Claim Missing Document
Check
Articles

STUDY ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF THE JOINT DECREE OF FOUR MINISTERS ON LIMITED FACE-TO-FACE LIMITED IMPLICATIONS ON PAI LEARNING IN SMA REGENCY OF PEMALANG IKA PURWANTI
Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues Vol 3, No 1 (2020): VOL 3, NO 1 (2020): PROCEEDING OF THE INTERNATIONAL SEMINAR AND CONFERENCE ON GL
Publisher : Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTLearning  in the world education is a process of interaction that occurs between teachers and students either directly, such as face-to-face activities (offline) or indirectly (online), by using media, models and learning methods. Countries in the world are currently facing the Covid-19 pandemic, including Indonesia. The Covid-19 pandemic has become a major human crisis, because humans are forced to stop from the routine of their daily lives and are asked to stay at home. The spread of the corona virus in various countries has mademajor changes, such as the economy, technology, and education is no exception. In the realm of education, to overcome this problem, the government announced a Joint Decree (SKB) of the Minister of Education and Culture, the Minister of Religion (Menag), the Minister of Health (Menkes), and the Minister of Home Affairs (Mendagri) regarding Guidelines for the Implementation of Learning in Even Semesters of the Academic Year and Academic Year2020/2021 during the Covid-19 Pandemic. This type of research uses qualitative methods. So that this approach is a research procedure that produces descriptive data in the form of written and  spoken words from people with observable  behavior  and  is directed  at  natural and individual settings as a whole. The purpose of the field research carried out was to study the reasons behind the issuance of a Joint Decree of the Four Ministers concerning Limited Face- to-Face  Learning  in  improving  the  Learning  Process  of  Islamic  Religious  Education Materials in Pemalang District High Schools, to find out how to implement the Joint Decree of the Four Ministers concerning Limited Face-to-Face and its Implications for Learning. Islamic Religious Education in Senior High Schools in Pemalang Regency and the impact or influence of the implementation of the Joint Decree of the Four Ministers concerning Limited Face-to-face Meetings. Keywords : learning, implementation, religious education
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN BERTRANSAKSI (Studi Kasus Pada Agen BRILink BRI Unit Sidayu, Gresik) Mochamad Ridzwan; Ika Purwanti; Arian Yusuf Wicaksono
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 38 No 1 (2021): MELATI : Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Juni 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.125 KB)

Abstract

Agen BRILink merupakan salah satu inovasi layanan Bank BRI, dimana Bank BRI menjalin kerjasama dengan nasabah dalam bentuk kemitraan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap keputusan bertransaksi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan pada agen BRILink BRI Unit Sidayu Gresik. Sampel penelitian ditentukan sebanyak 100 responden dan dipilih dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling jenis Accidental Sampling yaitu siapa saja yang datang dianggap memenuhi kriteria penelitian. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan aplikasi SPSS 18.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan dan harga berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan transaksi, baik secara parsial maupun simultan pada agen BRILink. Adanya pengaruh positif-signifikan terhadap kualitas layanan dan harga ditandai dengan adanya peningkatan keputusan transaksi oleh konsumen pada agen BRILink. Oleh karena itu, bank BRI perlu mengevaluasi kualitas layanan dan harga di agen BRILink agar nilai pengambilan keputusan transaksi di agen BRILink dapat meningkat
KUALITAS LAYANAN, INOVASI PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi pada Konsumen Dapur Kopi Lamongan) Tria Wahyu Indriyani; Ika Purwanti; Sawabi; Dwi Reni Nisvul Lailyningsih
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 38 No 2 (2021): MELATI : Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.625 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan, inovasi produk dan harga terhadap keputusan pembelian pada konsumen Dapur Kopi Lamongan. Metode penelitian mengunakan metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 75 responden menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan, inovasi produk, dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya menjaga kualitas produk, melakukan inovasi produk, dan memberikan harga yang sesuai guna meningkatkan keputusan konsumen dalam pembelian.
PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI DESA PANGKATREJO Ida Fitriyah; Ardi Tri Untoro; Afrizal Atma; Khusnul huda; Ika Purwanti; Annita Mahmudah
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 1 No 1 (2022): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.617 KB) | DOI: 10.58906/abadi.v1i1.58

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan suatu perilaku di mana seseorang menerapkan perilaku dalam kebersihan karena kesadaran pribadi untuk kesehatan sehingga keluarga dan seluruh anggota keluarga mampu menolong diri sendiri serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat hingga membuat terciptanya suasana yang indah dan asri serta damai sehingga membuat hidup lebih nyaman. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada siswa-siswi SMP Muhammadiyah 4 Desa Pangkatrejo Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan untuk menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari penularan covid-19. Materi PHBS yang diberikan kepada siwa-siswi SMP Muhammadiyah 4 Pangkatrejo diantaranya pengenalan Covid-19 dan gejalanya, cara mencuci tangan yang baik dan benar, cara memakai masker yang benar, etika batuk, penyemprotan disinfektan, dan cara menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Metode kegiatan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa edukasi PHBS yang diberikan oleh fasilitator dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi SMP Muhammadiyah 4 Pangkatrejo terkait perilaku hidup bersih dan sehat dalam upaya pencegahan Covid-19. Pengetahuan dan pemahaman peserta dievaluasi dari lembar angket yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan edukasi.
EVALUASI KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI LINGKUNGAN KANTOR CAMAT MANDAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR jurnalmap map; Ika Purwanti; Kodrat Sunyoto; Arini Sulistyowati
MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik) Vol 4 No 4 (2021): MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Wijaya Putra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.101 KB) | DOI: 10.37504/map.v4i4.377

Abstract

The purpose of this research is to describe the performance of public services in the District Office of Mandah District, Indragiri Hilir Regency. The results of research on public service performance consists of: work results, leadership, work skills, cooperation, discipline. The quality of work in 2019 is around 80% of the 100% target, this is due to some activities which cannot be carried out due to technical problems. The quantity of work completes work on time and in accordance with established standards. Leadership in mobilizing and directing subordinates and providing encouragement, enthusiasm and support to employees is quite good and firm. Work skills of employees according to their respective fields and in accordance with their duties and functions. Cooperation in completing the tasks and activities of the sub-district office, the formation of an activity committee team and always supports all work programs so that work targets can be achieved.
PENDEKATAN MANAJEMEN STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR UMKM DI KABUPATEN LAMONGAN Purwanti, Ika; Suyanto, Umar Yeni

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.811 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan model strategi pengembangan UMKM berbasis keunggulan bersaing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu melakukan identifikasi berkaitan dengan berbagai masalah yang dihadapi oleh UMKM di Kab. Lamongan dan menganalisisnya dengan menggunakan analisis SWOT, kemudian merumuskan model strategi untuk mengatasinya. Analisis QSPM digunakan untuk penentuan prioritas strategi. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh UMKM yang berada di Kabupaten Lamongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian berupa model strategi pengembangan UMKM berbasis keunggulan bersaing. Berdasarkan analisis internal dan eksternal UMKM di Kab. Lamongan diperoleh hasil bahwa yang menjadi strategi utama adalah strategi pertahanan dan pemeliharaan dengan strategi yang digunakan adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Prioritas strategi pengembangan yang dapat diterapkan UMKM di Kabupaten Lamongan adalah melakukan inovasi produk yang diolah; menjaga dan mempertahankan kualitas bahan baku, kualitas produk, dan harga yang tetap bersaing; serta meningkatkan sarana dan prasarana pengembangan UMKM.
PEMANFAATAN KARDUS BEKAS MENJADI KERAJINAN TANGAN GUNA MENINGKATKAN KREATIVITAS Purwanti, Ika; Umar Yeni Suyanto; Elliv Hidayatul Lailiyah; Nadia Islamiyah; Nuvia Nishrina; Yulian Prasetyo
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 1 No 2 (2022): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.706 KB) | DOI: 10.58906/abadi.v1i2.76

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang sulit ditangani di Indonesia. Hal ini disebabkan karena kebiasaan masyarakatnya sebagai konsumen yang selalu menghasilkan sampah, baik dari sampah organic maupun anorganik. Sebagai contoh yaitu plastik yang merupakan sampah anorganik dan memerlukan waktu lama agar dapat diuraikan sehingga berbahaya bagi lingkungan. Sampah tersebut menjadi permasalahan lingkungan karena kuantitas maupun tingkat bahayanya mengganggu kelangsungan makhluk hidup. Oleh karena itu mengubah barang bekas seperti kardus menjadi barang yang dapat digunakan kembali dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Kreativitas pemanfaatan kardus bekas menjadi kerajinan tangan merupakan solusi yang cukup baik dalam mengurangi adanya sampah, bahkan menjadikan sampah sebagai sebuah produk yang memiliki nilai estetik dan bernilai jual tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahun dan meningkatkan kreativitas siswa siswi SMP Muhammadiyah 4 Pangkatrejo melalui pelatihan pemanfaatan kardus bekas menjadi tempat pensil. Kegiatan dilakukan selama 1 bulan yakni pada tanggal 1 – 30 Agustus 2021 setiap hari Selasa. Metode yang digunakan adalah pelatihan yang disertai dengan sosialisasi, demonstrasi dan praktek langsung pembuatan kerajinan tempat pensil. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan bekal kepada siswa siswi SMP Muhammadiyah 4 Pangkatrejo kecamatan Maduran kabupaten Lamongan untuk mampu memiliki keterampilan mengelola barang bekas menjadi kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi, sehingga membantu mengurangi adanya sampah serta meningkatkan pendapatan perekonomian.
TENUN MANUAL: SOLUSI PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA DESA SERAGE, LOMBOK TENGAH Risnawati, Imbuk; Purwanti, Ika; Prihandoyo, Windi Baskoro; Hidayah, Ulul; Suryani, Nining
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i1.21223

Abstract

Abstrak: Desa Serage merupakan desa penghasil kerajinan tenun manual yang mempunyai kualitas yang baik dan motif yang unik. Pengelolaan usaha tenun manual khususnya dalam hal pemasaran dilakukan oleh Kelompok Tenun Manual. Namun pengetahuan dan keterampilan dalam hal pemasaran usaha masih terbatas sehingga memerlukan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan penjualan dan motif yang dihasilkan lebih bervariasi. Pemberian pelatihan merupakan salah satu bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tenun Manual. Kegiatan PkM dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan yang diawali dengan identifikasi permasalahan mitra, kemudian pelatihan Digital Marketing dan pembuatan motif serta evaluasi kegiatan PkM. Diharapkan peran Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam memberikan jaminan kelangsungan usaha, meningkatkan permodalan, dan memfasilitasi pemasaran berbasis web sehingga masyarakat umum sebagai calon konsumen dapat mengakses informasi produk secara lengkap, bahkan dapat melakukan transaksi secara online. Hasil yang diperoleh setelah pelaksanaan kegiatan PkM ini menunjukkan adanya peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai konsep digital marketing; mitra memiliki keterampilan dalam menggunakan beberapa teknologi informasi yang mendukung kegiatan produksi dan pemasaran kain tenun, mitra mampu membuat kain tenun dengan motif yang lebih variatif, dan mitra dapat memperluas jaringannya dan memperoleh mitra baru untuk meningkatkan penjualan.Abstract:  Serage Village is a village producing manual weaving crafts that have good quality and unique motifs. The management of the manual weaving business, especially in terms of marketing, is carried out by the Manual Weaving Group. However, knowledge and skills in terms of business marketing are still limited, so they require assistance and training so that sales increase and the resulting motives vary. Providing training is a form of Community Service (PkM) activity with the aim of increasing the knowledge and skills of the Manual Weaving Group. PkM activities are carried out through outreach and training, which begins with identifying partner problems, then Digital Marketing training and creating motifs, as well as evaluating PkM activities. It is hoped that the role of the Regional Government and related agencies in providing guarantees for business continuity, increasing capital, and facilitating web-based marketing so that the general public as potential consumers can access complete product information, and can even make transactions online. The results obtained after implementing this PkM activity show that there is an increase in partners' insight, knowledge, and skills regarding digital marketing concepts; partners have skills in using several information technologies to support woven cloth production and marketing activities; partners are able to make woven cloth with more varied motifs; and partners are able to expand their network and acquire new partners to increase sales.
SEKOLAH PEREMPUAN: PEMBERDAYAAN ORGANISASI AISYIYAH KABUPATEN LAMONGAN MELALUI PROGRAM WOMANPRENEUR BERBASIS E-COMMERCE Purwanti, Ika; Suyanto, Umar Yeni; Abadi, Muhammad Dzikri; Faizah, Erna Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17703

Abstract

Abstrak: Program pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pembinaan kewirausahaan menjadi salah satu pilar perjuangan Aisyiyah, Organisasi sosial kemasyarakatan Perempuan Muhammadiyah di kabupaten Lamongan. Para wirausaha Perempuan Aisyiyah Lamongan menghadapi beberapa kendala yakni kurangnya jaringan bisnis, keterampilan manajemen usaha dan pemasaran. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha dan meningkatkan jangkauan wilayah pemasaran. Metode pengabdian yang digunakan adalah Community Development, yang terdiri dari tahap observasi/survey awal, Focus Group Discussion/FGD dan sosialisasi kegiatan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi kegiatan yang dilakukan dengan mengisi soal pre-test dan post-test. Mitra dalam pengabdian ini adalah Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lamongan. Anggota Aisyiyah Lamongan yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 60 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha sebesar 86,7% dan pemasaran digital 95% sesudah kegiatan pengabdian. Peserta mengetahui dan dapat menerapkan perencanaan bisnis dan promosi digital untuk memperbaiki strategi usaha yang telah dibuat. PDA Lamongan juga menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan partisipasi Perempuan di sektor ekonomi melalaui teknologi digital.Abstract: The women's economic empowerment program through entrepreneurship development is one of the pillars of Aisyiyah's struggle, the Muhammadiyah Women's social organization in Lamongan district. Aisyiyah Lamongan women entrepreneurs face several obstacles, namely the lack of business networks, business management and marketing skills. The aim of this service is to increase knowledge and skills in managing a business and increase the reach of marketing areas. The service method used is Community Development, which consists of an initial observation/survey stage, Focus Group Discussion/FGD and socialization of activities, training and mentoring, as well as evaluation of activities carried out by filling in pre-test and post-test questions. The partner in this service is the Regional Leadership of 'Aisyiyah (PDA) Lamongan. There were 60 Aisyiyah Lamongan members who took part in this activity. The results of the dedication show that there has been an increase in business management knowledge and skills by 86.7% and digital marketing by 95% after the service activities. Participants know and can apply business planning and digital promotions to improve the business strategies they have created. PDA Lamongan also shows a strong commitment to increasing women's participation in the economic sector through digital technology.
STRATEGI PEMASARAN NASI BORAN : PENDEKATAN ANALISIS SWOT Megawati Megawati; Ika Purwanti; Muhammad David; Ardiansyah Ahsanul Hayat
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 1 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v1i2.35

Abstract

The development of the MSME sector has an important meaning in driving economic growth and reducing poverty in the country. One of the SMEs in Lamongan is Nasi Boran. Nasi Boran is a traditional food that has become Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) which has become a hereditary business for the people of Lamongan, especially those from Kaotan Village, Sumberjo, Lamongan. The purpose of this study was to analyze the internal and external conditions of the rice marketing strategy implementation in Lamongan. The research method used is a qualitative descriptive (explorative) method. The sampling method was carried out by means of a non-probability sampling technique with purposive sampling and using data collection techniques by means of interviews, observations, and literature studies. The object of this study was about marketing strategy while the subject itself was the MSME perpetrators of boran rice traders in Lamongan. The data used is secondary data provided by the company, then primary data obtained from various sources of literature and journals. The analytical method used is the SWOT analysis approach. Based on the results of the research that has been described, it can be interpreted that the analysis of marketing strategy based on SWOT analysis is to obtain 2 sources of results, namely internal environmental analysis and external environmental analysis. After analyzing the marketing strategy using SWOT analysis, Nasi Boran UMKM can find out which strategy should be evaluated