Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Sebatik

WARISAN BUDAYA TRADISI LISAN DI ERA MODERNISASI SEBAGAI POTENSI WISATA DI DESA KEDANG IPIL KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Novita Indriani; I Wayan Lanang Nala; Sabalius Uhai; Arif Aidil Adha; Firman Sinaga
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2010

Abstract

Warisan budaya tradisi lisan di era modernisasi sebagai potensi wisata. Seiring dengan perkembangan zaman, warisan leluhur yang memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan masyarakat mulai hilang. Tradisi yang biasanya diturunkan turun temurun oleh nenek moyang dari generasi ke generasi mulai memudar, salah satunya adalah tradisi lisan. Tradisi ini merupakan warisan yang peninggalannya hanya melalui mulut ke mulut atau tindak tutur. Bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Desa Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun Darat Kabupaten Kutai Kartanegara, hal ini tentulah patut dilestarikan, budaya lisan menjadi tradisi yang harus dilestarikan, dijaga dan dipertahankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi lisan apa saja yang masih tersisa, upaya pelestarian dan melihat sisi potensi sebagai daya tarik wisata, apakah tradisi lisan dapat menjadi daya tarik wisata sehingga para pengunjung mau datang ke Desa Kedang Ipil. Warisan budaya lisan yang saat ini masih dilestarikan di Desa Kedang Ipil adalah menjamu benua, ritual juhan, beluluh, penyembuhan orang sakit dengan menggunakan acara belian, erau kaluangan, nutuk beham. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan upaya melihat nilai-nilai dari tradisi lisan tersebut dari sisi potensi yang memiliki daya tarik wisata. Tradisi lisan tersebut dapat menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung yang datang ke Desa Kedang Ipil.
Co-Authors Amir, Firli Lanovia Amir, Firlie Lanovia Andani , Desak Komang Tri Anggriawan , Egi Saltia Arif Aidil Adha Asmidana, Samuel Hagi Bagus Putu Wahyu Nirmala Bernadetha, Maria Bondan Pambudi Christanto, I Putu Ari Grace Devi, Ni Kadek Sintya Loka Dwiatmojo, A Rinto Efendi, Moch Nur Firli Lanovia Amir Firlie Lanovia Amir Fitriani, Saroh Francisca Titing Koerniawaty Gede Yudiya Permana Gusti Ngurah Yoga Semadi Hendrajana, I Gusti Made Riko I Gusti Made Riko Hendrajana I Gusti Made Riko Hendrajana I Gusti Made Suka Arnawa I Ketut Gde Nata Adi Putra I Made Darsana I Nyoman Kanca I Putu Fajar Eka Febryanta I Wayan Lanang Nala I Wayan Putra Aditya I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu Imaddudin, Imaddudin Juniartha, I Made Erik Kasiani, Kasiani Kimberley Kimberley Koerniawaty, Francisca Titing Komang Trigita Juliastri Krisnaputra, Gede Rendi Kurniawan, I Gede Wahyu Antara Lanovia Amir, Firlie Liestyowati Luh Eka Susanti Made Widya Paramitha Masih, Ni Ketut Moch Nur Efendi Moch Nur Efendi Mohamad Tamrin Muhammad Ali, H. Ni Luh Supartini Novita Indriani Nur Efendi, Moch. Pambudi, Bondan Pantiyasa, I Wayan Paramita, Putu Dian Yuliani Paramitha, Made Widya Parwati, Komang Shanty Muni Pemayun, I Dewa Gede Ari Putra, A.A. Gede Bagus Sedana Putu Diva Krisna Maharani Putu Eka Wirawan Putu Eka Wirawan Riko Hendrajana, I Gusti Made Robiatul Adawiyah Sabalius Uhai Sanjaya, I Wayan Kiki Santi Palupi, Santi Saroh Fitriani Sasmita, Ayu Widiya Semara, I Made Trisna Suadnyana, I Wayan Suarja, I Ketut Sudiarta, Made Sukmana, Eman Sumawidari, Ida Ayu Ketut Swandewi, Putu Anindya Utik Kuntariati Vena Maria Jessica Noya Wahyuni, Luh Mei Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Widyaningsih, Ni Kadek Ari Zulfan, Muhammad