Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PELATIHAN ASSESSMENT MUTU NUGGET IKAN DENGAN UJI SENSORI DI DESA KRENCENG, KECAMATAN NGLEGOK, KABUPATEN BLITAR, JAWA TIMUR Hardoko, Hardoko; Suprayitno, Eddy; Prihanto, Asep Awaludin; Firdaus, Muhamad; Chamidah, Anies; Kartikaningsih, Hartati; Puspitasari, Yunita Eka; Tambunan, Jenny Ernawati; Djamaludin, Heder
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2427

Abstract

Desa Krenceng merupakan daerah yang banyak dialiri sungai yang digunakan untuk pengairan pertanian, tetapi juga berpotensi untuk budidaya perikanan. Hasil budidaya perikanan sebagian besar dijual segar dan masih sedikikit yang diolah menjadi produk turunan seperti nugget ikan, bakso ikan, abon ikan, dan lain-lain. Pada pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dipilih produk  nugget ikan karena prosesnya mudah, dapat dikonsumsi semua golongan umur, dan berpotensi untuk mengatasi stunting. Tujuan pelaksanaan PKM ini untuk mengajarkan kepada mitra (kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Krenceng, Kabupaten Blitar) membuat nugget ikan dan melakukan assessment mutu nugget ikan menggunakan uji organoleptik. Metode yang digunakan dalam PKM adalah Participatory Action Learning System (PALS). Mitra berpartisipasi dalam pembuatan nugget ikan dan penilaian mutu secara organoleptik melalui uji hedonik, skoring atribut, dan perbandingan jamak. Uji hedonik menilai tingkat kesukaan, skoring atribut mengukur intensitas sensori, sedangkan perbandingan jamak membandingkan karakteristik produk dengan produk sejenis di pasar. Mitra berhasil membuat produk nugget ikan nila. Hasilnya penilaian sensori hedonik diperoleh bahwa tingkat kesukaan atribut rasa, aroma, tekstur, dan kerenyahan nugget komersil masih lebih disukai daripada nugget ikan hasil praktek.  Dari perbandingan jamak diperoleh bahwa atribut nugget ikan hasil praktek yang sama dengan nugget komersil hanya pada atribut warna, sedangkan atribut rasa, aroma, tekstur, dan kerenyahan berbeda dengan nugget komersil.  Dengan demikian mitra mampu membuat produk nugget ikan dan mampu menilai mutu nugget ikan secara sensori, meskipun nugget hasil praktek masih lebih rendah mutunya daripada nugget komersil.
DIVERSIFIKASI PROPOLIS MENJADI SEDIAAN BAHAN BAKU DAN PRODUK PASTA GIGI DALAM PELATIHAN INOVATIF BERSAMA PT. KEMBANG JOYO SRIWIJAYA Susilo, Agus; Pranowo, Dodyk; Nurjannah, Nurjannah; Cahyati, Miftakhul; Prihanto, Asep Awaludin
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v14i1.59307

Abstract

Propolis merupakan produk hasil lebah yang mengandung komponen bioaktif bermanfaat, seperti senyawa polifenol, fenol, terpenoid, karoten, vitamin, mineral, dan asam organik. Propolis bermanfaat sebagai antibakterial dan anti-virus. Propolis diekstraksi untuk diambil menjadi sediaan bahan baku. Kandungan aktif dalam ekstrak propolis dapat membunuh bakteri penyebab plak gigi yang mengakibatkan gigi berlubang. Fluorid sebagai salah satu bahan dalam pasta gigi yang bermanfaat untuk plak gigi, namun fluorid termasuk bahan kimia yang dapat merusak lapisan gigi, sehingga dibutuhkan bahan aktif anti-plak pasta gigi yang berasal dari bahan alami, seperti ekstrak propolis. Pelatihan ini bertujuan memberikan inovasi dan melatih masyarakat terhadap diversifikasi propolis dan pembuatan pasta gigi dengan manfaat anti-plak dan anti-karies. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri dari persiapan (mengumpulkan data kendala dan potensi), penyuluhan dan sosialisasi pelatihan, dan evaluasi kegiatan dengan interaksi langsung kepada para peserta. Setelah penelitian, peserta dapat mengetahui pemanfaatan propolis hingga mengolahnya menjadi bahan baku pasta gigi. Peserta menilai ekstrak propolis ini berpotensi juga untuk bahan kosmetik lain dan bisa dikomersialkan.
Pengembangan Klaster Industri Olahan Siput Gonggong Sebagai Upaya Penguatan Circular Economy Di Kabupaten Bintan Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Suprayogi, Suprayogi; Prihanto, Asep Awaludin; Pranowo, Dodyk; Tri Widayanti, Vindhya; Septifani, Riska; Gandhatyasri Rohmah, Wendra; Linggar Rucitra, Andan; Morita Ikasari, Dhita
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i3.6242

Abstract

Siput gonggong merupakan slah satu komoditas yang diunggulkan di daerah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dari daging siput gonggong dengan memanfaatkan daging siput gonggong menjadi berbagai inovasi produk makanan. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, pada pengabdian ini akan mengolah daging siput gonggong menjadi bakso gonggong, nugget gonggong, dan juga sambal gonggong. Dengan pelatihan dan pendampingan, masyarakat di Desa Pengujan mampu memproduksi produk-produk secara mandiri dan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi serta daya simpan yang panjang. Nantinya, pengabdian ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan menciptakan klaster industri baru yang memiliki sifat berkelanjutan. Hasil kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan olahan laut lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, dan juga membuka peluang pasar yang lebih luas. 
Compliance with Halal Standards in Honey Production: Identification of Critical Points in Malang Region Susilo, Agus; Masyithoh, Dewi; Prihanto, Asep Awaludin; Akhiroh, Puji; Andriani, Ria Dewi; Rahayu, Premy Puspitawati; Al Awwaly, Khotibul Umam; Jaya, Firman; Amertaningtyas, Dedes; Evanuarini, Herly
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i2.p430-448

Abstract

This study aims to identify critical control points in honey production in Malang that affect both product quality and halal status, using a qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and thematic analysis. The study identified several critical points in the honey production process that influence product quality and halal certification status, namely: the source of bees, hive cleanliness, processing methods, and packaging.The findings indicate that 80% of beekeepers understand and apply halal principles, while the remaining 20% require further education. Halal certification has been shown to increase the market value of honey by 15–20%, while also enhancing consumer trust and the product’s competitiveness in both domestic and international markets. Improving production efficiency through training, modernization of equipment, and the adoption of digital marketing strategies is essential to maximizing the potential of halal honey in the region.
Detection and molecular identification of Salmonella spp. in traditional shrimp paste (terasi): insights from multiplex PCR and 16S rDNA sequencing : Deteksi dan identifikasi molekuler Salmonella spp. dalam terasi tradisional: analisis menggunakan multiplex PCR dan sekuensing 16S rDNA Jatmiko, Yoga Dwi; Melianti, Rika Gian; Prihanto, Asep Awaludin
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 28 No. 4 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(4)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v28i4.62964

Abstract

Kriteria utama produk pangan berkualitas salah satunya adalah tidak adanya mikroba patogen. Terasi sebagai produk fermentasi tradisional rentan terhadap kontaminasi bakteri yang tidak diharapkan termasuk Salmonella spp. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi Salmonella spp. dalam terasi tradisional menggunakan pendekatan multiplex PCR (mPCR). Sampel yang digunakan mencakup terasi berbahan dasar udang (UA, UB, UC), ikan (IA, IB, IC), serta campuran keduanya (CA, CB, CC). Penelitian ini meliputi isolasi Salmonella, uji biokimia dengan TSIA dan LIA, serta deteksi molekuler menggunakan mPCR. Identifikasi isolat berbasis sekuensing 16S rDNA dilakukan pada sampel yang tidak terdeteksi Salmonella melalui mPCR, baik pada tingkat serovar maupun genus. Hasil isolasi dan karakterisasi biokimia mengonfirmasi keberadaan Salmonella spp. dalam lima sampel terasi (UA, UB, UC, CA, dan CC), dengan densitas bakteri tertinggi ditemukan pada sampel UC (8,3 × 10⁶ CFU/g). Uji TSIA dan LIA lebih lanjut memverifikasi keberadaan isolat Salmonella spp. hanya pada sampel UC sejumlah tujuh isolat, menunjukkan fermentasi glukosa, produksi hidrogen sulfida, serta morfologi koloni khas pada media XLD. Tujuh isolat dalam sampel UC tersebut teridentifikasi melalui mPCR sebagai genus Salmonella, dan satu diantaranya berhasil teridentifikasi sebagai Salmonella Typhimurium (UC8). Hasil sekuensing 16S rDNA menunjukkan bahwa enam isolat yang tidak diketahui serovarnya diidentifikasi sebagai Salmonella enterica subsp. enterica serovar Newlands, yang untuk pertama kalinya dilaporkan pada terasi di Indonesia. Sementara itu, satu isolat (UC4) yang tidak teridentifikasi pada tingkat genus terkonfirmasi sebagai Proteus mirabilis, yang mengindikasikan adanya kontaminasi non-Salmonella. Temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan kebersihan dalam produksi terasi tradisional guna mengurangi risiko kontaminasi mikroba patogen.
Co-Authors Abdul Aziz Jaziri Abu Bakar Sambah Abu Bakar Sambah Aditia Gustiana Gunawan Affan Gaffar Agus Susilo Akhiroh, Puji Alifatul Fatchiyah Andi Kurniawan Andi Kurniawan Angga Wira Perdana Anies Chamidah Anies Chamidah Anif Fatwa Chawa Anisa Millah Taqiyyah Anisa Millah Taqiyyah Ardiansyah Kurniawan Beauty Suestining Diyah Dewanti Choiriyatun Hanifah Dedes Amertaningtyas Djamaludin, Heder Dodyk Pranowo Dwi Febrianti Eddy Suprayitno Euis Asriani Euis Asriani Euis Asriani faidzil Ikram Farida Isroani Farikh Assafri Firman Jaya Gandhatyasri Rohmah, Wendra Gilang Drajat Maulana Guntur Guntur Hanan Dwi Laksono Timur Happy Nursyam Hardoko Hardoko Hardoko Hardoko Herly Evanuarini Hidayatun Muyasharoh Hidayatun Muyasyaroh Hidayatun Muyasyaroh Hidayatun Muyasyaroh Jauharotul Afifah Karimah Karimah Kartika D. Aninta Kartikaningsih, Hartati Ken Audia Pradarameswari Ken Audia Pradarameswari Ken Audia Pradarameswari Khotibul Umam Al Awwaly Linggar Rucitra, Andan M. Aris Munandar Maftuch Maftuch Marlinda Elvina Susanti Masyithoh, Dewi Melianti, Rika Gian Miftakhul Cahyati MOHAMAD FADJAR Mohammad Fadjar Morita Ikasari, Dhita Muhamad Firdaus Muhammad Firdaus Muyasyaroh, Hidayatun Nada Itorul Umam Nurjannah Nurjannah Premy Puspitawati Rahayu Rahmi Nurdiani Randy Fahrudin Ardiansyah Ria Dewi Andriani Rina Rifqie Mariana Riska Septifani Soffi Trisnaningrum Suci Puspita Sari Suci Puspita Sari Suci Puspita Sari Suci Puspitasari Sukoso Sukoso Suprayogi Suprayogi Tambunan, Jenny Ernawati Titis Sari Kusuma Tri Widayanti, Vindhya Umam, Nada Itorul Wenny Bekti Sunarharum Yanuhar, Uun Yenny Risjani Yoga Dwi Jatmiko YOGA DWI JATMIKO Yunita Eka Puspitasari