Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pelaksanaan Program MBKM terhadap Minat Mahasiswa melalui Motivasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan ULM Tahun 2023 Aprausa Sieltiel, Yekhonya; Salim, Agus; Qomario, Qomario
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1517

Abstract

Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang di pelopori oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dirancang untuk memberikan fleksibilitas pendidikan kepada mahasiswa sesuai minat dan bakat mereka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan kesiapan lulusan dalam dunia kerja. Namun, efektivitas MBKM dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa memerlukan bukti empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh MBKM terhadap mahasiswa dengan peran motivasi sebagai mediator dengan metode analisa kuantiatif. Hasil analisis menunjukkan MBKM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap mahasiswa (O = 0,35, T = 6,23, P = 0,00) dan motivasi (O = 0,82, T = 30,54, P = 0,00). Motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap mahasiswa (O = 0,59, T = 10,21, P = 0,00). Pengaruh tidak langsung MBKM melalui motivasi juga signifikan (O = 0,48, T = 10,55, P = 0,00). Temuan ini menekankan peran penting motivasi dalam memperkuat hubungan antara MBKM dan mahasiswa, menjadikannya faktor kunci keberhasilan program MBKM
Pemanfaatan Media Pembelajaran Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SD Utami, Siti Viona Sari; Mansur , Hamsi; Qomario, Qomario
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1939

Abstract

Pemanfaatan teknologi dan informasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, karena dengan mengintegrasikan teknologi, proses pembelajaran dapat menjadi lebih menarik, inovatif, dan kreatif, sehingga dapat meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Wordwall, platform pembelajaran digital interaktif, dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN Indrasari 1 Martapura pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa akibat metode pembelajaran tradisional yang kurang memanfaatkan teknologi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen dalam bentuk one-shot case study. Pembelajaran berbasis Wordwall diikuti dengan pengukuran hasil belajar melalui post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan skor N-gain sebesar 0,7406 (kategori "tinggi"). Temuan ini menunjukkan bahwa Wordwall efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pendidik sebagai alternatif inovatif di era digital untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pemanfaatan Aplikasi Notion sebagai Pendukung Kemandirian Belajar Mahasiswa Hanun, Naila; Qomario, Qomario; Utama, Agus Hadi; Dewi, Lazaro Kumala
Paedagogie Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v21i1.16256

Abstract

This study analyzes the use of the Notion application by students to support self-regulated learning. Given the complexity of the productivity application's features, this study used a case study design with an embedded mixed-method approach. Participants consisted of five students selected purposively. Data were collected through a Likert-scale questionnaire adapted from the Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) and further deepened through interviews and dashboard observations. The results showed that Notion is associated with higher levels of student motivation and learning discipline. Features such as to-do lists and reminders proved effective for planning and time tracking. However, the findings revealed obstacles in the aspect of organizing material, where students struggled to optimize complex database features due to limited technical digital literacy. The conclusion of this study confirms that the Notion application has potential as a component of the Personal Learning Environment (PLE), but requires technical assistance at the beginning of the study period so that its function is not merely an ordinary digital notebook.
Systematic literature review: Gdevelop-based game learning Shofia, Shubah; Mansur, Hamsi; Qomario, Qomario
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v5i1.127

Abstract

The game learning media based on GDevelop is a new solution that complies with the constructivist principles of learning effectiveness improvement. The proposed investigation is aimed at a Systematic Literature Review (SLR), which can be used to explore the empirical conditions, patterns of use, and viability of GDevelop as a platform to create educational media. The SLR methodology implied searching the Google Scholar and Publish or Perish databases within the period of 2020-2025. The selection of thirteen studies that met the inclusion criteria was followed by thematic analysis to synthesize the findings of the studies. The review shows that GDevelop has a consistent positive effect on the mathematical reasoning, conceptual understanding, and motivational interest of students of various levels of education. Additionally, the platform is considered practical and viable by both the media experts and the end-users. However, there are some challenges in the practice of implementation especially in the capabilities of educators to use and incorporate the tool in the curriculum. This study, therefore, suggests specific teacher training, content development based on the curriculum, and long-term research to determine the effectiveness of GDevelop in a wider range of learning conditions. Abstrak. Pemanfaatan media pembelajaran game yang dikembangkan melalui GDevelop merupakan metodologi progresif yang sesuai dengan paradigma konstruktivis, yang bertujuan untuk meningkatkan kemanjuran pendidikan. Investigasi ini berusaha untuk melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) untuk memeriksa secara kritis kondisi empiris, aplikasi, dan kelangsungan hidup GDevelop sebagai media untuk penciptaan sumber daya pendidikan. Metodologi SLR melibatkan pencarian komprehensif untuk artikel ilmiah dalam database Google Scholar dan Publish or Perish, dengan fokus pada publikasi dari periode 2020 hingga 2025. Dari 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditentukan, analisis tematik dilakukan untuk mengintegrasikan dan mensintesis hasil. Temuan menunjukkan bahwa GDevelop secara konsisten menunjukkan kemanjuran dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa, pemahaman konseptual, dan motivasi untuk belajar di berbagai tingkatan pendidikan. Selain itu, platform ini dianggap layak dan praktis oleh para ahli di media dan penggunanya. Namun demikian, penerapannya dalam praktik menghadapi hambatan, terutama sehubungan dengan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan dan menanamkannya dalam kurikulum yang ada. Akibatnya, penelitian ini menganjurkan penyediaan pengembangan profesional untuk pendidik, pembuatan konten yang selaras dengan standar kurikuler, dan perlunya penelitian tambahan untuk menyelidiki kemanjuran GDevelop di berbagai pengaturan pendidikan yang lebih luas.
Pelatihan Pembelajaran Koding pada Komunitas Belajar Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Banjarbaru [Coding Learning Training at the Muhammadiyah Banjarbaru Elementary and Secondary Education (Dikdasmen) Learning Community] Utama, Agus Hadi; Qomario, Qomario; Rahman, Abdul; Dewantara, Brezto Asagi
Indonesia Berdaya Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261252

Abstract

The community service activity (abdimas) titled "Coding Learning Training for the Muhammadiyah Primary and Secondary Education Learning Community (Dikdasmen) Banjarbaru" was implemented as part of the 2025 PDWA program. This activity was designed to enhance teacher competencies in response to the new curriculum direction, which integrates coding and Artificial Intelligence (AI). The target participants were teachers associated with the Muhammadiyah Teachers Forum (FGM) in Banjarbaru. The effectiveness of the training was measured using quantitative methods (pre-test and post-test) and qualitative methods (satisfaction surveys). Quantitative results from 39 participants indicated a highly significant improvement in understanding, with the average score increasing from 68.5 (pre-test) to 88 (post-test). These findings were reinforced by qualitative feedback, which showed high levels of satisfaction regarding the material, instructor performance, and training methods. More than 80% of participants gave a rating of 4 or 5 (on a 1-5 scale) for key aspects such as material applicability, instructor competence, and hands-on practice sessions. Overall, this training successfully achieved its objectives, proving capable of measurably increasing teacher capacity and being well-received by the partner community. Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dengan judul Pelatihan Pembelajaran Koding pada Komunitas Belajar Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Banjarbaru telah diselenggarakan sebagai implementasi program PDWA 2025. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi arah baru kurikulum yang mengintegrasikan pembelajaran koding dan Kecerdasan Artifisial (KA), sasaran guru yang tergabung dalam Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kota Banjarbaru. Efektivitas pelatihan diukur melalui metode kuantitatif (pre-test dan post-test) dan kualitatif (survei kepuasan). Hasil kuantitatif dari 39 peserta menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang sangat signifikan, di mana nilai rata-rata peserta meningkat dari 68,5 (pre-test) menjadi 88 (post-test). Hasil ini diperkuat oleh umpan balik kualitatif dari peserta, yang menunjukkan tingkat kepuasan sangat tinggi terhadap materi, kinerja pemateri, dan metode pelatihan yang digunakan. Mayoritas peserta lebih dari 80% memberikan nilai 4 atau 5 (skala 1-5) untuk aspek-aspek kunci seperti aplikabilitas materi, kompetensi pemateri, dan adanya sesi praktik langsung. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya, terbukti mampu meningkatkan kapasitas guru secara terukur, dan diterima dengan sangat baik oleh komunitas mitra.