p-Index From 2021 - 2026
8.299
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Keamanan Aplikasi Web Menggunakan Web Application Firewall (WAF) Pada Sistem Informasi Manajemen Kampus Terintegrasi Randi Rizal; Yusuf Sumaryana
Jurnal ICT: Information Communication & Technology Vol. 21 No. 2 (2021): JICT-IKMI, Desember 2021
Publisher : LPPM STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increasing the security of web applications on the integrated campus management information system needs to be done because the application is accessed by public networks so that there are many attacks and attempts to prevent threats from attackers. This study applies a Web Application Firewall (WAF)-based application security using ModeSecurity and Core Rules Set from Owasp which aims to improve the security system of the web application by using a firewall.This study uses an experimental method by implementing a Web Application Firewall (WAF) as a web-based protection system, then the process of analysis and testing to obtain accurate advice on firewall implementation. The results of this study indicate that the firewall used with Web Application Firewall (WAF)-based ModeSecurity has succeeded in stopping attacks from attackers using Cross Site Scripting (XSS) and SQL Injection methods.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Ayam Pedaging Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor Evi Dewi Sri Mulyani; Teuku Mufizar; Yusuf Sumaryana; Sarmidi Sarmidi; Robby Awaludin
E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 12 No 1 (2023): e-Jurnal JUSITI
Publisher : Universitas Dipa Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada industri ayam pedaging, deteksi dan diagnosa penyakit pada ayam merupakan faktor kritis dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternak.Keterbatasannya pengetahuan para peternak mengenai macam-macam gejala dan penyakit pada ayam pedaging serta minimnya seorang pakar/ahli mengenai penyakit pada ayam pedaging.Penelitian ini menjelaskan proses pengembangan sistem pakar dengan menggunakan ESDLC (Expert System Development Life Cycle), yang meliputi perancangan basis pengetahuan yang mencakup gejala-gejala penyakit, aturan-aturan diagnosa, serta basis pengetahuan tentang faktor kepastian. Metode Certainty Factor digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan dalam proses diagnosa, dengan mempertimbangkan keterkaitan antara gejala-gejala dan penyakit yang mungkin terjadi. Hasil pengujian sistem ini menunjukkan bahwa metode Certainty Factor dapat memberikan diagnosa yang akurat dalam waktu yang singkat. Sistem ini memberikan bantuan yang berharga bagi peternak ayam pedaging dalam mengidentifikasi penyakit dan mengambil tindakan yang tepat secara cepat serta dapat memberikan dampak yang baik khususnya untuk para peternak yang ada di daerah Cigalontang, terutama dalam hal pengetahuan mengenai macam-macam gejala dan jenis penyakit, peternak bisa lebih mengetahui macam-macam gejala dan jenis penyakit pada ayam yang bersumber dari sistem pakar tersebut, serta mempermudah peternak untuk mendiagnosa penyakit pada ayam.
PerbandinganAlgoritma Brute Force Dengan Boyer-Moore Pada Aplikasi Pencarian Kerja Berbasis Web Fahmy Fauzi Alvianda; Ruuhwan Ruuhwan; Yusuf Sumaryana
E-JURNAL JUSITI : Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 12 No 1 (2023): e-Jurnal JUSITI
Publisher : Universitas Dipa Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36774/jusiti.v12i1.1283

Abstract

Pencarian lowongan kerja pada situs web pencari kerja berbasis web seperti Didamel.id memerlukan algoritma pencarian yang efektif dan efisien untuk memberikan pengalaman pengguna yang baik. Dalam pengembangan aplikasi pencarian pekerjaan berbasis web, pemilihan algoritma pencarian yang efisien sangat krusial untuk memberikan pengalaman pengguna yang baik. Dua algoritma yang sering digunakan dalam pencarian string adalah algoritma Brute Force dan algoritma Boyer-Moore. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja algoritma Brute Force dan algoritma Boyer-Moore pada aplikasi pencarian pekerjaan berbasis web. Metode Brute Force melakukan pencocokan karakter per karakter secara berurutan, sementara algoritma Boyer-Moore menggunakan strategi praproses untuk mempercepat pencarian dengan memanfaatkan pola pencarian yang terdapat dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Boyer-Moore memberikan kinerja yang lebih baik dari pada algoritma Brute Force pada aplikasi pencarian pekerjaan berbasis web. Algoritma Boyer-Moore mengurangi jumlah perbandingan yang perlu dilakukan, sehingga menghemat waktu eksekusi dan sumber daya komputasi. Selain itu, algoritma ini memiliki kompleksitas waktu yang lebih rendah pada pola pencarian yang memiliki kesamaan dan ukuran pola yang besar.
PENAMBAHAN KOMBINASI AMPAS TEH HIJAU FERMENTASI DAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS SP. DALAM RANSUM ITIK CIHATEUP TERHADAP KUALITAS KIMIA DAGING Andri Kusmayadi; Ristina Siti Sundari; Yusuf Sumaryana
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jitp.v11i1.24859

Abstract

Ampas teh hijau mengandung senyawa antioksidan yang memiliki banyak khasiat farmakologis serta mengandung tannin yang dapat menurunkan kecernaan sehingga perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut dengan cara difermentasi sehingga kecernaannya meningkat. Ampas teh hijau fermentasi yang dikombinasikan dengan probiotik Lactobacillus sp diduga mampu memberikan dampak yang lebih signifikan pada pertumbuhan ternak maupun produknya. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan kombinasi ampas teh hijau fermentasi (ATHF) dan probiotik Lactobacillus sp di dalam ransum terhadap kualitas kimia daging itik Cihateup. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap dengan memelihara 60 ekor itik Cihateup yang secara acak dikelompokkan ke dalam 4 kelompok perlakuan pakan sebagai berikut: K1 (100% pakan basal + 0% ATHF + 0% Probiotik), K2 (pakan basal + 1% ATHF + 3% Probiotik), K3 (pakan basal + 2% ATHF + 2% Probiotik) dan K4 (pakan basal + 3% ATHF + 1% Probiotik). Parameter penelitian ini yaitu kualitas kimia daging itik Cihateup yang terdiri atas kadar air, kadar protein dan kadar lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi ATHF dan probiotik Lactobacillus sp berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar protein dan kadar lemak daging, sedangkan pada parameter kadar air tidak berpengaruh nyata. Perlakuan K2 (pakan basal + 1% ATHF + 3% Probiotik) menghasilkan kadar protein daging yang paling tinggi dan perlakuan K1 (100% pakan basal + 0% ATHF + 0% Probiotik) menghasilkan kadar lemak daging yang lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya.
Analisa Perbandingan Kinerja Algoritma Klasifikasi Untuk Prediksi Penyakit Kanker Payudara Rudi Hartono; Yusuf Sumaryana; Alwi Nurfaizi
(JurTI) Jurnal Teknologi Informasi Vol 7, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurti.v7i1.3418

Abstract

Data yang diunggah Globocan pada tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara di Indonesia mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker, dengan jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus. dibidang kesehatan dan medis, klasifikasi berbasis pembelajaran mesin banyak digunakan untuk membantu dokter dan profesional kesehatan mengklasifikasikan penyakit kanker untuk menentukan tindakan terbaik, bahwa ada beberapa algoritma, teknik dan alat yang dipakai dalam memprediksi penyakit kanker payudara dengan hasil akurasi yang berbeda-beda. Dengan membandingkan algoritma klasifikasi dan metode Ensemble Learning Bagging dan metode biasa pada penelitian ini serta dengan menggunakan data yang berasal dari SEER NCI yang diunggah ke dalam website Kaggle.com dengan jumlah atribut yaitu 16 dan jumlah record nya sebesar 4025 record, bahwa hasil dari perbandingan model algoritma baik menggunakan teknik Ensemble Learning Bagging atau tidak, algoritma dengan nilai kinerja akurasi terbaik yaitu algoritma Random Forest, semua kinerja akurasi pada setiap algoritma bertambah dengan rata-rata kenaikan 1% dengan menggunakan teknik Ensemble Learning Bagging, menunjukan bahwa teknik ini dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja akurasi dibandingkan dengan teknik default pada setiap algoritma ataupun dengan perhitungan manual, selain itu jumlah record juga dapat mempengaruhi kinerja algoritma. Dengan menambahkan model algoritma lain nya seperti AdaBoost, logistic Regression, XGBClassifier, LGBMClassifier, ExstraTreeClasifier, dan teknik Ensemble Learning Heterogenous serta proses pembuatan Machine Learning dengan framework Streamlit maka proses untuk prediksi penyakit kanker payudara akan semakin baik.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TELUR ASIN HERBAL SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PANGAN ASAL TELUR ITIK DI DUSUN CIHATEUP KABUPATEN TASIKMALAYA Andri Kusmayadi; Ristini Siti Sundari; Yusuf Sumaryana
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.238

Abstract

Dusun Cihateup merupakan tempat proses domestikasi ternak itik Cihateup sebagai ternak lokal khas Tasikmalaya Jawa Barat. Ketersediaan telur itik di Dusun Cihateup cukup melimpah dimana setiap harinya dapat menghasilkan lebih dari 500 butir telur. Harga jual telur itik relatif rendah yaitu sebesar Rp 2.000,00 per butirnya. Daya tahan telur itik segar yang rendah dapat ditingkatkan dengan cara diolah melalui proses diversifikasi pangan agar daya tahan telur semakin meningkat dan menghasilkan nilai jual yang tinggi. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan melakukan pengolahan telur itik segar menjadi telur asin herbal untuk meningkatkan daya tahan telur, meningkatkan harga jual telur, serta menghasilkan sifat fungsional pada produk telur asin herbal untuk meningkatkan imunitas masyarakat pasca Pandemi Covid-19. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya tahan telur itik Cihateup, serta meningkatkan keterampilan masyarakat Dusun Cihateup dalam mengolah telur asin herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2022 di Dusun Cihateup, Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan program terdiri atas penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada warga masyarakat di Dusun Cihateup, anggota kelompok ternak “Kelompok Megar Bebek Cihateup”, dan anggota Badan Usaha Milik Desa “Berdikari”. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat melalui pengolahan telur asin herbal.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TELUR ASIN HERBAL SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PANGAN ASAL TELUR ITIK DI DUSUN CIHATEUP KABUPATEN TASIKMALAYA Andri Kusmayadi; Ristina Siti Sundari; Yusuf Sumaryana
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 5, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v5i2.128

Abstract

Dusun Cihateup merupakan tempat proses domestikasi ternak itik Cihateup sebagai ternak lokal khas Tasikmalaya Jawa Barat. Ketersediaan telur itik di Dusun Cihateup cukup melimpah dimana setiap harinya dapat menghasilkan lebih dari 500 butir telur. Harga jual telur itik relatif rendah yaitu sebesar Rp 2.000,00 per butirnya. Daya tahan telur itik segar yang rendah dapat ditingkatkan dengan cara diolah melalui proses diversifikasi pangan agar daya tahan telur semakin meningkat dan menghasilkan nilai jual yang tinggi. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan melakukan pengolahan telur itik segar menjadi telur asin herbal untuk meningkatkan daya tahan telur, meningkatkan harga jual telur, serta menghasilkan sifat fungsional pada produk telur asin herbal untuk meningkatkan imunitas masyarakat pasca Pandemi Covid-19. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya tahan telur itik Cihateup, serta meningkatkan keterampilan masyarakat Dusun Cihateup dalam mengolah telur asin herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2022 di Dusun Cihateup, Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan program terdiri atas penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada warga masyarakat di Dusun Cihateup, anggota kelompok ternak “Kelompok Megar Bebek Cihateup”, dan anggota Badan Usaha Milik Desa “Berdikari”. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat melalui pengolahan telur asin herbal.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KURIR TERBAIK MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS BERBASIS WEB Dinda M. Khatami; Ruuhwan Ruuhwan; Yusuf Sumaryana
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 3s1 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3s1.3446

Abstract

Setiap jasa pengiriman barang memiliki banyak kurir yang tersebar di setiap kota, dari para kurir tersebut ada yang kurir tetap dan kurir freelance atau magang begitupun pada salah satu penyedia jasa pengiriman barang yaitu JNE Express Pangandaran. Pada JNE Express Pangandaran masih banyak kurir yang berstatus freelance atau magang, pihak supervisor terkadang kebingungan dalam mempromosikan kurir magang menjadi kurir tetap dikarenakan beberapa faktor mulai dari banyaknya kurir magang, dan belum adanya kriteria tetap dalam mempromosikan kurir magang menjadi kurir tetap. Oleh karena itu diperlukan sebuah Sistem Pemdukung Keputusan (SPK) guna membantu pihak supervisor dalam menentukan kurir terbaik yang nantinya akan diangkat menjadi kurir tetap. Terdapat dua metode yang akan digunakan dalam membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ini, yaitu Analytical Hierarcy Prosses (AHP) yang memiliki kelebihan dalam mengelola data kriteria, karena metode ini akan membandingkan 1 kriteria dengan lainnya secara terstruktur. Dan metode Simple Additive Weighting (SAW) memiliki kelebihan dalam menghitung alternatif, karena metode ini dalam proses perhitungan alternatifnya tidak terlalu panjang. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan metode AHP dan SAW yang berhasil diterapkan, sehingga pihak supervisor dapat lebih mudah dalam mentukan kurir magang yang akan dipromosikan menjadi kurir tetap
SISTEM MONITORING TEMPERATUR PADA INKUBATOR PENETAS TELUR BEBEK MENGGUNAKAN MODUL NODEMCU 8266 YANG TERINTEGRASI DENGAN APLIKASI BLYNK Kurdiman Ary Prasetia; Yusuf Sumaryana; Aso Sudiarjo
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4146

Abstract

Di era globalisasi, pasar bebek telah meluas ke pasar internasional, memerlukan peternakan bebek yang siap menghadapi permintaan pasar dengan efisiensi, kuantitas, dan kualitas yang tinggi. Untuk meningkatkan efisiensi dan kuantitas penetasan, alat penetas telur otomatis seperti inkubator menjadi penting. Penelitian ini mengembangkan inkubator berbasis IoT menggunakan NodeMCU 8266 dan aplikasi Blynk untuk mengontrol dan memonitor proses penetasan telur bebek secara efisien. Metode eksperimental digunakan dengan pengumpulan data dari wawancara, observasi, dan referensi jurnal. Penelitian melibatkan tahap perancangan dengan alur kerja yang dirancang menggunakan software Arduino IDE. Selanjutnya, pengujian dilakukan untuk mengevaluasi kinerja inkubator dan mengidentifikasi kesalahan serta menghitung presentase penetasan telur. Hasilnya menunjukkan inkubator mampu mengontrol dan memonitor temperatur, kelembapan, dan proses penetasan telur dengan baik, mencapai presentase penetasan sebesar 73,3% pada hari ke-27. Ini membuktikan bahwa alat ini dapat efektif membantu dalam proses penetasan telur bebek secara otomatis dan termonitor.
IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY UNTUK ESTIMASI BOBOT DAN HARGA JUAL HEWAN TERNAK SAPI BERBASIS ANDROID Mutakin Mutakin; Shinta Siti Sundari; Yusuf Sumaryana
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4120

Abstract

Penaksiran bobot dan penetapan harga dalam penjualan sapi merupakan aspek penting yang dapat memengaruhi keadilan dan efisiensi transaksi. Metode tradisional yang melibatkan penilaian visual manusia seringkali tidak akurat, menyebabkan kesenjangan harga yang signifikan. Ketersediaan alat ukur yang memadai juga menjadi hambatan, khususnya di daerah pedesaan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi Android berbasis Augmented Reality (AR) untuk mengestimasi bobot dan harga sapi secara akurat. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE, yang melibatkan analisis, desain, development, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengujian aplikasi menunjukkan nilai rata-rata error 6% dan 13% untuk pengukuran panjang badan dan lingkar dada, serta akurasi 98% untuk estimasi bobot badan menggunakan rumus Winter Indonesia. Selain itu, aplikasi juga dapat menghitung harga jual dan bobot karkas sapi berdasarkan estimasi bobot badan.
Co-Authors Abdulrohman, Rijal Agung Baitul Hikmah Agus Ramdhani Nugraha Agus Supriatman Ahmad Fauzi, Irgi Akik Hidayat Alawiyah, Tuti Alwi Nurfaizi Andi Maulana, Andi Andri Kusmayadi Andri Kusmayadi Andri Sukmaindrayana Anwar, Muhammad Saepul Asep Saepulloh Aso Sudiarjo Cepi Rahmat Hidayat Chan Chan Bayu Bahari Cucu Tohir Dadang Haryanto Dede Koswara Dede Syahrul Anwar, Dede Syahrul Dicky Davi Passa Dinda M. Khatami Dinda Sofi Farhani Dipa, Arya Endang Heri Supriatna Evi Dewi Sri Mulyani Fadilah, Ai Linda Nurahmah Fahmy Fauzi Alvianda Farhani, Dinda Sofi Fauzan Febriansyah, Muhammad Fernida, Yandi Fitriyani Asiqin, Gina Rahma Gati Pramukasari Gea Aristi, Gea Ghaling Achmad Ghaling Achmad Abdul Ghonisyah Gilar Rizki Permana Hartono, Rudi Heryadi, D Yadi Hikmatyar, Missi Ikhlas Ramadhan, Teguh Iqbal Fauzy, Fery Irma Isnafia Arief Khatami, Dinda M. Kurdiman Ary Prasetia Mira Kusmira mubarokah, isna Muhamad Farhan Muhamad Syukur Muhammad Fauzan Febriansyah Muharram, Lintang Mustofa, Prawira Zamal Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Nanang Durahman Ninuk Purnaningsih Nuraeni, Racjmawati Dwi Nurcahya, Intan Prasetia, Kurdiman Ary Racjmawati Dwi Nuraeni Rahman Rahman Rahmat Hidayat, Cepi Raihan, Razif Raihan Maulana Raka Agung Gumilar Ridwan, Ahmad Fauzi rispandi, alpan Ristina Siti Sundari Ristini Siti Sundari Riyan Nurrohman Rizal, Randi Robby Awaludin Roqhaman, Piqi Rudi Hartono Ruuhwan Ruuhwan Ruuhwan Ruuhwan Ruuhwan SALMAN ALFARIZI Salman Alfarizi Saputra, Muhammad Randika Sarmidi - Sarmidi . Sarmidi Sarmidi Sarmidi Sarmidi Setiadji Setiadji Shinta Siti Sundari Sudiarjo, Aso Sulassih, . Sutrisno, Gilan Praditiya Syahrul Anwar, Dede Teuku Mufizar Tomy Achmad Fauzi Tria Sugiarto Wiranatakusumah, Riyan Yanti Apriyani Yanti Yanti Yayas Husni Mubarok