Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Self Directed Learning Readiness pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Ngongoloy, Johanes J. F.; Berhimpon, Siemona; Pangemanan, Damajanty
e-CliniC Vol. 12 No. 3 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i3.54911

Abstract

Abstract: Learning methods of Student Centered Learning indirectly demand students to study independently. Self-directed learning readiness (SDLR) or the readiness of students to the independence learning is something that medical students must have. Self-directed learning readiness is influenced by several factors, one of them is motivation to learn. This study aimed to determine the relationship between learning motivation and SDLR of first year students at the Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi. This was an observational and analytical study using a cross-sectional design. There were two types of questionnaires which were the motivated strategies for learning questionnaire (MSLQ) to assess learning motivation and the self-directed learning readiness scale (SDLRS) to assess readiness for independent learning. The Spearman test showed that there was a significant relationship between learning motivation and SDLR (p-value=0.000), with a strong and positive correlation (r=0.557) among the first-year students of Faculty of Medicine Universitas Sam Ratulangi. In conclusion, there is a significant relationship between learning motivation and self-directed learning readiness (SDLR) with a strong and positive correlation. Keywords: medical students; learning motivation; learning methods   Abstrak: Metode pembelajaran Student Centered Learning secara tidak langsung menuntut mahasiswa untuk belajar secara mandiri. Self-directed learning readiness (SDLR) atau kesiapan belajar mandiri merupakan hal yang harus dimiliki mahasiswa fakultas kedokteran. Tingkat SDLR dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan SDLR mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan desain potong lintang. Terdapat dua jenis kuisioner yang digunakan yaitu Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) untuk menilai motivasi belajar dan Self Directed Learning Readiness Scale (SDLRS) untuk menilai kesiapan belajar mandiri. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar dan SDLR (p=0,000), kekuatan korelasi kuat (r=0,557), dan hubungannya berpola positif yang berarti semakin tinggi motivasi belajar maka akan semakin tinggi juga tingkat SDLR. Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar dan self-directed learning readiness (SDLR) dengan tingkat keeratan kuat dan memiliki arah positif. Kata kunci: mahasiswa kedokteran; motivasi belajar; metode pembelajaran
Hubungan Metakognisi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Silalahi, Agnes M.; Pangemanan, Damajanty H. C.; Angmalisang , Elvin C.
Medical Scope Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v7i2.60784

Abstract

Abstract: Grade Point Average (GPA) is an evaluation parameter of student learning outcomes at university, and can be influenced by many factors, one of which is metacognition. Metacognition helps a person become lifelong learners who are independent in learning and able to adapt to the development of science. This study aimed to determine the relationship between metacognition and GPA of medical students of batch 2022 in Universitas Sam Ratulangi. This was a quantitative study with an observational and analytical approach, and designed with a cross-sectional model. Samples were medical students batch 2022 of Universitas Sam Ratulangi, as many as 211 students who met the inclusion criteria. Students' metacognition was measured using the Metacognitive Awareness Inventory (MAI) questionnaire, and GPA data obtained through the students’ transcripts. The results showed that respondents with very good metacognition (12.3%), good (34.1%), enough (52.6%), dan low (0,9%). Respondents’ GPA divided into praised (79,1%), very satisfactory (19,9%), satisfactory (0.5%), and unsatisfactory (0.5%). The Fisher’s Exact Test analysis obtained a p-value of 0.388 (p>0.05). In conclusion, there is not significant relationship between metacognition and GPA of medical students batch 2022 in Universitas Sam Ratulangi. Keywords: metacognition; grade point average; metacognitive awareness inventory   Abstrak: Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan suatu parameter evaluasi hasil belajar mahasiswa pada tingkat pendidikan tinggi, yang dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya ialah metakognisi. Metakognisi membantu seseorang menjadi lifelong learner yang mandiri dalam belajar dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara metakognisi dengan IPK pada mahasiswa angkatan 2022 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jenis penelitian ialah kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik, dan desain potong lintang. Sampel penelitian ialah mahasiswa angkatan 2022 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi berjumlah 211 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Metakognisi mahasiswa diukur dengan menggunakan kuesioner Metacognitive Awareness Inventory (MAI) dan data IPK didapatkan melalui transkrip nilai mahasiswa. Hasil penelitian mendapatkan responden memiliki metakognisi sangat baik (12,3%), baik (34,1%), cukup (52,6%), dan rendah (0,9%). IPK responden terbagi menjadi pujian (79,1%), sangat memuaskan (19,9%), memuaskan (0,5%), dan kurang memuaskan (0,5%). Hasil analisis Fisher’s Exact Test mendapatkan nilai p=0,388 (p> 0,05). Simpulan penelitian ini ialah idak terdapat hubungan antara metakognisi dengan IPK pada mahasiswa angkatan 2022 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Kata kunci: metakognisi; indeks prestasi kumulatif; metacognitive awareness inventory
Hubungan Ketebalan Lemak Viseral dengan Kolesterol Total pada Usia Remaja Jeremy Frans, Joel; Polii, Hedison; Pangemanan, Damajanty
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i4.314

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang paling rentan mengalami masalah gizi, terutama di antara usia 12 dan 17 tahun. Obesitas atau kelebihan berat saat ini menjadi masalah gizi utama di dunia baik di negara maju maupun negara berkembang. Lemak viseral berhubungan dengan obesitas, terutama obesitas sentral, dan peningkatannya menyebabkan resistensi insulin yang menjadi dasar kelainan sindrom metabolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara ketebalan lemak viseral dengan kolesterol total pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Metode yang digunakan adalah desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 78 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran ketebalan lemak viseral dilakukan menggunakan ultrasonografi (USG), sedangkan kadar kolesterol total diukur menggunakan Point Of Care Test (POCT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi ketebalan lemak viseral tertinggi berada pada rentang 7-7,99 mm, dan kadar kolesterol total menunjukkan bahwa 61 responden memiliki kadar normal. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai p = 0,387, yang menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara ketebalan lemak viseral dan kolesterol total. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun terdapat akumulasi lemak viseral, tidak ditemukan hubungan signifikan dengan kadar kolesterol total pada remaja. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan lemak viseral dalam konteks kesehatan remaja.
The Effect of Body Mass Index (BMI) And Age On Range Of Motion (ROM) of Articulatio Talocruralis in the Elderly in Wioi Village, Regency. Southeast Minahasa Rumampuk, Jimmy Franky; Siada, Gracela Marchtica; Lintong, Fransiska; Danes, Vennetia Ryckerens; Moningka, Maya Esther Wullur; Pangemanan, Damayanti
Al Makki Health Informatics Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Al Makki Health Informatics Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/hij.v2i1.14

Abstract

Background: The ROM value of a joint indicates the flexibility of that joint. An increase in BMI value is one of the factors that can cause ROM values to decrease and will affect muscle and joint strength. Several studies have linked increased BMI with decreased ROM where obese populations have limited ROM compared to non-obese populations. Objective: This study aims to determine the relationship between body mass index (BMI) and range of motion (ROM) of articulatio talocruralis in the elderly in Wioi Village, Regency. Southeast Minahasa. Methods: This study is an analytic observational study with a cross sectional approach. The instruments used in this study were digital scales and stature meters to measure BMI, and goniometers to measure ROM. The research sample was selected using simple random sampling technique. Data were tested using binary logistic regression analysis method. Results: Of the 51 respondents studied, binary logistic regression analysis showed an effect of BMI on Dorsiflexion (p = 0.023, β = -0.197) and Plantarflexion (p = 0.014, β = -0.254), but no effect of age on Dorsiflexion (p = 0.635, β = -0.022) and Plantarflexion (p = 0.173, β = -0.069). Conclusion: Body mass index (BMI) affects the range of motion (ROM) of articulatio talocruralis, but age does not affect the range of motion (ROM) of articulatio talocruralis in the elderly in Wioi Village, Regency. Southeast Minahasa.
Persepsi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Terhadap Lingkungan Belajar Menggunakan Dreem (Dundee Ready Education Enviroment Measure) Lengkong, Jeffry S.J; Pangemanan, Damajanty H. C.; Puk, Jimmy Rumam; Engka, Joice N. A.; Kaligis, Stefana H. M.
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i5.15850

Abstract

Lingkungan belajar merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan mahasiswa dalam belajar. Lingkungan belajar yang baik dapat menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar, sehingga mahasiswa dapat belajar dengan lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Fakultas Kedokteran terhadap lingkungan belajar menggunakan DREEM (Dundee Ready Education Environment Measure). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa fakultas kedokteran di Universitas X, sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan studi literatur dan kuesioner menggunakan Dundee Ready Educational Environment Measure (DREEM). Analisis Data menggunakan metode uji Pearson. Hasil penelitian menunjukan bahwa 168 (84%) mahasiswa Fakultas Kedokteran memiliki persepsi yang cenderung positif. Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi mahasoswa fakultas kedokteran terhadap lingkungan belajar dengan nilai uji p= 0,054 (p>0,5). Penelitian menyimpulkan persepsi mahasiswa Fakultas Kedokteran terhadap lingkungan belajar adalah positif. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar di Fakultas Kedokteran Universitas X secara umum sudah baik dan mendukung keberhasilan mahasiswa dalam belajar.
Co-Authors Aji M. Sanhia Amelia Ramadhani, Amelia Ampow, Falen V. Anastasia P. G. Goni Angelia Langkir Angelita A. Durado Angmalisang , Elvin C. Anna M. Maruanaya, Anna M. Apituley, Tracy L. D Arif P. Yanto Aruperes, Geraldo Y. Astrid M. Lesar, Astrid M. Aurelia Supit Aviva, Novia N. Bangun, Liasma K. Beatrix I. Pontoh Berhimpon, Siemona Lydia_Eunike Castendo, Cynthia C. Catra H. E. Lengkey, Catra H. E. Christal G. Oroh, Christal G. Christian Rompis, Christian Christoffel Elim Christy Mintjelungan Christy N. Mintjelungan Cicilia A. Fernatubun Danes, Vennetia Ryckerens Debby J. Suhanda Dewi P. Sari, Dewi P. Dinar A. Wicaksono Dondokambey, Serena D. V. Dwi Cahya Fitriyana Fara M. Lossu, Fara M. Felicia P. C. C. Pantow, Felicia P. C. C. Fernanda, Vena Franly Onibala Fransiska Lintong Frenly Muntu Untu Gabrielly F. J. Rorong, Gabrielly F. J. Galant Rompas Gary S. J. Nayoan, Gary S. J. Geri W. Setiawan, Geri W. Gita J. Tulangow, Gita J. Hedison Polii Hendro Bidjuni Herlina I. S. Wungouw Hutagalung, Bernart S.P. Iksan, Nurwahid P. Indriani Tubagus Ivander A. Supit, Ivander A. Ivonny M. Sapulete Jeffry Sony Junus Lengkong Jeremy Frans, Joel Johanna A. Khoman Joice M. Laoh Joice N. A. Engka Joice N.A. Engka Juliatri . Kainde, Abedneju R. Karamoy, Deborah Karjoyo, Julianti Dewi Katarina D. Manibuy, Katarina D. Keloay, Princess Kewo, Lidia A. Khoman, Johanna Koagouw, Marco S. Korah, Sanny C. Korompot, Febri Krista V. Siagian Krista Veronica Siagian Kustina Zuliari, Kustina Li Ping Pontoh Lontaan, Jehuda Lumunon, Novita P. Mangindaan, Rocky J. Mariane Wowor Marimbun, Betrix E. Marunduh, Sylvia Ritta Maureen M. Mawuntu, Maureen M. Mendur, Sheren Ch. M. Michael A. Leman Mirani A. Uga Monica M. Sengkey, Monica M. Moningka, Maya Esther Wullur Muchyar, Dwi S.R. Myrtle Irene Sarjono Nancy Engka Natalia Purnamasari Natalia, Adriani Ngongoloy, Johanes J. F. Ni Made Windrawati, Ni Made Ni Wayan Mariati Nonutu, Stevia E. P. S. Anindita Paputungan, Fazriah F. Parengkuan, Henaldy Paulina Gunawan Paulina N. Gunawan Pingkan E.O. Lengkong Pormes, Oktovianus Pritartha S. Anindita Puk, Jimmy Rumam Rahayu, Mayangsari P. Rando F. Mamitoho, Rando F. Randy V. S. Kindangen Rantung, Galatia Marline Victoria Rasni, Novia D. P. Rawung, Meilita M. Rebecca A. Ngantung, Rebecca A. Rinto Mangiwa Rompis, Karen Ronald Sondakh Rumampuk, Jimmy Franky Sanger, Seily E. Sapulete, Ivonny M Saputra, Yoddy G. Sarah Warouw Sekeon, Saskia E. Shianata, Chrisshania M. Siada, Gracela Marchtica Siantan Supit Siemona Berhimpon, Siemona Silalahi, Agnes M. Simak, Valen Siwi, Filliany A. P. Soba, Siane Stefana H. M. Kaligis Suci M. J. Amir Sukarno, Karina Janneta Sumual, Inriyani A. Sundah, Michael J. Supit, Aurelia S.R. Syahril Panigoro, Syahril Sylvia Marunduh Sylvia R. Marunduh Tawas, Stevany A.D. Tendean, Brigitta A. Tinneke A. Tololiu Tinneke Tololiu Tombokan, Kevin C. Triska Yolanda Worang Tulungnen, Regina S. Tulungnen S Vellisia Lindo Vita A. Lethulur Vonny N. S. Wowor Vonny N.S. Wowor, Vonny N.S. Warong, Kristo Waworuntu, Elshadai Teovilia Wibowo, Devina V. Wulan G. Parengkuan, Wulan G. Wulandari, Fitri K. Wuon, Kleysia D.