Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya, Status Sosial Ekonomi Orang Tua, dan Self Efficacy Terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Batang Hari Hayatul Khairat; Ekawarna Ekawarna; Rosmiati Rosmiati
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2022 - Mei 2023)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the direct effect of 1) Peer Environment on Self Efficacy, 2) Socioeconomic Status of Parents on Self Efficacy, 3) Peer Environment on Interest in Continuing Study to Higher Education, 4) Socioeconomic Status of Parents on Interest in Continuing Study of Study to Higher Education, 5) Self-Efficacy on Interest in Continuing Study to Higher Education, 6) Peer Environment on Interest in Continuing Study at Higher Education through Self-Efficacy, 7) Socioeconomic Status of Parents on Interest in Continuing Study to Higher Education through Self Efficacy Efficacy. Performed using a path analysis model, the subjects in this study were students of class XI SMA Negeri 1 Batang Hari. The results of the analysis of the data obtained explain that there is a direct influence: 1) Peer Environment on Self Efficacy of 0.745, 2) Socioeconomic Status of Parents on Self Efficacy of 0.727, 3) Peer Environment on Interest in Continuing Study at Higher Education Education of 0.721 , 4) Socio-Economic Status of Parents on Interest in Continuing Study at Higher Education was 0.683, 5) Self-Efficacy toward Interest in Continuing Study at Higher Education was 0.835, 6) Peer Environment on Interest in Continuing Study at Higher Education through Self-Efficacy was 11.7723, 7) Socioeconomic Status of Parents Interested in Continuing Study at Higher Education through Self Efficacy of 11.7707. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung: 1) Lingkungan Teman Sebaya terhadap Self Efficacy, 2) Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Self Efficacy, 3) Lingkungan Teman Sebaya terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi, 4) Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi, 5) Self Efficacy terhadap Minat Melanjutakan Studi ke Perguruan Tinggi, 6) Lingkungan Teman Sebaya terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi melalui Self Efficacy, 7) Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi melalui Self Efficacy. Dilakukan dengan menggunakan model analisis jalur (path analisys), subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas XI di SMA Negeri 1 Batang Hari. Hasil analisis data yang diperoleh menjelaskan bahwa terdapat pengaruh langsung: 1) Lingkungan Teman Sebaya terhadap Self Efficacy sebesar 0,745, 2) Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Self Efficacy sebesar 0,727, 3) Lingkungan Teman Sebaya terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi sebesar 0,721, 4) Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi sebesar 0,683, 5) Self Efficacy terhadap Minat Melanjutakan Studi ke Perguruan Tinggi sebesar 0,835, 6) Lingkungan Teman Sebaya terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi melalui Self Efficacy sebesar 11,7723, 7) Status Sosial Ekonomi Orang Tua terhadap Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi melalui Self Efficacy sebesar 11,7707.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Sekolah, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Kota Jambi Fanny Eldiana Harahap; Khairinal Khairinal; Rosmiati Rosmiati
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2023 - November 2023)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v4i2.1621

Abstract

Keberhasilan sistem pendidikan nasional dilihat dari kinerja guru. Kinerja guru pada dasarnya merupakan kinerja atau ujuk kerja yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. Sumber daya manusia guru akan sangat menentukan pada kualitas hasil pendidikan, karena guru merupakan pihak yang paling banyak bersentuhan langsung dengan siswa dalam proses pendidikan atau pembelajaran dilembaga pendidikan sekolah. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak: 1) kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru; 2) budaya sekolah terhadap motivasi kerja guru; 3) kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru; 4) budaya sekolah terhadap kinerja guru; 5) motivasi kerja terhadap kinerja guru; 6) kepemimpinan kepala sekolah melalui motivasi kerja terhadap kinerja guru; dan 6) budaya sekolah melalui motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian penjelas (eksplanatory research) yaitu suatu penelitian yang menjelaskan masing-masing variable melalui pengujian hipotesis. Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah persamaan regresi linear berganda dengan menggunakan alat SPSS 21.0. for windows. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Kota Jambi dengan jumlah 63 orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan: 1) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung terhadap motivasi kerja guru; 2) budaya sekolah berpengaruh langsung terhadap motivasi kerja guru; 3) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru; 4) budaya sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru; 5) motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja guru; 6) kepemimpinan kepala sekolah melalui motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja guru; dan 7) budaya sekolah melalui motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja guru.
Pengejawantahan Entrepreneurship Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: “PENGEJAWANTAHAN ENTREPRENEURSHIP MELALUI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA” Yeni Asmara; Fachruddianyah Fachruddianyah; Kevin Waldo; Rosmiati Rosmiati; Dodi Irawan
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.11869

Abstract

Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini begitu pentingnya pelajar memiliki jiwa entrepreunership terutama bagi generasi muda yang diharapkan memiliki kreativitas dan innovasi sehingga dapat menciptakan peluang baik bagi dirinya dan lingkungan masyarakat tempat tinggal. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Zimmerer (Anwar, 2014:3) yakni kewirausahaan dipandang sebagai suatu proses pengaplikasian dari sebuah kreativitas dan inovasi dengan tujuan untuk membantu memecahkan suatu persoalan serta menemukan peluang dalam memperbaiki kehidupan sesorang. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengejawantahan entreprenership melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang telah dilaksanakan oleh sekolah seperti memanfaatkan dan mengembangkan potensi lokal seperti entrepreunership ekowisata, inovasi kreativitas produksi dibidang makanan sehingga dapat memberikan inspirasi dan kontribusi bagi sekolah lainnya sebagai upaya menumbuhkembangkan dan meningkatkan jiwa entrepreunership pada pelajar. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan peneliti melakukan pengkajian terkait dengan konsep dan teori yang akan digunakan berdasarkan literatur yang tersedia, terutama dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Kata Kunci : Pengejawantahan, Entrepreunership, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila