Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika Siswa Kelas IV SD Anis Hidayah; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.87708

Abstract

Tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi aspek konten, proses, dan produk dengan media konkret, meningkatkan pembelajaran matematika aspek kognitif, mendeskripsikan kendala dan solusi. Jenis penelitian adalah tindakan kelas kolabratif yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Analisis data melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian, data, dan kesimpulan. Hasil penelitian berupa deskripsi penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi aspek konten, proses, dan produk dengan media konkret untuk meningkatkan pembelajaran matematika pengukuran luas, peningkatan pembelajaran matematika siswa kelas IV dilihat pada ketuntasan belajar aspek kognitif yaitu siklus I = 82,61%, siklus II = 89, 13%, dan siklus III = 97,83%, dan kendala yang muncul yaitu keterbatasan waktu untuk melaksanakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Solusi dengan menyiapkan kegiatan dengan efektif. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi aspek konten, proses dan produk dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran matematika. 
Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan Media Komik dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika tentang Bangun Datar Siswa Kelas IV Hafidlotul Ummah; Wahyudi Wahyudi; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah penerapan pendekatan RME dengan media komik untuk meningkatkan pembelajaran matematika, (2) meningkatkan pembelajaran matematika tentang bangun datar, (3) kendala dan solusi yang ditemui. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian terdiri dari guru, peserta didik kelas IV SDN 1 Karangsari. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Teknik validitas data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yaitu: (1) penerapan pendekatan RME dengan media komik melalui langkah-langkah: (a) memahami masalah kontekstual dengan media komik, (b) menjelaskan masalah kontekstual dengan media komik, (c) menyelesaikan masalah dengan media komik, (d) membandingkan dan mendiskusikan jawaban, (e) menyimpulkan hasil diskusi. (2) Ketuntasan hasil belajar pada ranah kognitif enunjukkan peningkatan dengan rincian: siklus I mencapai 82,6%, siklus II mencapai 86,95%, dan siklus III mencapai 91,30%. (3) Kendala yang dijumpai peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan masalah, solusinya guru mengarahkan peserta didik untuk berdiskusi dan bertanya kepada guru kendala yang dihadapi. Disimpulkan penerapan pendekatan RME dengan media komik dapat meningkatkan pembelajaran matematika kelas IV.
Penerapan Model Project Based Learning dengan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika tentang Perkalian Pada Siswa Kelas II Putri Oktaviani; Wahyudi Wahyudi; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.87463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (a) menjelaskan langkah-langkah penerapan model PjBL menggunakan media audio visual, (b) meningkatkan hasil belajar Matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian mencakup guru dan siswa kelas II. Data yang dikumpulkan meliputi data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang penerapan model PjBL dengan media audio visual melalui tahapan berikut: (1) menentukan pertanyaan mendasar dengan media audio visual, (2) merencanakan proyek dengan acuan media audio visual, (3) membuat jadwal pelaksanaan proyek, (4) memantau siswa dalam merealisasikan proyek, (5) menguji hasil proyek, (6) evaluasi proyek. Ketuntasan hasil belajar pada ranah kognitif menunjukkan peningkatan dengan rincian: siklus I mencapai 68,75%, siklus II mencapai 85,41%, dan siklus III mencapai 95,58%. Disimpulkan bahwa model PjBL yang didukung oleh media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas II.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Multimedia untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS tentang Indonesiaku Kaya Budaya pada Siswa Kelas IV Aliya Nur Wahidah; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.101327

Abstract

Tujuan penelitian yaitu: mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Discovery Learning dengan multimedia, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, meningkatkan hasil belajar IPAS, dan mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek guru dan siswa kelas IV. Data berupa kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan tes. Uji validitas berupa triangulasi teknik dan sumber. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penerapan model Discovery Learning dengan multimedia terdiri dari 6 langkah, yaitu: stimulasi, identifikasi masalah berdasarkan stimulasi dengan multimedia, pengumpulan data, pengolahan data melalui LKPD, pembuktian dengan kegiatan presentasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil observasi keterampilan berpikir kritis pada siklus I sebesar 82,71%, 89,28% pada siklus II, dan 94,78% pada siklus III, posttest keterampilan berpikir kritis pada siklus I memiliki persentase sebesar 80,41%, siklus II sebesar 83,33%, dan 86,7% pada siklus III. Hasil belajar IPAS meningkat dengan persentase 78,75% pada siklus pertama, 84,35 pada siklus kedua, dan 87,1% pada siklus ketiga. Kendala yang dihadapi yaitu kelas tidak kondusif sehingga siswa kurang responsif. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning dengan multimedia dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas IV.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar IPAS melalui Model Project Based Learning (PjBL) dengan Multimedia pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Karangsari Tahun Ajaran 2024/2025 Dinda Rizky Ikebayu; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.100509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia, (2) meningkatkan keterampilan proses sains, (3) meningkatkan hasil belajar IPAS, dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas V. Data yang digunakan data kualitatif dan kuantitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapan model PjBL dengan multimedia melalui langkah: (a) menentukan pertanyaan mendasar berdasarkan multimedia, (b) merencanakan proyek berdasarkan multimedia, (c) menyusun jadwal pembuatan proyek, (d) memonitor siswa saat pembuatan proyek, (e) menguji hasil proyek yang telah dibuat, dan (f) mengevaluasi proyek, (2) meningkatnya keterampilan proses sains yakni siklus I = 74,66%, siklus II = 83,19%, dan siklus III = 90,01%, (3) meningkatnya hasil belajar IPAS dengan ketuntasan siklus I=78,94%, siklus II=89,47%, dan siklus III=96,74%, dan (4) kendala yang ditemukan antara lain siswa kesulitan membagi waktu dan belum terbiasa menyampaikan hasil proyek. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model PjBL dengan multimedia dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar IPAS kelas V SD Negeri 2 Karangsari Tahun Ajaran 2024/2025. 
Peningkatan Profil Pelajar Pancasila dan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Guided Inquiry Based Learning dengan Media Konkret Mata Pelajaran IPAS Tentang Perubahan Wujud Benda pada Siswa Kelas IV SD Alva Nurul Faizah; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.99821

Abstract

Kurikulum Merdeka berusaha membentuk Profil pelajar Pancasila dalam upaya meningkatkan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah penerapan model guided inquiry based learning dengan media konkret, meningkatkan profil pelajar Pancasila dan hasil belajar IPAS, serta mendekripsikan kendala dan solusi. Jenis penilitian yang digunakan, yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas IV SDN 3 Sitiadi. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan penerapan model guided inquiry based learning dengan media konkret dengan langkah orientasi dan memperkenalkan media konkret, merumuskan masalah, membuat hipotesis disertai menjelaskan penggunaan media konkret, mengumpulkan data disertai tanya jawab menggunakan media konkret, analisis data dan dan menyimpulkan menunjukkan peningkatan profil pelajar Pancasila, dibuktikan dengan rata-rata hasil observasi siklus 1=74,98%,siklus II=84,59%, siklus III=91,57% . Peningkatan terjadi pula pada hasil belajar IPAS pada siklus I= 70,83%, siklus II=87,49%, siklus III=91,66%. Kendala yang timbul meliputi pemahaman, inisiatif,kekondusifan, keaktifan, dan motivasi. Kesimpulan, model guided inquiry based learning dengan media konkret dapat meningkatkan profil pelajar Pancasila dan hasil belajar mata pelajaran IPAS tentang perubahan wujud benda pada siswa kelas IV SDN 3 Sitiadi tahun ajaran 2024/2025. 
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Berbantuan Media Flashcard untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Hasil Belajar IPS Tentang Perkembangan Teknologi Pangan pada Kelas III Widya Maharani Pramudita; Moh Salimi; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89599

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah Problem Based Learning (PBL), (2) meningkatkan keterampilan sosial, (3) meningkatkan hasil belajar, (4) mendeskripsikan kendala dan Solusi yang ditemui dalam pembelajaran. Subjel penelitian ialah guru dan siswa kelas III SD Negeri Arjosari. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar IPS. (2) Persentase peningkatan keterampilan sosial siklus I = 77,60%, siklus II = 86,71%, dan siklus III = 91,14%. (3) Persentase peningkatan hasil belajar siklus I = 79,99%, siklus II = 87,32% dan siklus III = 92,86%. (4) Kendala dan Solusi penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar IPS. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar di kelas III SD Negeri Arjosari tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan PjBL dengan Lapbook untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Salma Oktavia Hening Puspita; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104882

Abstract

Pendidikan dipengaruhi keberhasilan pembelajaran. Tujuan: (1) mendeskripsikan langkah penerapan PjBL dengan Lapbook; (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis; (3) meningkatkan hasil belajar; dan (4) kendala solusi. Metode: PTK (3 siklus). Subjek: guru dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Kalitengah (15 siswa). Data: kualitatif kuantitatif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, tes. Validitas data: triangulasi teknik, sumber. Analisis data: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian siklus I-III: (1) langkah PjBL ada 6 yaitu pertanyaan mendasar dengan media lapbook, perencanaan proyek dengan media lapbook, penyusunaan jadwal dengan media lapbook, monitoring proyek dengan media lapbook, menguji hasil proyek, evaluasi hasil proyek; (2) keterampilan berpikir kritis meningkat yang diasah melalui proses pembuatan proyek dan latihan soal; (3) ketuntasan hasil belajar meningkat melalui latihan soal dari soal keterampilan berpikir kritis; dan (4) kendala: tidak aktif dan tambahan waktu, solusi: membagi tugas dan peringatan waktu. Disimpulkan bahwa penerapan PjBL dengan Lapbook dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang Indonesiaku kaya budaya pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Kalitengah tahun ajaran 2024/2025.
Penerpan Model Project Based Learning (PjBL) Dengan Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia Pada Siswa Kelas V SD Agus Fatkhurrohman; Wahyudi Wahyudi; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89408

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan langkah, (2) meningkatkan hasil belajar IPAS, (3) dan mendeskripsikan kendala dan solusi model PjBL dengan media pop up book pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah PTK kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V. Data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif yang bersumber dari siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik nontes berupa observasi dan wawancara. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah- langkah penerapan model PjBL yaitu: (a) merancang proyek, (b) merancang penyelesaian proyek, (c) menyusun jadwal, (d) menyelesaikan proyek, (e) presentasi, serta (f) evaIuasi proses dan hasiI. (2) Hasil belajar IPAS meningkat. (3) Kendala dalam  penelitian: (a) siswa sulit dikondisikan, (b) siswa belum berani menanggapi, (c) siswa kurang teliti, (d) siswa asik main sendiri, (e) siswa belum berani  presentasi.  Solusi yang  diberikan: (a) guru lebih tegas, (b) guru lebih memotifasi, (c) guru memberikan arahan, (d) guru lebih menasehati siswa, (e) guru lebih membimbing siswa. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model Project Based Learning dengan media Pop Up Book, dapat meningkatkan hasil belajar IPAS materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia.
Penerapan Model Pembelajaran Games Based Learning dengan Media Interaktif Wordwall untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Tentang Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal pada Siswa Kelas IV SD Negeri Klegenrejo Dania Prasasti; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104404

Abstract

Permasalahan dalam pembelajaran IPAS di kelas IV yaitu siswa kurang mengasah kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan GBL (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan GBL (3) meningkatkan hasil belajar melalui GBL (4) mengidentifikasi kendala dan solusi yang ditemukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan terhadap guru dan siswa kelas IV SD Negeri Klegenrejo. perancang penelitian. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Langkah-langkah GBL yang diterapkan yaitu, (a) mempersiapkan game, (b) penjelasan konsep, (3) aturan bermain game, (4) memainkan game, (5) merangkum pengetahuan, (6) melakukan refleksi. Kemampuan berpikir kritis siklus I=84,30%, siklus II=86,75%, siklus III=88,00% karena penerapan GBL. Ketuntasan hasil belajar ranah kognitif IPAS siklus I=42,5%, siklus II=70%, siklus III=95% karena penerapan GBL. Kendala yang terjadi salah satunya adalah ketertiban siswa saat bermain, yang diatasi dengan bimbingan langsung. Kesimpulanya, GBL dengan media interaktif wordwall efektif meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS.
Co-Authors Adelia Ayu Pertiwi Agil Handayani Agus Fatkhurrohman Agustin Kharisma Dewi Ajeng Dewanty Ajeng Dwi Pertiwi Alfina Tri Buanawati Aliya Nur Wahidah Alva Nurul Faizah Amalina Yusnani Anis Hidayah Anisa Amalia Aprilia Sekar Kinasih Atika Purwaningsih Atikah Sofiana Ayu Ratnaningsih Cla Risa Amelia Dania Prasasti Dewi Indrapangastuti Dian Fitria Dinda Rizky Ikebayu Dinna Rosiana Dwi Indah Suryani Dwi Puji Lestari Elfrida Restuana Janti Eliya Dwi Rahmasari Elok Wulansari Fakhrul Sani Fatimah Zahro Febry Amalia Fera Indriyansyah Ferdi Kurniawan Fitri Kartika Sari Fitriyani Nurkhotijah Fonda Hidayah Prabaningrat Gayuh Adi Nugroho Ghazi Inzanul Ardiatama Gita Anggraeni Hafida Hidayati Hafidlotul Ummah Hanifah Chairryn Nada Hanifah Imannur Fadila Kartika Chrysti Suryandari Kharina Indah Rastra Siwi Moh Salimi Monalisa Darma Wati Muh Chamdani Muhamad Chamdani Muhammad Chamdani Murwani Dewi Wijayanti Muthi'ah Salma Nasikhah Afdila Ngatman, Ngatman Ningrum Rahmawati Priandita Mindiari Putri Oktaviani Raeza Pradeka Rahmawati Ragil Anin Ditya Rahayu Fitriyani Ratna Hidayah Restu Utari Ridha Zulvana Rifhan Latifah Rina Resiana Dewi Riyadhotul Mukaromah Rizki Setiorini Robbi Rizqi Nugroho Rokhmaniyah Rokhmaniyah, Rokhmaniyah Rumiati Rumiati Salma Oktavia Hening Puspita Shinta Aulia Suhartono, Suhartono Tri Nurohmatul Hidayah Tri Saptuti Susiani Trisnawati Trisnawati Uchti Fitriyaningsih Uli Fathurrizqoh Usvah Istikomah Wahyono Wahyono Widya Maharani Pramudita Yanti Riyanti Yoyan Ega Pradana Zahara Nur Oktaviani Zati Hulwani Mindandi