Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Frekuensi Penggorengan dan Penambahan Sari Mengkudu (Morindacitrifolia) terhadap Jumlah Asam Lemak Trans pada Minyak Jelantah Rahmiati, Baiq Fitria; Jauhari, M. Thonthowi; Ardian, Junendri; Aini, Quratu
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v1i1.732

Abstract

The development of various degenerative diseases is very rapid. Degenerative disease is a medical term to describe a disease that arises as a result of the deterioration of the function of the body's cells from a normal state that becomes worse or the level of cell activity in the body decreases.Degenerative disease was caused by over consuming high trans fatty acid that exist in fried foods with reused cooking oil. The cooking oil that used to fry food repeatedly contained high trans fatty acid. Noni fruits contained antioxidant which can prevent formation of trans fatty acid by obstructing oxidation reaction. . The objective of this research was to determine the effect of fried frequency and noni juice addition in the amount of trans fatty acid optimally. This research used Randomized Experimental Design Split Plot 4x5x2. Treatments applied were addition of noni juice in various volume (0 ml, 45 ml, 50 ml, 55 ml), and frying frequency of cooking oil (G1, G2, G3, G4, G5). The result of this research were frying frequency affect the increase of trans fatty acid (p=0.000) and the addition of noni juice affect the decrease of trans fatty acid (p=0.005) but interaction between frying frequency and addition of noni juice did not affect the amount of trans fatty acids (p=0.71). Volume of noni juice which can reduced trans fatty acid optimally is 55 ml of noni juice in second frying. In conclusion, the amount of trans fatty acid affected by frying frequency and addition of noni juice.
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji Merah terhadap Penurunan Kadar Ldl (Low Density Lipoprotein) dan Kolesterol Total Ardian, Junendri; Jauhari, M. Thonthowi; Rahmiati, Baiq Fitria
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v1i1.733

Abstract

Objective: The purpose of this research is analyzing the influence’s of guava juice intake for LDL’s levels and cholestrol’s total at the age of 40 – 70 years old.Method: Kind of this research is True Experimental researchs with Pre and Post Test Control Group designs. Populations in this research are 20 housewifes with hypercholesterolmia and separated into two groups, the first group is guava juice’s intervention group, and the second is control group with mineral water’s intervention.Results: The result in this research shows that guava juice’s has intake for LDL’s levels and cholestrol’s total at the age of 40 – 70 years old. The test that used for the research is Paired T Test. Cholesterol total levels for guava juice’s intervention has decreased significantly as much as 13,4 mg/dl (with p<0,05) and LDL’s levels has decreased significantly 14,4 mg/dl(with p<0,05). While for the control group cholesterol total levels has increased 6,8 mg/dl but it doen’t mean (with p>0,05) and LDL’s levels has increased too as much as 13,0 mg/dl but it didn’t mean (with p>0,05).Conclusion:Total cholesterol levels in distributioning guava juice decrease significantly 13.4 mg / dl (p <0.05) and LDL levels decreased significantly 14.4 mg / dl (p <0.05). Whereas in the control group total cholesterol levels increased 6.8 mg / dl but were not significant (p> 0.05) and LDL levels increased 13.0 mg / dl but were not significant (p> 0.05).
Hubungan Status Gizi dan Konsumsi Pangan Sumber Antioksidan dengan Tingkat Morbiditas Biomarker Covid-19 Rahmiati, Baiq Fitria; Jauhari, M. Thonthowi; Naktiany, Wayan Canny; Ardian, Junendri; Yunika, Regina Pricilia
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v2i2.1649

Abstract

Abstrak Morbiditas atau kesakitan covid-19 merupakan tanda dan gejala yang terjadi jika seseorang terindikasi mengalami penularan coronavirus. Hal ini dikarenakan oleh sistem imunitas pada tubuh seseorang tersebut melemah. Sistem imun yang baik dapat menghalau berbagai virus yang masuk ke tubuh, salah satunya Coronavirus. Dalam bidang gizi, antioksidan dikenal sebagai zat gizi yang mampu meningkatkan dan memaksimalkan kinerja dari sistem imunitas tubuh. Selain itu, status gizi seseorang juga menentukan bagaimana sistem imun ini bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari status gizi dan konsumsi pangan terhadap biomarker Covid-19. Penelitian ini akan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengambil data terkait konsumsi pangan sumber antioksidan, mengukur status gizi responden secara langsung dan mengaitkan hasilnya dengan morbiditas penanda covid 19. Hasil yang ditemukan adalah Terdapat pengaruh kedua faktor yaitu status gizi dan konsumsi pangan terhadap morbiditas penanda Covid 19. Faktor yang lebih berpengaruh terhadap penanda morbiditas Covid 19 adalah konsumsi pangan sumber antioksidan.
Studi Pembuatan Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Tepung Biji Kacang Hijau (Vigna Radiata) Putri, Aida; Ardian, Junendri; Jauhari, M. Thonthowi
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v3i1.1929

Abstract

Daun kelor dan kacang hijau merupakan tanaman lokal Indonesia yang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi namun pemanfaatannya masih kurang. Daun kelor dan biji kacang hijau sebagai sumber protein nabati yang dapat menjadi bahan makanan alternative yang dapat disubtitusikan tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau ke dalam bentuk cookies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa uji kesukaan pada warna, aroma, tekstur dan rasa serta kandungan protein yang terdapat pada cookies. Metodologi: Penelitian ekspremental ini menggunakan rancangan acak lengkap. Uji Organoleptik dilakukan dengan menggunakan metode hedonik. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 31 sampel mahasiswi Universitas Bumigora. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil uji organoleptik atau uji kesukaan pada produk cookies tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau pada uji kruskal wallis aroma tekstur, dan rasa hasil signifikansi terhadap aroma (0,025) , tektur (0,000) dan rasa 0,001 (p<0,05) yang berarti H1 diterima H0 ditolak signifikan terhadap aroma, tekstur dan rasa. Pada kadar protein tertinggi pada perlakuan t3 dengan kombinasi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau sebesar 16,27 %. Kesimpulan Organoleptik yang didapatkan signifikan terhadap aroma, tekstur dan rasa pada cookies tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau karena p<0,05. Kadar protein tertinggi diperoleh pada perlakuan t3 yaitu sebesar 16,27 %.
Analisis Kesenjangan Antara Harapan Dengan Kenyataan Yang Dirasakan Peserta Posbindu Isasih, Widani Darma; Ardian, Junendri; Astawan, Wanda Januar; Solehah, Novia Zuriatun; Sukanty, Ni Made Wiasty
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v3i2.2460

Abstract

Rasio pemanfaatan peserta POSBINDU FKM UNAIR yang masih rendah dan hasil penelitain berupa gap menunjukkan adanya ketidak puasan yang dirasakan peserta. Gap berdasarkan perhitungan persentase harapan (H) dikurangi dengan persentase kenyataan yang dirasakan oleh peserta (K). Jika H – K > 0 (nilai postif) maka dikatakan hal tersebut bermasalah. Jika nilai GAP diperoleh = atau > 20% maka dapat dikatakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang penting untuk diperhatikan sesuai dengan analisis pareto, karena peresentasi = atau > 20% ketidak puasan dapat menjadi pemicu timbulnya masalah. Hasil penelitian menunjukkan persentase harapan lebih tinggi di bandingkan persentase kenyataan yang lemudian menyebabkan terjadinya rasa ketidak puasan pada peserta. Jika kenyataan sesuai harapan, konsumen puas. Jika kenyataan melebihi harapan, konsumen sangat puas. Tetapi jika kenyataan tidak sesuai dengan harapan, maka konsumen akan kecewa. Semakin besar kesenjangan (gap) antara harapan dan kenyataan, semaakin besar kekecewaan konsumen.
Asupan Sumber Zat Besi dan Konsumsi Tablet Tambah Darah serta Kadar Hemoglobin Yosditia, Baiq Elda; Rahmiati, Baiq Fitria; Ardian, Junendri; Jauhari, M. Thonthowi
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v4i1.2895

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia, terutama pada negara berkembang. Menurut WHO 2015 dua miliar penduduk dunia mengidap anemia. Sekitar 50% kasus anemia diakibatkan karena kekurangan zat besi. Prevalensi anemia pada remaja putri di dunia berkisar 40-88%. Angka kejadian anemia di Indonesia terbilang masih cukup tinggi. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja putri sebesar 48,9% yang berarti 3-4 dari 10 remaja menderita anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dan konsumsi tablet tambah darah terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia di SMAN 9 Mataram. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah bagian dari populasi yang dilakukan dengan cara stratified random sampling. Sedangkan jumlah sampel penelitian didapatkan dengan menggunakan rumus slovin. Dari 118 siswi, didapat sebanyak 55 responden. Pengumpulan data meliputi pemeriksaan kadar hemoglobin, pengisian kuesioner, dan wawancara asupan zat besi menggunakan metode Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire. Penelitian ini menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan zat besi (p= 0.000), dan konsumsi tablet tambah darah (p= 0.000) dengan kadar hemoglobin remaja putri anemia di SMAN 9 Mataram. Kesimpulan penelitian ini yaitu remaja putri kelas XI di SMAN 9 Mataram yang menderita anemia sebanyak 85.5% dengan asupan zat besi kurang sebanyak 69.1% dan konsumsi tablet tambah darah tidak pernah sama sekali sebanyak 41.6%.
Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Anak Usia 1-5 Tahun Pratama, Aloysius Adhi; Ardian, Junendri; Lastyana, Wiwin; jauhari, M. Thonthowi; Rahmiati, Baiq Fitria
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v4i2.3239

Abstract

Abstrak HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 1-5 TAHUN DI KELURAHAN CAKRANEGARA SELATAN Aloysius Adhi Pratama Latar belakang: Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan suatu periode yang menentukan kualitas anak di masa depan. Kualitas gizi yang baik merupakan faktor kunci dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal pada masa anak-anak. Status gizi yang memadai memberikan dasar yang kuat bagi perkembangan fisik, kognitif, dan emosional anak. Sebaliknya, kekurangan gizi atau malnutrisi dapat memiliki dampak negatif yang serius terhadap perkembangan anak. Metodologi: Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik dengan tipe korelasional dengan desain cross sectional yang merupakan penelitian berorientasi pada waktu serta observasi pada kedua variabel. Sampel sebanyak 90 orang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan uji analisa chi-aquare. Hasil Penelitian: Responden yang memiliki status gizi kurang sebanyak 13 anak (14,4%), status gizi normal sebanyak 74 anak (82,2%), status gizi lebih sebanyak 3 anak (3,3%) dan yang memiliki perkembangan penyimpangan sebanyak 5 anak (5,6%), perkembangan meragukan sebanyak 17 anak (18,9), perkembangan sesuai sebanyak 68 anak (75,6%). Hasil penelitian menunjukkan p value < 0,05 sebesar 0,000 sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status gizi (BB/U) dengan perkembangan anak usia 1-5 tahun di Kelurahan Cakranegara. Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa status gizi memiliki hubungan dengan perkembangan anak. Kata Kunci : Balita; Status Gizi; Perkembangan Anak Abstract RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND CHILD DEVELOPMENT AGES 1-5 YEARS IN SOUTH CAKRANEGARA SUB-DISTRICT. Aloysius Adhi Pratama Background: Growth and development in children represent a critical period that determines their future quality of life. Adequate nutritional quality is a key factor in ensuring optimal growth and development during childhood. Proper nutritional status provides a strong foundation for the physical, cognitive, and emotional development of children. Conversely, nutritional deficiencies or malnutrition can have serious negative impacts on child development. Methods: This research design employs an analytical research design with a correlational type and a cross-sectional design, which focuses on time-oriented and observational study of two variables. The sample consists of 90 individuals obtained using a simple random sampling technique. The study utilizes the chi-square analysis test. Results: Respondents who had malnutrition status were 13 children (14.4%), those with normal nutritional status were 74 children (82.2%), those with overnutrition were 3 children (3.3%), those with developmental deviations were 5 children (5.6%), those with questionable development were 17 children (18.9%), and those with appropriate development were 68 children (75.6%). The research results showed a p-value < 0.05 of 0.000, indicating a significant relationship between nutritional status (weight/age) and the development of children aged 1-5 years in Cakranegara Village. Conclusion: From the research results, it can be concluded that nutritional status is associated with child development. Keywords : Toddlers; Nutritional Status; Child Development.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan Dewi, Ria Risti; Ardian, Junendri; Lastyana, Wiwin
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v4i2.3251

Abstract

ABSTRACT The relationship between family support and exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months in the working area of the Karang Taliwang Health Center Ria Risti Dewi Background : Breast milk is the first food for newborns, variousscientific points of view can be proven that breast milk is the best and most ideal baby food. Although there are many known benefits of exclusive breastfeeding, there are still many mothers who do not breastfeed exclusively, many factors that influence breastfeeding are not Exclusively, one of which is support from the family, which is to provide information, advice and attention that makes mothers feel comfortable and calm in the process of breastfeeding. Objective : The purpose of this study was to determine the relationship between family support and exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months in the working area of the Karang Taliwang Mataram Health Center. Method : The method in this study is quantitative with a cross sectional approach. The sample in this study was 63 respondents, the sampling technique in this study was purposive sampling. Data analysis using chi square test. Results : The results of this study showed no meaningful relationship of emotional support (p = 0.632), no relationship of instrumental support (p = 0.727), there was an association of assessment support (p = 0.008), there was an association Information support (p = 0.030) with exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months in the working area of the Karang Taliwang Mataram Health Center. Conclusion : The conclusion in this study is that there is no significant relationship between emotional support and instrumental support and exclusive breastfeeding, while in assessment support And information there is a significant relationship with exclusive breastfeeding in infants aged 0-6 bulam. Keywords : Exclusive Breastfeeding, Family Support
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunted pada Anak Balita Putri, Rinjani Ade; Ardian, Junendri; Isasih, Widani Darma
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v4i2.3298

Abstract

Abstrak Prevalensi stunting di daerah Nusa Tenggara Barat sebesar 33,49% pada tahun 2018. Diwilayah Lombok barat balita pendek (TB/U) pada tahun 2020 sebesar 20,1% dan mengalami kenaikan angka stunting pada tahun 2021 menjadi 22,71%. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Angka stunting masih sangat tinggi dan merupakan masalah kesehatan yang harus ditanggulangi. Oleh karena itu, penelitian ini bertuuan untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Keadian Stunted (Pendek) Pada Balita Usia 12-59 Bulan Diwilayah Kerja Puskesmas Sigerongan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua orang tua dan balita yang ada wilayah kerja Puskesmas Sigerongan yang berjumlah 593. Pengambilan sampel menggunakan teknik kuota sampling dengan jumlah sampel 73 orang tua dan balita. Analisis data menggunakan uji korelasi spearmen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan Pola Asuh Orang Tua (p= 0,689) Dengan Kejadian Stunted (Pendek) Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sigerongan (p>α). Kesimpulan penelitian ini yaitu pola asuh orang tua di wilayah kerja Puskesmas Sigerongan pola asuh tidak baik sebanyak 58,9%, pola asuh baik sebanyak 41,1%. Anak balita di wilayah kerja Puskesmas Sigerongan memiliki status gizi dengan kategori stunting yaitu balita pendek sebanyak 43,8%, sangat pendek sebanyak 56,2%. Kata Kunci: Stunting, Balita, Pola Asuh
Optimalisasi Edukasi Bahaya Pernikahan Usia Anak dalam Upaya Cegah Stunting Sejak Dini pada Remaja Jauhari, M. Thonthowi; Efendi, Saparudin; Ardian, Junendri; Isasih, Widani Darma; Kusuma, Wirajaya; Haryono, Haryono
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): January 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v6i3.2868

Abstract

Child marriage is one of the major risk factors contributing to the high prevalence of stunting in Indonesia, particularly in rural areas. Adolescents, as a group transitioning into adulthood, play a strategic role in preventing early marriage through improved literacy in reproductive health and nutrition. This community service program aimed to enhance the knowledge and awareness of youth members of the Karang Taruna in Sukaraja Village regarding the dangers of child marriage and its association with stunting risk. The program involved 23 adolescents as participants. The implementation methods included initial observation, development of educational materials, coordination with village authorities, interactive lectures, participatory discussions, and demonstrations of educational media. Evaluation was conducted using pre-test and post-test instruments, attitude observation, and brief reflective interviews. Results showed a significant increase in participants’ knowledge, indicated by an improvement in the average score from 52.8 to 80.97 after the educational session. Participants also demonstrated more critical attitudes toward child marriage practices and expressed commitment to becoming agents of change in stunting prevention within their community. This program proved effective in improving adolescents’ reproductive health literacy and shows potential for sustainability through Karang Taruna initiatives to continue educational campaigns. Community-based education efforts such as this are essential to support the postponement of marriage age and reduce stunting risk among future generations.
Co-Authors Aida Putri Aida Putri Deyantari Aini, Quratu Aloysius Adhi Pratama Anggriany, Nissa Anisah ANISAH Anisah Anisah Anthony Anggrawan Anwariah, Jukhairiatun Ari Natalia Probandari Astawan, Wanda Januar Baiq Amelia Eka Helvyana Putri Baiq Elda Yosditia Baiq laras yulia hidayani Cecep Kusmana Dewi, Ria Risti Erna Sari Erna Sari, Erna Farida Ariani Farida Ariani Firmansyah Firmansyah Guyup Mahardhian Dwi Putra Hadi, Agus Purbathin Haryono Haryono Herviana I Putu Bayu Agus Saputra Jauhari, M Thonthowi Jauhari, M. Thonthowi Jauhari, M. Thontowi Jukhairiatun Anwariah Jumita Septiani K Kusnandar Kurniadin Abd Latif Laksmi Nur Fajriani Lastyana, Wiwin Lina Yunita M Zulfikar Alfariki M. Kevin Saputra M. Thonthowi Jauhari M. Thonthowi Jauhari M. Thontowi Jauhari M. Thontowi Jauhari M. Thontowi Jauhari M. Zulfikar Al Fariqi M.Thontowi Jauhari Muhammad Idham Naktiani, Wayan Canny Naktiany, Wayan Canny Naufali, M. Nizhar Ni Made Wiasty Sukanty Novia Zuriatun Solehah Nurul Hidayah Pratama, Aloysius Adhi Putri, Aida Putri, Baiq Amelia Eka Helvyana Putri, Rinjani Ade Quratu Aini Qurratu Aini Rahmiati, Baiq Fitria Regina Pricilia Yunika Ria Risti Dewi Rinjani Ade Putri Rizqika Mahardika Santika, I Gede Panji Saparudin Efendi Saputri, Tresia Ayu Satrijo Saloko Sukanty, Ni Made Wiasty Syamsurrijal, Syamsurrijal Thonthowi Jauhari Tresia Ayu Saputri Wanda Januar Astawan Wayan Canny Naktiany Wayan Canny Naktiany Wayan Canny Naktiany Wayan Canny Naktiany Wayan Canny Naktiany Wayan Canny Naktiany Wenny Wijaya Wiasty Sukanty, Ni Made Widani Darma Isasih Wirajaya Kusuma Wiwin Lastyana Wiwin Lastyana Wiwin Lastyana Wiwin Lastyana Wiwin Lastyana Wiwin Lastyana Wiwin Lastyana Yosditia, Baiq Elda Yunika, Regina Pricilia Yunita, Lina