Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Tedc

PENELITIAN BETON DARI LIMBAH BATU ANDESIT UKURAN ½ CM Harlina .; Ira Puspitasari
Jurnal TEDC Vol 15 No 3 (2021): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.325 KB)

Abstract

Beton normal mempunyai berat isi 2200-2500 kg/m3 dan kuat tekan (fc) 15-40 MPa, untuk proyek dengan relatif kecil misalnya rumah,kantor, gedung sekolah atau keperluan proyek ringan lainnya dengan material semen, air, dan 75% merupakan agregat kasar dan halus. Pemanfaatan agregat kasar yang merupakan salah satu material penyusun terbesar beton dan merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharu, hal tersebut menjadi alasan utama untuk menjadi solusi komprehensif agar menjaga stabilitas dalam memanfaatan sumber daya alam limbah. Disisi lain, di Jl. Parapatan Arab-Kp, Cipadang Manah RT 03 / RW 16, Desa Padalarang, Bandung Barat – Indonesia, terdapat limbah batu andesit dengan ukuran 0,5 cm dari sisa pembuatan cobek , tempat duduk dan bentuk kerajinan batu lainnya. Dalam hal ini penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan berat jenis dan kuat tekan dari agregat kasar batu andesitsplit dan penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Dari hasil penelitian, benda uji sebanyak 12 sampel berupa silinder yang berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, faktor air semen (fas) 0,60 serta perbandingan adukan agregat kasar (split) dan limbah batu kerjainan dari 6 variabel, yaitu 100% : 0%, 80% : 20%, 60% : 40%, 40% : 60%, 20% : 80%, 0% : 100%, dari hasil benda uji kuat tekan beton pada proporsi 100% split dan 0% limbah hanya menghasilkan 9,17 MPa,sedangkan penggunaan 0% split dan 100% Limbah meningkat hingga 13,38 MPa. Hal tersebut menunjukan bahwa beton dengan batu andesit kuat tekan meningkat sebesar 4,21 MPa. Kata Kunci: beton, Padalarang, limbah batu andesit, ukuran ½ cm
MODEL ALOKASI PENDANAAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR IRIGASI DENGAN METODE AHP Ira Puspitasari
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.117 KB)

Abstract

Pemeliharaan infrastruktur irigasi bertujuan untuk memperlambat degradasi dan mempertahankan fungsi irigasi. Namun minimnya pendanaan pemeliharaan menjadi salah satu penyebab banyaknya irigasi yang mengalami degradasi dan tidak berfungsi ditambah pengalokasiannya yang hanya berdasarkan luas area. Maka diperlukan sebuah pemodelan alokasi pendanaan yang proposional dengan memperhatikan kepadatan (panjang saluran dan jumlah bangunan) dan kondisi infrastruktur tersebut di setiap daerah irigasi (DI) serta dipisahkannya antara pendanaan pemeliharaan rutin dan berkala. Pemodelan alokasi pendanaan dilakukan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) kriteria kuantitatif dan AHP kriteria kualitatif. Daerah kajian penelitian adalah sembilan daerah irigasi di Jawa Barat. Metode AHP pada pemeiharaan rutin didasarkan pada 3 kriteria yaitu panjang saluran, jumlah bangunan dan luas area, sedangkan pada pemeliharaan berkala adalah panjang saluran, kerusakan kondisi saluran dan kerusakan kondisi bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalokasian pendanaan pada pemeliharaan rutin bersifat statis, dimana besarnya hampir sama setiap tahun sedangkan pada pendanaan pemeliharaan berkala bersifat dinamis yang selalu berubah setiap tahunnya sesuai kondisi eksisting di lapangan Kata kunci : Pemeliharaan infrastruktur irigasi, Analytic Hierarchy Process, kriteria kuantitatif dan kualitatif
EFEKTIFITAS PEMASANGAN PLUG VALVE DALAM PENGATURAN DEBIT AIR KRAN WUDHU DI MASJID AL BAROKAH POLITEKNIK TEDC BANDUNG Ira Puspitasari
Jurnal TEDC Vol 15 No 1 (2021): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.831 KB)

Abstract

Fungsi air kepada manusia memang vital, mulai dari bangun pagi hingga tidur lagi tidak terlepas dari kebutuhan akan air. Air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, namun seiring pertambahan penduduk dan pembangunan perkotaan yang sangat pesat, keberadaan air mulai menurun baik dari segi kuantitas maupun kualitas. . Perilaku boros air bersih menyebabkan semakin banyak orang yang kehilangan akses terhadap air bersih. Berdasarkan kondisi air (kualitas maupun ketersediaan) di Indonesia, potensi sebagai negara yang kaya air tidak mampu menghindarkan Indonesia dari krisis air bersih . Setiap kali musim kemarau tiba berbagai daerah mengalami kekeringan air. Bahkan ketika musim penghujan pun krisis air bersih tetap mengintai lantaran surplus air yang kerap mengakibatkan banjir sehingga sumber air tidak dapat termanfaatkan. Gaya hidup hemat air bersih bisa diterapkan tanpa mengorbankan kebersihan dan kualitas sanitasi di rumah. Gerakan hemat air (GEMAR) merupakan upaya penghematan air yang berupa aksi nyata melalui pengurangan pemakaian air wudhu di kampus Politeknik TEDC Bandung. Seperti kita ketahui, bahwa hampir 90 % dari jumlah penduduk Indonesia adalah beragama Islam. Salah satu kewajiban sebagi seorang Muslim adalah sholat lima waktu, dimana sebelum melaksanakan sholat harus berwudhu terlebih dahulu. Jika sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad, berwudhu membutuhkan sekitar kurang lebih satu liter air. Namun sayangnya banyak umat Islam yang tidak paham , sehingga banyak yang berwudhu membutuhkan hampir dua liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata- rata jamaah berwudhu sebelum pemasangan plug valve adalah 2128,95 ml dan setelah pemasangan plug valve menghabiskan 895,11 ml artinya 1. Pemasangan plug valve bisa menghemat pemakaian air wudhu sebesar 1767.1 ml atau setara dengan 64.54%. 2. Pemasangan plug valve meningkatkan durasi berwudhu sebesar 3.65 detik atau setara 6.52%. Kata kunci : plug valve, air, wudhu, TEDC
Kajian Sifat Mekanis Beton dari Limbah Batu Kerajinan Dikaitkan dengan Metode Perawatan (Curing) di Politeknik TEDC Ira Puspitasari; Siti Masitoh
Jurnal TEDC Vol 14 No 2 (2020): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.888 KB)

Abstract

Material yang digunakan dalam pembuatan beton berasal dari batuan yang lama kelamaan akan habis dan tidak dapat perbaharui sehingga menimbulkan ke khawatiran menipisnya persediaan material. Melihat kondisi tersebut perlunya mencari bahan alternatif salah satunya dari limbah batu kerajinan. Untuk mendapatkan kekuatan beton yang diinginkan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, satu diantaranya adalah perawatan beton (curing). Terkait hal ini maka penelitian beton ini menggunakan material yang berasal dari limbah batu kerajinan dikaitkan dengan metode perawatan (curing). Dalam penelitian beton ini benda uji sebanyak 12 buah benda uji berupa silinder yang berukuran 15 cm dan tinggi 30 cm, faktor air semen (fas) 0,60 menggunakan 6 proporsi 0%:100%, 20%:80%, 40%:60%, 60%:40%, 80%:20%, 100%:0%. Hasil penelitian limbah batu kerajianan dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar. Kuat tekan rata-rata umur 14 hari dengan metode menggunakan menutup bahan (karung goni) serta disiram secara berkala 9,48 MPa sedangkan hasil kuat tekan rata-rata menggunakan metode direndam 10,10 MPa. Pada perawatan dengan menutup bahan (karung goni) disiram secara berkala hasil pengujian tekan pada umur 14 hari paling besar pada proporsi adukan 60% limbah : 40% split yaitu 11,97 MPa. Pada perawatan direndam hasil pengujian tekan pada umur 14 hari paling besar pada proporsi adukan 60% limbah : 40% split yaitu 11,75 MPa. Pada proporsi 60% limbah: 40% split, Perbandingan perawatan dengan metode direndam dengan hasil 11,75 MPa lebih rendah dibandingkan dengan metode menutup bahan (karung goni) disiram secara berkala dengan hasil 11,97 MPa. Kata Kunci: sifat mekanis beton, limbah batu kerajinan, curing, beton.
PERENCANAAN ULANG GEDUNG PENUNJANG MEDIK RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SARTIKA ASIH DENGAN KONSEP BANGUNAN HIJAU Puspitasari, Ira; Rahmatullah, Ridhwan Muhammad Fauzan; Prasetyo, Denny Adi
Jurnal TEDC Vol 17 No 2 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/tedc.v17i2.713

Abstract

The infrastructure facility makes a major difference in human life. Its progression has definitely been for good and for bad. One of the bad effects is global warming. For repressing the harmful effects requires a new concept that remains environmental. The medical facility support building at the medical center in Bandung is still on its way to implementing the concept of green building. The building is planned to add solar power systems to its energy source. This Solar system is planned to apply on the roof. According to the roof's calculations, the number of solar panels should be installed at 250 units and require 33 units inverter. The installation of this system eventually affected the structure of roof plates. The building's inner design involves a steel framing structure for columns and beams. Reinforced concrete slab roof is used. The structure of the Structure Of Order Bearers Special Moments (SRPMK) referred to the area of the earthquake 4. The earthquake load calculations used an equatorial static that works on the portal passage. Style-counting analyzer in manually counted and of sap2000 version 14.0.0. Portal planning uses Load Resistance Factor Design (LRFD) method to determine the profile used. After calculations were made, it was found that the dimensions of the secondary beam contained wf 200x200, the columns used the 400x400 profile and the main beam used the wf 400x200 and 350x350 profiles.
Co-Authors Abd Raihan Achmad Djunawan Ahmad Syamsul Falah Akhbar, Try Kurniawan Ani Media Harumi Anip Febtriko, Anip Annisah, Annisah Aprila, Nila Arisandi, Diki Atmaranti, Salsabila Devina Aulia, Yulianti Badrus Zaman Citra Nurina Prabiantissa Denny Adi Prasetyo Dian Priharja Putri Diana Dwi Purwanti Edy Haryanto Endro Yulianto Enny Mar’atus Sholihah Ervi Husni, Ervi Fadhillah, Muhamad Fikri Fahmi, Moh Farih Fandhilah Fandhilah FATIMAH FATIMAH Febdian Rusydi Ferry Kriswandana Fetreo Negeo Putra Firstiana, Amelia Fitri Noor Febriana Ginarsih, Yuni Harlina . Haryati, Dewi Heryanto Adi N Hilmi Yumni I Dewa Gede Hari Wisana Imam Sarwo Imam Yuadi Irianti, Rosi Irwan Sulistio Isfentiani, Dina Isnanto Juliana Christyaningsih Kartanti, Maya Laura Navika Yamani Lengari, Cristiany Gunu Liliek Soetjiatie Luthfi Rusyadi Maftahatul Hakimah, Maftahatul Mahendra, Victoria Lucky Malena, Yeyen Mamat Supriyono Melania Rizerda Pebianti MINARTI Moch. Dicky Riza Nanang Fakhrur Rozi Ni Made Suci Sukmawati Noorminshah A. Iahad Novita Sari Nurdin, Muhammad Irfan Nurhazizah, Elwin Dewi Pakage , Ferdinant Pradhana, Andrea Thrisiawan Purbandini Soeparman, Purbandini Puspita Zella Wigati Putra, Danang Adi Rahmatullah, Ridhwan Muhammad Fauzan Retno Sasongko Wati Rizky Amalia Rokhmalia, Fitri Rousyati Rousyati Sari, Ira Rahayu Tiyar Sembiring, Rinawati Setiawan, Ainur Rahim Sherly Jeniawaty Sinaga, S. Bungaran Siti Mar'atus Siti Masitoh Slamet Wardoyo SRI UTAMI Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan Susilo, Tri Achmad Budi Suyoso, Aldo Lovely Arief Tatarini Pipit Ika Cahyani Taufiqurrahman Tries Edy Wahyono ulfa hidayah Upin, La Ode Widjanarko , Bambang Wijayati, Indah Oktari Wyssie Ika Sari Yasin, Affan Zakiyyah, Amirah Zidny, Irvan