Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : REKA RACANA

Kajian Perbandingan Kuat Tekan dan Berat Jenis Beton dengan Pasir Mundu dan Pasir Malang Ira Puspitasari
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 9, No 2: Juli 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v9i2.60

Abstract

ABSTRAKPasir atau agregat halus adalah material pengisi yang diikat semen dengan air sehingga menjadi massa padat, sehingga kualitasnya sangat berpengaruh langsung terhadap mutu beton. Adanya berbagai jenis pasir di Pasaran Mendasari, seperti Pasir Malang dan Pasir Mundu, menjadikan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pasir terhadap kuat tekan dan berat volume beton. Pasir Mundu memiliki tekstur yang keras dan kasar, halmana hasil penambangan di kota Cirebon dan umum digunakan untuk bahan bangunan. Sedangkan Pasir Malang sering digunakan masyarakat sebagai media tanam yg berasal dari magma gunung berapi yang terpecah kealiran sungai. Beton direncanakan menggunakan metode SNI dan memiliki kuat tekan rencana 19 MPa. Hasil uji kuat tekan beton dengan Pasir Malang menghasilkan kuat tekan beton rata-rata sebesar 10,08 MPa dan kuat tekan beton maksimum sebesar 11,50 MPa sedangkan untuk penggunaan Pasir Mundu diperoleh kuat tekan beton rata rata sebesar 12,51 MPa dan kuat tekan beton maksimum sebesar 13,61 MPa. Pengujian berat jenis menunjukkan beton dengan Pasir Mundu memiliki berat volume 2.194,93 kg/m3 halmana nilainya lebih besar dibandingkan dengan Pasir Malang yaitu 1.960,97 kg/m3. Berdasarkan pengujian kuat tekan dan berat volume dapat disimpulkan disimpulkan bahwa beton dengan Pasir Mundu memiliki kuat tekan dan berat jenis yang lebih besar sedangkan beton dengan Pasir Malang memiliki kuat tekan dan berat jenis yang lebih kecil.Kata kunci: pasir Malang, pasir Mundu, berat jenis, kuat tekan ABSTRACTSand or fine aggregate is a filler material that is bound by cement with water so that it becomes a solid mass, which is why the quality of sand has a direct effect on the quality of concrete. The existence of various types of sand on the market, such as Malang and Mundu sand, underlies this research with the aim of wanting to know the effect of the type of fine aggregate/sand on the compressive strength and unit weight of concrete. Mundu sand has a hard and rough texture which is the result of mining in the city of Cirebon and is commonly used for building materials. While Malang sand is often used by the community as a planting medium which comes from volcanic magma that splits into rivers. The concrete in this study was planned using the SNI method and had a design compressive strength of 19 MPa. The results of the concrete compressive strength test with Malang sand produced an average concrete compressive strength of 10.08 MPa and a maximum concrete compressive strength of 11.50 Mpa, while for the use of Mundu sand, an average concrete compressive strength of 12.51 MPa and a maximum concrete compressive strength of 13.61 MPa. The specific gravity test shows that concrete with Mundu sand has a volume weight of 2,194.93 kg/m3 greater than Malang sand which is 1,960.97 kg/m3. Based on the compressive strength and unit weight tests, it can be concluded that concrete with Mundu sand has a greater compressive strength and specific gravity, while concrete with Malang sand has a smaller compressive strength and specific gravity.Keywords: Malang sand, Mundu sand, specific gravity, compressive strength
Kajian Eksperimental Pemanfaatan Sampah Plastik HDPE Terhadap Berat Isi Beton Ringan Puspitasari, Ira; Firstiana, Amelia
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.43

Abstract

ABSTRAKSampah plastik yang tidak didaur ulang sebelum dibuang dapat menjadi masalah lingkungan serius. Pada penelitian ini menginvestigasi penggunaan limbah plastik HDPE (High Density Polyethylene) sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam campuran beton. Dengan variasi penambahan limbah plastik HDPE sebesar 0%, 3%, 5%, dan 7% dari total pasir, Benda uji pada percobaan ini berupa silinder beton yang akan diuji kuat tekan dan berat volume, dengan mix design yang sesuai dengan standar SNI 03-2834-2000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan agregat plastik HDPE pada campuran beton dapat mengurangi berat volume beton sebesar 1,03%, 2,35%, dan 6,16% untuk variasi 3%, 5%, dan 7%. Dari penelitian ini penambahan plastik HDPE dapat menghasilkan beton yang lebih ringan namun dengan penurunan dalam kuat tekan, sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan yang spesifik dalam konstruksi.Kata kunci: beton, HDPE (High Density Polyethylene), berat isi ABSTRACTPlastic waste that is not recycled before disposal can be a serious environmental problem. This study investigated the use of HDPE (High Density Polyethylene) plastic waste as a partial substitute for fine aggregate in concrete mixtures. With variations in the addition of HDPE plastic waste of 0%, 3%, 5%, and 7% of the total sand, the test object in this experiment was a concrete cylinder that would be tested for compressive strength and volume weight, with a mix design that complies with the SNI 03-2834-2000 standard. The results of this study indicate that the addition of HDPE plastic aggregate to the concrete mixture can reduce the volume weight of concrete by 1.03%, 2.35%, and 6.16% for variations of 3%, 5%, and 7%. From this study, the addition of HDPE plastic can produce lighter concrete but with a decrease in compressive strength, so its use must be adjusted to specific needs in construction.Keywords: concrete, HDPE (High Density Polyethylene), compressive strength 
Evaluasi Kelayakan Struktur Gedung SDN Cipageran Mandiri 1 Kota Cimahi Jawa Barat Muchtar, Muchtar; Gunadi, Riawan; Puspitasari, Ira; Nurdin, Muhamad Irfan; Zakiyyah, Amirah; Muflih, Moch. Imam
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1: Maret 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v12i1.44

Abstract

ABSTRAKSDN Cipageran Mandiri 1 Kota Cimahi memiliki gedung bertingkat yang menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna akibat kerusakan struktural maupun arsitektural. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan struktur gedung C melalui inspeksi visual, pengujian non-destruktif (NDT), serta analisis struktur menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif melalui tahapan studi literatur, pengumpulan data sekunder, pemeriksaan visual, pengujian NDT (Rebound Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity, Brinell Hardness Test, Liquid Penetrant Test, dan uji vertikalitas), hingga pemodelan struktur 3D. Hasil pengujian menunjukkan variasi mutu beton yang signifikan (29,1–407,4 kg/cm²) serta mutu baja yang tidak seragam (693,3–1432,6 MPa). Selain itu, ditemukan cacat pada sambungan las, korosi pada elemen baja, serta penyimpangan vertikal pada beberapa kolom. Analisis permodelan memperlihatkan stress ratio >1 pada sejumlah elemen balok dan kolom serta deformasi yang melebihi batas standar L/240, sehingga struktur dinyatakan tidak memenuhi persyaratan SNI 1729:2020. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa gedung C SDN Cipageran Mandiri 1 memerlukan perbaikan struktural secara menyeluruh untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, serta keberlangsungan fungsi bangunan sebagai sarana pendidikan.Kata kunci: evaluasi struktur, gedung sekolah, kelayakan bangunan, keselamatan konstruksi, NDT ABSTRACTSDN Cipageran Mandiri 1 in Cimahi City has a multi-story building that raises concerns regarding the safety and comfort of its users due to both structural and architectural damage. This study aims to evaluate the feasibility of Building C through visual inspection, non-destructive testing (NDT), and structural analysis using finite element software. The research was conducted quantitatively through several stages, including literature review, secondary data collection, visual inspection, NDT (Rebound Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity, Brinell Hardness Test, Liquid Penetrant Test, and verticality test), and 3D structural modeling. The results indicate significant variations in concrete strength (29.1–407.4 kg/cm²) and non-uniform steel quality (693.3–1432.6 MPa). In addition, defects were found in the welding joints, corrosion in steel elements, and deviations in verticality in several columns. Structural modeling analysis revealed stress ratios greater than 1 in several beam and column elements, as well as deformations exceeding the L/240 limit, indicating that the structure does not comply with the requirements of SNI 1729:2020. This study concludes that Building C of SDN Cipageran Mandiri 1 requires comprehensive structural rehabilitation to ensure safety, comfort, and the continued functionality of the facility as an educational facility.Keywords: structural evaluation, school building, building feasibility, construction safety, NDT
Co-Authors Abd Raihan Achmad Djunawan Ahmad Syamsul Falah Akhbar, Try Kurniawan Ambar Susanto, Ambar Ani Media Harumi Anip Febtriko, Anip Annisah, Annisah Aprila, Nila Arisandi, Diki Atmaranti, Salsabila Devina Badrus Zaman Citra Nurina Prabiantissa Denny Adi Prasetyo Dwi Purwanti Edy Haryanto Endro Yulianto Enny Mar’atus Sholihah Ervi Husni, Ervi Fadhillah, Muhamad Fikri Fahmi, Moh Farih Fandhilah Fandhilah FATIMAH FATIMAH Febdian Rusydi Ferry Kriswandana Fetreo Negeo Putra Firstiana, Amelia Fitri Noor Febriana Ginarsih, Yuni Harlina . Heri Kasyanto, Heri Heryanto Adi N Hilmi Yumni I Dewa Gede Hari Wisana Imam Sarwo Imam Yuadi Irianti, Rosi Irwan Sulistio Isfentiani, Dina Isnanto Juliana Christyaningsih Kurniawan Akhbar, Try Laura Navika Yamani Lengari, Cristiany Gunu Liliek Soetjiatie Luthfi Rusyadi Maftahatul Hakimah, Maftahatul Mahendra, Victoria Lucky Mamat Supriyono Melania Rizerda Pebianti MINARTI Moch. Dicky Riza Muchtar muchtar Muflih, Moch. Imam Nanang Fakhrur Rozi Ni Made Suci Sukmawati Noorminshah A. Iahad Novita Sari Nurdin, Muhamad Irfan Nurdin, Muhammad Irfan Nurhazizah, Elwin Dewi Oesman, Mardiana Pakage , Ferdinant Pradhana, Andrea Thrisiawan Purbandini Soeparman, Purbandini Puspita Zella Wigati Putra, Danang Adi Rahmatullah, Ridhwan Muhammad Fauzan Retno Sasongko Wati Riawan Gunadi Rokhmalia, Fitri Rousyati Rousyati Sari, Ira Rahayu Tiyar Sembiring, Rinawati Setiawan, Ainur Rahim Sherly Jeniawaty Sinaga, S. Bungaran Siti Mar'atus Siti Masitoh Slamet Wardoyo SRI UTAMI Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan Susilahadi Susilo, Tri Achmad Budi Suyoso, Aldo Lovely Arief Tatarini Pipit Ika Cahyani Taufiqurrahman Tries Edy Wahyono ulfa hidayah Upin, La Ode Widjanarko , Bambang Wijayati, Indah Oktari Wusqo, Urwatul Wyssie Ika Sari Yasin, Affan Zaidulfar, Harianto Zakiyyah, Amirah Zidny, Irvan Zulfaida, Arini