traditional Balinese cloths that continuing to be developed is endek cloth. Endek fabric is a traditional fabric with its type of ikat. Previously endek cloth was widely used as clothing in Balinese religious rituals. The development of endek cloth as a supporting product for cultural tourism in Bali were made this fabric renewed and adjusted to the interests of tourists along the times. The aims of this study is to develop endek cloth with using qualitative methods. The theory that will be used is the theory of commodification and social practice theory. The results of the study include (1) the specialty of endek cloth as a supporting product for cultural tourism in Bali, (2) the process of developing endek cloth untill now, (3) Analysis of the development of endek cloth as a supporting product for cultural tourism both internal and external.
Strategi Marketing Dalam Meningkatkan Occcupancy di Hotel Harris Seminyak Bali petrus sunardi sunardi; I Nyoman Jamin Ariana; Ni Made Ariani
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 6 No 1 (2022): Vol.6,No.1,2022
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

pemasaran dari waktu ke waktu. Hotel Harris Seminyak merupakan salah satu hotel yang dikelola secara professional yang berada dikawasan Seminyak, dalam menerapakn strateginya selama ini ,hotel Harris selalu mempertimbangkan empat hal utama yaitu : kualitas produk, harga, lokasi, dan promosi.Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana tanggapan atau persepsi wisatawan terhadap Produk, Price , Place dan Promotion dan bagaimana strategi pemasaran di Hotel Harris Seminyak dalam meningkatkan hunian kamar. Teknik penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin, metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder, jenis datanya terdiri dari data kualitatif dan kuantitatif, dan untuk teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis SWOT. Hasil Penelitian menunjukan strategi promosi yang dilakukan oleh hotel belum maksimal, hal ini dibuktikan dengan hasil persepsi wisatwan dengan mendapatkan skor 3,68 dan indikator produk mendapatkan skor tertinggi sebesar 4,37. Berdasarkan hasil penelitian strategi yang dapat diterapkan di hotel Harris Seminyak adalah strategi SO: Public relation strategy, Mengambil bagian dari seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh desa adat seperti mengikuti kerja bakti bersama,Membuka lowongan kerja dengan memprioritaskan masyarakat lokal Seminyak, Packaging strategy, Mengemas paket wisata khusus yang dapat menarik minat wisatawan,Partnership strategy , meningkatkan kerja sama dengan perusahan lain misalnya travel agent, Strategi WO: Service dan produk quality Strategy, Meningkatkan kualitas produk dan pelayanan hotel hotel Harris, Team Work strategy, Meningkatkan kerja sama team agar bisa mencapai tujuan perusahan, Strategi ST : Market Analisis strategyMelakukan survei pasar dan harga hotel pesaing, Strategi WT : Continuity partenership Strategy , meningkatkan kerja sama dalam membuat paket liburan yang menarik dengan hotel di daerah lain.
Analisis Tingkat Perputaran Piutang dan Penetapan Pelanggan Pada Hotel Ibis Bali Kuta Vinsensius Efoyus Ndarung; Ni Made Ariani; Ni Nyoman Sri Aryanti
Jurnal Kepariwisataan dan Hospitalitas Vol 6 No 1 (2022): Vol.6,No.1,2022
Publisher : DIPLOMA IV TOURISM PROGRAM STUDY, TOURISM FACULTY,UDAYANA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan ini bertujuan untuk menganalisis tingkat perputaran piutang dan penentuan pelanggan pada Hotel Ibis Bali Kuta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penetapan pelanggan dan seberapa besar tingkat perputaran piutang pada Hotel Ibis Bali Kuta. Analisis tingkat perputaran piutang berguna untuk mengetahui penerapan penentuan pelanggan dalam meminimalkan jumlah piutang tak tertagih. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif . Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan bahwa kebijakan kredit yang ditetapkan Hotel Ibis Bali Kuta belum terlaksana dengan baik. Hasil analisis dari beberapa rasio membuktikan bahwa tingkat perputaran piutang pada Hotel Ibis Bali Kuta tidak sesuai yang diharapkan dimana hasil perhitungan rasio tingkat perputaran piutang hanya mencapai 8,34 kali dari standar yang diharapkan yaitu 12 kali. Kemudain hasil perhitungan average collection period berdasarkan nilai rata – rata yNiaitu 42 hari. Namun Hotel Ibis Bali Kuta menetapkan standar pengembalian piutang dalam waktu 30 hari. Selanjutnya hasil perhitungan rasio tunggakan berdasarkan nilai rata – rata yaitu 9,71%. Hal ini menunjukan bahwa Hotel Ibis Bali Kuta belum mencapai target yang telah ditentukan yakni perusahaan hanya memperbolehkan sisa tunggakan pada pelanggan yaitu 5%. Hasil perhitungan rasio penagihan hotel Ibis Bali Kuta berdasarkan nilai rata – rata yaitu 90%. Sementara Hotel Ibis Bali Kuta menetapkan standar penagihan kepada pelanggan harus mencapai 100% Hal tersebut menunjukan bahwa Hotel Ibis Bali Kuta masih memiliki sisa piutang sekitar 10% yang belum tertagih kepada pelanggan.
Co-Authors Adryan Evaldo Anwar Agam, Dicky Agung Sri Sulistyawati AGUNG SRI SULISTYAWATI, AGUNG SRI Al Picha, Aulia Shyaqilla Alberto Chandra Sanusi Anak Agung Ayu Rai Wahyuni Anak Agung Manik Pratiwi Andika, I Kadek Anggriana, Siti Aryanti, Ni Nyoman Sri Astina, IB Ketut Bagas Alldiyansyah Putra chikita mayumi midhy Dani Saputri Darmajaya Sugisna Desi Ratnasari Dewa Made Orbit Gunawan Dheanita Sekarini Octanisa Dimas Arief Rachman Dwi Mediana Eki Sanjaya Ginting Eko Putro Hadi Prasetyo Fanny Maharani Suarka FANNY MAHARANI SUARKA, FANNY MAHARANI Fransiska Dewi, Ni Putu Hadi, Satria Perwira I Gede Gian Saputra, I Gede I Gusti Ngurah Hiyana Putra I Kadek Mas Adi Gunawan I Made Megananda Pranadika I Made Yasa yasa I Nyoman Jamin Ariana I Nyoman Tri Sutaguna I Putu Gede Suwitha I Putu Suyasa Putra I Wayan Suardana Ida Ayu Eka Trisna Putri Ida Ayu Made Puspani Ida Bagus Putra Yadnya Irma Rahyuda Jamin Ariana, I Nyoman Jenni Yuliana Gultom Kadek Suara Adi Kamil Ibrahim Khairil Anwar Mahendra Putra, I Ketut Susila Muriawan Putra, Agus Ni Ketut Arismayanti, Ni Ketut Ni Nyoman Sri Aryanti Ni Nyoman Sri Aryanti Ni Nyoman Sri Aryanti Ni Putu Eka Arista Ramayanti Ni Putu Ratna Sari Peter Valdez Alan Ulimpa petrus sunardi sunardi Piartrini, Saroyeni PRATAMA, I NYOMAN RUDY ARNATHA Putu Diah Kesumadewi Putu Ratih Pertiwi Putu Sucita Yanthy Putu Yurika Selly Novia Radityatama, Marion Sarah Meitriana Dewi Saragih Saroyeni Piartini Setiawan, Ida Bagus Dwi Suka Pratama, I Gede Yoga Sutaguna, I Nyoman Tri Vinsensius Efoyus Ndarung Wiefa Aklima Putri Yofana Virgianne Yorlanita Agustina Sojo