Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Literature Review: Pengaruh Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Indonesia: Literature Review: The Influence of Side Effect of Anti-Tuberculosis Drugs (Oats) on Drug Compliance of Tuberculosis Patients in Indonesia Hermawan, Deri; Hilmi, Indah Laily; Sudarjat, Hadi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.8554

Abstract

Agen infeksi yang menyebabkan Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia adalah Mycobacterium tuberculosis. Faktor kunci dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis adalah komitmen pasien terhadap regimen terapi jangka panjang. Namun, kepatuhan pasien terhadap terapi sering kali sangat terhambat oleh adanya efek samping Obat Anti-Tuberkulosis (OAT). Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi dampak efek samping OAT terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pembuatan review artikel ini adalah literatur review dari sumber data sekunder Google Scholar dan Pubmed. Hasil penelitian ini menunjukkan efek samping Obat Anti-Tuberkulosis (OAT) yang paling sering terjadi adalah mual, muntah, nyeri sendi, gangguan pencernaan, dan perubahan warna pada urin berperan dalam kepatuhan minum obat pasien Tuberkulosis di Indonesia. Kesimpulan yang didapat, berdasarkan analisis terhadap 14 artikel, Semakin berat efek samping yang dialami, semakin rendah tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan, sehingga diperlukan pemantauan terhadap pasien guna meningkatkan tingkat kepatuhan pengobatan Tuberkulosis di Indonesia.
Potensi Beta-Hydroxybutyrate (BHB) dalam Penanganan Diabetes Tipe 2 dan Risiko Ketoasidosis pada Pasien Diabetes Balapadang, Rachel Noveriachristie; Sudarjat, Hadi
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 7 Nomor 4 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v7i4.520

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease with an increasing prevalence every year, especially type 2 DM. Before insulin as a DM therapy, the ketogenic diet was known as the main nonpharmacological therapy, which is a high-fat, adequate-protein, and low-carbohydrate intake diet. A ketogenic diet causes the ketogenesis process and produces ketone bodies, one of which is beta-hydroxybutyrate (BHB) which has various therapeutic effects such as lowering blood sugar levels. This study is a narrative review compiled by searching the literature on Google Scholar and PubMed databases with keywords related to the research topic. Bibliometric analysis was also carried out with VOSviewer software to determine the keywords relevant to the research topic. The results of the reviews that have been carried out show that BHB has the potential as a therapeutic agent in patients with DM2 with various mechanisms of action in lowering blood sugar levels including increased insulin secretion, suppression of lipolysis, and decreased Ala release. BHB as a supplement has been widely studied for its therapeutic effects but it is necessary to pay attention to the side effects that can occur such as ketoacidosis.
Artikel review : Kecantikan alami dengan kopi: panduan lengkap masker gel wajah berbasis kopi buatan Indonesia Jannah, Roudotul; Syahrin, Esti; Sudarjat, Hadi
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 1 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i1.521

Abstract

The increasing ‘back to nature’ trend in Indonesia has brought about a variety of beauty products infused with natural ingredients. Coffee is an Indonesian natural resource that has a variety of active compounds in it that are useful as antioxidants. The antioxidant compounds in coffee can be formulated into peel off- masks that help maintain healthy facial skin. The purpose of this review article is to determine the development and mapping of research topics on coffee masks using bibliometric analysis and to review and provide a summary of several scientific articles related to the formulation, safety, and effectiveness of arabica and robusta coffee peel-off gel mask preparations as antioxidants. The data set used was sourced from the publication of national and international scientific articles indexed by Google Scholar in the range of 2019-2024. The stages carried out include: 1) determining the topic, 2) collecting data using a reference manager in the form of Publish or Perish software, 3) processing the data obtained with Microsoft Excel software 4) conducting bibliometric analysis and visualizing it using the help of VOSviewer software and, 5) reviewing articles. The results of the bibliometric analysis showed that publications on coffee masks experienced fluctuating development.  Based on the visualization of bibliometric mapping, research on coffee masks is divided into 4 clusters consisting of 15 interrelated items. Based on the results of the review article, there are 6 original research related to the formulation and evaluation of coffee peel-off gel masks that are discussed in depth and it can be concluded that peel-off gel masks from coffee, both robusta and arabica coffee, have been proven safe and effective for the skin.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Masyarakat untuk Berpartisipasi dalam Program Citarum Harum Hadining, Aulia; Kusnadi; Sari, Gina Lova; Sudarjat, Hadi
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2020): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v5i2.868

Abstract

The behavior of people who depend on the Citarum River Watershed (DAS Citarum) in disposing of waste has a direct impact on the damage and pollution experienced by the Citarum River. Therefore, the Citarum Harum program by the government is expected to change the Citarum River Watershed (DAS Citarum) community more importantly in terms of waste management. The purpose of this study is to determine the factors that influence the behavioral intention of the Citarum watershed community to realize the Citarum Harum. This research was conducted by surveying through questionnaires to 170 respondents. After collecting data, the data then processed using Partial Least Square (PLS) method with SmartPLS 3.0 software. The results of this study indicate that the Perceived Behavioral Control (PBC), Incentive Measure (IM), and Personal Norm (PN) factors significantly influence the Behavioral Intention (BI) respectively amount 16.3%, 15.9%, and 19.1%. While the Knowledge Theory (ETK) and Environmental Practices Knowledge factors influence the Attitude Towards Behavior (ATT) to understand in actualize citarum harum program respectively amount 38.4% and 21.7%.
Review Artikel: Pengaruh Manajemen Terapi Diabetes Terhadap Kepuasan Pasien Dalam Proses Pengobatan Wardani, Aulia; Hilmi, Indah Laily; Sudarjat, Hadi
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 3 (2024): VOLUME 15 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i3.1686

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang memiliki ciri tingginya kadar glukosa dalam darah, disebabkan oleh gangguan produksi insulin. Pengelolaan yang baik terhadap DM sangat penting, karena kualitas terapi dan manajemen penyakit berpengaruh langsung terhadap tingkat kepuasan pasien agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen terapi diabetes terhadap kepuasan pasien dan meninjau kualitas pelayanan kesehatan ke pasien. Dari 10 artikel yang dianalisis, menunjukkan bahwa manajemen terapi diabetes memiliki dampak yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien. Pasien yang menerima manajemen terapi obat yang baik umumnya melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Manajemen terapi diabetes yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tetap diperlukan agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasien diabetes.
Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Kepatuhan Pasien Hipertensi: Literature Review: The Impact of Pharmacist Counseling on Hypertensive Patient Compliance: A Literature Review Yulianti Surasa, Triana Maudy; Hilmi, Indah Laily; Sudarjat, Hadi; Nurdin, Fitri Oktaviani
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.11949

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kronis yang memerlukan terapi jangka panjang. Ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan sering menjadi penyebab kegagalan terapi. Konseling apoteker telah terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak konseling apoteker terhadap kepatuhan pasien dalam pengobatan hipertensi. Metode yang digunakan adalah narrative review, di mana artikel-artikel yang relevan dari 10 tahun terakhir diambil dari Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling apoteker berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien, di mana beberapa studi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepatuhan serta penurunan tekanan darah pasien yang mendapatkan konseling. Kesimpulan dari review ini adalah bahwa konseling apoteker memberikan dampak positif terhadap keberhasilan terapi hipertensi, dengan peningkatan kepatuhan dan kontrol tekanan darah yang lebih baik. Oleh karena itu, konseling apoteker sebaiknya menjadi bagian integral dalam manajemen hipertensi.
Empaglifozin In Type 2 Diabetes: From Mechanisms To Clinical Practice – A Comprehensive Review Of Monotherapy, Combinations, And Therapeutic Advantages Keysha Feiruzyan Rafeifadattis; Nazwa Rizkillah; Nandita Nuryanti Aulia; Verka Apriani; Hadi Sudarjat
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51869

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (T2DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi tinggi yang berdampak signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas global. Terapi konvensional sering kali belum optimal dalam memberikan perlindungan terhadap komplikasi kardiovaskular dan ginjal, sehingga diperlukan agen antidiabetik dengan manfaat terapeutik yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif efektivitas, mekanisme kerja, keamanan, dan keuntungan terapeutik empagliflozin sebagai monoterapi maupun dalam kombinasi pada pasien T2DM. Artikel ini disusun menggunakan metode systematic review dengan analisis bibliometrik terhadap literatur dari tahun 2015–2025 yang diperoleh melalui PubMed dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa empagliflozin bekerja dengan menghambat reabsorpsi glukosa di tubulus proksimal ginjal, sehingga menurunkan kadar HbA1c, berat badan, dan tekanan darah tanpa meningkatkan risiko hipoglikemia. Selain itu, empagliflozin memberikan efek kardioprotektif dan nefroprotektif yang bermakna. Meskipun efek samping seperti infeksi saluran kemih dan genital dapat terjadi, profil keamanan dan efikasinya tetap unggul dibandingkan beberapa agen antidiabetik lain. Dengan demikian, empagliflozin merupakan pilihan terapi yang efektif, aman, dan bermanfaat secara sistemik dalam pengelolaan pasien T2DM, khususnya yang memiliki komorbiditas kardiovaskular dan gangguan ginjal.
GERAKAN PEDULI KEBERSIHAN MANDIRI (KALI BERSAMA) Hilmi, Indah Laily; Salman, Salman; Sudarjat, Hadi; Gumilar, Gun Gun; Mulki, Munir Alinu
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 3 No. 1 (2022): DECEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v3i1.636

Abstract

The Gerakan Peduli Kebersihan Mandiri (Kali Bersama) is an initiative carried out by the Pharmacy students of Singaperbangsa University Karawang with the aim of raising awareness among teenagers in Citra Kebun Mas Housing, Karawang about clean and healthy living behaviors, especially handwashing with soap. This research aims to improve teenagers' understanding of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and proper handwashing techniques. The method used in this research is counseling, which includes education on the importance of PHBS and demonstration of proper handwashing techniques. The questionnaire results conducted after the counseling show that the majority of teenagers are aware of PHBS and apply it in their daily lives, but there is still a gap between knowledge and PHBS practices. Based on these results, it is recommended to adjust the timing of activities, involve faculty leaders, and provide adequate facilities for the handwashing program with soap in future activities.
Kajian Literatur: Hubungan antara Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Swamedikasi dengan Dampak Negatif pada Masyarakat Pedesaan Muini, Chantiara FM; Herlaesa, Shofiatulfuadah Retnaningrum; Izzati, Maulia; Hilmi, Indah Laily; Sudarjat, Hadi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13164

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan mandiri menjadi praktik umum di masyarakat pedesaan sebagai solusi cepat dan murah untuk mengatasi keluhan ringan. Namun, keputusan ini sering dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti rendahnya tingkat pengetahuan, keterbatasan ekonomi, jarak ke fasilitas kesehatan, budaya turun-temurun, serta pengaruh keluarga dan iklan obat. Faktor-faktor tersebut mendorong masyarakat melakukan penggunaan obat tanpa bimbingan tenaga medis, baik pada obat modern maupun tradisional. Akibatnya, muncul berbagai dampak negatif seperti resistensi antibiotik, overdosis, interaksi obat, gangguan organ, hingga risiko keguguran pada ibu hamil. Hasil kajian menunjukkan bahwa semakin rendah literasi obat dan akses kesehatan, semakin besar kemungkinan terjadinya penggunaan obat yang tidak rasional. Karena itu, diperlukan edukasi kesehatan berkelanjutan dan pengawasan obat yang lebih ketat agar praktik swamedikasi di masyarakat pedesaan menjadi lebih aman dan rasional
Threatening Visual Warnings (TVWs) pada Kemasan Rokok terhadap Keinginan Berhenti Merokok Mally Ghinan Mally Ghinan; Hadi Sudarjat; Mayasari Mayasari
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 1 No. 1 (2020): PharmaCine: Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v1i1.4403

Abstract

Abstrak. Konsumsi tembakau pada rokok merupakan faktor risiko utama untuk berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung dan kanker paru. Khususnya di Indonesia perokok dewasa mencapai 39,40% pada tahun 2016, untuk menurunkan rata-rata perokok tersebut maka salah satu strateginya adalah dengan menambahkan TVWs (Threatening Visual Warnings) pada kemasan rokok. Tujuan penelitian adalah menilai pengaruh iklan TVWs terhadap keinginan untuk berhenti merokok. Metode penelitian ini adalah crossectional dengan pengambilan data secara sekunder pada 60 responden masyarakat karawang dengan usia > 12 tahun. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan metode Chi Square dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan pada responden remaja putri tidamk ada hubungan TVWs dengan keinginan untuk berhenti merokok (nilai p 0,0256), sedangkan wanita dewasa, remaja putra dan pria dewasa terdapat hubungan TVWs dengan keinginan untuk berhenti merokok (nilai p berturut-turut 0,013, 0,001 dan 0,003). Kata kunci : Rokok, TVWs, dan Kemasan Rokok