Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Konsep Pencemaran Lingkungan Winni Siti Nuraini; Siti Nurkamilah; De Budi Irwan Taofik
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.547 KB) | DOI: 10.31980/jls.v3i1.1654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siwa pada konsep Pencemaran Lingkungan terdiri dari sub pokok pencemaran udara, tanah dan air di kelas X IPA SMAN 17 Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra-eksperimen, dengan desain penelitian berbentuk dua kelompok pretest dan posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPA di SMAN 17 Garut tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri atas enam kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA 2 atau kelas Problem Based Learning dengan jumlah 26 orang siswa dan X IPA 3 atau kelas Diskusi dengan jumlah 25 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling berdasarkan nilai rata-rata hampir sama atau merata. Instrumen yang digunakan yaitu berupa tes tulis berbentuk soal essai. Teknik analisis data dengan pretest menggunakan uji t sedangkan untuk posttest menggunakan uji t. Hasil penelitian, menunjukkan sebelum diterapkan metode pembelajaran Problem Based Learning rata-rata nilai hasil belajar siswa yaitu 18,69 lalu setelah di konversikan menggunakan skala 100 sama dengan 62 dengan rata-rata nilai KKM 70 dan nilai setelah diterapkan metode pembelajaran Problem Based Learning adalah 26 atau sama dengan 87 maka siswa telah memenuhi nilai KKM mata pelajaran Biologi. Berdasarkan analisis data hasil belajar dinyatakan bahwa metode pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap berpikir kritis siswa pada sub pokok bahasan pencemaran lingkungan di kelas X IPA SMAN 17 Garut.Keywords: Berpikir kritis, model Problem Based Learning, pencemaran lingkungan
Literasi Digital Masyarakat Dalam Menghadapi Tantangan Digital Abad 21 Melalui Program Gerakan Literasi Digital di Kabupaten Garut Siti Nurkamilah; Ejen Zaenal Muttaqin; Ahmad Sofwan
Jurnal Pengabdian Literasi Digital Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): December
Publisher : Puslitbang Akademi Relawan TIK Indonesia (ARTIKA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57119/abdimas.v2i2.46

Abstract

Digital literacy is a competency that is needed by all elements of society. Digital literacy can help society in facing the digital challenges of the 21st century. Therefore, there is a need for special assistance to the public in understanding digital literacy as a whole both in aspects of digital skills, digital culture, digital ethics and digital security. The purpose of digital literacy assistance is to convey knowledge about the importance of understanding digital literacy in the community, the 4 pillars of digital literacy, stimulate the community in building a paradigm of the importance of digital security in facing the digital development of the 21st century, and be active in finding solutions to the digital literacy problems faced, as well as increasing public understanding of digital literacy after participating in mentoring activities. The partners of this mentoring activity are the Ministry of Communication and Information Technology of the Republic of Indonesia and Cibatu District, Garut Regency. The participants of this digital literacy assistance activity were 200 people in Cibatu-Garut District. This activity is carried out with expository and reflection methods. Community digital literacy activities through digital literacy seminars are public understanding of digital literacy related to digital literacy pillars, digital problems and their handling are increasing, this can be seen from the results of the community understanding questionnaire after participating in mentoring activities, namely 64.2% of people strongly agree and 33.8% agree with positive statements from digital literacy indicators. Then the community has begun to have a paradigm of the importance of digital security in facing digital developments in the 21st century, and is active in finding solutions to the digital literacy problems faced.
PEMBEDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SUMBER INFORMASI DI PERPUSTAKAAN DESA PABLENGAN Rahmat Setiawan Saefullah; Rr Iridayanti Kurniasih; Joko Suranto; Siti Nurkamilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v1i4.45

Abstract

Abstrak: Perpustakaan desa merupakan salah satu pusat sumber informasi yang ada di desa yang menyediakan berbagi informasi untuk masyarakat. Peran dan fungsi perpustakaan desa salah satunya untuk meningkatkan literasi di desa serta memberi kemudahan dalam layanan terutama dalam bidang informasi. Kegemaran membaca dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan yang dapat digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun, terkadang masyarakat kurang mengetahuai atau kurang peduli, bahwa perpustakaan desa dimaksud untuk membatu melayani mereka. Pengabdian ini dilakukan dengan maksud untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya Desa Pablengan Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar dengan melakukan program pemberdayaan melalui sumber informasi di perpustakan. Hasil dari pengabdian masyarakat mendapatkan pemahaman baru bahawa perpustakaan desa juga dapat berperan dalam peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat.
Implementation of School Digital Libraries in Indonesia: A Systematic Review Devi, Katrin Setio; Mazidah, Zahrina Roseliana; Nurkamilah, Siti; Kurniasih, Iridayanti; Ilmi, Bachrul; Saefullah, Rahmat Setiawan; Nurlistiani, Nurlistiani
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/tik.v8i1.8095

Abstract

The purpose of this research is to identify the implementation of digital school libraries in Indonesia along with the obstacles in their implementation. This study used a systematic review method with planning, execution, and reporting stages. The databases used in this research were Google Scholar and Portal Garuda with a publication limit of the last 10 years (2013-2023). The search yielded a total of 169 articles. After the elimination process, a total of 9 articles were analyzed in this study. The results show that the majority of library implementations in Indonesia use web-based platforms with digital collection borrowing services obtained from free sources or the government. The obstacles in implementing digital libraries include limited budget, competent human resources, infrastructure, and digital library networking. This systematic review is expected to be used as a reference to determine further research agendas and considerations for schools in Indonesia that will implement a digital library system suitable for user needs.Keywords: digital library; school; implementation
Analisis Kinerja Sains Siswa pada Praktikum Struktur Sel Tumbuhan Menggunakan Penuntun Praktikum Berbentuk Komik Siti nurkamilah; Nadia Permana; Sri Mulyaningsih
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v2i1.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaaan kinerja sains siswa setelah menggunakan prosedur praktikum berbentuk komik pada praktikum struktur sel tumbuhan. Indikator ketercapaian kinerja siswa dinilai dari 25 aspek kinerja praktikum. Aspek-aspek tersebut terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi sebagai instrumen utama dan angket sebagai instrumen penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal, tahap pelaksanaan dan tahap penutup praktikum termasuk kategori sangat baik. Dari hasil angket respon siswa menunjukkan tanggapan positif dari penerapan penuntun praktikum berbentuk komik tersebut.
Perbandingan Aktivitas Antibakteri Bawang Putih ( Allium Sativum ) dengan Varietas Berbeda Secara In Vitro terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli Dewi Hernawati; Siti nurkamilah; Suci Suharyati
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v2i1.402

Abstract

Bawang putih memiliki potensi sebagai pengganti antibiotik. Karena selain mudah untuk diaplikasikan sebagai obat, bawang putih telah menjadi salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan sehingga bawang putih dapat ditemukan di seluruh dunia. Varietas bawang putih sangat beragam, baik itu yang ada di Indonesia maupun yang berasal dari luar negara Indonesia seperti china, tiongkok dan lain sebagainya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen kuantitatif dilakukan terhadap tiga varietas bawang putih yang paling sering kita jumpai di masyarakat, sebagai antibakteri dari bakteri Escherichia coli penyebab penyakit radang usus dan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ketiga varietas bawang putih memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli serta untuk mengetahui jenis varietas bawang putih yang paling efektif digunakan terhadap penghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Adapun manfaat yang didapat adalah sebagai informasi tambahan bahwa bawang putih yang diuji dapat digunakan sebagai alternatif obat herbal yang digunakan untuk upaya penyembuhan penyakit diare. Metode Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode InVitro secara Difusi Kertas Cakram dengan menggunakan empat perlakuan dan enam kali pengulangan. Perlakuan yang digunakan adalah yang pertama (Cont - ), kedua (V.Bs), ketiga (V.Bk), dan keempat (V.Bt), dengan satu konsentrasi yang sama yaitu 80% sehingga mendapatkan hasil uji statistik yang menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil rata-rata perlakuan yang didapat terhadap aktivitas antibakteri Escherichia coli, dan menunjukan bahwa varietas bawang putih ShinChung paling efektif menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISTEM SIRKULASI PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 20 GARUT Halin Zakiyah; Diah Ika Putri; siti nurkamilah
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v3i1.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media animasi terhadap penguasaan konsep sistem sirkulasi pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 20 Garut. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen, pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol yang diambil secara acak kelas. Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpul data berupa test soal objektif pilihan ganda (multiple choice) untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep yang menggunakan media animasi dan media gambar. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa penguasaan konsep menunjukkan perbedaan kemampuan yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen yang menggunakan media animasi rata-rata pre-test nya ( ) dan rata-rata post-testnya ( ). Adapun hasil belajar pada kelas kontrol yang menggunakan media gambar rata-rata pre-test nya ( ) dan rata-rata post- test nya ( ). Berdasarkan hasil analisis data terlihat perbedaan peningkatan rata-rata penguasan konsepantara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen terjadi peningkatan rata-rata sebesar 40,16, sedangkan kelompok kontrol terjadi peningkatan sebesar 31,00. Hasil perhitungan uji Mann Whitney diperoleh nilai Signifikansi= 0,000 < α =0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengaruh penggunaan media animasi terhadap penguasaan konsep sistem sirkulasi pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 20 Garut.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMAN 17 GARUT Winni Siti Nuraini; siti nurkamilah; De Budi Irwan Taofik
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v3i1.1738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siwa pada konsep Pencemaran Lingkungan terdiri dari sub pokok pencemaran udara, tanah dan air di kelas X IPA SMAN 17 Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra-eksperimen, dengan desain penelitian berbentuk dua kelompok pretest dan posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPA di SMAN 17 Garut tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri atas enam kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA 2 atau kelas Problem Based Learning dengan jumlah 26 orang siswa dan X IPA 3 atau kelas Diskusi dengan jumlah 25 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling berdasarkan nilai rata-rata hampir sama atau merata. Instrumen yang digunakan yaitu berupa tes tulis berbentuk soal essai. Teknik analisis data dengan pretest menggunakan uji t‟ sedangkan untuk posttest menggunakan uji t. Hasil penelitian, menunjukkan sebelum diterapkan metode pembelajaran Problem Based Learning rata-rata nilai hasil belajar siswa yaitu 18,69 lalu setelah di konversikan menggunakan skala 100 sama dengan 62 dengan rata-rata nilai KKM 70 dan nilai setelah diterapkan metode pembelajaran Problem Based Learning adalah 26 atau sama dengan 87 maka siswa telah memenuhi nilai KKM mata pelajaran Biologi. Berdasarkan analisis data hasil belajar dinyatakan bahwa metode pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap berpikir kritis siswa pada sub pokok bahasan pencemaran lingkungan di kelas X IPA SMAN 17 Garut.
PENGARUH MEDIA PDA (POTATOS DEXTROSE AGAR) DENGAN KONSENTRASI DEXTROSE YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM JAMUR TIRAM PUTIH ( Pleurotus ostreatus ) Mustofa Jamil; Leni Sri Mulyani; siti nurkamilah
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v2i2.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi Dextrose yang berbeda dalam media PDA (Potatos Dextrose Agar) terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan jumlah perlakuan sebanyak lima perlakuan, antara lain penambahan Dextrose dengan konsentrasi 10 gram, 15 gram, 20 gram, 25 gram, dan 30 gram. Jumlah sampel penelitian yaitu sebanyak 25 media. Setelah dilakukan inokulasi atau peletakan bibit jamur tiram kedalam media selanjutnya penginkubasian selama dua belas hari dan dilakukan pencatatan pertumbuhan setiap dua hari sekali, kemudian data pertumbuhn miselium jamur tiram putih diolah menggunakan uji statistik diantaranya uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (anova) dan uji lanjutan (post hoc test). Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data menggunakan uji statistik, dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pengaruh penambahan konsentrasi Dextrose yang berbeda terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Adapun pemberian konsentrasi Dextrose yang berpengaruh optimum untuk pertumbuhan miselium jamur tiram putih, yaitu penambahan Dextrose dengan konsentrasi 20 gram dengan parameter yang diukur adalah percepatan pertumbuhan miselium per dua hari satu kali selama dua belas hari.
Penggunaan Multimedia Interaktif Model Simulasi Untuk Meningkatkan kemampuan Analisis Mahasiswa di IPI Garut. (Quasi Eksperimen pada Praktikum Fisiologi Hewan Jurusan Pendidikan Biologi IPI Garut) Nurkamilah, Siti
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v4i1.1558

Abstract

Abstrak — Penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan analisis mahasiswa di IPI Garut. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian dalam perkuliahan praktikum Fisiologi Hewan dengan menggunakan multimedia interaktif model simulasi. Penelitian ini mengkaji masalah peningkatan kemampuan analisis mahasiswa yang menggunakan multimedia interaktif dengan mahasiswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah Fisiologi Hewan tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa kelas B dengan kelas C. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan analisis. Analisis data dilakukan secara kuantitatif. Analisis data Kemampuan analisis dilakukan dengan uji Mann Whitney-U untuk pretes dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peningkatan kemampuan analisis mahasiswa yang menggunakan multimedia interkatif model simulasi lebih baik daripada mahasiswa yang tidak menggunakan multimedia interaktif dalam praktikum fisiologi hewan mengenai sistem pencernaan pada Paramecium sp di IPI Garut. Berdasarkan hasil penelitian, diajukan saran agar Multimedia interaktif model simulasi dapat digunakan dalam praktikum di Program Studi Pendidikan Biologi untuk meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa, khususnya dalam aspek mengorganisasikan. Kemudian, pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji penggunaan multimedia interaktif model simulasi untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kawasan lainnya, baik itu dalam kawasan afektif maupun psikomotorik. Kata Kunci — Kemampuan analisis, Multimedia Interaktif Model Simulasi Abstract — This research is based on the low level of student ability analysis on IPI Garut. To over come this, done research in Animal Physiology practical lectures using interactive multimedia simulation models. This research examines the problem of increased analysis capabilities of students using interactive multimedia with students who use conventional learning methods. This research is a research quasy experiments with making purposive sampling technique using samples. The population of this research is to study all students who take Biology education course of animal Physiology lesson in 2014/2015. The sample of this research is a students of class B and class C. instrument used in this research in the form of test analysis capabilities. Analysis date was carried out quantitatively. Analysis date capability analysis done with test Mann Whitney U to pretest and N-Gain. The research results showed that improved analysis capabilities of students who used simulation models interaktif multimedia better than students who do not used interactive multimedia in the teaching of animal physiology of the digestive system in Paramecium sp at IPI in Garut. Based on the results, it is recommended to use interactive multimedia simulations models can be used in practical of Biology education courses to enchance students analysis capability, especially in organizing aspect. Then, on further research is expected to examine the use of interactive multimedia simulation models to improve the students ability in other areas, such as psychomotor or affective. Keywords — Analysis capabilities, multimedia interactive simulation models