Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Dongeng Digital Berbasis Project Based Learning Untuk Penguatan Profil Pembelajaran Pancasila Siswa Sekolah Dasar Prayuningtyas Angger Wardhani; Gusti Yarmi; Chrisnaji Banidra Yudha
Jurnal PGSD Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pgsd.17.1.22-28

Abstract

In an effort to improve students' literacy, it is necessary to have learning media that is in accordance with the times. This study aims to determine the level of need for fairy tales in supporting the Pancasila learner profile of elementary school students. The research method to be used in this research is the research and development method of the 4-D model (Four-D Model) with the stages of define, design, development and Disseminate. In this study only at the defining stage, namely conducting a field needs analysis first. Respondents in the study were 30 teachers and 50 students from eight elementary schools in Jakarta. The data collection technique was obtained by distributing a structured questionnaire with a Likert scale to teachers with 2 answer choices and open answers.  The aspects used to measure the level of teacher needs include learning objectives, learning stages, learning environment, classroom management, and classroom management. The results showed that teachers have used digital media, but still need to develop digital media that can increase student understanding. In addition, digital fairy tale media also supports the profile of Pancasila students while the results of the analysis of student needs show that the use of digital fairy tale media makes students motivated to participate in learning activities, and can easily understand abstract concepts.
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Terhadap Kecerdasan Sosio Emosional dan Prestasi Belajar IPA di Sekolah Dasar Hana Triana; Zulela MS; Edwita Edwita; Gusti Yarmi
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 1 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran quantum terhadap kecerdasan sosio-emosional dan prestasi belajar IPA siswa sekolah dasar (SD) di Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu siswa Sekolah Dasar berjumlah 80 orang di Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan jenis intrumen penelitian berupa kuisioner. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran quantum memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kecerdasan sosio emosional dan prestasi belajar IPA siswa.
Pengaruh Pendidikan Karakter melalui Kemandirian Siswa terhadap Tingkat Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar Jayadi Jayadi; Zulela MS; Edwita Edwita; Gusti Yarmi
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 1 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. pendidikan karakter, yaitu; membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik, sehingga mampu mengantisipasi gejala krisis moral dan berperan dalam rangka pembinaan generasi muda. Masa Sekolah Dasar merupakan suatu masa peralihan dari kanak-kanak awal ke masa kanak-kanak akhir sampai menjelang masa pra-pubertas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu siswa Sekolah Dasar berjumlah 40 orang di Kota Karawang. Penelitian ini menggunakan jenis intrumen penelitian berupa kuisioner. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan karakter memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri melalui kemandirian siswa.
THE EFFECT OF REALIA MEDIA BASED ON REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION ON NUMERACY LITERACY ABILITY Tri Suryaningsih; Edwita; Gusti Yarmi
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 10 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v10i2a6.2023

Abstract

Abstract Numeracy skills at elementary schools play an essential role as a fundamental foundation for students in developing logical thinking, problem-solving, and mathematical skills needed to face the complexity of technological developments. This study aims to investigate the effect of using Realistic Mathematics Education (RME)-based realia media on numeracy literacy skills in Class IV students at SD Negeri Gandaria Utara 03 South Jakarta. The research method applied was a quasi-experiment. The sample consisted of IVA class students as the experimental class and IVB class students as the control class, which were selected using simple random sampling. The research instrument was a test consisting of 6 essays. The research results showed that using RME-based realia media had a significant effect on students' numeracy literacy skills. Thus, teachers can consider the use of RME-based realia media as an effective teaching tool to improve students' numeracy literacy skills. The main implication of this research is the importance of using realia in learning mathematics. Teachers and educators can utilize real and textual objects in teaching mathematical concepts to help students understand them better.
SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELLECTUAL, AND MULTILITERACY MODELS TO INCREASE STUDENTS' INTEREST IN LEARNING Perawati Bte Abustang; Zuleha; Edwita; Gusti Yarmi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i1.3811

Abstract

The idea that technology can dramatically change our lives has become a public discourse both within and outside academia. Claims that technology can effect change faster than anything else in human history often convey a sense of urgency that urges us to keep up and inspire fear that parts of our society are being left behind. The cartoon humorously depicts the gap between young people who grew up with technology and older generations who seem mysterious or threatening. Technological change has created a utopian vision of a brave new world, promoting greater equality and active participation. Underlying all these conceptions of modern life is the idea that technological progress creates social changes that require new methods and practices. This study aims to generate interest in learning the social studies model used by Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual (SAVI), and Multiliteracy students in SD Negeri 74 Bonti-Bonti students, Maros Regency. The type of research used is action research in the classroom. The subjects in this study were all 4th-grade students who took place at SD Negeri 74 Bonti-Bonti, totaling 25 students consisting of 14 boys and 11 girls. Data collection techniques using observation, questionnaires, and documentation. The research instruments used are observation, questionnaires, and documentation. The results of the study in cycle I showed that students' interest in learning increased with an average score of 63-81 with a percentage of 43% in the interest category. In cycle II, the average interest in learning was 82-100, with a percentage of 60% being very interested. It can be concluded that using the SAVI and Multiliteration models can increase the learning interest of SD Negeri 74 Bonti-Bonti Students, Maros Regency. Gagasan bahwa teknologi dapat mengubah hidup kita secara dramatis telah menjadi wacana publik baik di dalam maupun di luar akademisi. Klaim bahwa teknologi dapat mempengaruhi perubahan lebih cepat daripada apa pun dalam sejarah manusia sering menyampaikan rasa urgensi yang mendesak kita untuk mengikuti dan menimbulkan ketakutan bahwa sebagian masyarakat kita tertinggal. Kartun itu dengan lucu menggambarkan kesenjangan antara anak muda yang tumbuh dengan teknologi dan generasi tua yang tampak misterius atau mengancam. Perubahan teknologi telah membuka visi utopis tentang dunia baru yang berani, mempromosikan kesetaraan yang lebih besar dan partisipasi aktif. Mendasari semua konsepsi kehidupan modern ini adalah gagasan bahwa kemajuan teknologi menciptakan perubahan sosial yang membutuhkan metode dan praktik baru. Penelitian ini bertujuan untuk membangkitkan minat belajar IPS model yang digunakan siswa Somatic, Audiotory, Visualization, Intellectual (SAVI) dan Multiliterasi pada Siswa SD Negeri 74 Bonti-Bonti Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian tindakan di dalam kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 yang bertempat di SD Negeri 74 Bonti-Bonti yang berjumlah 25 Orang siswa yang terdiri dari laki-laki 14 orang dan perempuan 11 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian pada siklus I terdapat minat belajar siswa meningkat dengan nilai rata-rata berada pada 63-81 dengan persentase 43% kategori berminat. Pada siklus II, minat belajar rata-rata berada pada 82-100 dengan persentase 60% kategori sangat berminat. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model SAVI dan Multilterasi dapat meningkatkan minat belajar Siswa SD Negeri 74 Bonti-Bonti Kabupaten Maros.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Pembentukan Karakter Profil Pelajar Pancasila dan Efikasi Diri pada Siswa Sekolah Dasar Labschool Cibubur Amin Muzaki; Sardjiyo; Gusti Yarmi
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i6.2887

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila dan efikasi diri pada siswa sekolah dasar Labschool Cibubur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan teknik analisis korelasional dan regresi linier sederhana, serta pendekatan quasi-eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari 58 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: 29 siswa dalam kelompok eksperimen dan 29 siswa dalam kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh signifikan dari pembelajaran berbasis proyek terhadap Profil Pelajar Pancasila, dibuktikan dengan nilai Sig. = 0,000 < 0,05 dan t-hitung = 13,320. 2) Terdapat pengaruh signifikan dari pembelajaran berbasis proyek terhadap efikasi diri, dibuktikan dengan nilai Sig. = 0,001 < 0,05 dan t-hitung = 12,230. Koefisien determinasi pembelajaran berbasis proyek terhadap pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol, yaitu 86,8% pada kelompok eksperimen dan 66,3% pada kelompok kontrol. Koefisien determinasi pembelajaran berbasis proyek terhadap efikasi diri pada kelompok eksperimen juga lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol, yaitu 84,7% pada kelompok eksperimen dan 70,5% pada kelompok kontrol.
Analisis Kesulitan Membaca pada Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Siti Fatimah Azzahra; Gusti Yarmi; Karsih
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober - November 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i6.3012

Abstract

Membaca merupakan kegiatan pertama yang dilakukan siswa untuk mengenali dan mempelajari huruf. Mengenal huruf 'a' hingga 'z' merupakan bagian penting dari proses membaca, diikuti dengan mengeja dan menghubungkan kata-kata untuk menciptakan bunyi yang bermakna. Mengembangkan keterampilan membaca sangat penting bagi siswa karena merupakan kunci pembelajaran sistematis dan keberhasilan akademis, serta mendorong interaksi antara guru dan siswa di kelas. Mendorong budaya membaca yang menyenangkan dan mengasyikkan melalui metode pengajaran yang dipersiapkan dengan baik dan media yang menarik dapat membantu meringankan tekanan pada siswa selama proses pembelajaran. Namun, tantangan dalam membaca di SDN Wanasari 05 Cibitung masih ada, dengan faktor-faktor seperti lingkungan fisik, psikologis, keluarga, dan sekolah yang berkontribusi terhadap rendahnya keterampilan membaca di kalangan siswa. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Membaca Awal pada Siswa Kelas 4: Penelitian ini melibatkan observasi dan wawancara terhadap 4 siswa kelas 4 di SD Wanasari 05 Cibitung. Faktor-faktor internal seperti minat, motivasi, kemampuan membaca, kemahiran berbicara, kesehatan penglihatan dan pendengaran, dan faktor-faktor eksternal seperti metode pengajaran, hubungan guru-siswa, dan disiplin dianalisis. Siswa dengan berbagai tingkat minat, motivasi, kemampuan, dan kesehatan menghadapi kesulitan dalam membaca. Lebih jauh, metode pengajaran, hubungan guru-siswa, dan disiplin siswa juga memengaruhi kesulitan membaca. Sebagai kesimpulan, penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal yang berkontribusi terhadap tantangan membaca yang dihadapi oleh siswa kelas 4, yang menyoroti pentingnya mengatasi faktor-faktor ini untuk meningkatkan keterampilan membaca.
CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BASED WRITING POETRY STUDENT WORKSHEET FOR PHASE C Aprianti Derlis; Gusti Yarmi; tuti T adi syam
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v10i4.10990

Abstract

Poetry writing skills are one of the Indonesian language learning outcomes in phase C. The characteristics of grade 5 elementary school students who still think concretely in writing imaginative poetry must be facilitated by contextual teaching materials. However, the student worksheets available at the research site did not meet the needs of students. This research aims to develop and test the validity of the Worksheet of Learners Writing Poetry Based on Contextual Teaching and Learning for 5th-Grade Learners. This research refers to the ADDIE development model. Data was collected using document study, interview, and questionnaire techniques. The results show that the Learner Worksheet gets an average expert validation score of 89% and is in the ‘very feasible’ category. The average score of product trials on students and teachers is 90%, with the category ‘very feasible’. Based on the results of the study, it can be concluded that the Worksheet of Learners Writing Poetry Based on Contextual Teaching and Learning is very feasible to be used in learning.
Pemanfaatan Digital Storytelling dalam meningkatkan Keterampilan Menulis di Sekolah Dasar Sri Aryati; Nidya Chandra Muji Utami; Gusti Yarmi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1434

Abstract

Keterampilan menulis siswa dapat di tingkatkan melalui pemanfaatan media Digital storytelling . Masalah yang dihadapi siswa ketika menulis teks eksplanasi adalah kesulitan siswa mengungkapkan gagasan atau ide yang ada dalam pikiran melalui tulisan meskipun mereka telah mengetahui struktur dari menulis. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang menunjukan bahwa pemanfaatan digital storytelling mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis terutama disekolah dasar. Digital storytelling sangat membantu siswa dalam mengungkapkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan. Namun selalu terdapat tantangan yang harus dihadapi seperti pendekatan pembelajaran yang tepat dan pengembangan media digital storytelling yang harus selalu tepat dan up to date untuk menunjang proses pembelajaran pembelajaran bahasa Indonesia terutama yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa
Pengaruh Model Problem Based Learning dan Motivasi Belajar Siswa terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Wilayah 3 Kecamatan Koja Anda Habibah Siregar; Gusti Yarmi; Astri Dwi Jayanti Suhandoko
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i5.7790

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan penting dalam pendidikan dasar untuk menghadapi tantangan global abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dengan dua pendekatan sintaks – orientasi siswa pada masalah yang ditemukan sendiri dan masalah yang difasilitasi guru – serta interaksinya dengan motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan sampel 56 siswa dari SDN Rawa Badak Utara 07. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan model PBL orientasi masalah yang mereka temukan sendiri memiliki kemampuan berpikir kritis lebih tinggi dibanding kelompok yang diberi masalah oleh guru. Temuan lain menunjukkan bahwa siswa dengan motivasi tinggi memperoleh peningkatan signifikan dalam berpikir kritis bila mereka diberikan kebebasan menemukan masalah sendiri. Sebaliknya, siswa dengan motivasi rendah lebih unggul jika difasilitasi guru dalam menemukan masalah. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pemilihan strategi pembelajaran berbasis masalah yang disesuaikan dengan karakteristik motivasi siswa untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Hasil ini mendukung teori konstruktivisme yang menekankan peran aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman langsung.