Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Scenario-Based Analysis of Hydraulic Response in the Senapelan River Reach Daly Riandi; Rizki Ramadhan Husaini
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.197

Abstract

The absence of long-term observed hydrological data poses a significant challenge for urban flood management. This study addresses data scarcity in the Kedungsari reach of the Senapelan River, Pekanbaru, Indonesia, by combining 1D steady-flow hydraulic modeling with empirical hydrological estimation to determine the channel's critical bankfull capacity and its corresponding return period. The model isolated the maximum safe bankfull capacity at 17.20 m³/s, identifying Cross-Section 4 as the primary hydraulic bottleneck. Mapping this physical capacity onto the regional design flood frequency curve revealed that the existing channel corresponds to a low return period of approximately 1.5 years. Consequently, the channel is severely undersized, failing to contain a standard 2-year frequent flood (24.70 m³/s) or the legally mandated 10-year extreme event (33.26 m³/s).
Optimasi Sistem Drainase Perkotaan Berbasis Debit Limpasan dan Pemetaan Spasial untuk Pengendalian Banjir di Jalan Unggas Kota Pekanbaru Rizki Ramadhan Husaini; Muhammad Yazid; Fadil Ananda Pratama
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.188

Abstract

Banjir kawasan permukiman merupakan persoalan perkotaan yang dipengaruhi oleh curah hujan, kapasitas drainase, sedimentasi, penyumbatan sampah, dan perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting drainase serta merumuskan strategi optimasi penanganan banjir di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, analisis hidrologi, evaluasi kapasitas saluran, dan pemetaan spasial. Data primer diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pengukuran dimensi dan elevasi menggunakan GPS Geodetic RTK, sedangkan data sekunder berupa curah hujan maksimum tahunan 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel, QGIS, ArcGIS, dan AutoCAD Map 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drainase sisi kiri belum memenuhi kapasitas debit rencana periode ulang 5, 10, dan 25 tahun karena dimensi terbatas, sedimentasi, sampah, serta saluran terputus. Drainase sisi kanan memenuhi seluruh debit rencana. Perencanaan ulang drainase kiri dengan lebar dasar 2 m dan tinggi 1,5 m meningkatkan kapasitas tampungan menjadi 4,289 m3/s dan memenuhi debit rencana. Rekomendasi penelitian meliputi normalisasi saluran, peningkatan dimensi drainase, sumur resapan, kolam retensi, dan penguatan partisipasi masyarakat
Perbandingan Estimasi Biaya Struktur Menggunakan AHSP 2023, SNI 2008, dan Engineer Estimate Rahmat Tisnawan; Doni Rinaldi Basri; Rizki Ramadhan Husaini; Khairul Makhfi Mhd
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1359

Abstract

Perencanaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan tahapan penting dalam proyek konstruksi untuk menjamin ketepatan pengendalian biaya. Perbedaan metode analisis harga satuan dapat menghasilkan estimasi yang bervariasi dan memengaruhi pengambilan keputusan proyek. Penelitian ini bertujuan membandingkan estimasi biaya pekerjaan struktur menggunakan metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2023, Standar Nasional Indonesia (SNI) 2008, dan Engineer Estimate. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada pembangunan Masjid Markaz Sunnah Nusantara Al-Hijrah di Kota Pekanbaru. Data yang digunakan berupa data sekunder meliputi AHSP 2023, SNI 2008, standar harga barang dan jasa Kota Pekanbaru tahun 2022, gambar kerja struktur, serta dokumen Engineer Estimate proyek. Hasil penelitian menunjukkan estimasi biaya metode AHSP 2023 sebesar Rp61.333.100.000, metode SNI 2008 sebesar Rp46.397.700.000, dan Engineer Estimate sebesar Rp47.292.800.000. Dibandingkan Engineer Estimate, metode AHSP 2023 menghasilkan estimasi lebih tinggi sekitar 29,69%, sedangkan SNI 2008 lebih rendah sekitar 1,89%, sehingga SNI 2008 merupakan metode yang paling mendekati Engineer Estimate pada studi kasus ini dan dapat menjadi acuan estimasi yang lebih ekonomis untuk pekerjaan struktur.   Cost Budget Planning (RAB) is a crucial stage in construction projects to ensure accurate cost control. Differences in unit price analysis methods may produce varying cost estimates and influence project decision-making. This study aims to compare structural work cost estimates using the 2023 Indonesian Unit Price Analysis Standard (AHSP 2023), the Indonesian National Standard (SNI 2008), and the Engineer Estimate method. A quantitative descriptive approach with a case study design was applied to the construction of the Markaz Sunnah Nusantara Al-Hijrah Mosque in Pekanbaru City. Secondary data were used, including AHSP 2023, SNI 2008, the 2022 standard prices for goods and services in Pekanbaru, structural drawings, and the project Engineer Estimate document. The results show that the estimated structural cost using AHSP 2023 is IDR 61,333,100,000, SNI 2008 is IDR 46,397,700,000, and the Engineer Estimate is IDR 47,292,800,000. Compared with the Engineer Estimate, AHSP 2023 produces an estimate about 29.69% higher, while SNI 2008 is about 1.89% lower. Therefore, SNI 2008 provides the closest estimate to the Engineer Estimate in this case study and may serve as a more economical reference for structural cost estimation.  
Kajian Debit Banjir Rencana serta Simulasi Genangan Menggunakan Model HEC-RAS pada Sungai Kampar Rizki Ramadhan Husaini; Ahmad Kurnain; Daly Riandi
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1390

Abstract

Sungai Kampar merupakan salah satu sungai utama di Provinsi Riau yang memiliki potensi banjir tinggi akibat luasnya daerah aliran sungai serta pengaruh kondisi hidrologi dan hidrolika. Penelitian ini bertujuan menganalisis debit banjir rencana dan mensimulasikan sebaran genangan menggunakan model HEC-RAS. Analisis hidrologi dilakukan berdasarkan data hujan maksimum tahunan periode 1970–2020 dari Stasiun Pasar Kampar. Uji distribusi menunjukkan bahwa distribusi Log Normal paling sesuai. Intensitas hujan dihitung dengan metode Mononobe dan didistribusikan menggunakan Alternate Block Method (ABM) untuk durasi 6 jam. Debit banjir rencana dihitung dengan metode hidrograf satuan Nakayasu untuk kala ulang 20 tahun, menghasilkan debit puncak sebesar 2185,18 m³/s. Simulasi hidrolika dilakukan dengan dua skenario, yaitu banjir tertinggi dan banjir tahunan. Hasil menunjukkan bahwa pada banjir tertinggi terjadi luapan signifikan pada STA 300–500 dengan kedalaman genangan maksimum 1,54 m di bantaran kanan dan 0,46 m di bantaran kiri. Pada banjir tahunan, genangan relatif terbatas dan tidak meluap di beberapa penampang. Hasil ini dapat menjadi dasar perencanaan pengendalian dan mitigasi risiko banjir di wilayah Sungai Kampar.   Kampar River is one of the main rivers in Riau Province with significant flood potential due to its large watershed and complex hydrological–hydraulic characteristics. This study aims to estimate the design flood discharge and simulate flood inundation using the HEC-RAS model. Hydrological analysis was conducted using annual maximum daily rainfall data from 1970–2020. Among the tested distributions, Log Normal was found to be the most suitable. Rainfall intensity was calculated using the Mononobe method and temporally distributed using the Alternate Block Method (ABM) for a 6-hour storm duration. The 20-year return period flood discharge was estimated using the Nakayasu synthetic unit hydrograph, resulting in a peak discharge of 2185.18 m³/s. Hydraulic simulations were performed under two scenarios: extreme flood and annual flood conditions. Results indicate significant overbank flooding during the extreme scenario, particularly between STA 300–500, with maximum inundation depths of 1.54 m on the right overbank and 0.46 m on the left. In contrast, annual flood conditions produce limited inundation without overtopping in several cross-sections. These findings provide a technical basis for flood control planning and risk mitigation in the Kampar River area.  
Optimasi Sistem Drainase Perkotaan Berbasis Debit Limpasan dan Pemetaan Spasial untuk Pengendalian Banjir di Jalan Unggas Kota Pekanbaru Rizki Ramadhan Husaini; Muhammad Yazid; Fadil Ananda Pratama
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.188

Abstract

Banjir kawasan permukiman merupakan persoalan perkotaan yang dipengaruhi oleh curah hujan, kapasitas drainase, sedimentasi, penyumbatan sampah, dan perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting drainase serta merumuskan strategi optimasi penanganan banjir di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, analisis hidrologi, evaluasi kapasitas saluran, dan pemetaan spasial. Data primer diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pengukuran dimensi dan elevasi menggunakan GPS Geodetic RTK, sedangkan data sekunder berupa curah hujan maksimum tahunan 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel, QGIS, ArcGIS, dan AutoCAD Map 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drainase sisi kiri belum memenuhi kapasitas debit rencana periode ulang 5, 10, dan 25 tahun karena dimensi terbatas, sedimentasi, sampah, serta saluran terputus. Drainase sisi kanan memenuhi seluruh debit rencana. Perencanaan ulang drainase kiri dengan lebar dasar 2 m dan tinggi 1,5 m meningkatkan kapasitas tampungan menjadi 4,289 m3/s dan memenuhi debit rencana. Rekomendasi penelitian meliputi normalisasi saluran, peningkatan dimensi drainase, sumur resapan, kolam retensi, dan penguatan partisipasi masyarakat
Scenario-Based Analysis of Hydraulic Response in the Senapelan River Reach Daly Riandi; Rizki Ramadhan Husaini
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i2.197

Abstract

The absence of long-term observed hydrological data poses a significant challenge for urban flood management. This study addresses data scarcity in the Kedungsari reach of the Senapelan River, Pekanbaru, Indonesia, by combining 1D steady-flow hydraulic modeling with empirical hydrological estimation to determine the channel's critical bankfull capacity and its corresponding return period. The model isolated the maximum safe bankfull capacity at 17.20 m³/s, identifying Cross-Section 4 as the primary hydraulic bottleneck. Mapping this physical capacity onto the regional design flood frequency curve revealed that the existing channel corresponds to a low return period of approximately 1.5 years. Consequently, the channel is severely undersized, failing to contain a standard 2-year frequent flood (24.70 m³/s) or the legally mandated 10-year extreme event (33.26 m³/s).