Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Sistem Informasi Penjualan Produk Tani Untuk Kelompok Tani Muda di Desa Labulia Rosanensi, Melati; Sakti, Lanang; Santoso, Heroe; Madani, Miftahul; Suriyati; Mayadi
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Desember)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v3i2.524

Abstract

As time goes by, information systems are still very much needed, both for individuals and groups. Information systems are still very reliable, especially for sales, such as selling agricultural products to Indonesian young farmers' associations. The Indonesian Young Farmers Association is a community that sells and produces various agricultural products such as fertilizers, pesticides, medicines, seeds, fruits, vegetables, spices, and food crops. The Indonesian Young Farmers Association is one of the farmer groups located in rural areas. So far the Indonesian Young Farmers Association still uses a conventional system, namely customers who come to their place of business, so buyers have to go to the place where they buy agricultural products and customers need energy to choose the goods or agricultural products they want to buy, and to face intense competition they must have a marketing strategy. Different from its competitors, this requires an information system that can provide information about products to customers quickly and accurately. This research uses the waterfall method which starts from analysis, design, implementation, testing, and maintenance. Results From the trial, a tabulation of 100% was obtained which stated that they strongly agreed that the system that had been created was suitable and could be implemented in the Farmer Product Sales Information System at the Indonesian Young Farmers Association for village progress.
Efektifitas Program Pilah Sampah dari Rumah (Pilsadar) berdasarkan Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Sakti, Lanang; Perdana, Asmi Adwiasa; Rosikhu, Muhammad
Juridische : Jurnal Penelitian Hukum Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : PT Satya Pertama Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the effectiveness of the Home Waste Sorting Program (PILSADAR) in Tanjung Karang Village, Sekarbela District, Mataram City Based on Mataram City Regional Regulation Number 1 of 2019 concerning Waste Management. This thesis examines the following problems, namely; What is the effectiveness of the Home Waste Sorting Program (Pilsadar) in Tanjng Karang Village, Sekarbela District, Mataram City; and what are the obstacles faced in implementing the Home Waste Sorting Program (Pilsadar) in Tanjung Karang Village, Sekarbela District, Mataram City. This research is research that examines data and legal materials, both from primary data obtained from field observations and interviews, and from secondary data consisting of primary legal materials in the form of statutory regulations and other regulations. related. From the results of this research, it can be concluded that; Sapaia's PILSADAR program is currently not running effectively because this program has only been implemented in the Sembalun area and is only implemented twice a week. The author says that there needs to be more intensive evaluation and coordination as well as follow-up to ensure that PILSADAR is implemented according to expectations and achieves appropriate results. Overall, this could have a positive impact on the entire Tanjung Karang Village; Furthermore, the obstacles faced by the Government in implementing the Segregate Waste from Home (Pilsadar) Program in Tanjung Karang Subdistrict are the limited budget in the subdistrict which is the main obstacle in implementing the pilsadar program. This shows that limited financial resources can limit the expansion of the program to other areas. Apart from that, the lack of limited three-wheeled vehicles is also an inhibiting factor. This can hinder the distribution of rubbish sacks or transport of rubbish from home to waste management centers.
Pendampingan Pembuatan Brand Identity Kemasan Produk bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Hasbullah; Christofer Satria; I Nyoman Subudiarta; Lanang Sakti
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v4i2.701

Abstract

Mentoring for product branding and packaging design for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) is a strategic step to increase product competitiveness and sales value. MSMEs often face challenges in developing a strong brand identity and attractive packaging due to limited knowledge, resources, and access to professional design. However, what steps should be taken by MSME actors to improve their brand visuals so they can compete in the national market? The purpose of this mentoring is to guide and provide knowledge to MSME actors in creating a strong brand and functional, esthetic packaging that aligns with the target market. The mentoring methods include training, consultation, and hands-on practice in logo design, color selection, typography, and packaging materials. The impact of this activity is expected to improve product image, expand market share, and drive business growth. In conclusion, this mentorship not only helps MSMEs with design aspects but also strengthens product positioning amidst increasingly fierce business competition.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penegakan Hukum dan Keadilan Berdasarkan Amanat Undang-undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945 Prawiranegara, Khalid; Sakti, Lanang; Efendi, Saparudin; Prayuda, Hilman
Journal Evidence Of Law Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Evidence Of Law (Desember)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jel.v4i3.1771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pemberdayaan masyarakat dalam penegakan hukum dan keadilan berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kajian ini berangkat dari pandangan bahwa penegakan hukum yang berkeadilan tidak dapat hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat sebagai subjek hukum yang berdaya. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, yaitu menelaah ketentuan konstitusional dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dalam konteks penegakan hukum dan keadilan. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap sumber hukum primer dan sekunder, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan perwujudan prinsip kedaulatan rakyat dan keadilan sosial sebagaimana diatur dalam Pembukaan dan pasal-pasal UUD 1945. Pemberdayaan tersebut mencakup peningkatan kesadaran hukum, akses terhadap keadilan (access to justice), serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dan advokasi hukum. Implementasi di era reformasi memperlihatkan pergeseran paradigma penegakan hukum dari sentralistik menuju partisipatif, melalui penguatan lembaga-lembaga independen dan program bantuan hukum. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat memiliki peran strategis dalam mewujudkan sistem hukum yang adil, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat sesuai dengan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kajian Etika dan Hukum Siber dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence di Indonesia Husain, Husain; Rahmatyar, Ana; Sakti, Lanang; Rosikhu, Muhammad; Efendi, Saparudin; Alfurqan, Imam
Jurnal Fundamental Justice Vol. 7 No. 1 (2026): Maret 2026 : In Press
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/fundamental.v7i1.6093

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) di Indonesia menunjukkan percepatan signifikan, namun menghadirkan tantangan kompleks pada aspek etika dan hukum siber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu etika dan aspek hukum siber dalam implementasi AI di Indonesia dengan fokus pada perlindungan hak individu dan kepastian hukum. Masalah utama yang dikaji adalah adanya ambiguitas penalaran hukum terkait status AI sebagai subjek hukum serta pertanggungjawaban pidana maupun perdata atas keputusan otomatis yang dihasilkan algoritma. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif melalui penelaahan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta komparasi terhadap instrumen hukum internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia memiliki instrumen hukum dasar, terdapat kekosongan norma (legal gap) dalam mengatur akuntabilitas spesifik pengembang sistem AI otonom. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi kebijakan serta penguatan kerangka hukum siber yang adaptif melalui regulasi lex specialis. Penerapan prinsip etika seperti transparansi dan keadilan algoritmik menjadi fundamental untuk memastikan kepastian hukum bagi PSE dan pengguna. Kajian ini memberikan rekomendasi konkret bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan regulasi nasional AI yang komprehensif di Indonesia