Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Strategi Peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Zakat di Desa Taluduyunu Nur Mohamad Kasim; Sri Nanang Meiske Kamba
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.105

Abstract

Zakat merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap umat muslim. Zakat bukan hanya sekedar menyantuni fakir miskin saja, akan tetapi dapat mengurangi jumlah kemiskinan di Indonesia. Namun masih banyak persoalan zakat yang perlu diselesaikan salah satunya kurangnya pemahaman masyarakat tentang zakat yang berakibat pada ketidakefektifan manajemen pengelolaan zakat. Pelaksanaan pengelolaan zakat dianggap belum optimal, dikarenakan sumber daya manusia (SDM) yang belum profesional dalam mengelolah zakat. Sasaran dari pengabdian ini adalah masyarakat Desa Taluduyunu Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato. Adapun tujuan pelaksanaan pengabdian ini yakni memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang zakat. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan hukum dan tanya jawab serta membentuk kelompok binaan pengelolah zakat.
Sosialisasi tentang Bahaya Penyalagunaan Narkoba di Kalangan Masyarakat Desa Bualemo Nur Moh. Kasim; Sri Nanang Meiske Kamba; Trubus Semiaji
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.465

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin meningkat dan persoalan yang ditimbulkan juga semakin kompleks. Penyalagunaan narkoba tidak dipungkiri banyak terjadi dikalangan remaja yang berdampak buruk baik secara fisik, psikis, ekonomi sosial dan lain sebagainya. Perilaku sebagian remaja yang telah mengabaikan nilai-nilai, kaidah, norma serta hukum yang berlaku dalam masyarakat menjadi salah satu pemicu maraknya penyalagunaan narkoba di kalangan generasi muda. Tujuan kegiatan pegabdian adalah mensosialisasikan bahaya penyalagunaan narkoba. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalalui observasi dan wawancara, pelaksanaan sosialisasi dan melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan dan pemahaman baik dan benar tentang bahaya penyalagunaan narkoba, sehingga dapat mencegah dan menanggulangi penyalagunaan dan peredaran gelapĀ  narkoba khususnya di kalangan generasi muda.
Penyuluhan tentang Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Dolot Alhasni Bakung; Sri Nanang Meiske Kamba; Moh Taufiq Zulfikar Sarson
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 3 (2022): June, Pages 355-611
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i3.614

Abstract

Penyalahgunaan narkotika merupakan persoalan nasional yang dipandang serius oleh pemerintah yang dapat menyebabkan rusaknya moral suatu bangsa. Di Indonesia, penyalahgunaan narkotika semakin lama semakin meningkat. Penyalahgunaan narkotika memberikan dampak yang buruk bagi pengedar maupun penggunanya baik secara fisik maupun psikis. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian adalah melakukan penyuluhan dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui observasi, melakukan penyuluhan baik secara langsung maupun door to door. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman dan terciptanya masyarakat yang cerdas, taat dan sadar hukum, sehingga dapat mencegah penyalahgunaan narkotika dikalangan masyarakat khususnya kalangan pemuda atau remaja.
Sosialisasi Pembinaan Anak dalam Rangka Mencegah Perkawinan di Bawah Umur Berbasis Masyarakat Sri Nanang Meiske Kamba; Nur Moh Kasim
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 4 (2022): August Pages 612-784
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i4.637

Abstract

Fenomena perkawinan di bawah umur masih banyak kita jumpai di berbagai daerah. Usia perkawinan muda berbanding lurus dengan tinggi angka perceraian dikarenakan pasangan muda dianggap belum matang dalam membina rumah tangga. Perkawinan di bawah umur terjadi karena beberapa alasan diantaranya masalah ekonomi, atas kehendak anak itu sendiri, pemahaman budaya dan nilai-nilai tertentu dari masyarakat itu sendiri dan pergaulan bebas. Olehnya itu, diperlukan peran aktif dari negara, pemerintah, masyarakat bahkan orang tua/wali dalam mencegah perkawinan di bawah umur. Sasaran kegiatan pengabdian adalah ansak/remaja Desa Tabongo Timur. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran hukum masyarakat khususnya anak/remaja dan orang tua/wali. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui diskusi tanya jawab antara pemateri dengan peserta. Hasil pengabdian menujukkan bahwa melalui kegiatan sosialisi di Desa Tabongo Timur kesadaran hukum masyarakat meningkat. Hal tersebut terlihat dari hasil survei beberapa pernyataan masyarakat begitu antusias mengikuti kegiatan sosialisasi.
Edukasi Pengelolaan Wakaf Produktif Menuju Ekonomi Masyarakat Sejahtera Nur Mohamad Kasim; Sri Nanang Meiske Kamba; Trubus Semiaji
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 1 (2023): February, Pages 1-120
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i1.758

Abstract

Wakaf produktif merupakan skema pengelolaan donasi wakaf dari ummat, yakni dengan memproduktifkan donasi sehingga menghasilkan surplus yang berkelanjutan. Pada dasarnya wakaf itu bersifat produktif yang telah menghasilkan dimana hasilnya dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Namun dalam praktiknya wakaf produktif belum sepenuhnya berjalan secara tertib sehingga banyak wakaf yang tidak terpelihara, sebagaimana mestinya, terlantar atau teralihkan ke tangan pihak ketiga dengan cara melawan hukum. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi melalui penyuluhan hukum. adapun sasaran pada kegiatan tersebut adalah masyarakat Desa Botutonuo khususnya para nazhir. Dari hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan yang semula mencapai 20,5% menjadi 50,4%, hal tersebut terlihat dari antusias masyarakat yang banyak mengajukan pertanyaan. Tim pengabdian berharap melalui kegiatan tersebut bisa memotivasi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi yang dimilikinya menuju masyarakat sejaterah.
Peningkatan Pemahaman Administrasi Tanah bagi Warga Kelurahan Tapa dalam Mengurangi Potensi Sengketa Insani, Nur; Kamba, Sri Nanang Meiske
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 3 (2024): June, Pages 97 - 300
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i3.943

Abstract

Tanah merupakan aset vital yang mendukung kehidupan manusia dalam berbagai aspek, termasuk pertanian, ekologi, dan sosial-ekonomi. Namun, tantangan utama dalam pengelolaan tanah timbul dari konversi lahan untuk kepentingan non-pertanian seperti pembangunan perkotaan, industri, dan infrastruktur di Kelurahan Tapa Kecamatan Sipatana. Untuk mengatasi konflik sengketa yang berpotensi muncul akibat hal ini, dilakukan program pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborasi antara Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo. Melalui metode pelaksanaan seperti observasi, penyuluhan hukum, dan monitoring evaluasi (monev), program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang administrasi tanah, serta memperkuat kesadaran akan konsekuensi hukum dari pelanggaran regulasi agraria. Diharapkan, peningkatan kesadaran ini akan mendorong masyarakat untuk bertindak lebih bertanggung jawab dalam memanfaatkan dan melindungi sumber daya tanah secara berkelanjutan serta memastikan bahwa masyarakat dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam menjaga keseimbangan ekologis dan sosial di lingkungan mereka. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya mengurangi potensi sengketa tanah di tingkat kelurahan, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif dalam keberlanjutan lingkungan hidup dan pembangunan sosial-ekonomi di wilayah mereka.
Peningkatan Literasi Digital Melalui Pelatihan Hukum dalam Mengatasi Ujaran Kebencian di Media Sosial Kamba, Sri Nanang Meiske; Thalib, Mutia Cherawaty; Kasim, Nur Mohamad; Sarson, Mohamad Taufiq Zulfikar; Mandjo, Julius T
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 3 (2024): June, Pages 97 - 300
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i3.945

Abstract

Fenomena ujaran kebencian di media sosial merupakan tantangan serius yang mengancam keharmonisan dan keamanan masyarakat sera menyebabkan dampak psikologis dan sosial yang negatif. Pengabdian masyarakat ini mengeksplorasi upaya Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Tupa Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango. Melalui pelatihan dan edukasi, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hukum terkait ujaran kebencian serta cara mengatasinya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan terbentuknya komitmen bersama dan langkah konkret dalam menangani ujaran kebencian baik secara online maupun offline di Desa Tupa yang diharapkan mampu mengubah sikap dan perilaku masyarakat menuju hubungan yang lebih harmonis. Selain itu, membuka peluang kerjasama lebih lanjut dalam mempromosikan perdamaian dan harmoni sosial di komunitas desa lainnya. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya dan keahlian dari berbagai pihak ini dapat menjadi lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan di masa depan yang diharapkan dapat mengembangkan strategi yang efektif dalam memoderasi konten, memberikan edukasi kepada warga, serta menegakkan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi. Kegiatan ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, inklusif, dan menghargai keragaman bagi semua individu.
Harmonisasi Hukum Adat dan Regulasi Modern: Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Kerjasama Berkelanjutan dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Junus, Nirwan; Puluhulawa, Fenty U; Mustika, Waode; Elfikri, Nurul Fazri; Mamu, Karlin; Amrain, Fitran; Kadir, Muhamad Khairun Kurniawan; Kamba, Sri Nanang Meiske
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 4 (2024): August, Pages 301 - 449
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i4.990

Abstract

Harmonisasi antara hukum adat dan regulasi modern menimbulkan konflik budaya, perspektif, dan kepentingan. Pembangunan Indonesia bertujuan mensejahterakan rakyat dengan pemerataan pembangunan dan memanfaatkan potensi alam dan manusia. Meskipun potensi alam dan manusia di desa besar, pengembangan ekonomi pedesaan belum optimal karena ketergantungan pada bantuan pemerintah dan kurangnya inovasi. Pemberdayaan masyarakat pedesaan sebagai subjek pembangunan adalah tujuan, tetapi masih terkendala pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan potensi alam serta keterbatasan dalam menerima modernisasi dan teknologi baru. Regulasi desa bertujuan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi dan mengatasi kesenjangan. Namun, desa masih mengandalkan bantuan pemerintah pusat dan memiliki rendahnya kreativitas sumber daya manusia karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan. BUMDes merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan desa melalui penguatan kapasitas kelembagaan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan potensi desa. Namun, tantangan yang dihadapi termasuk kurangnya pemahaman masyarakat tentang BUMDes, lemahnya sistem dan tata kelola, kekurangan SDM dan aparat desa, serta minimnya penguasaan IT. Memperhatikan permasalahan diatas maka tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo melakukan kegiatan pengabdian ini sebagai upaya untuk meningkatkan Kapasistas Masyarakat Desa MelaluiĀ  Kerjasama sama berkelanjutan dalam pengelolaan BUMDes. Adapun luaran yang nantinya akan dihasilkan melalui pengabdian ini ialah kegiatan Penyuluhan dan Penegmbangan kapasitas Masyarakat, Artikel Ilmiah di Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi di Media Masa (Cetak/Online), selanjutnya Laporan Wajib berupa Laporan Hasil Pelaksanaan Pengabdian, Buku Catatan Keuangan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Harmonisasi Hukum Agraria dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Desa Popaya Bakung, Dolot Alhasni; Apripari, Apripari; Hadju, Zainal Abdul Aziz; Kamba, Sri Nanang Meiske; Thalib, Mutia Cherawaty; Mantali, Avelia Rahmah Y; Sarson, Moh Taufiq Zulfikar
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i5.1033

Abstract

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk membantu masyarakat lokal memahami dan mengatasi sengketa tanah waris yang kerap terjadi di wilayah mereka. Program ini dimulai dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi pola-pola konflik dan pendekatan penyelesaian yang ada, diikuti oleh penyuluhan hukum yang melibatkan dosen fakultas hukum dan tokoh adat. Metode dialog interaktif digunakan untuk mendorong partisipasi aktif dari 40 peserta, termasuk pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa. Selain itu, pendampingan langsung diberikan kepada warga yang terlibat dalam sengketa tanah waris untuk membantu mereka memahami proses hukum formal dan mediasi adat. Monitoring dan evaluasi menggunakan aplikasi Google Forms dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan dan pemahaman masyarakat, yang hasilnya menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan program di masa depan. Dengan pendekatan yang menggabungkan hukum formal dan kearifan lokal, program ini berupaya menciptakan solusi yang berkelanjutan dan harmonis dalam penyelesaian sengketa tanah waris. Solusi berkelanjutan dalam penyelesaian sengketa tanah waris di Desa Popaya didasarkan pada penguatan pemahaman masyarakat terhadap hukum agraria dan nilai-nilai adat yang berlaku. Dengan memberikan penyuluhan yang komprehensif, masyarakat diharapkan dapat mengenali hak-hak mereka sebagai ahli waris serta memahami langkah-langkah hukum yang perlu diambil untuk menyelesaikan konflik secara damai
Huyula Digital: Pembentukan E-Posbakum Penyelesaian Sengketa Tanah Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Tuladenggi Kasim, Nur Mohamad; Kamba, Sri Nanang Meiske; Semiaji, Trubus; Piyo, Sofyan
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1196

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo dilaksanakan untuk menjawab persoalan rendahnya pemahaman hukum masyarakat terkait sengketa tanah, minimnya peran lembaga desa dalam mediasi, serta keterbatasan akses terhadap layanan hukum. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat yang menghadapi persoalan kepemilikan tanah sekaligus memiliki potensi pengembangan ekonomi melalui pemanfaatan lahan. Dengan metode penyuluhan hukum berbasis dialog interaktif dan dilanjutkan monitoring-evaluasi, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendaftaran sertifikat tanah serta penyelesaian sengketa berbasis kearifan lokal. Hasilnya, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi, memahami prosedur hukum lebih baik, dan mendapat akses layanan baru berupa e-Posbakum (Pos Bantuan Hukum Elektronik) yang memudahkan konsultasi hukum secara digital.
Co-Authors Abdullah, Mayanti H. Amili, Nur Azmi Kurnia Andini Kariza Anggriani Ibrahim Apripari, Apripari Arsyad, Melinda Aulia Suleman, Sti Azzahra Audina Tangahu Budiyanto Hiola, Rahmat Cherawaty Thalib, Mutia Debi Sintia Dali Djasman, Shandy Dolot Alhasni Bakung Dwi Hasrianty Ruchban Dwi Kasih Maharani Taib Dwi Kasih Maharani Taib Fajrily S. M. Lihawa, Juniar FATIN FATIN Fence M Wantu Fenty U. puluhulawa Fikri, Nurul Fazri El Fitran Amrain Hadju, Zainal Abdul Aziz Hasan, Rifal ikbal sulaiman IYAN KASIM Julius T. Mandjo Juniar Fajrily S. M. Lihawa Kupang, Frisca Melati Lahay, Nadela Ramadhanty Caesarani Laliyonu, Sri Ananda Lisnawaty W. Badu Lukum, Silvani Nur Rahmat Mamu, Karlin Mamu, Karlin Z Mantali, Avelia Rahmah Y Margaretha Husain MASIONU, ABDUL RAHMAN Mayanti Abdullah Miftahuljannah Sidik Miftahuljannah Sidik Moh. Yoenardi M. Basiman Mohamad Hidayat Muhtar Mohamad Taufiq Zulfikar Sarson Muhamad Khairun Kurniawan Kadir Muhammad Tahta A.R Mutia Cherawathy Thalib Mutia Cherawaty Thalib Nirwan Junus Nur Insani Nur Moh Kasim Nur Moh. Kasim Nur Moh. Kasim Nur Mohamad Kasim Nur Mohammad Kasim Nurul Fazri Elfikri Nuvazria Achir Pakaya, Siti Nuraisyah Puluhulawa, Sitty Masitha Syeila Putri Anggraeni Maga Ramadhani S, Sufina Anugerah Ramelan, Sukma Asmarandani Rostuti Gau Sarson, Moh Taufiq Zulfikar Semiaji, Trubus Shalaysa Rahmadani Amana Fatiha Siska Yulia Chandra Eyato Siti Nur Magfirah A. Hudodo Siti Nur Magfirah A. Hudodo Sofyan Piyo Sri Wanda Ismail Srirahma Srirahma Sukma Asmarandani Ramelan Tinto Maulana Rahim Triyanto Nuriman Idrus, Agung Trubus Semiaji Waode Mustika Weny A Dungga Weny Almoravid Dungga Yusuf, Asriwati I Yutika Fitriyani Tomoolango Zainal Abdul Aziz Hadju Zamroni Abdussamad Zulkarnain Saleh