Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Comprehensive Efforts to Accelerate Non-Communicable Disease Services in the Era of COVID-19 in Indonesia’s Suburban Area Taher, Akmal; Gondhowiardjo, Soehartati A; Bachtiar, Adang; Prasetyo, Sabarinah; Pixelyne, Irene; Huang, Ficky; Ahmad, Rima Sumayyah
ASEAN Journal of Community Engagement Vol. 6, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 crisis has disrupted non-communicable disease (NCD) services in primary health care, and NCD is one of the comorbidities that increase mortality in COVID-19 patients. Efforts to accelerate NCD services were carried out with the focus on two programs: the development of integrated polyclinic NCD services and the training of community health workers (CHW) at the Tanara Community Health Center (CHC) in Banten. The development of a continuous team-based service system from the Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu)/integrated service post to NCD services at the CHC was carried out for six months to improve the quality of human resources and help provide recommendations in the implementation of NCD services. At the end of the program, there was a 26.1% increase in the number of hypertension patients receiving treatment compared with the previous year, and there was a significant increase in the level of knowledge of CHWs after training and long-term mentoring (p < 0.001). Efforts to accelerate NCD services require support from all parties, and to ensure the continuity of these efforts, periodic monitoring and evaluation are necessary.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perempuan Melakukan Pemeriksaan Dini Kanker Serviks : A Scoping Review Khairunnisa, Prila; Ronoatmodjo, Sudarto; Prasetyo, Sabarinah
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Vol. 6, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan laporan dari The Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2020, kasus terbaru kanker serviks di Indonesia sebanyak 36.633 jiwa (17,2%) menempati posisi kedua setelah kanker payudara dan menempati posisi ketiga penyebab kematian akibat kanker. Secara nasional hanya sebanyak 8,3% perempuan usia 30-50 tahun yang melakukan pemeriksaan dini kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA test) dan kanker payudara dengan Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji dan menemukan bukti berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi pencegahan dini kanker serviks pada perempuan di Indonesia. Scoping Review digunakan untuk menafsirkan hasil sesuai dengan evidence based dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian menggali dan menganalisis data serta memaparkan hasil dari review artikel. Dari beberapa databased yang digunakan pada penelitian ini seperti Science Direct (42) dan PubMed (68) diperoleh 2 tema yaitu skrining kanker serviks, hambatan dalam skrining dan vaksinasi HPV. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat hambatan dalam pemeriksaan dini kanker serviks dengan metode IVA test, Pap Smear dan pencegahan dini kanker serviks dengan vaksinasi HPV yang diantaranya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, dukungan suami serta khawatir akan efek samping dan biaya yang tinggi.
Faktor – faktor Determinan Kejadian Hipertensi Pada Lansia dan Non-Lansia di Indonesia: Data Ski 2023 Rahmiyati Rahmiyati; Sabarinah Prasetyo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43880

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi medis yang masih menjadi perhatian kesehatan di seluruh dunia, dengan prevalensi yang meningkat seiring bertambahnya usia. Penelitian ini menganalisis faktor determinan terjadinya hipertensi pada kelompok lansia dan non lansia di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan rancangan cross-sectional dengan sumber data SKI 2023. Penggunaan data SKI 2023 dikarenakan data yang dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang telah teruji validitas dan kredibilitasnya, serta disetujui oleh Komite Etik Indonesia. Sample penelitian mencangkup 638.178 responden yang berusia ≥ 15 tahun yang melaporkan diri dan melakukan pengukuran tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi lansia di Indonesia yaitu sekitar 15.3% berdasarkan keseluruhan penduduk usia diatas 15 tahun yang melakukan pemeriksaan tekanan darah, serta 54.4% diantaranya ditemukan terkena hipertensi. Faktor determinan kejadian hipertensi pada semua kelompok umur paling besar pengaruhnya yaitu riwayat hipertensi dan obesitas, namun konsumsi alcohol dan riwayat diabetes mellitus menunjukkan pengaruh bermakna terhadap kejadian hipertensi di Indonesia Pembahasan penelitian ini meyoroti perlunya perhatian lebih faktor determinan seperti gaya hidup yang sehat dan akses layanan kesehatan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi prevalensi hipertensi di masyarakat, terutama untuk kelompok umur lansia dan non lansia (usia pre-lansia dan produktif).
Determinasi Sosiodemografi terhadap Supresi Viral Load pada Orang Dengan HIV di Oecusse-Timor Leste Lolita Lay dos Santos; Amran Julianto Tanesib; Sabarinah Prasetyo
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52075

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat global. Target 95-95-95 UNAIDS menekankan pentingnya pencapaian supresi viral load untuk menekan transmisi HIV dan meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV (ODHIV). Namun, di Timor Leste, hanya 42,4% ODHIV yang mencapai supresi viral load, jauh di bawah target global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinasi faktor sosiodemografi terhadap jumlah viral load pada ODHIV di Oecusse. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder dari rekam medis pasien HIV di wilayah Oecusse. Sampel diambil secara total sampling sebanyak 46 ODHIV. Variabel dependen adalah jumlah viral load (<1000 kopi/ml dan ≥1000 kopi/ml), sedangkan variabel independen meliputi jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, dan status perkawinan. Analisis dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil menunjukkan 52,2% pasien memiliki viral load <1000 kopi/ml. Tidak terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin (p=1,000), usia (p=0,869), tingkat pendidikan (p=0,182), dan status perkawinan (p=0,700) dengan jumlah viral load. Meskipun pendidikan rendah menunjukkan kecenderungan supresi lebih tinggi, perbedaannya tidak signifikan. Faktor sosiodemografi tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah viral load pada ODHIV di Oecusse. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar serta mempertimbangkan variabel klinis dan kepatuhan terapi ART diperlukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi HIV.
Rancangan Desain Sistem Monitoring Home Quarantine Kasus Konfirmasi Tanpa Gejala Covid-19 Berbasis Web-Mobile Di Surabaya Indrihapsari, Hamidah; Prasetyo, Sabarinah; Siregar, Kemal Nazaruddin
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 6, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a new emerging and highly infectious disease, the cases of Coronavirus Disease (COVID-2019) have been growing rapidly. To curb the spread of COVID-19, one of the measures is quarantining the patients who are infected in the hospital or in a dedicated monitoring center. However, because of the fast spread of the coronavirus, the health resources such as health facilities, healthcare workers, and monitoring centers, are overwhelmed. To handle this problem, asymptomatic patients are suggested to self-quarantine in their own home. However, this can be challenging because it is hard to monitor these patients all the time. Global Positioning System (GPS) & Geofencing technology can become solution for this issue, to monitor the COVID-19 patients by tracking the location of these home-quarantined patients. Web-mobile application for monitoring COVID-19 home-quarantined patients is proposed to handle the problems arising because of COVID-19. The prototyping method is used in this system development until step 2; 1) system requirement analysis, and 2) system design. System requirement analysis was done with qualitative method via online in-depth interviews with 5 (five) potential users (a staff from District Health Office of Surabaya, one from Primary Healthcare Centers in Surabaya, one surveillance staff, one doctor, and one asymptomatic COVID-19 patient from Surabaya) and literature review. System design consists of logic designs and interface designs which is designed to fulfill the requirements needed in the first step. Most of the potential users interviewed, stated that the development of this system will be really helpful for them, but it must be followed with the local regulation about the consequences of breaking the home quarantine rule. In conclusion, this system design can be the basic concept for developing the system in the next step.
Analisis Dampak Covid-19 terhadap Pelayanan Antenatal Care (ANC) : Literature Review: Impact Assessment of Covid-19 on Antenatal Care (ANC) Service : Literature Review Fitri Latipatul Anshor; Sabarinah Prasetyo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.957 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2411

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus disease (COVID-19) menjadi pandemi global sejak ditetapkan oleh WHO pada Maret 2020. Hal ini berdampak pada pelayanan sektor kesehatan salah satunya pelayanan kesehatan ibu hamil yaitu pemeriksaan Antenatal care (ANC). Selama masa pandemi COVID-19 terjadi penurunan cakupan ANC di Dunia (59%) di Indonesia (51%). Tujuan: Mengkaji dampak COVID-19 terhadap pelayanan ANC. Metode Penelitian: Artikel ini ditulis dengan metode traditional narrative literature review. Sumber informasi artikel sebagai subjek utama penelitian yang ditelaah berasal dari mesin pencari PubMed, Google Scholar, BMC dan Sciencedirect. Pencarian literature dilakukan dengan kurun waktu penerbitan jurnal dari tahun 2020 hingga 2022. Hasil: Hasil analisis menunjukkan secara keseluruhan artikel menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap pelayanan ANC dimana terjadi penurunan cakupan ANC di berbagai wilayah dan perubahan pelayanan ANC selama pandemi COVID-19. Kesimpulan: Penggunaan telemedicine dan perawatan antenatal online menjadi alternatif pilihan yang dilakukan untuk memantau kesehatan ibu hamil selama pandemi COVID-19 akibat keterbatasan akses dalam mendapatkan pelayanan ANC akibat lockdown.
The Role of the Midwife in Postpartum Family Planning Services : A Case Study on Three Different Health Facilities in South Central Java Inggar Ratna Kusuma; Rita Damayanti; Sabarinah Prasetyo
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2022.13.1.112-125

Abstract

Postpartum family planning coverage in Central Java is below the national standard, or it only reached 26.8%. Postpartum mothers are at risk of getting pregnant if they do not use contraception. Modern contraceptives prevent 3.2 million of 5.6 million under-five deaths and 109,000 of 155,000 (70%) maternal deaths. Continuity of Midwifery Care during the extended postpartum period encourages mothers to use modern contraception to manage the pregnancy gap. This study aimed to explore midwifery services for Family Planning Postpartum from the perspective of providers and clients in three health facilities: hospitals (RS), Public Health Centers, and Independent Midwifery Practice (PMB). The research was implemented through a qualitative descriptive, a case study approach design in 2021. informants were ten postpartum mothers, nine midwives, two heads of Puskesmas, head division of Family Planning, Women and Children Empowerment (KBPPA) conducted an in-depth interview. The interviews were digitally recorded, transcribed, and analyzed using the Miles and Huberman method. Providers and clients identified several benefits of Postpartum Family Planning (KBPP). Midwives stated several obstacles in providing services, such as limited counseling time during labor and lack of support from hospital management. The competence of midwives constrained KBPP services at the Puskesmas. There were still few midwives at the Puskesmas certified to provide Long Term Contraception Method services. Midwives were also overloaded with work during the pandemic. Obstacles in the Independent Midwifery Practice were the lack of IMP with clinical networks and the limited authority of the midwife. Meanwhile, postpartum mothers' barriers included lack of knowledge about fertility and KBPP, worry about side effects, and the husband's lack of support. Therefore, optimizing the referral mechanism for long-term contraception in advanced health facilities is necessary. Continuity of care midwives and integration of services will increase coverage of postpartum contraception.
Co-Authors Adang Bachtiar Ahmad, Rima Sumayyah Akmal Taher Amelia Dyah Kartika Sari Amran Julianto Tanesib Anita Ratnawati Arif Burhanudin Asri Masitha Arsyati Ayoub, Harun Yussuf Bonardo Prayogo Hasiholan Burhanudin, Arif Chudahman Manan Chudahman Manan Dadan Erwandi Darmawati, Annisa Destrikasari, Charisma Dharmika Djojoningrat Diah Safitri Dini Kurniawati E. Mudjaddid A. Siswanto Deddy N.W.Achadiono Hamzah Shatri Ede Surya Darmawan Ekananda, Rizki Ela Mulyana Arofah Elly Nurachmah Evi Martha Felicia Kurniawan, Felicia Fitra Yelda Fitra Yelda Fitri Latipatul Anshor Gondhowiardjo, Soehartati A Good, Byron J Hadi Pratomo Hamidah Indrihapsari Hasnanisa, Nadia Hatma, Ratna Djuwita Huang, Ficky Imam Subekti Indri Hapsari Susilowati Indrihapsari, Hamidah Inggar Ratna Kusuma Irawati Ismail, Irawati Iwan Ariawan Jamal Abd. Kadir Johan Talesu Junaiti Sahar Karl Peltzer Kemal N. Siregar Khairunnisa, Prila Kurniawidjaja, Meily Laurentius Aswin Pramono Loli J Simanjuntak Lolita Lay dos Santos Marcellus Simandibrata Martya Rahmaniati Muhammad Amin Muthmainnah Muthmainnah Nadia Hasnanisa Najah, Miftahun Nanang Sukmana Nanang Sukmana Nurizin, Dion Zein Nurul Akbar Nurul Akbar Nury Nusdwinuringtyas Pixelyne, Irene Prihartono, Nurhayati Adnan Prila Khairunnisa Purwantyastuti Purwantyastuti Rahmiyati Rahmiyati Rino Alvani Gani Rino Alvani Gani Rita Damayanti Rita Damayanti Sigit Mulyono Siregar, Rohana Uly Pradita Siti Fatimah Sudarto Ronoatmodjo Sudijanto Kamso Supa Pengpid Susiana Nugraha Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syarif Rahman Hasibuan Theresa F Napitupulu Utami, Rahastiwi Fadilah Vera Yuwono Waloya, Waloya Yosef Muhamad Rachman Baniaz Muliawan Yuli Puspita Devi Yunanda, Rista Yunita Amraeni Yusuf, Nova R