Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pembentukan Karakter Disiplin Santri Melalui Amaliyah Yaumiyyah di Pondok Pesantren Nurul Huda Diana Nadifa; Ahmad Ihwanul Muttaqin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 3 No. 1 (2023): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v3i1.2277

Abstract

Riset ini bertujuan mengetahui pelaksanaan, hasil, dan hambatan program Amaliyah Yaumiyyah di pondok pesantren Nurul Huda Mangunsari terhadap pembentukan karakter disiplin santri di pondok pesantren Nurul Huda Mangunsari. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanakan program amaliyah yaumiyyah di pondok pesantren Nurul Huda terlaksana dengan baik tanpa adanya santri kalong dan pengajian kitab menggunakan sistem klasikal. Hasil dari pembentukan disiplin santri melalui amaliya yaumiyyah berjalan sesuai peraturan yang berlaku dan sesuai dengan empat aspek kedisiplinan. Menggunakan disiplin demokratis dan disiplin otoritarian untuk medisiplinkan santri. Kendala dalam pembentukan karakter disiplin santri melalui amaliya yaumiyyah yaitu dari faktor santri yang memang malas melakukan kegiatan dengan alasan sakit dan berhalangan. Faktor yang mempengaruhi cara mendisiplinkan santri yaitu: perbedaan tingktan kelas dan tingkat kedisiplinan.
Gaya Kepemimpinan Kiai dalam Membangun Kemandirian Ekonomi di Pondok Pesantren Mambaul Hikam Lumajang Humaini; Ahmad Ihwanul Muttaqin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 3 No. 2 (2023): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v3i2.2523

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kiai dalam membangun kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren Mambaul Hikam Lumajang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan dua pendekatan, antara lain: pertama, kualitatif studi kasus yang lebih menekankan pada aspek subjektif dari perilaku orang. Kedua, interaksi simbolik yang berusaha memahami perilaku manusia dari sudut pandang subjek. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan kiai dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren menerapkan corak kepemimpinan kharismatik namun disisi lain metode yang di lakukan oleh kiai cenderung kepada gaya demokratik. Strategi yang dipakai kiai dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren dengan memberikan pemahaman tentang ekonomi kepada santri, memberdayakan santri, mengorganisir pesantren, membangun unit usaha, serta melakukan kerjasama dengan pihak luar pesantren.
Modernisasi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Bustanul Ulum Krai Lumajang dalam Konteks Perubahan Sosial Ain Siti Aisyah; Ahmad Ihwanul Muttaqin
Nusantara: Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2023): (July) Islamic Boarding School Studies
Publisher : CV. Murta Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/nusantara.v3i2.32

Abstract

Penelitian ini hendak melihat persoalan yang menarik di pondok pesantren yakni transformasi kepemimpinan. Seperti diketahui, keberadaan pesantren tidak bisa dipisahkan dari Kiai sebagai pendiri, pemilik dan pengasuh pondok pesantren. Kiai merupakan figur sentral di dalamnya. Kiai muncul sebagai sosok yang kharismatik dan cenderung “otoriter”. Namun seringkali muncul problematika dalam proses suksesi kepemimpinannya. Kerapkali para penerus pendiri, tidak memiliki kharisma dan pengaruh yang sama dengan pendahulunya. Keadaan ini membuat pesantren mengalami penurunan kualitas output dan membuat sebagian pesantren gulung tikar. Atas dasar itulah, penulis ingin melihat bagaimana pesantren melakukan perubahan-perubahan pola kepemimpinan. Fokus penelitian adalah: 1) Bagaimana pola kepemimpinan pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Krai Yosowilangun Lumajang dalam menghadapi konteks perubahan social. 2) Bagaimana sistem Pendidikan unit Pondok Pesantren Bustanul Ulum Krai Yosowilangun Lumajang dalam menjawab tantangan modernisasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa untuk menjaga eksistensi pesantren, para penerus melakukan perubahan pola kepemimpinan, dari pola tunggal menjadi kepemimpinan kolektif kolegial dan berbentuk yayasan. Hasilnya, eksistensi pesantren dapat tetap terjaga, dan hingga hari ini pesantren mengalami perkembangan yang cukup maju.
Pendampingan Masyarakat Desa Sidomulyo Dusun Krajan dalam Meningkatkan Kemampuan Publik Speaking untuk Menjadikan Sektor Wisata Tumpak Sewu sebagai Wisata Internasional Lubis, Ahmad Hafidz; Muttaqin, Ahmad Ihwanul
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): November
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v4i1.2925

Abstract

Setiap orang memang dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik maupun memiliki jiwa leadership untuk membangun kehidupannya baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Kemampuan seseorang dalam berbicara merupakan dari bagian komunikasi yang efektif, yaitu mampu merumuskan keputusan untuk mencapai musyawarah yang baik, serta menyampaikan pesan kepada orang dengan cara yang tepat dan menarik perhatian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pemuda sehingga dapat meningkatkan kemampuan public speaking yang baik dan juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar area wisata Tumpak Sewu dusun Krajan desa Sidomulyo. Metode yang digunakan yaitu berbasis Participatory Action Research (PAR) dengan proses to know, to understand, to plan dan to act serta masyarakat sebagai pelaku utama dalam pelaksanaanya. Hasil riset menunjukkan bahwa kurangnya keterampilan dan pelatihan dalam berbahasa asing menjadikan masyarakat kesulitan dalam berkomunikasi dengan para wisatawan yang berkunjung di wisata tumpak sewu. Setelah di adakannya pendampingan bahasa inggris kepada masyarakat sekitar tumpak sewu baik para pedagang, local guide dan lainnya agar memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi. Dengan adanya pendampingan untuk program selanjutnya agar memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi bahasa asing yang dapat di gunakan sebagai jembatan perekonomian semua pelaku di wisata tumpak sewu.
Partisipasi Perempuan Kepala Keluarga dalam Menciptakan Inklusi Sosial di Desa Pandansari Lumajang Ahmad Ihwanul Muttaqin; Muhammad Abdul Halim; Haidar Idris
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i2.2952

Abstract

Artikel ini hendak menjelaskan tentang peran perempuan kelapa keluarga dalam proses perencanaan di desa. Peran perempuan keluarga ini penting karena secara sosial, perempuan kepala keluarga selalu berada dalam kelompok marginal. Kelompok marginal selalu menjadi kelas obyek dalam setiap pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research sebagai wujud antipositivisme. Pendekatan ini memungkinkan kelompok marginal perempuan kepala keluarga diposisikan sebagai subyek dalam perubahan sosial. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perempuan kepala keluarga sejatinya memiliki distingsi dalam proses perubahan sosial. Dalam proses perecanaan partisipatif di desa Pandansari Senduro Lumajang, perempuan terlibat dalam proses perencanaan melalui forum musyawarah desa. Perempuan juga terlibat hingga proses pelaksaan program yang memungkinkan menciptakan inklusi sosial di desa.
Menggagas Paradigma Entrepreneurship di Pondok Pesantren Zaidatun Nafisah; Muttaqin, Ahmad Ihwanul; Fariqoini, Anyyul; Muzayyanah Sa’diyah
Risalatuna Journal of Pesantren Studies Vol. 4 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v4i1.2934

Abstract

Pada umumnya pondok pesantren merupakan tempat pendidikan yang hanya memprioritaskan pembelajaran agama dan moral. Namun seiring berkembangnya zaman, pesantren ikut berpartisipasi dan berperan langsung dalam membangun beradaban melalui pendidikan entrepreneurship. Sehingga lulusan pondok pesantren tidak kebingungan mencari ataupun menciptakan lapangan kerja ditengah kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pendidikan entrepreneurship santri secara lokal dan global yang mampu memberikan transformasi demi pengembangan masa depan. Riset ini menggunakan pendekatan kajian Pustaka (library research). Hasil riset menunjukkan bahwa kegiatan wirausaha (entrepreneurship) bagi santri, sangat efektif dan memberikan perubahan yang segnifikan baik secara keterampilan, ekonomi, life skill, mental dan relasi. Dengan pendidikan entrepreneurship ini santri diarahkan serta dipersiapkan untuk menghadapi kehidupan setelah lulus melalui keterampilan yang telah mereka kuasai dan pelajari selama ini. Selain itu, impact bagi pondok pesantren menjadikan lembaga pendidikan yang dikenal sebagai pencetak wirausaha baru disektor indrusti. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya unit usaha yang didirikan oleh beberapa pondok pesantren.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Melalui Pembelajaran Kontekstual Yasin, Muhammad Nur; Syuhud, Syuhud; Muttaqin, Ahmad Ihwanul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1353

Abstract

Strategi belajar adalah pola-pola umum yang diterapkan oleh pendidik kepada peserta didik sebagai perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Untuk memaksimalkan strategi belajar dan menciptakan lingkungan yang kondusif, guru harus mengadopsi model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Ketika model pembelajaran diterapkan dengan cara yang membuat siswa bosan, proses transfer ilmu kepada siswa tidak akan berjalan maksimal. Tujuan dari riset ini untuk mengupas dan mengulas lebih jauh mengenai strategi belajar yang cocok dan efektif digunakan oleh guru dalam pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah, di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual merupakan strategi yang cocok digunakan dalam mata pelajaran Fiqih. Karena mata pelajaran Fiqih bertujuan untuk mengetahui tata cara pelaksanaan taharah, salat, puasa, zakat, hingga pelaksanaan ibadah haji, serta ketentuan tentang makanan dan minuman, khitan, kurban, dan cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam, maka dengan strategi kontekstual, guru bisa mengarahkan siswa untuk praktek langsung, misalnya di lingkungan sekolah seperti cara menghilangkan najis, praktik cara jual beli yang benar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran Fiqih dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa. Siswa dapat mempraktikkan langsung materi yang diajarkan, seperti cara menghilangkan najis atau transaksi jual beli, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan menarik. Hal ini juga mendorong guru untuk lebih kreatif dalam merancang kegiatan pembelajaran yang interaktif dan tidak membosankan, mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien.
Pendampingan Implementasi Pola Hidup Bersih dan Sehat sebagai Nilai-Nilai Agama Islam di Sentul Lumajang Muhammad Farid; Alfiatus Syafa’ah; Ahmad Ihwanul Muttaqin; Ihya' Ulumuddin; Ahmad Hafidz Lubis
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v4i2.3245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat Dusun Krajan, Desa Sentul, Lumajang, dalam mengimplementasikan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai perwujudan nilai-nilai agama Islam. Lokasi penelitian memiliki potensi sumber daya alam berupa sumber mata air yang menjadi objek wisata tubing dan arum jeram, namun permasalahan lingkungan seperti tidak tersedianya Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) menjadi kendala utama. Dengan menggunakan metode pendampingan Participatory Action Research (PAR) meliputi diskusi kelompok terpumpun (FGD), implementasi program, dan penyuluhan. Hasil FGD menunjukkan perlunya revitalisasi objek wisata yang sempat terdampak bencana erupsi Gunung Semeru melalui kerja sama dengan Tim Mpokdarwis. Selain itu, solusi sementara untuk masalah TPA dilakukan dengan menyediakan cempolong sampah pembakaran di lokasi strategis serta menyosialisasikan nilai-nilai kebersihan dalam ajaran Islam untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. Langkah lanjutan mencakup penyuluhan tentang pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini dirancang untuk mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomis, sehingga dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga sekaligus mendukung kebersihan lingkungan. Implementasi PHBS berbasis nilai agama Islam diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Krajan secara holistik.
Pendampingan Pembelajaran Al-Qur’an melalui Metode Muroqobah di TPQ Al- Musthofa Desa Purwosono Lumajang Muttaqin, Ahmad Ihwanul; Lubis, Ahmad Hafidz; Ichsan, Hamdan Musthofa; Chasanah, Siti Nur; Aziz, Muhammad Royhanul Ulum
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): November
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v5i1.3257

Abstract

Artikel ini merupakan hasil pendampingan yang dilakukan di taman pendidikan al-Qur’an terutama pada proses pembelajaran hafalan. Proses pembelajaran al-Qur’an selama ini di berbagai TPQ terutama di daerah dampingan menggunakan metode setor hafalan sebagaimana biasanya. Metode setor hafalan menjadi metode yang seringkali digunakan oleh para pengajar al-Qur’an terutama untuk pelajar usia kelas bawah. Proses pendampingan menggunakan pendekatan participatory action research (PAR), yakni sebuah riset aksi partisipatif yang menjadikan problematika sebagai obyek dan masyarakat sebagai subyek dampingan. Hasil pendampingan menunjukkan kemajuan dalam proses pembelajaran hafalan al-Qur’an. Peserta didik termotivasi untuk memperbanyak hafalan, orang tua juga dapat mendampingi peserta didik di rumah dengan menggunakan berbagai media seperti murottal al-Qur’an di platform youtube maupun video pembelajaran yang lain. Hal ini dapat mendorong percepatan hafalan al-Qur’an dan membantu peserta didik sebelum menyetorkan hafalan kepada guru tahfidznya.
Pesantren sebagai Pusat Transformasi integritas: Upaya Preventif terhadap Budaya Korupsi di Kalangan Generasi Muda Nur Syafaat, Imron; Muttaqin, Ahmad Ihwanul; Shohib , Moch
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i2.75

Abstract

Pesantren serve as pivotal institutions in cultivating integrity and addressing the pervasive issue of corruption among Indonesia's younger generation. Corruption, which undermines social, economic, and moral structures, has become a critical concern, particularly within the education sector. This study explores how value-based education in pesantren can serve as an effective strategy to instill anti-corruption character traits among students. By integrating moral principles such as honesty, trustworthiness, and justice into daily practices, pesantren aim to transform these values from theoretical concepts into actionable behaviors. Using a qualitative case study approach, the research was conducted at Madrasah Aliyah Darul Ulum Al Amin, involving seven informants, including kyai, teachers, and students. Data were gathered through in-depth interviews, participant observations, and documentation, then analyzed using content analysis techniques. The findings highlight the significant role of religious values, exemplified through educators' consistency and cooperative learning activities, in fostering moral character. Kyai and ustadz emerged as role models, demonstrating the values they teach, which deeply influenced students’ behaviors and perspectives.The study underscores the importance of a holistic and integrated approach to value education, combining religious teachings, exemplary leadership, and experiential learning. This combination proved effective in embedding anti-corruption principles into students’ daily lives, preparing them to navigate moral dilemmas with integrity. These findings provide a framework for educational institutions aiming to develop ethically grounded future generations while addressing societal challenges such as corruption.