Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Management Strategies for Endometriosis in Women: Literature Review Ermiati, Ermiati; Alfiah, Umi; Islamey, Rasyadan Savero; Rahmawati, Rika
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v9i1.7752

Abstract

Endometriosis is a chronic, estrogen-dependent gynecological disorder affecting women of reproductive age and is associated with persistent pain, organ dysfunction, and infertility. Despite the availability of various treatment options, its management remains challenging due to complex pathophysiology and variable responses to therapy. This literature review aims to summarize recent evidence on management strategies for endometriosis and to highlight their clinical implications. A descriptive literature review was conducted using a systematic search of four databases which are PubMed, Scopus, EBSCOhost, and ScienceDirect for articles published between 2020 and 2025. Following the PRISMA 2020 guidelines, an initial search identified 45,014 records. After screening titles and abstracts and assessing full-text eligibility, six primary studies met the inclusion criteria and were included in the final synthesis. The included studies were analyzed thematically and categorized into five main therapeutic approaches: hormonal therapy, immunological therapy, antioxidant therapy, surgical therapy, and traditional or complementary therapy. Overall, these strategies demonstrated potential benefits in reducing pain, improving fertility-related outcomes, and lowering postoperative recurrence when applied in appropriate clinical contexts. Rather than indicating a single optimal treatment, the findings emphasize the importance of individualized and multimodal management tailored to symptom severity, reproductive goals, and treatment tolerance. This review contributes to the existing literature by integrating diverse and emerging management strategies into a cohesive framework that supports clinical decision-making. Clinically, the findings underscore the value of patient-centered care, careful monitoring of treatment effects, and interdisciplinary collaboration, including psychosocial support, to optimize long-term outcomes for women with endometriosis.
Sikap Dan Minat Guru Sekolah Dasar Terhadap Inovasi Pembelajaran Berbasis STEAM di Era Digital Nurkholifah, Alda; Oktaviany, Ellsa; Rahmawati, Rika; Nurholisoh, Siti; Utami, Candra Tri; Handayani, Julia Anis; Bayuni, Tia Citra
Jurnal Sains Natural Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v4i1.947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikap dan minat guru Sekolah Dasar terhadap inovasi pembelajaran berbasis STEAM di era digital. Fokus penelitian diarahkan pada empat aspek, yaitu sikap dan minat terhadap STEAM, keyakinan dan perspektif terhadap STEAM, motivasi dalam mengimplementasikan STEAM, serta hambatan dan keraguan terhadap penerapan STEAM. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1-4 yang disebarkan kepada 110 guru Sekolah Dasar yang tersebar di Provinsi Jawa Barat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan distribusi frekuensi untuk menggambarkan kecenderungan sikap dan minat guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki sikap dan keyakinan yang sangat positif terhadap pembelajaran berbasis STEAM. Seluruh responden berada pada kategori setuju dan sangat setuju terhadap penerapan STEAM, yang menunjukkan bahwa pendekatan ini dipandang relevan dan bernilai dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21. Selain itu, tingkat hambatan dan sikap negatif terhadap STEAM tergolong rendah. Namun demikian, minat guru dalam mengimplementasikan STEAM secara optimal masih dipengaruhi oleh pemahaman konseptual, keterampilan pembelajaran berbasis proyek, ketersediaan sarana digital, serta dukungan sekolah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa guru telah siap secara sikap dan motivasi untuk menerima pembelajaran STEAM, tetapi masih memerlukan penguatan kompetensi dan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya berjalan efektif di era digital.