Claim Missing Document
Check
Articles

PERSPEKTIF GENDER DALAM PENANGANAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA PEREMPUAN Anisa Maulina Rahma; Laila Kholid Alfirdaus; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 1 : Periode Wisuda Januari 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana kebijakan yang responsif gender jika diaplikasikan dalam proses penanganan penyalahguna narkoba pada perempuan. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan kesesuaian penerapan perspektif gender jika diaplikasikan dalam proses penanganan penyalahgunan narkoba pada perempuan sehingga penyalahguna perempuan bisa mendapatkan konsekuensi yang adil dan tidak mendiskriminasi. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan metode fenomenologi yaitu memahami atau mempelajari pengalaman hidup manusia berdasarkan permasalahan yang dialaminya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pelaksanaan kebijakan yang responsif gender mutlak telah diterapkan dan dijalankan baik dari prosedur rehabilitasi yang sifatnya memulihkan dan prosedur hukum yang sifatnya memberikan keadilan terhadap perempuan korban penyalahguna, mulai dari proses penangkapan, penyidikan, penahanan, dan pemberian vonis sesuai dengan regulasi yang dinilai sensitif terhadap perempuan dan sejumlah aturan-aturan umum yang telah disusun sebelumnya. BNN juga telah melakukan upaya kerjasama dalam mempermudah penerapan kebijakan yang responsif gender agar lebih mudah tersebar secara menyeluruh di setiap wilayah hingga pelosok wilayah guna meminimalisir adanya bentuk ketidakadilan
POLA SOSIALISASI POLITIK KAUM SANTRI DI KELURAHAN KAUMAN, KOTA SEMARANG (STUDI KASUS: PEMILIH PKB) Wanda Sigit Setiawan; Fitriyah Undip; Nur Hidayat Sardini
Journal of Politic and Government Studies Vol 7, No 1 (2018): Periode Wisuda Januari 2018
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSantri merupakan kaum yang taat kepada ajaran Islam, menjadikan ajaran Islam sebagai tuntunan dalam melaksanakan kegiatan. Namun dewasa ini, politik santri mengalami kemunduran sejak reformasi. Partai-partai Islam tidak mampu mempertahankan konsistensi pemilih akar rumputnya sehingga dari pemilu tahun 2004-2014 partai Islam tidak mampu keluar sebagai juara. Pragmatisme partai politik Islam diduga menjadi penggerus pemilih akar rumputnya sendiri yang menyebabkan politik aliran menghilang dari fenomena politik nasional. Meskipun demikian, hal tersebut tidak terjadi dalam politik lokal dimana Kauman sebagai daerah santri di tengah-tengah hingar bingar kota abangan Semarang masih ditemukan politik aliran yang terafiliasi kepada PKB. Pemilu tahun 2004 PKB memperoleh suara terbanyak sebesar 29,23 % sedangkan tahun 2009 PKB mengungguli perolehan suara di Kauman sebesar 26,45 %, sedangkan tahun 2014 PKB keluar sebagai pemenang dengan 37,13 %. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif alamiah dengan studi kasus di Kauman Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan pola sosio-religius melalui pelestarian tradisi-tradisi Islam Jawa di Kauman menyebabkan timbulnya kohesi sosial yang cenderung kuat. Kohesi sosial ini disebabkan karena tradisi di Kauman dilaksanakan secara gotong royong, dan pada tahun 1961 adanya pertempuran identitas santri Kauman dengan PKI atas perebutan Masjid Agung Kauman. Dengan pola sosialisasi partisipatif membentuk pola kehidupan politik masyarakat Kauman dilakukan melalui metode penetrasi PKB yang mengikuti tradisi di Kauman dan melibatkan tokoh masyarakat dan kyai sebagai role model masyarakat Kauman. PKB menjadi pilihan politik masyarakat Kauman dengan nilai-nilai walisongo dan lambang bintang sembilan. Masyarakat Kauman akan tetap memilih PKB meskipun tidak mengetahui calonnya dan yang terpenting adalah PKB bukan siapa calonnya. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa PKB masih memiliki pendukung akar rumput yang menandakan politik aliran masih ada di tingkat lokal. Kata Kunci:  PKB, Kauman, Politik Aliran
Pengaruh Komik Digital Di Instagram Sebagai Media Kampanye Politik ARIN RISKI ASTARIA; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Periode Wisuda Oktober 2020
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2019 presidential election was enlivened by old faces, namely Joko Widodo and Prabowo. The striking difference is that during this period, there was a new "commodity" of voter candidates, namely the millennial group whose age range is between 17 to 34 years. The unique characteristics of this group is that they demanded each campaign team to create new innovations in campaigning so that they can win the votes of millennial voters. One of the interesting innovations of this campaign that caught the researcher’s eyes is the use of digital comics as a campaign medium on Instagram by the Jokowi-Amin campaign team. More specifically, the researcher wants to examine the effect of digital comics as a campaign medium on the political orientation of millennial voters by covering cognitive, affective, and evaluatif orientations aspects. The researcher used a quantitative research method with data collection techniques using a questionnaire instrument that was distributed to 100 respondents with predetermined kriteria. In addition, the analytical techniques used by researchers are the Product Moment Test and Simple Linear Regression Test with the discussion using Almond's theory of political orientation and Lasswell's theory of political communication. The result of this research is that digital comics as a campaign medium have a goof quality and also have an influence on the political orientation of millennial voters with the most increasing aspect of political orientation is the evaluatif orientation in the form of judgments, the second most influenced aspect is cognitive orientation in the form of knowledge and the least affected aspect is affective orientation. In addition, the orientation is positive with a strong and reliable correlation between the two variabels. The effect of comic as a medium campaing on millennial’s political orientation is 59,3% and if quality of comic is added 1%, the political orientation’s value will increase as many as 1,753. The researcher hope that in the next research, it can be studied with larger scale with more respondents so it can represent the whole population and also carry out their political behavior so that the result of the research are clearer and more focused.
BAPAK MELAWAN ANAK KANDUNG DALAM PILKADES SERENTAK KABUPATEN KUDUS TAHUN 2019 DI DESA TENGGELES KECAMATAN MEJOBO (STUDI DRAMATURGI “CALON BONEKA” DALAM PILKADES) Ani Noor Septiani; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 10, No 4: Periode Wisuda Oktober 2021
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permendagri No. 65 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Kepala Desa adalah landasan penyelenggaraan Pilkades. Didalam Permendagri tesebut pada pasal 47C ayat 2 menyebutkan bahwa penyaringan bakal calon kepala Desa menjadi calon kepala Desa ditetapkan paling sedikit 2 dan paling banyak 3 orang. Peraturan terkait pembatasan jumlah cakades berakibat munculnya peristiwa unik yang terjadi dalam Pilkades Kabupaten Kudus Tahun 2019 di Desa Tenggeles. Pasal 47C ayat 2 diduga menjadi alasan kuat Cakades Petahana atau Sang Bapak mengajak anaknya untuk sama-sama maju sebagai cakades. Teori Dramaturgi adalah teori yang digunakan untuk menganalisis fakta sebenarnya tentang Panggung Depan dan Panggung Belakang dari persaingan yang dilakukan oleh Cakades Bapak dan Anak di Pilkades Desa Tenggeles Tahun 2019. Tipe penelitian yang digunakan adalah Studi Kasus dengan data melalui wawancara mendalam. Sebagai informan adalah calon kepala desa, tim sukses, dan pemilih menggunakan purposive sampling. Analsis data menggunakan tahapan reduksi data, peyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, baik Cakades Bapak dan Anak di Desa Tenggeles telah mengikuti semua tahapan Pilkades yang seharusnya, meskipun keduanya satu keluarga yang tinggal satu rumah. Kontruksi panggung depan yang ditampilkan kedua cakades adalah: alasan majunya sang anak sebagai wujud keberanian generasi muda perempuan dan untuk memperkaya pengalaman. Kontruksi panggung belakang yang tidak diketahui oleh masyarakat adalah sang anak maju sebagai cakades dikarenakan pasal 47C ayat 2. Sang anak diajak maju sebagai cakades untuk menjadi calon boneka agar Pilkades tidak dibatalkan. Kedua cakades tidak melakukan persaingan sama sekali dan sang anak bahkan tidak berniat menang dari sang bapak. Berdasarkan temuan diatas, rekomendasi yang diberikan adalah mengkaji ulang pasal 47C ayat 2 tersebut, supaya peraturan tersebut tidak disalahgunakan sebagai strategi cakades petahana untuk mempertahankan kekuasaannya di lingkup keluarganya. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai rendahnya minat mencalonkan diri sebagai cakades terutama pada desa yang potensial muncul calon tungg
Perilaku Pemilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Mranak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak Tahun 2016 Dian Puspita Sari; Fitriyah Undip; Kushandayani undip
Journal of Politic and Government Studies Vol 7, No 1 (2018): Periode Wisuda Januari 2018
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Perilaku Pemilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2016 Desa Mranak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Dalam penelitian dilakukan atas dasar asumsi yang beranggapan bahwa calon pertahana yang kurang disegani oleh masyarakat dalam segi kinerjanya atau mayoritas masyarakat mengeluhkan kinerjanya tetapi disisi lain beliau mampu memenangkan kembali Pemilihan Kepala Desa Mranak tahun 2016. Penelitian ini mempunyai beberapa tujuan yaitu partama ingin mengetahui tentang Perilaku pemilih masyarakat Desa Mranak dalam Pemilihan Kepala Desa. Kedua ingin mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku pemilih dalam pemilihan kepala desa.Teori yang digunakan sebagai alat analisis perilaku pemilih dalam pemilihan kepala desa dan faktor- faktor yang mempengaruhi yaitu Teori perilaku pemilih dari Syaiful Mujani, R William Liddle, Kuskridho, dan teori yang dijelaskan oleh Dieter Roth. Sedangkan teori yang digunakan untuk faktor- faktor yang mempengaruhi pemilih yaitu teori Adman Nursal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif Deskriptif dengan teknik Multistage Random Sampling. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa perilaku pemilih Desa Mranak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak dalam pemilihan kepala desa tahun 2016 yaitu berdasarkan pendekatan psikologis yang relatif mempengaruhi. Beberapa faktor psikologis yang mempengaruhi yaitu peran figur seorang kepala desa serta pengalaman yang dimiliki oleh calon. Karena bagi masyarakat figur atau kepribadian kepala desa sangat penting dan diutamakan selain itu juga didukung dengan faktor politik uang yang dilakukan oleh calon kepala desa, dapat dilihat dari segi jumlah uamg yang diberikan kepada pemilih untuk membeli suara.Kata Kunci : Pilkades, Perilaku Pemilih, Politik Uang 
PENGARUH TINGKAT SOSIAL EKONOMI DAN KESADARAN POLITIK TERHADAP PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT ETNIS TIONGHOA KELURAHAN KRANGGAN KOTA SEMARANG DALAM PEMILIHAN UMUM 2019 Putri Berlianty Ayu Kustiana; Fitriyah - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 10, No 3: Periode Wisuda Agustus 2021
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada negara demokrasi setiap warga negara berhak untuk memilih dan dipilih yang artinya seluruh warga negara tanpa melihat etnis, suku, ras, dan agama berhak untuk berpartisipasi dalam politik. Penelitian ini bermaksud menjelaskan partisipasi politik etnis Tionghoa yang merupakan masyarakat minoritas di Indonesia dalam sistem politik yang sudah berubah, dari semula sistem politik otoriter masa Orde Baru menjadi sistem politik demokrasi masa Reformasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada-tidaknya pengaruh status sosial ekonomi terhadap partisipasi politik masyarakat etnis Tionghoa Kelurahan Kranggan Kota Semarang dalam Pemilu 2019 dan ada-tidaknya pengaruh kesadaran politik terhadap partisipasi politik masyarakat etnis Tionghoa Kelurahan Kranggan Kota Semarang dalam Pemilu 2019. Metode penelitian mengunakan tipe penelitian kuantitatif dengan metode eksplanatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 97 responden. Teknik pengumpulan data dengan melakukan kuesioner kepada seluruh responden. Hasil penelitian menyatakan bahwa partisipasi politik masyarakat etnis Tionghoa Kelurahan Kranggan Kota Semarang dalam Pemilu 2019 tinggi, lalu kesadaran politik memengaruhi partisipasi politik masyarakat etnis Tionghoa Kelurahan Kranggan Kota Semarang dalam Pemilu. Penelitian ini menolak hipotesa bahwa status sosial ekonomi memengaruhi partisipasi politik masyarakat etnis Tionghoa Kelurahan Kranggan Kota Semarang dalam Pemilu 2019. Secara bersama-sama kesadaran politik dan status sosial ekonomi memengaruhi partisipasi politik masyarakat etnis Tionghoa Kelurahan Kranggan Kota Semarang dalam Pemilu 2019 sebesar 68,4 %, yang berarti ada sumbangan variabel lain.
Marketing Politik Partai Gerindra Untuk Pemenangan Pemilu Legislatif Kabupaten Kebumen Tahun 2019 Ganis - Wisnujati; Fitriyah - -; Yuwanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 10, No 4: Periode Wisuda Oktober 2021
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The results of the 2019 Simultaneous Elections placed the Gerindra Party in the top three positions for the most seats in the Kebumen Regency Legislative Election in 2019. Among the parties that carried Prabowo-Sandi, only the Gerindra Party was able to maintain the Regional House of Representatives seats. On the other hand, positive achievements of the Gerindra Party in the political arena in Kebumen Regency also cannot be negated. Therefore, this study aims to explain and analyze the strategy of the Gerindra Party, especially in winning the 2019 Legislative Election. This study uses a qualitative method with a case study approach that applies data collection techniques through interviews with resource persons and documentation studies. The data obtained were then analyzed using the 4P political marketing theory and the coattail effect theory. The results showed that in their success in maintaining the number of Regional House of Representatives seats, the Gerindra Party and legislative candidates applied the principles of political marketing. Networks owned by candidates and parties are very influential in winning elections. On the other hand, there are efforts by the Gerindra Party and legislative candidates in marketing the figures of the presidential and vice presidential candidates. So that Prabowo-Sandi is increasingly known to the public and legislative candidates get the impact of the coattail effect.
Kegagalan Praktik Patronase-Klientelisme pada Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Klaten Tahun 2019 Juang Gagah Mardhika; Rina Martini; Fitriyah Fitriyah
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 1 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.08 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i1.651

Abstract

The study patronage-clienttelism at the level Village Head Selection is still an important concern. Therefore, this study aims to explain the phenomenon of incumbent defeat and the failure patronage-clienttelism practices in the 2019 Village Head Elections in Klaten Regency.  This study uses qualitative method with case study approach in Randusari Village, Jimbung Village, and Jiwowetan Village. Data collection using interviews and documentation studies, informants are selected purposively, consisting prospective village heads, successful teams, and voters. Data analysis techniques are carried out through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that Village Head Elections Simultaneously Randusari, Jimbung and Jiwowetan 2019 are full of patronage-clienttelism practices. The types of patronage-clienttelism used vary quite by type, as well as actors who are directly related to the electorate. The practice patronage-clienttelism in all three villages, was unable to encourage the incumbent candidate to win the election result. The challengers managed to explore the limitations and cursess that exist in the incumbent. So that it is able to change the behavior of choosing society through psychological, sociological and rational choices.
Kemenangan Hattrick: Strategi Keterpilihan Een Rusmiyati dalam Pemilu Legislatif 2019 di Kota Cirebon Akhmad Muzadi; Fitriyah Fitriyah
JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiip.v5i2.8146

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kemenangan Een Rusmiyati di pemilu legislatif yang kembali terpilih untuk ketiga kalinya sebagai anggota DPRD perempuan dari Partai Hanura, salah satu partai kecil di Kota Cirebon.  Penelitian ini menggunakan teori representasi politik dari Vieira dan Runciman dan strategi politik Sheth dan  Frazier sebagai alat untuk menjelaskan keterpilihan  petahana Een Rusmiyati dalam Pemilu 2019. Adapun untuk metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara  dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan Een Rusmiyati merupakan satu-satunya calon anggota legislatif yang terpilih dari Partai Hanura, yang  mampu  merawat  konstituen sehingga bisa mengantarkan dirinya terpilih di pemilu berulang kali. Tugas perawatan konstituen berjalan efektif karena dirinya dibantu oleh tim sukses yang loyal, yang diketuai  oleh adik laki-lakinya. 
POLITIK KELUARGA DAN POLA REKRUTMEN PARTAI POLITIK DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2020 Khanifatul Mukaromah; Laila Kholid Alfirdaus; Fitriyah .
REFORMASI Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v12i1.3305

Abstract

The strong grip of the oligarchs causes the recruitment of political parties to not work properly, there is a tendency for candidates to be nominated by political parties based on political elites not through a democratic mechanism that considers the integrity and capability of the candidate. This research uses descriptive qualitative research. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The data obtained then went through the stages of selecting data, data clarification, and compiling data. The findings of this study indicate that the pattern of recruitment of political parties (PDIP) is carried out openly, but through consideration of the existence of the family. In addition, the existence of Anas provides a great advantage in influencing the support of political parties. The research result shows that (1) the pattern of PDIP recruitment for Ipuk Fiestiandani is carried out openly according to applicable laws and regulations, but beyond that the existence of incumbent figures and popularity will always be nominated, and become the main attraction of PDIP in carrying Ipuk in the Banyuwangi Regency Election, (2) the Ipuk carrier is still affiliated with the existence of Anas behind it. AbstrakKuatnya cengkraman oligarki menyebabkan mekanisme rekrutmen partai politik tidak berjalan semestinya, terdapat kecenderungan pencalonan kandidat berdasarkan elit politik bukan melalui mekanisme demokratis yang mempertimbangkan integritas dan kapabilitas kandidat. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian melalui tahapan menyeleksi data, klarifikasi  data, dan menyusun data. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa pola rekrutmen partai politik ( PDIP ) dilakukan secara terbuka, namun melalui pertimbangan eksistensi keluarga. Selain itu keberadaan Anas memberikan keuntungan besar dalam mempengaruhi dukungan partai politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pola rekrutmen PDIP terhadap Ipuk Fiestiandani dilakukan secara terbuka sesuai peruntutan dan aturan yang berlaku, namun di luar itu keberadaan figur petahana dan popularitas selalu dinominasikan, dan menjadi daya tarik PDIP dalam mengusung Ipuk di Pilkada Kabupaten Banyuwangi, (2) pengusungan Ipuk masih terafiliasi dengan keberdaan anas di belakangnya.
Co-Authors Agus Susanta Akhmad Muzadi Alfirdaus , Laila Kholid Alfonsus Ega Putria Warsanto Amelia Friska Cahyani Andi Harisa Pane Anggun Putri Dayanti Ani Noor Septiani Anisa Maulina Rahma Ari Pradhanawati ARIN RISKI ASTARIA Aulia Nursi Kusumaningtyas Balqis Dwi Indraswari Budi Setiyono Budi Setiyono Budi Setiyono Cinda Khansa Arroiffah Dewi Erowati Diah - Wulansari Dian Iskandar Dian Puspita Sari Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Ghulam Manar Elizabeth Anggit Sekar Citra T Elysa Wahyu Purbondari Endang Larasati Eno - Aldonaturrohmah Eri Nofianto Evva - Rohhayati Fanino Jati Maulana, Fanino Jati Fernanda Dimas Bagas Pratama Fia Yasmin Ni’nal Maula Ganis - Wisnujati Ghinanti Cahya Munalif Halimah Tri Ely Kasanah Henry Sofyan Rois I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Indah Aprilia Putri Irbah Muthianing Hardanti Irma Aulia Tamara Fransisca Irsyad - Majid Irvan Ansyari Juang Gagah Mardhika Khanifatul Mukaromah Khisbatul - Faizah Kushandajani . Kushandayani undip Laila Khalid Al-Firdaus Laila Kholid Alfirdaus Lupyta Agra Divina Lusia Brilian Dian Pratiwi Maria Mutiara Natauli Malau Mayyasari Timoer Gondokusumo Mohammad Emir Aldrian Mohd Rahmaddhoni Pratama Muhammad Adnan Muhammad Adnan Muhammad Akbar Rafsanjani Muhammad Lutfhi Raihan muhammad mifthul huda Setiaji Muhammad Shindid Muhaimin Muhammad Yusri AR Muharam, Ricky Santoso Muhtar Muhtar Nadia - Sukmawati Neilla Qurota A’yumn Neny - Marlina neny marlina Niken Fitri Aristya Kurniasih Nimas Anggoro Kasih Nisma Laela Nurafifah Nungky Ardiyani Pratitasari Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nur - Hidayat Nur Hidayat Nur Hidayat Sardini Nur Hidayat Sardini Nur Hidayat Sardini Oktav Pahlevi Permatasari, Septaria Pricilia Naomi Agnes Priyatno Harsasto Priyatno Harsasto Pudji - Astuti PUDJI ASTUTI Puji - Astuti Puji Astuti Putri Berlianty Ayu Kustiana Reditania, Zilda Clarita Resfinda Setia Ayu Wulandari Riana Widi Safitri Rifqi Zayyaan Prasetio Rina - Martini Rina Martini Rofi - Lutfiani ROSO PRAJOKO Shinta Milania Rohmany Siti Fatimah Sofyan Rois, Henry Sri Suneki SUPRATIWI SUPRATIWI Supratiwi Supratiwi Wahab Tuanaya Wahyu herryansyah putra Wanda Sigit Setiawan Wibisono, Wahyudi Wijayanto - - Wynne Frederica yuwanto - - Yuwanto Yuwanto