p-Index From 2021 - 2026
6.816
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Artificial Bee Colony untuk Pemilihan Titik Pusat pada Algoritma K-Means Ario Bagus Nugroho; Diana Purwitasari; Chastine Fatichah
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.812 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.19645

Abstract

Klastering merupakan metode yang digunakan untuk membagi data menjadi beberapa kelompok bagian. K-means (KM) merupakan algoritma yang sering digunakan dalam klastering, hanya saja hasil dari KM sering kali terjebak di lokal optima. Artificial Bee Colony (ABC) merupakan algoritma yang bekerja berdasarkan cara lebah mencari makan, ABC terkenal mampu lolos dari jebakan lokal optima dengan mengenali mana hasil yang terbaik dari serangkaian hasil optimal. Menggabungkan ABCKM dimulai dengan memilih sumber makanan awal secara acak dan menggunakan KM untuk menyelesaikan semua permasalahan klastering pada setiap langkah ABC berikutnya serta menyimpan sumber makanan terbaik disetiap iterasinya. Sumber-sumber terbaik tersebut akan dipilih sumber makanan terbaiknya berdasarkan probabilitas kecocokannya masing-masing. Hasil dari implementasi algoritma ABCKM ini adalah data yang telah dibagi berdasarkan sumber terbaik. Setelah di evaluasi menggunakan algoritma silhouette dapat dibuktikan bahwa rata-rata nilai koefisien pada 5 buah dataset adalah 0.65 yang berarti data telah di-klaster dengan baik.
Strategi Pemilihan Kalimat pada Peringkasan Multi Dokumen Satrio Verdianto; Agus Zainal Arifin; Diana Purwitasari
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.223 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.20283

Abstract

Ringkasan berita diartikan sebagai teks yang dihasilkan dari satu atau lebih kalimat yang menyampaikan informasi penting dari berita. Salah satu fase penting dalam peringkasan adalah pembobotan kalimat (sentence scoring). Dimana pada peringkasan berita, metode pembobotannya sebagian besar menggunakan fitur dari berita sendiri. Berdasarkan hasil dari penelitian [3] bahwa untuk pembobotan kalimat pada dokumen yang memiliki karakter teks pendek dan terstruktur seperti berita maka teknik pembobotan kalimat terbaik adalah dengan menggunakan kombinasi dari keempat fitur yaitu word frequency, TF-IDF, posisi kalimat, dan kemiripan kalimat terhadap judul (Resemblance to the title ). Pada penelitian ini kombinasi keempat fitur tersebut dibandingkan dengan kombinasi tiga fitur dan dua fitur dan dievaluasi menggunakan nilai ROUGE-N dan dievaluasi berdasarkan lama waktu eksekusi. Berdasarkan hasil uji coba didapatkan hasil bahwa yang paling optimal diantara keempat kombinasi fitur tersebut adalah kombinasi antara dua buah fitur yakni fitur posisi kalimat dan word frequency dengan nilai ROUGE-N sebesar 0.679 dan lama waktu eksekusi 28.458 detik.
Deteksi Gempa Berdasarkan Data Twitter Menggunakan Decision Tree, Random Forest, dan SVM Rendra Dwi Lingga P.; Chastine Fatichah; Diana Purwitasari
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.486 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22037

Abstract

Twitter merupakan salah satu media sosial yang cukup populer saat ini. Pengguna aktif Twitter mencapai kurang lebih 400 juta orang. Fitur utama yang paling penting dari Twitter yaitu layanan yang bersifat real-time dimana pengguna dapat menuliskan catatan singkat tentang apa yang terjadi secara langsung. Sebagai contoh, ketika terjadi bencana alam(gempa bumi) di suatu tempat, banyak pengguna aktif twitter menulis informasi berupa (tweet) tentang gempa bumi yang sedang berlangsung melalui Twitter. Hal ini memungkinkan dibuatnya sebuah metode yang mendeteksi terjadinya gempa atau tidak dengan melakukan observasi melalui tweet yang ada. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah metode klasifikasi untuk membedakan antara tweet yang mengandung informasi gempa  yang sesungguhnya (gempa positif) dan tweet yang mengandung informasi gempa namun memiliki arti lain (gempa negatif). Setelah dilakukan klasifikasi menggunakan Decision Tree, Random Forest dan Support Vector Machine (SVM). Hasil yang didapat memberikan nilai akurasi Support Vector Machine (SVM) secara keseluruhan lebih baik daripada Decision Tree dan Random Forest dengan persentase gempa yang dideteksi oleh sistem (Recall) didapatkan nilai 86.3%.dengan precision sebesar 88.7%. Namun jika dilihat dari terdeteksinya gempa oleh sistem tanpa dirata-rata, Random Forest memiliki persentase recall sebesar 96.7% lebih baik daripada Decision Tree dan Random Forest. 
Pembentukan Tesaurus pada Cross-Lingual Text dengan Pendekatan Constraint Satisfaction Problem Umy Rizqi; Chastine Fatichah; Diana Purwitasari
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.967 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23686

Abstract

Dokumen tugas akhir dan tesis sering kali disediakan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris. Dalam pencarian, setiap mahasiswa memiliki kecenderungan mencari dokumen dengan menggunakan kata kunci dengan bahasa tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun cross-lingual tesaurus bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan pendekatan Constraint Satisfaction Problem. Dalam penelitian ini digunakan data Tugas Akhir serta Tesis mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Pada pengolahan dokumen dilakukan beberapa langkah yaitu pembentukan pararell corpus, ekstraksi kata, pembobotan kata, dan pembentukan informasi co-occurrence, yang selanjutnya dilakukan Constraint Satisfaction Problem dengan backtracking sebagai solusi pencarian. Pembobotan menggunakan TF-IDF (term frequency–inverse document frequency) Hasil dari proses pembangunan tesaurus, tesaurus yang dibentuk dengan menggunakan CSP menghasilkan precision 91,38% sedangkan tesaurus yang dibentuk tanpa menggunakan CSP menghasilkan precision 45,23%. Pencarian dokumen menggunakan tesaurus menghasilkan recall 86,67%,  precision 100% dan akurasi 86,67%.
Visualisasi Similaritas Topik Penelitian dengan Pendekatan Kartografi Menggunakan Self-Organizing Maps (SOM) Budi Pangestu; Diana Purwitasari; Chastine Fatichah
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.087 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23706

Abstract

Penelitian merupakan salah satu hal yang penting dalam pengembangan bidang keilmuan sehingga dinilai perlu diciptakan sebuah visualisasi Peta Keterkaitan Antar Topik Riset Penelitian, agar mampu memberikan ide dan gambaran bagi calon peneliti dari Indonesia tentang potensi Topik Penelitian yang dapat dikembangkan.Pada penelitian kali ini, akan digunakan Data Penelitian studi dari Resits.its.ac.id sebagai data input. Pemrosesan Data Mining pada data teks seringkali memiliki kendala dalam kata-kata yang terdapat pada corpus terlalu kotor atau biasa disebut stopwords, dan besarnya dimensi fitur yang didapat dari data teks sangat besar. Berdasarkan hasil uji coba, dapat disimpulkan bahwa ekstraksi fitur dan Teknik cluster yang digunakan sudah tepat divalidasi dengan Silhouette Score sebesar 0.5215, dan Cophenet Correlation Coefficient sebsar 0.977. Uji coba diatas menunjukkan bahwa K-means Clustering yang digunakan menghasilkan Cluster yang Cohesive dan Separable ditandai dengan hasil Silhouette Score dan Cophenet Correlation Coefficient yang besar.
OTOMATISASI PERBANDINGAN PRODUK BERDASARKAN BOBOT FITUR PADA TEKS OPINI Yufis Azhar; Agus Zainal Arifin; Diana Purwitasari
Jurnal Ilmu Komputer Vol 6 No 2: September 2013
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.538 KB)

Abstract

Proses otomatisasi perbandingan produk berdasarkan teks opini dapat dilakukan dengan caramengekstrak fitur yang dimiliki produk tersebut. Fitur-fitur inilah yang umumnya dinilai kemudian digunakanuntuk membandingkan suatu produk dengan produk yang lain. Banyak peneliti yang menggunakan kamus kataopini untuk mengekstrak fitur tersebut. Akan tetapi hal tersebut tidak efektif karena sangat bergantung padakelengkapan kamus kata yang digunakan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diusulkan suatu metode untukmembandingkan produk berdasarkan bobot fitur produk tanpa harus menggunakan kamus kata opini yanglengkap. Caranya adalah dengan menjumlahkan bobot dari fitur-fitur unggul yang dimiliki oleh suatu produkuntuk mendapatkan skor tiap produk. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa penerapan metode tersebut dapatmeningkatkan akurasi dari proses perbandingan dua buah produk sebesar 81% dari pada metode sebelumnyayang hanya 71%.
Peringkasan Dokumen Berbahasa Inggris Menggunakan Sebaran Local Sentence Aminul Wahib; Agus Zainal Arifin; Diana Purwitasari
Jurnal Buana Informatika Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i1.482

Abstract

Abstract. The number of digital documents grows very rapidly causing time waste in searching and reading the information. To overcome these problems, many document summary methods are developed to find important or key sentences from the source document. This study proposes a new strategy in summarizing English document by using local sentence distribution method to find and dig up hidden important sentence from the source document in an effort to improve quality of the summaries. Experiments are conducted on dataset DUC 2004 task 2. Measurement ROUGE-1 and ROUGE-2 are employed as a performance evaluation of the proposed method with sentence information density and sentence cluster keyword (SIDeKiCK). The experiment shows that the proposed method has better performance with an average achievement ROUGE-1 0.398, an increase of 1.5% compared to SIDeKiCK method and ROUGE-2 0.12, an increase 13% compared to SIDeKiCK method.Keywords: Summarize Document, Important Sentences, Distribution of Local Sentence, ROUGE. Abstrak. Jumlah dokumen digital yang berkembang sangat pesat menyebabkan banyaknya waktu terbuang dalam mencari dan membaca informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut banyak dikembangkan metode peringkasan dokumen yang diharapkan mampu menemukan kalimat-kalimat penting dari dokumen sumber. Penelitian ini mengajukan strategi baru peringkasan dokumen berbahasa inggris menggunakan metode sebaran local sentence untuk mencari dan menggali kalimat penting yang tersembunyi dalam dokumen sumber sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hasil ringkasan. Uji coba dilakukan terhadap dataset task 2 DUC 2004. Pengukuran ROUGE-1 dan ROUGE-2 digunakan sebagai evaluasi performa metode yang diusulkan dengan metode lain yaitu metode sentence information density dan kata kunci cluster kalimat (SIDeKiCK). Hasil ujicoba didapatkan bahwa metode yang diusulkan memiliki performa lebih baik dengan capaian rata-rata ROUGE-1 0,398, meningkat 1,5% dibanding metode SIDeKiCK dan ROUGE-2 0,12 meningkat 13% dibanding metode SIDeKiCK.Kata Kunci: Peringkasan Dokumen, Kalimat Penting, Sebaran Local Sentence, ROUGE.
Aturan Asosiasi Dengan Standar Storet Pada Model Prediksi Parameter Pendukung Uji Kualitas Air Baku Diana Purwitasari; Oktaviandra Pradita Putri; Wijayanti Nurul Khotimah
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.465 KB) | DOI: 10.20473/jisebi.1.1.1-8

Abstract

Abstrak—Uji laboratorium tentang kualitas air baku pada penyediaan dan pengolahan air bersih memperhatikan parameter air terkait faktor fisika, kimia dan biologi. Analisis kualitas air di laboratorium membutuhkan waktu. Usulan sistem akan mempercepat waktu dengan menganalisis catatan dataparameter air yang ada dalam rekam data PDAM. Aturan asosiasi pada sistem digunakan untuk melihat hubungan antara parameter air yang didahului praproses dengan mengubah data numerik ke data kategorikal berdasarkan standar STOrage and RETrievalData Warehouse (STORET).Selanjutnya model prediksi parameter air yang dihasilkan dari data belajar akan diserderhanakan terlebih dahulu sebelum validasi model dengan data uji. Pengujian model menggunakan data belajar menunjukkan rata-rata akurasi 70% dengan minimal support-confidence 30% data. Hasil model hubungan parameter air menggunakan rekam data PDAM dapat menjadi pendukung kebijakan di daerah tersebut dalam penyediaan dan pengolahan air bersih sebelum dilakukan uji kualitas laboratorium. Tanpa ada uji laboratorium beberapa nilai parameter faktor kimia tidak dapat diketahui. Meskipun demikian aturan yang dihasilkan sistem usulan tanpa uji laboratorium dapat memberikan akurasi 80%-95% dengan asumsi missing valuesnilai faktor kimiasetelah dicek manual dari narasumber pemilik data. Data uji coba menggunakan dataset kecil untuk mempermudah cek manual. Kata Kunci— prediksi kualitas air, aturan asosiasi, storetAbstrak—Raw Water (Air Baku) laboratory analysis is testing physical, chemical and bacteriological characteristicsof water to ensure that water supply is clean, safe and ready for drinking water quality. Analyzing raw water quality in laboratorium needs more time. The proposed system could shorten the laboratory processing time by analyzing daily water production log. Association ruleinthe proposed system was used to generate relation model of water characteristicsfrom the data log provided by local government owned water utilities (PDAM, Perusahaan Daerah Air Minum). The data was transformed first from numerical data into categorical data using STOrage and RETrieval Data Warehouse (STORET)standard.Generated model needs to be simplified because some prediction rules could have the same interpretation. The generated parameter prediction modelwas sufficient to be used as the supporting data for any local policy made related to water supply and sanitationwithout additional costs from standard lab testing of water quality. Some water quality values of chemical characteristics need lab testing. Given the missing values of several chemical characteristics, the generated parameter prediction model still could give better accuracy of 80%-95%. Since PDAM staffmanually validated the generated model, the experiments used small data set.  Keywords— water quality prediction, association rule, storet
Deep Learning Approaches for Multi-Label Incidents Classification from Twitter Textual Information Sherly Rosa Anggraeni; Narandha Arya Ranggianto; Imam Ghozali; Chastine Fatichah; Diana Purwitasari
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 8 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.8.1.31-41

Abstract

Background: Twitter is one of the most used social media, with 310 million active users monthly and 500 million tweets per day. Twitter is not only used to talk about trending topics but also to share information about accidents, fires, traffic jams, etc. People often find these updates useful to minimize the impact. Objective: The current study compares the effectiveness of three deep learning methods (CNN, RCNN, CLSTM) combined with neuroNER in classifying multi-label incidents. Methods: NeuroNER is paired with different deep learning classification methods (CNN, RCNN, CLSTM). Results: CNN paired with NeuroNER yield the best results for multi-label classification compared to CLSTM and RCNN. Conclusion: CNN was proven to be more effective with an average precision value of 88.54% for multi-label incidents classification. This is because the data we used for the classification resulted from NER, which was in the form of entity labels. CNN immediately distinguishes important information, namely the NER labels. CLSTM generates the worst result because it is more suitable for sequential data. Future research will benefit from changing the classification parameters and test scenarios on a different number of labels with more diverse data. Keywords: CLSTM, CNN, Incident Classification, Multi-label Classification, RCNN
Ensemble-based Methods for Multi-label Classification on Biomedical Question-Answer Data Abid Famasya Abdillah; Cornelius Bagus Purnama Putra; Apriantoni Apriantoni; Safitri Juanita; Diana Purwitasari
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 8 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.8.1.42-50

Abstract

Background: Question-answer (QA) is a popular method to seek health-related information and biomedical data. Such questions can refer to more than one medical entity (multi-label) so determining the correct tags is not easy. The question classification (QC) mechanism in a QA system can narrow down the answers we are seeking. Objective: This study develops a multi-label classification using the heterogeneous ensembles method to improve accuracy in biomedical data with long text dimensions. Methods: We used the ensemble method with heterogeneous deep learning and machine learning for multi-label extended text classification. There are 15 various single models consisting of three deep learning (CNN, LSTM, and BERT) and four machine learning algorithms (SVM, kNN, Decision Tree, and Naïve Bayes) with various text representations (TF-IDF, Word2Vec, and FastText). We used the bagging approach with a hard voting mechanism for the decision-making. Results: The result shows that deep learning is more powerful than machine learning as a single multi-label biomedical data classification method. Moreover, we found that top-three was the best number of base learners by combining the ensembles method. Heterogeneous-based ensembles with three learners resulted in an F1-score of 82.3%, which is better than the best single model by CNN with an F1-score of 80%. Conclusion: A multi-label classification of biomedical QA using ensemble models is better than single models. The result shows that heterogeneous ensembles are more potent than homogeneous ensembles on biomedical QA data with long text dimensions. Keywords: Biomedical Question Classification, Ensemble Method, Heterogeneous Ensembles, Multi-Label Classification, Question Answering
Co-Authors Abdillah, Abid Famasya Abdillah, Surya Abid Famasya Abdillah Achmad Affandi Adhi Nurilham Adi Surya Suwardi Ansyah Adillion, Ilham Gurat Adni Navastara, Dini Agus Budi Raharjo Agus Budi Raharjo Agus Zainal Arifin Agus Zainal Arifin Ahmad Syauqi Ahmad Syauqi Aida Muflichah Akwila Feliciano Akwila Feliciano Alif Akbar Fitrawan, Alif Akbar Alqis Rausanfita Aminul Wahib Aminul Wahib Aminul Wahib Andrea Bemantoro J Apriantoni Apriantoni Apriantoni, Apriantoni Ardianto Ardianto Ariadi Retno Tri Hayati Arief Rahman Arif Fadllullah Arijal Ibnu Jati Arini Rosyadi Ario Bagus Nugroho Arrie Kurniawardhani Arya Putra Kurniawan Asiyah Nur Kholifah Atikah, Luthfi Bambang Setiawan Baskoro Adi Pratomo Baskoro, Fajar Benito, Davian Budi Pangestu Budi Rahardjo Budi Raharjo, Agus Budiyono, Yanuardhi Arief Buliali, Joko Lianto Cahyaningtyas, Zakiya Azizah Chastine Fatichah Chilyatun Nisa, Chilyatun Christian Sri kusuma Aditya, Christian Sri kusuma Cornelius Bagus Purnama Putra Damayanti, Putri Daniel Swanjaya Dasrit Debora Kamudi Dhian Kartika Dini Adni Navastara, Dini Adni Dwi Sunaryono Dwi Sunaryono Edy Sukotjo Eko Riduwan Elshe Erviana Angely Erlinda Argyanti Nugraha Erlinda Argyanti Nugraha F.X. Arunanto Fahmi Amiq Fajar Baskoro Fajar Baskoro Falach Asy'ari, Misbachul Fandy Kuncoro Adianto Fandy Kuncoro Adianto Faried Effendy Febri Fernanda Fransiscus Xaverius Arunanto Galih Hendra Wibowo Ginardi, Raden Venantius Hari Glory Intani Pusposari Gurat Adillion, Ilham Gus Nanang Syaifuddiin Hadziq Fabroyir Hafidz, Abdan Hamidi, Mohammad Zaenuddin Handayani Tjandrasa Haniefardy, Addien Hanif Affandi Hartanto Haykal, Muhammad Farhan Herdayanto Sulistyo Putro Hilya Tsaniya Hilya Tsaniya Hudan Studiawan Husna, Farida Amila I Ketut Eddy Purnama I Made Satria Bimantara Ilmi, Akhmad Bakhrul Imam Santosa Indra Lukmana Irdayanti, Marina Ivonne Soejitno Juanita, Safitri Juanita, Safitri Juli Purwanto Kardawi, Muhammad Yusuf Kautsar, Faiz Kevin Christian Hadinata Kevin Christian Hadinata Khadijah F. Hayati Kurnia Aji Tritamtama Lailatul Hidayah M. Abdillah M. Abdul Wakhid Mabahist, Fahril Maheswari, Clarissa Luna Mamluatul Hani’ah Mauridhi Hery Purnomo Mirza Hamdhani Misbakhul Munir Irfan Subakti Mohamad Anwar Syaefudin Muhamad Nasir Muhammad Abdul Wakhid Muhammad Jerino Gorter Muhammad Machmud Muhammad Mirza Muttaqi Nabila Puspita Firdi Nada Fitrieyatul Hikmah Nanik Suciati Narandha Arya Ranggianto Nova Rijati Novemi Uki A Novrindah Alvi Hasanah Nur Azizah, Anisa Nur Hayatin Nurilham, Adhi Oktaviandra Pradita Putri Oktaviandra Pradita Putri, Oktaviandra Pradita Paramastri Ardiningrum Putu Praba Santika Putu Yuwono Kusmawan Raihan, Muhammad Rangga Kusuma Dinata Rangga Kusuma Dinata Ratih Nur Esti Anggraini, Ratih Nur Esti Rendra Dwi Lingga P. Resti Ludviani Rio Indralaksono Rizal Setya Perdana Rizka Sholikah Rizka Wakhidatus Sholikah Rizka Wakhidatus Sholikah, Rizka Wakhidatus Rizqa Afthoni Rozi, Fahrur RR. Ella Evrita Hestiandari Rully Soelaiman Rully Sulaiman Ryfial Azhar, Ryfial Safhira Maharani Safhira Maharani Safitri, Julia Salim Bin Usman Salim Bin Usman Salsabila Mazya Permataning Tyas Salsabila Salsabila Satrio Hadi Wijoyo Satrio Verdianto Satrio Verdianto Sembiring, Fred Erick Septiyan Andika Isanta Septiyan Andika Isanta Septiyawan Rosetya Wardhana Septiyawan Rosetya Wardhana Sherly Rosa Anggraeni Sherly Rosa Anggraeni Sidharta, Bayu Adjie Sihombing, Drigo Alexander Siti Rochimah Stefani Tasya Hallatu Surya Sumpeno Suwida, Katon Syadza Anggraini Tanzilal Mustaqim Tegar Rachman Muzzammil Tesa Eranti Putri Tri Arief Sardjono Tsabbit Aqdami Mukhtar, Tsabbit Aqdami Umy Rizqi Verdianto, Satrio Victor Hariadi Vit Zuraida Wardhana, Septiyawan R. Wardhana, Septiyawan Rosetya Wicaksono, Farhan Wijayanti Nurul Khotimah Wijoyo, Satrio Hadi Windy Deftia Mertiana Wisma Dwi Prastya, Ifnu Wulansari Wulansari Yasinta Romadhona Yatestha, Anak Agung Yoga Yustiawan Yonathan, Vincent Yufis Azhar Yuhana, Umi Laili Yulia Niza Yulia Niza Yulian Findawati Yunianto, Dika R. Zahrul Zizki Dinanto Zakiya Azizah Cahyaningtyas Zakiya Azizah Cahyaningtyas