Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Olahraga Terhadap Coronavirus Disease 2019 Apituley, Tracy L. D; Pangemanan, Damajanty H. C.; Sapulete, Ivonny M.
Jurnal Biomedik : JBM Vol 13, No 1 (2021): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.13.1.2021.31752

Abstract

Abstract: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a disease that attacks the respiratory tract. COVID-19 is caused by severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). COVID-19 cases in the world and Indonesia continue to increase, and people are urged to do activities at home. COVID-19 caused a decrease in physical activity in society which can cause people to spend more time on cell phones, have irregular sleep patterns, and gain weight. Lack of physical activity has an impact on decreasing immune system, making it susceptible to infection with COVID-19. Research shows that exercise can reduce the risk of disease. This literature review aims to determine the effect of exercise on the 2019 coronavirus disease. The research method used is in the form of a literature review with data searches using three databases, which is Pubmed, Google Scholar, and ClinicalKey. The keywords used were Sport OR Physical Activity OR Exercise AND COVID-19 OR Coronavirus 2019. After being selected based on inclusion and exclusion criteria, there were 12 journal article reviews that would be reviewed. The results showed exercise can improve the immune system, metabolic health, mental health, muscle strength and cardiovascular function. The benefits of exercise are obtained if you do moderate intensity exercise regularly. In general, the recommended sports are aerobic and anaerobic exercises that can be done at home. In conclusion, exercise has a good effect on COVID-19.Keywords: Sports, Coronavirus disease 2019 (COVID-19)  Abstrak: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan. COVID-19 disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Kasus COVID-19 di dunia dan Indonesia terus meningkat sehingga dihimbaukan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas di rumah saja. COVID-19 mengakibatkan penurunan aktivitas fisik pada masyarakat yang dapat menyebabkan lebih banyak menghabiskan waktu di handphone, memiliki pola tidur tidak teratur, dan terjadi peningkatan berat badan. Kurang melakukan aktivitas fisik berdampak terhadap penurunan daya tahan tubuh sehingga rentan terinfeksi COVID-19. Penelitian-penelitian menunjukkan olahraga mampu menurunkan risiko penyakit. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga terhadap coronavirus disease 2019. Metode penelitian yang digunakan dalam bentuk literature review dengan pencarian data menggunakan tiga database yaitu Pubmed, Google Scholar, dan ClinicalKey. Kata kunci yang digunakan yaitu Sport OR Physical Activity OR Exercise AND COVID-19 OR Coronavirus 2019. Setelah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan 12 jurnal article review yang akan dilakukan review. Hasil dari literature review didapatkan olahraga mampu meningkatkan sistem imunitas, kesehatan metabolik, kesehatan mental, kekuatan otot dan fungsi kardiovaskular. Manfaat olahraga diperoleh jika melakukan olahraga intensitas sedang dengan teratur. Secara umum olahraga yang disarankan yaitu olahraga aerobik dan anaerobik yang dapat dilakukan dirumah. Sebagai simpulan, olahraga memberi pengaruh yang baik terhadap COVID-19.Kata Kunci: Olahraga, Coronavirus disease 2019 (COVID-19)
Happy Hypoxia Pada Coronavirus Disease Shianata, Chrisshania M.; Engka, Joice N. A.; Pangemanan, Damajanty H. C.
Jurnal Biomedik : JBM Vol 13, No 1 (2021): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.13.1.2021.31743

Abstract

Abstract: COVID-19 is a multifaceted disease with respiratory failure as a common manifestation. SARS-CoV-2 primarily attacks respiratory epithelial cells via adhesion to Angiotensin-Converting Enzyme 2 (ACE-2), patients may develop a mild to severe inflammatory response and acute lung injury. Several reports suggest that many patients appear to show less respiratory effort and experience less dyspnea when exposed to acute respiratory failure and hypoxemia, a phenomenon called “happy hypoxia” or “silent hypoxemia”. This causes COVID-19 patients to be unaware of the hypoxemia in their bodies and fail to seek help which leads to death. The purpose of this study is to discover the process of Happy Hypoxia in COVID-19 patients. The materials and methods used are literature reviews with data from PubMed, ClinicalKey, and Google Scholar. The keywords were Happy Hypoxia OR Silent Hypoxemia AND COVID-19 OR Coronavirus Disease. This literature study addresses potential pathways that may be associated with this interesting clinical feature. The hypothesis is that SARS-CoV-2 can cause nerve damage to the cortico-limbic tissue and alter dyspnoea perception and respiratory control. Future research will bring opportunities and advances in the study of the mechanism of hypoxia induced by COVID-19Key Words: Happy Hypoxia, Silent Hypoxemia, COVID-19, Coronavirus Disease.  Abstrak: COVID-19 merupakan penyakit multifaset dengan kegagalan pernafasan sebagai manisfestasi yang umum. SARS-CoV-2 terutama menyerang sel epitel pernafasan melalui adhesi ke Angiotensin-Converting Enzyme 2 (ACE-2), pasien mengembangkan respon inflamasi ringan hingga parah dan cedera paru akut. Beberapa laporan menunjukkan banyak pasien menunjukkan upaya pernapasan dan dispnea yang lebih sedikit saat terkena gagal pernapasan akut dan hipoksemia, sebuah fenomena yang disebut “happy hypoxia” atau “silent hypoxemia ". Hal ini menyebabkan pasien COVID-19 tidak sadar akan hipoksemia yang terjadi pada tubuh mereka sehingga mereka tidak mencari pertolongan dan dapat berakhir dengan kematian. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses terjadinya Happy Hypoxia pada penderita COVID-19. Materi dan metode yang digunakan berbentuk literature review dengan pencarian data menggunakan database PubMed, ClinicalKey, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan yaitu Happy Hypoxia OR Silent Hypoxemia AND COVID-19 OR Coronavirus Disease. Studi literatur ini membahas jalur potensial yang mungkin terkait dengan fitur klinis yang menarik ini. Hipotesis yang berkembang adalah bahwa SARS-CoV-2 dapat menyebabkan kerusakan saraf pada jaringan kortiko-limbik dan kemudian mengubah persepsi dispnea dan kontrol pernapasan. Penelitian lanjut di masa depan akan membuka peluang dan kemajuan dalam studi mengenai mekanisme sentral hipoksia yang diinduksi COVID-19.Kata kunci: Happy Hypoxia, Silent Hypoxemia, COVID-19, Coronavirus Disease.
Pengaruh Kebiasaan Merokok terhadap Pembentukan Stain pada Gigi Dondokambey, Serena D. V.; Pangemanan, Damajanty H. C.; Khoman, Johanna A.
e-GiGi Vol 9, No 2 (2021): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v9i2.34878

Abstract

Abstract: Smoking is a bad habit that has become a necessity of life for some people. Moreover, smoking is found almost everywhere regardless of age, gender, and occupation. One of the consequences of smoking is the formation of stain on the teeth. This study was aimed to obtain the effect of smoking on the formation of stain on teeth. This was a literature review using various databases, such as Google Scholar, PubMed, and Wiley. The most frequent smoking frequency found was light smokers with the number of cigarettes smoked 1-4 cigarettes per day. All literatures showed that more stain formation occurred than no stain formation. Based on the frequency of smoking, the formation of stain on the teeth was most common in smokers with light category. In conclusion, smoking habits can affect the formation of stain on teeth. Based on the frequency of smoking the formation of stain on teeth is most commonly found in light-category smokers.Keywords: smoke; stain; discoloration  Abstrak: Merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk yang sudah menjadi kebutuhan hidup oleh sebagian orang. Selain itu, merokok banyak ditemukan tanpa memandang usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Salah satu akibat dari kebiasaan merokok yaitu terjadinya pembentukan stain pada gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan merokok terhadap pembentukan stain pada gigi. Jenis penelitian ialah suatu literature review menggunakan database Google Scholar, PubMed, dan Wiley dengan topik terkait. Terdapat tujuh literatur yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta telah melewati tahap penilaian jurnal menggunakan instrumen critical appraisal. Hasil penelitian mendapatkan frekuensi merokok yang paling banyak ditemukan ialah perokok kategori ringan dengan jumlah rokok yang dihisap 1-4 batang per hari. Pembentukan stain gigi secara keseluruhan pada semua literatur menunjukkan bahwa lebih banyak terjadinya pembentukan stain dibandingkan dengan yang tidak terjadi pembentukan stain. Berdasarkan frekuensi merokok, pembentukan stain pada gigi paling banyak terjadi pada perokok dengan kategori ringan. Simpulan penelitian ini ialah kebiasaan merokok dapat berpengaruh terhadap pembentukan stain pada gigi. Berdasarkan frekuensi merokok pembentukan stain pada gigi paling banyak ditemukan pada perokok dengan kategori ringan.Kata kunci: merokok; stain; pewarnaan gigi
Status Karies Gigi pada Pengidap HIV/AIDS Sundah, Michael J.; Mintjelungan, Christy N.; Pangemanan, Damajanty H. C.
e-GiGi Vol 9, No 2 (2021): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v9i2.34985

Abstract

Abstract: Human immunodeficiency virus (HIV) is a virus that attacks the human immune system, especially white blood cells called CD4 cells. Meanwhile, acquired immune deficiency syndrome (AIDS) is a syndrome that arises due to the decline in the human immune system caused by HIV infection. Several studies showed that people living with HIV/AIDS had a higher risk of developing dental caries compared to those without HIV/AIDS. Maintenance of oral hygiene, consumption of antiretroviral (ARV) drugs, and low salivary flow play a role in increasing the risk of caries in people living with HIV/AIDS. This study was aimed to determine the status of dental caries in people living with HIV/AIDS. This was a literature review using the databases of Google Scholar, PubMed, and Clinical Key. The results obtained five journals that were relevant to the topic of discussion. There was a high prevalence of caries in people with HIV/AIDS (56.78%-78.7%) and a higher average caries status (12.83±9.6, 15.14±6.09, and 11.87±8.08) compared to those without HIV/AIDS. The high prevalence of caries in people with HIV/AIDS was influenced by decreased salivary flow, use of ARVs, consumption of sweet foods, and lack of oral hygiene. In conclusion, the prevalence of caries in people living with HIV/AIDS was high.Keywords: dental caries, HIV/AIDS  Abstrak: Human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia kususnya sel darah putih yang disebut sel CD4 sedangkan acquired immune deficiency syndrome (AIDS) merupakan sindrom yang muncul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia yang diakibatkan infeksi HIV. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengidap HIV/AIDS berisiko lebih tinggi mengalami karies gigi dibandingkan dengan orang tanpa HIV/AIDS. Pemeliharaan kebersihan gigi mulut, konsumsi obat antiretroviral (ARV), dan aliran saliva yang rendah berperan dalam peningkatan risiko karies gigi pada pengidap HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status karies gigi pada pengidap HIV/AIDS. Jenis penelitian ialah suatu literature review. Database yang digunakan untuk pencarian literatur ialah Google Scholar, PubMed, dan Clinical Key. Hasil penelitian mendapatkan prevalensi karies yang tinggi pada pengidap HIV/AIDS (56,78%-78,7%) dan rerata status karies lebih tinggi (12,83±9,6, 15,14±6,09, dan 11,87±8,08) dibandingkan dengan yang tanpa HIV/AIDS. Tingginya prevalensi karies pada pengidap HIV/AIDS dipengaruhi oleh penurunan laju aliran saliva, penggunaan ARV, konsumsi makanan manis, dan kurangnya menjaga kebersihan gigi mulut. Simpulan penelitian ini ialah prevalensi karies pada pengidap HIV/AIDS tergolong tinggi.Kata kunci: karies gigi, HIV/AIDS
Uji Daya Hambat Ekstrak Ikan Nike (Awous melanocephalus) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Fusobacterium nucleatum Nonutu, Stevia E.; Pangemanan, Damajanty H. C.; Mintjelungan, Christy N.
e-GiGi Vol 9, No 2 (2021): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v9i2.34982

Abstract

Abstract: One of the treatment options of periodontal abscess caused by Fusobacterium nucleatum is administration of antibiotics. However, long-term antibiotics consumption can cause negative side effects. Therefore, alternative treatments that have low side effects and easy to be obtained are needed. Nike fish (Awaous melanocephalus) is one of the endemic fish of North Sulawesi province which has antibacterial properties. This study was aimed to evaluate the inhibition effect of nike fish extract on the growth of Fusobacterium nucleatum. This was a true experimental study with a posttest only control group design. We used modified Kirby-Bauer method with filter papers. Ciprofloxacin was used as the positive control and aquadest as the negative control. Extract of nike fish and stock of pure bacteria Fusobacterium nucleatum were prepared. The results showed that the average diameters of the inhibition zones formed in the nike fish extract after three repetitions, were as follows: for extract concentration of 12.5% was 2.91 mm; 25% was 4.16 mm; 50% was 8.41 mm; and 100% was 9.58 mm. In conclusion, nike fish extract (Awaous melanocephalus) at concentrations of 50% and 100% had a weak inhibitory effect (Himedia category) on the growth of Fusobacterium nucleatum meanwhile at concentrations of 12.5% and 25% there was no activity of zone of inhibition.Keywords: extract of nike fish (Awaous melanocephalus); Fusobacterium nucleatum; inhibitory effect Abstrak: Salah satu opsi pengobatan abses periodontal yang disebabkan oleh bakteri Fusobacterium nucleatum yaitu dengan penggunaan antibiotik namun mengonsumsi antibiotik jangka panjang dapat menimbulkan efek samping negatif. Oleh karena itu, diperlukan pengobatan alternatif yang memiliki efek samping rendah serta mudah didapat. Ikan nike merupakan salah satu ikan endemik Provinsi Sulawesi Utara yang berkhasiat sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak ikan nike (Awaous melanocephalus) terhadap pertumbuhan bakteri Fusobacterium nucleatum. Jenis penelitian ialah eksperimental murni dengan post test only control group design. Metode yang digunakan yaitu metode modifikasi Kirby-Bauer dengan menggunakan paper disk. Kontrol positif menggunakan antibakteri ciprofloxacin dan kontrol negatif menggunakan akuades. Pada penelitian ini digunakan ekstrak ikan nike dan stok bakteri murni Fusobacterium nucleatum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata diameter zona hambat yang terbentuk pada ekstrak ikan nike setelah tiga kali pengulangan yaitu untuk konsentrasi 12,5% sebesar 2,91 mm; 25% sebesar 4,16 mm; 50% sebesar 8,41 mm; dan 100% sebesar 9,58 mm. Simpulan penelitian ini ialah ekstrak ikan nike (Awaous melanocephalus) pada konsentrasi 50% dan 100% memiliki daya hambat kategori lemah (Himedia) terhadap pertumbuhan bakteri Fusobacterium nucleatum sedangkan pada konsentrasi 12,5% dan 25% dikategorikan tidak terdapat aktivitas zona hambat. Kata kunci: ekstrak ikan nike (Awaous melanocephalus); Fusobacterium nucleatum; daya hambat
Daya Hambat Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia Steenis) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans Aruperes, Geraldo Y.; Pangemanan, Damajanty H. C.; Mintjelungan, Christy N.
e-GiGi Vol 9, No 2 (2021): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v9i2.34983

Abstract

Abstract: Herbal plants in Indonesia have been widely used as ingredients in traditional medicine; one of them is binahong plant (Anredera cordifolia Steenis). Binahong has roots, tubers, stems, flowers, and leaves that contain active compounds, namely flavonoids, alkaloids, terpenoids, and saponins. The active compounds of flavonoids can act directly as antibiotics by interfering with the function of microorganisms such as bacteria and viruses. Binahong also contains active antimicrobials that can be used to prevent bacterial growth. This study was aimed to determine the inhibition effect of binahong leaf extract (Anredera cardifolia Ssteenis) against the growth of Streptococcus mutans. This was a literature review study by searching databases of Google Scholar and Pubmed. The keywords used were Binahong leaf (Anredera Cordifolia Steenis), Streptococcus mutans. After being selected based on the inclusion and exclusion criteria, 10 experimental literatures were obtained. The results showed that as many as 10 literatures stated that binahong leaf extract could inhibit the growth of Streptococcus mutans depending on the amount of binahong leaf extract given. In conclusion, binahong leaf extract has the ability to inhibit the growth of Streptococcus mutans which depends on the amount of the leaf extract.Keywords: binahong leaves (Anredera cordifolia Steenis); Streptococcus mutans Abstrak: Tanaman herbal di Indonesia telah banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional, salah satunya ialah tanaman binahong (Anredera cordifolia Steenis). Binahong memiliki akar, umbi, batang, bunga, daun yang mengandung senyawa aktif yaitu flavonoid, alkanoid, terpenoid dan saponin. Senyawa aktif flavonoid dapat berperan langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Binahong juga mengandung antimikroba yang aktif sehingga dapat digunakan dalam mencegah pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun binahong (Anredera cardifolia Steenis) terhadap pertumbuhan bakteri Streptoccocus mutans. Jenis penelitian ini suatu literature review. Pencarian data menggunakan database Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci yaitu daun Binahong (Anredera Cordifolia Steenis), Streptococcus mutans. Setelah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan 10 literatur eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ke 10 literatur tersebut menyatakan ekstrak daun binahong memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans, dan daya hambatnya tergantung dari banyaknya ekstrak daun binahong yang diberikan. Simpulan penelitian ini ialah ekstrak daun binahong mampu menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans yang dipengaruhi oleh banyaknya ekstrak daun tersebut.Kata kunci: daun binahong (Anredera cordifolia Steenis); Streptococcus mutans
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN STATUS GIZI SELAMA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Goni, Anastasia P. G.; Laoh, Joice M.; Pangemanan, Damajanty H. C.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2161

Abstract

Abstract: In general, the causes of malnutrition in pregnant women due to the consumption of foods that do not meet the nutrition requirements. Nutritional is a measure of the success of nutrition for pregnant women. WHO (World Health Organization) recommends an additional amount of 150 kcal a day in the first trimester and 350 kcal a day in the second and third trimester. Low levels of knowledge mother does not understand how to lead fulfilling necessary nutrients pregnant women during pregnancy (Depkes RI, 2002). Nutritional needs during pregnancy will increase per day, despite all the Indonesian people already know the benefits of nutrition for pregnant women, but until now there are many pregnant women who have nutritional problems (Damanik, 2009). The purpose of this study to determine the relationship of knowledge and attitudes of pregnant women with nutritional status during pregnancy on the health center Bahu Manado City. Design of this study used cross sectional method. The population is client pregnant women prenatal care at the health center came Bahu Manado City. The samples in this study were pregnant women at health center clients at Puskesmas Bahu Manado as many as 40 people who have fulfilled the inclusion criteria. The sampling technique used was purposive sampling. Instrument used was a questionnaire and measuring Antrhopometri. Data analysis using SPSS version 16, with Spearman'rho test to determine the relationship of knowledge and attitudes of pregnant women with nutritional status. Conclusion knowledge of the nutritional of pregnant women have gained value relationship (p = 0.000 <α0,05) and the attitude of the nutritional of pregnant women have gained value relationship (p = 0.003 <α0,05). Adviceishavea lot of counseling and information for pregnant women to knowledge ful fill mentnutritional status during pregnancy. Keywords: Maternal Knowledge, Attitude Pregnant Women, Nutrional During Pregnancy. Abstrak: Secara umum penyebab kekurangan gizi pada ibu hamil karena konsumsi makanan yang tidak memenuhi syarat pemenuhan gizi. Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil. WHO (World Health Organization) menganjurkan jumlah tambahan sebesar 150 Kkal sehari pada trimester I, dan 350 Kkal sehari pada trimester II dan III. Tingkat pengetahuan yang rendah menyebabkan ibu tidak mengerti cara pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil selama kehamilannya (Depkes RI, 2002). Kebutuhan gizi selama kehamilan akan meningkat perhari, meskipun semua orang Indonesia sudah mengetahui manfaat gizi bagi ibu hamil namun sampai saat ini masih banyak ibu hamil yang mengalami masalah gizi (Damanik, 2009). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan status gizi selama kehamilan di Puskesmas Bahu Kota Manado. Desain penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah klien ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Bahu Kota Manado. Sampel dalam penelitian ini adalah klien ibu hamil di Puskesmas Bahu Kota Manado sebanyak 40 orang yang telah memnuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan pengukuran Antrhopometri. Analisis data menggunakan SPSS versi 16, dengan uji Spearman’rho untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan status gizi. Kesimpulan ialah pengetahuan ibu hamil dengan status gizi mempunyai hubungan diperoleh nilai (p=0,000 <α0,05) dan sikap ibu hamil dengan status gizi mempunyai hubungan diperoleh nilai (p=0,003 <α0,05). Saran ialah harus banyak penyuluhan dan informasi pada ibu hamil untuk pengetahuan pemenuhan status gizi selama kehamilan. Kata kunci: Pengetahuan Ibu Hamil, Sikap Ibu Hamil, Status Gizi Selama Kehamilan
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN SISWA KELAS XI TENTANG PENYAKIT HIV/AIDS DI SMU NEGERI 2 KOTA MANADO Tubagus, Indriani; Pangemanan, Damajanty H.C.; Untu, Frenly Muntu
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2192

Abstract

Abstract: Background. Knowledge, attitudes and actions related youth about HIV / AIDS is very important. But a large proportion unclear studied. Purpose get an overview of the knowledge, attitudes and actions of students on HIV / AIDS. Method. This is a descriptive observational study on 138 respondents who met the criteria, data collection using questionnaire and were tested with frequency distributions are presented in tabular form. Results. Of the 138 respondents overall level of knowledge about HIV / AIDS both at 87.68%, 73.91% for both attitude, good action at 81.88%. Conclusion. Knowledge, attitude and action on HIV / AIDS in SMU Negeri 2 Manado obtained good results. Suggestions. It is expected the program by the City Health Department officials Manado or health center to provide counseling on HIV / AIDS in schools in the city of Manado regularly and continuously. Key words : knowledge, attitude and action HIV / AIDS Abstrak: Latar belakang. Pengetahuan, sikap dan tindakan remaja terkait tentang penyakit HIV/AIDS sangat penting. Tetapi sebagian besar proporsi belum jelas diteliti. Tujuan. Mendapatkan gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan siswa tentang penyakit HIV/AIDS. Metode. Penelitian ini adalah deskriptif observasional pada 138 responden yang memenuhi kriteria, pengambilan data menggunakan kuesioner dan diuji dengan distribusi frekuensi disajikan dalam bentuk tabel. Hasil. Dari 138 responden secara keseluruhan tingkat pengetahuan tentang penyakit HIV/AIDS baik sebesar 87,68%, sikap baik sebesar 73,91%, tindakan baik sebesar 81,88%. Simpulan. Pengetahuan, sikap dan tindakan tentang penyakit HIV/AIDS di SMU Negeri 2 Kota Manado didapatkan hasil yang baik. Saran. Diharapkan adanya program oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Manado atau Puskesmas untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit HIV/AIDS di sekolah-sekolah yang ada di kota manado secara berkala dan berkesinambungan. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap dan Tindakan HIV/AIDS
HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KONSEP DIRI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 MANADO Durado, Angelita A.; Tololiu, Tinneke A.; Pangemanan, Damajanty H. C.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2163

Abstract

Abstract: Adolescents is an age when individuals become integrated into adult society, an age when the child does not feel that he is under the level of older people but feel the same, or at least parallel. Self-concept is a person's perception of himself. The family as the smallest social groups in the community, has an important role in providing support, the outpouring of affection, guidance, and supervision to the child so that he grew confident. In the first known family of children are their parents. The purpose of this study was to determine the relationship of parent support with self-concept in adolescents in SMA Negeri 1 Manado. This study uses quantitative analytic observational with cross sectional approach. The samples in this study was purposive sampling method with sample number 118 respondents. Techniques of data analysis using the chi-square test with significance level α = 0.05. The results showed that there is good parental support with positive self-concept as many as 78 respondents (66.1%). Statistical analysis using the chi-square test showed p value = 0.026, which means that the value of p <α. The conclusion of this study that there is a significant relationship between parental support with self-concept in adolescents in SMA Negeri 1 Manado. In a subsequent study is expected to develop or examine issues related to parental support and self-concept in adolescents. Keywords: parental support, self-concept, adollescent Abstrak: Remaja adalah suatu usia ketika individu menjadi terintegrasi ke dalam masyarakat dewasa, suatu usia ketika anak tidak merasa bahwa dirinya berada dibawah tingkat orang yang lebih tua melainkan merasa sama, atau paling tidak sejajar. Konsep diri adalah persepsi seseorang terhadap dirinya sendiri. Keluarga sebagai kelompok sosial terkecil dalam masyarakat, mempunyai peran penting dalam memberikan dukungan, curahan kasih sayang, arahan, dan pengawasan kepada anak agar ia tumbuh percaya diri. Dalam keluarga orang pertama yang dikenal anak adalah orang tuanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dengan konsep diri pada remaja di SMA Negeri 1 Manado. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sample 118 responden. Teknik analisa data dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dukungan orang tua baik dengan konsep diri positif yaitu sebanyak 78 responden (66,1%). Hasil analisis statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,026, sehingga nilai p < α. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua dengan konsep diri pada remaja di SMA Negeri 1 Manado. Pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan atau meneliti masalah-masalah yang berkaitan dengan dukungan orang tua dan konsep diri pada remaja. Kata Kunci: dukungan orang tua, konsep diri, remaja
PENGARUH SENAM KEGEL TERHADAP FREKUENSI INKONTINENSIA URINE PADA LANJUT USIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUMPAAN MINAHASA SELATAN Karjoyo, Julianti Dewi; Pangemanan, Damayanti; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14676

Abstract

Abstrack : The process of aging is a biological process that is unavoidable and will be experienced by everyone. The aging process will cause health problems. Problems that are often found in the elderly is Urinary Incontinence. Urinary Incontinence is involuntary urination, or leakage of urine that is very real and pose a social or hygienic problem. The purpose of this study was to determine whether there is an effect of Kegel Exercises on the frequency of Urinary Incontinence in the elderly in Puskesmas Tumpaan, South Minahasa. The study design used is pre-experimental, using the design of one group pretest posttest. Population and samples used in this study were 30 elderly who have urinary incontinence. Based on the statistical test by using Wilcoxon Sign Rank Test, the obtained p-value = 0.000 (<α 0.05), this indicates that there is impact of Kegel Exercises on the frequency of urinary incontinence in the elderly in Puskesmas Tumpaan South Minahasa. Keywords: Kegel Exercises, Incontinence Urine Abstrak : Proses penuaan merupakan suatu proses biologis yang tidak dapat dihindari dan akan dialami oleh setiap orang. Proses penuaan akan menimbulkan masalah kesehatan. Masalah yang sering dijumpai pada lanjut usia adalah Inkontinensia urin. Inkontinensia urine adalah pengeluaran urine involunter atau kebocoran urine yang sangat nyata dan menimbulkan masalah social atau higienis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh senam Kegel terhadap frekuensi inkontinensia urine pada lansia di Puskesmas Tumpaan, Minahasa Selatan. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pre test post test. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami inkontinensia urine sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan p-value = 0,000 ( < α 0,05). Kesimpulan dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh senam Kegel terhadap frekuensi inkontinensia urine pada lanjut usia di Puskesmas Tumpaan Minahasa Selatan. Kata Kunci : Senam Kegel, Inkontinensia Urine
Co-Authors Aji M. Sanhia Amelia Ramadhani, Amelia Ampow, Falen V. Anastasia P. G. Goni Angelia Langkir Angelita A. Durado Angmalisang , Elvin C. Anna M. Maruanaya, Anna M. Apituley, Tracy L. D Arif P. Yanto Aruperes, Geraldo Y. Astrid M. Lesar, Astrid M. Aurelia Supit Aviva, Novia N. Bangun, Liasma K. Beatrix I. Pontoh Berhimpon, Siemona Lydia_Eunike Castendo, Cynthia C. Catra H. E. Lengkey, Catra H. E. Christal G. Oroh, Christal G. Christian Rompis, Christian Christoffel Elim Christy Mintjelungan Christy N. Mintjelungan Cicilia A. Fernatubun Danes, Vennetia Ryckerens Debby J. Suhanda Dewi P. Sari, Dewi P. Dinar A. Wicaksono Dondokambey, Serena D. V. Dwi Cahya Fitriyana Fara M. Lossu, Fara M. Felicia P. C. C. Pantow, Felicia P. C. C. Fernanda, Vena Franly Onibala Fransiska Lintong Frenly Muntu Untu Gabrielly F. J. Rorong, Gabrielly F. J. Galant Rompas Gary S. J. Nayoan, Gary S. J. Geri W. Setiawan, Geri W. Gita J. Tulangow, Gita J. Hedison Polii Hendro Bidjuni Herlina I. S. Wungouw Hutagalung, Bernart S.P. Iksan, Nurwahid P. Indriani Tubagus Ivander A. Supit, Ivander A. Ivonny M. Sapulete Jeffry Sony Junus Lengkong Jeremy Frans, Joel Johanna A. Khoman Joice M. Laoh Joice N. A. Engka Joice N.A. Engka Juliatri . Kainde, Abedneju R. Karamoy, Deborah Karjoyo, Julianti Dewi Katarina D. Manibuy, Katarina D. Keloay, Princess Kewo, Lidia A. Khoman, Johanna Koagouw, Marco S. Korah, Sanny C. Korompot, Febri Krista V. Siagian Krista Veronica Siagian Kustina Zuliari, Kustina Li Ping Pontoh Lontaan, Jehuda Lumunon, Novita P. Mangindaan, Rocky J. Mariane Wowor Marimbun, Betrix E. Marunduh, Sylvia Ritta Maureen M. Mawuntu, Maureen M. Mendur, Sheren Ch. M. Michael A. Leman Mirani A. Uga Monica M. Sengkey, Monica M. Moningka, Maya Esther Wullur Muchyar, Dwi S.R. Myrtle Irene Sarjono Nancy Engka Natalia Purnamasari Natalia, Adriani Ngongoloy, Johanes J. F. Ni Made Windrawati, Ni Made Ni Wayan Mariati Nonutu, Stevia E. P. S. Anindita Paputungan, Fazriah F. Parengkuan, Henaldy Paulina Gunawan Paulina N. Gunawan Pingkan E.O. Lengkong Pormes, Oktovianus Pritartha S. Anindita Puk, Jimmy Rumam Rahayu, Mayangsari P. Rando F. Mamitoho, Rando F. Randy V. S. Kindangen Rantung, Galatia Marline Victoria Rasni, Novia D. P. Rawung, Meilita M. Rebecca A. Ngantung, Rebecca A. Rinto Mangiwa Rompis, Karen Ronald Sondakh Rumampuk, Jimmy Franky Sanger, Seily E. Sapulete, Ivonny M Saputra, Yoddy G. Sarah Warouw Sekeon, Saskia E. Shianata, Chrisshania M. Siada, Gracela Marchtica Siantan Supit Siemona Berhimpon, Siemona Silalahi, Agnes M. Simak, Valen Siwi, Filliany A. P. Soba, Siane Stefana H. M. Kaligis Suci M. J. Amir Sukarno, Karina Janneta Sumual, Inriyani A. Sundah, Michael J. Supit, Aurelia S.R. Syahril Panigoro, Syahril Sylvia Marunduh Sylvia R. Marunduh Tawas, Stevany A.D. Tendean, Brigitta A. Tinneke A. Tololiu Tinneke Tololiu Tombokan, Kevin C. Triska Yolanda Worang Tulungnen, Regina S. Tulungnen S Vellisia Lindo Vita A. Lethulur Vonny N. S. Wowor Vonny N.S. Wowor, Vonny N.S. Warong, Kristo Waworuntu, Elshadai Teovilia Wibowo, Devina V. Wulan G. Parengkuan, Wulan G. Wulandari, Fitri K. Wuon, Kleysia D.