Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Primary Education

Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bangun Datar di Kelas III Sekolah Dasar Dewi Puji Rahayu
Musamus Journal of Primary Education Vol 1 No 2 (2019): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1464

Abstract

Abstrak: Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil BelajarMateri Bangun Datar di kelas III Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikanpenggunaan model pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar materi bangun datar dikelas III sekolah dasar, (2) meningkatkan hasil belajar materi bangun datar di kelas III sekolah dasardengan model pembelajaran kontekstual.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklusdengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalahsiswa kelas III SD Negeri 2 Panjer yang berjumlah 39 siswa terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 17 siswaperempuan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa, guru, dan observer. Validitasdata menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Analisis datamenggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikansimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan model pembelajaran kontekstualdilaksanakan dengan langkah-langkah: (a) kontruktivisme, (b) menemukan (inquiry), (c) bertanya(questioning), (d) masyarakat belajar (learning community), (e) pemodelan (modelling), (f) refleksi, (g)penilaian sebenarnya (penilaian autentik). Peningkatan ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosesbelajar dan hasil belajar materi bangun datar yang ditentukan yaitu 70. Proses belajar siswa meningkatdari 55% menjadi 80%. Hasil belajar siswa meningkat dari 45 menjadi 65 dan 77. Persentase ketuntasansiswa juga meningkat dari 10% menjadi 57% dan 85%.Simpulan penelitian ini adalah pengggunaan model pembelajaran Kontekstual yang dilaksanakansesuai skenario dapat meningkatkan hasil belajar materi bangun datar pada siswa kelas III SD Negeri 2Panjer.Kata Kunci: Model Pembelajaran Kontekstual, Hasil Belajar.
Peran Guru Dalam Penanaman Karakter Religius Bagi Siswa Penyandang Autis Nur Aisa; Ratna Purwanty; Dewi Puji Rahayu
Musamus Journal of Primary Education Vol 4 No 1 (2021): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v4i1.3859

Abstract

The objectives of this study are: (1) to describe the role of teachers in inculcating religious characters for students with autism, (2) to describe the supporting and inhibiting factors for inculcating religious characters for students with autism, (3) to describe the character traits of autistic children. This research was qualitative descriptive research. It was conducted at SLB Negeri Anim Ha Merauke.Techniques and instruments of data collection were through interviews and documentation. The data analysis used source triangulation and member check. The results showed that the teacher’s role in inculcating religious character for students with autism at SLB Negeri Anim Ha Merauke was seen in the teacher’s activities in inculcating religious character in schools through learning activities by providing understanding, teaching good habits, and the teacher became the role model for students. The students are expected to have characters that are obedient to God’s commands, polite, tolerant, friendly, and can interact in their environment. So, the students are accepted by the society.
Analisis Pemahaman Guru Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Karlina Wong Lieung; Dewi Puji Rahayu; Agus Kichi Hermansyah
Musamus Journal of Primary Education Vol 4 No 1 (2021): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v4i1.3910

Abstract

Every child has the right to receive basic education without exception. Elementary schools provide services for all children, both normal in general and children with special needs. This argument is reinforced by the Convention on the Rights of Persons with Disabilities which calls for inclusive education to be very important. In fact, many elementary schools have not been able to provide services for children with special needs. Teachers feel unable to provide educational services for children with special needs who attend regular schools. This study aims to explore information about teachers' understanding of children with special needs and their types. This research used descriptive qualitative research. The data were collected through interviews through the Google Form media and WhatsApp application with source triangulation. The participants were 28 teachers of four schools in Merauke city. The results showed that 92.9% of teachers already knew information about children with special needs in general. However, most of the participants cannot distinguish the characteristics of each type of crew well. It causes teachers to have difficulty in providing appropriate educational services.
Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bangun Datar di Kelas III Sekolah Dasar Dewi Puji Rahayu
Musamus Journal of Primary Education Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1464

Abstract

Abstrak: Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil BelajarMateri Bangun Datar di kelas III Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikanpenggunaan model pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar materi bangun datar dikelas III sekolah dasar, (2) meningkatkan hasil belajar materi bangun datar di kelas III sekolah dasardengan model pembelajaran kontekstual.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklusdengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalahsiswa kelas III SD Negeri 2 Panjer yang berjumlah 39 siswa terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 17 siswaperempuan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa, guru, dan observer. Validitasdata menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Analisis datamenggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikansimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan model pembelajaran kontekstualdilaksanakan dengan langkah-langkah: (a) kontruktivisme, (b) menemukan (inquiry), (c) bertanya(questioning), (d) masyarakat belajar (learning community), (e) pemodelan (modelling), (f) refleksi, (g)penilaian sebenarnya (penilaian autentik). Peningkatan ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosesbelajar dan hasil belajar materi bangun datar yang ditentukan yaitu 70. Proses belajar siswa meningkatdari 55% menjadi 80%. Hasil belajar siswa meningkat dari 45 menjadi 65 dan 77. Persentase ketuntasansiswa juga meningkat dari 10% menjadi 57% dan 85%.Simpulan penelitian ini adalah pengggunaan model pembelajaran Kontekstual yang dilaksanakansesuai skenario dapat meningkatkan hasil belajar materi bangun datar pada siswa kelas III SD Negeri 2Panjer.Kata Kunci: Model Pembelajaran Kontekstual, Hasil Belajar.
Peran Guru Dalam Penanaman Karakter Religius Bagi Siswa Penyandang Autis Nur Aisa; Ratna Purwanty; Dewi Puji Rahayu
Musamus Journal of Primary Education Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v4i1.3859

Abstract

The objectives of this study are: (1) to describe the role of teachers in inculcating religious characters for students with autism, (2) to describe the supporting and inhibiting factors for inculcating religious characters for students with autism, (3) to describe the character traits of autistic children. This research was qualitative descriptive research. It was conducted at SLB Negeri Anim Ha Merauke.Techniques and instruments of data collection were through interviews and documentation. The data analysis used source triangulation and member check. The results showed that the teacher’s role in inculcating religious character for students with autism at SLB Negeri Anim Ha Merauke was seen in the teacher’s activities in inculcating religious character in schools through learning activities by providing understanding, teaching good habits, and the teacher became the role model for students. The students are expected to have characters that are obedient to God’s commands, polite, tolerant, friendly, and can interact in their environment. So, the students are accepted by the society.
Analisis Pemahaman Guru Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Karlina Wong Lieung; Dewi Puji Rahayu; Agus Kichi Hermansyah
Musamus Journal of Primary Education Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v4i1.3910

Abstract

Setiap anak berhak mengenyam pendidikan dasar tanpa terkecuali. Sekolah dasar wajib menyediakan layanan bagi seluruh anak, baik yang normal secara umum maupun anak berkebutuhan khusus. Argumen tersebut diperkuat dengan adanya Convention on the Rights of Persons with Disabilities yang menyerukan bahwa pendidikan inklusi sangat penting untuk diberlakukan. Kenyataannya, banyak sekolah dasar yang belum mampu memberikan layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Guru merasa tidak mampu memberikan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus yang masuk di sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai pemahaman guru terhadap anak berkebutuhan khusus serta jenis-jenisnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara memalui media google form dan melalui aplikasi whatsapp dengan triangulasi sumber. Partisipan yakni 28 guru dari empat sekolah di kota Merauke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92.9% guru sudah mengetahui informasi mengenai apa itu anak berkebutuhan khusus secara umum. Tetapi, sebagian besar partisipan belum mampu memberdayakan karakteristik pada setiap jenis ABK dengan baik. Hal itu menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai.