Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn I Dengan Halusinasi Pendengaran rzzy mlftna; Sari, Dwi Happy Anggia; Sinthania , Debby; Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.266

Abstract

ABSTRAK Halusinasi merupakan gangguan jiwa dimana pasien mengalami gangguan persepsi sensori, timbulnya sensasi palsu berupa suara, rasa, sentuhan, penglihatan, atau penciuman. Menurut data (WHO, 2022) menunjukkan bahwa teradapat sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang di seluruh dunia yang mengalami skizofrenia. Kota Padang urutan pertama dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat yaitu sebanyak 50.557 orang. Berdasarkan data yang di dapatkan di Rumah Sakit Jiwa RSJ Prof. H.B. Sa’anin Padang, tahun 2023 pasien halusinasi meningkat menjadi 6.354 orang. Tujuan penelitian yaitu mampu melaksanakan Asuhan Keperawatan Jiwa dengan halusinasi pendengaran Di RSJ Prof. Hb. Sa’anin Padang tahun 2024. Sampel yang di ambil pasien Tn.I usia 32 Tahun, asuhan keperawatan dilaksanankan februari - maret 2024 kegiatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Asuhan Keperawatan dilaksanakan selama 6 hari hasilnya pasien mampu mengontrol halusinasi secara mandiri dan tanda gejala halusinasi menurun. Setelah dilakukan intervensi keperawatan manajemen halusinasi, kondisi pasien menjadi lebih baik dengan hasil evaluasi tanda dan gejala pasien halusinasi cukup menurun. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Jiwa, Halusinasi Pendengaran ABSTRACT Hallucinations are a mental disorder in which the patient experiences impaired sensory perception, the emergence of false sensations in the form of sound, taste, touch, sight or smell. According to data (WHO, 2022) shows that there are around 24 million people or 1 in 300 people worldwide who experience schizophrenia. Padang City ranks first out of 19 districts/cities in West Sumatra, with 50,557 people. Based on data obtained at the RSJ Prof. Mental Hospital. H.B. Sa'anin Padang, in 2023 patients with hallucinations will increase to 6,354 people. The aim of the research is to be able to carry out mental nursing care with auditory hallucinations at RSJ Prof. Hb. Sa'anin Padang in 2024. The sample taken was a 32 year old Mr. I patient, nursing care carried out in February - March 2024, activities including assessment, diagnosis, intervention, implementation and nursing evaluation. Nursing care was carried out for 6 days. The result was that the patient was able to control hallucinations independently and the signs of hallucinations decreased. After the hallucination management nursing intervention was carried out, the patient's condition became better with the evaluation results showing that the patient's signs and symptoms of hallucinations decreased quite a bit. Keywords : Psychiatric Nursing Care, Auditory Hallucinations
Literature Review: Psikologis pada Penderita Diabetes Melitus Syafyu Sari, Febria; Afnuhazi, Ridhyalla; Fitri Amalia, Rosa; Lidya Hendayani, Weni; Arfhan Anwar , Bobby
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i1.1076

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that is suffered throughout life. Diabetes sufferers are required to change their lifestyle and undergo routine treatment at high costs. Lifestyle changes trigger psychological distress that appears in the form of feelings of sadness, nervousness, despair, anxiety, feelings of depression, efforts made in vain & useless. This can interfere with the diabetes treatment process. Psychological stress can have an impact on the healing of diabetes. This literature review aims to determine the psychological analysis of diabetes mellitus sufferers. The method used in the literature review uses a literature database that is adjusted to the topic of discussion. The results of the psychological analysis and synthesis that occur in diabetes sufferers include stress, anxiety and depression. Its recommended that the health care team, especially mental health nurses, provide education and complementary therapy related to psychological distress that occurs in chronic sufferers
PENGARUH TERAPI HYPNOTIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI COVID 19 PADA ANAK SEKOLAH DI MTsS DINIYYAH PANDAI SIKEK Afnuhazi, Ridhyalla; Fitri Amalia, Rosa; Sari, Febria Syafyu; Miswarti, Miswarti; Yuderna, Vivi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3187

Abstract

Menurut angka terbaru dari WHO jumlah kasus covid-19 diseluruh dunia telah melampaui 90 juta kasus, tepatnya mencapai 90.054.813, diIndonesia kasus positif terbanyak 999.256 kasus dan di Sumatra barat mencapai 89.800 orang warga sumbar terinfeksi covid-19.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan terapi hypnotis lima jari terhadap tingkat kecemasan dalam pelaksanaan vaksin covid 19 pada anak sekolah. Desain penelitian ini quasi experimental one-group pre-post test” dengan intervensi pemberian terapi hypnotis lima jari. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling.  Hasil uji statistik didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah  dilakukan terapi hipnotis 5 jari. sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi hipnotis 5 jari terhadap penurunan kecemasan vaksinasi covid-19 pada siswa. Disarankan dapat menambah wawasan dan meningkatkan ilmu pengetahuan bagi peneliti tentang manfaat terapi hypnotis lima jari agar penelitian yang dilakukan selanjutnya lebih maksimal.Kata Kunci : Hypnotis Lima Jari, Tingkat Kecemasan, Vakasin Covid 19
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUKIT SURUNGAN KOTA PADANG PANJANG Afnuhazi, Ridhyalla; Fitri Amalia, Rosa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2108

Abstract

Hipertensi termasuk peringkat kelima dari sepuluh penyakit terbanyak di Sumatra Barat salahsatunya hipertensi pada lansia sebesar 34,2% dan di Kota Padang Panjang hipertensi pada lansia diPuskesmas Bukit Surungan sebanyak 1865 orang . Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan tingkat kecemasan dengan tekanan darah pada pasien lansia di wilayah kerja puskesmasBukit Surungan. Desain penelitian ini adalah one group design dengan jumlah sampel 30 orangdengan menggunakan teknik total sampling. Variabel Independen yaitu tingkat kecemasan danvariabel dependen yaitu peningkatan tekanan darah yang dianalisa secara univariat dan bivariat.Hasil iji statistik didapatkan dari 30 orang responden 10% tidak ada cemas, 30% kecemasan ringan,23% kecemasan sedang, 30% kecemasan berat dan 7% kecemasan sangat berat dengan totalhipertensi 73% dan tidak hipertensi 27%. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalahmenggunakan analisis chi square. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa asymsig0,894 = p value > 0,05. Oleh karena itu Ho diterima dan Ha ditolak artinya secara statistik tidakterdapat hubungan tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah pada lansia. Kesimpulantidak semua lansia yang mengalami peningkatan tekanan darah juga mengalami peningkatankecemasan tergantung dari faktor pencetusnya. Disarankan pada lansia usia 60 sampai 74 tahunyang mengalami kondisi kecemasan disertai dengan peningkatan tekanan darah untuk melakukanpenanganan kecemasan untuk mengurangi kecemasan yang ada,Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Peningkatan Tekanan Darah
IC (Intermediate Course) CMHN (Community Mental Health Nursing) Movement for Posyandu Cadres Towards a Mentally Healty Alert Village Di Jorong Balai Sabuah Batipuh Ateh Kabupaten Tanah Datar Afnuhazi, Ridhyalla; Asman, Aulia; Asmara, Rini; Sari, Syafyu
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v6i1.4424

Abstract

Abstract: The Ministry of Health's Strategic Plan explains that Indonesia's vision for health development among others, is to mobilize and empower the community to live a healthy life, improve access to quality health services, improve surveillance, monitoring and to quality health services, improving surveillance, monitoring and health information, and increasing community empowerment. health information and improving community empowerment. The existence of community empowerment This community empowerment is very much in line with the concept of Community Mental Health Nursing(Community Mental Health Nursing or CMHN), especially in the IC CMHN, namely the existence of community participation in screening efforts. community participation in screening, improvement, prevention, recovery and rehabilitation efforts, especially mental health. health, especially mental health. IC CMHN is a form of community mental health care program that empowering the community independently to detect and seek improvement, maintenance and recovery of the mental health of their community through the existence of mental health cadres who collaborate with CMHN nurses at the puskesmas. In the UPT Puskesmas working area Batipuh I, especially in Jorong Balai Sabuah, there is no mental health cadre. Objective of the Community Partnership Program Community Partnership Program is the formation of mental health cadres who care about mental health. To To achieve this, it is necessary to organize the formation, training, and mentoring of health cadres at the Bambu Kuning Posyandu. for Health Cadres at Posyandu Bambu Kuning Jorong Balai Sabuah Batipuh Ateh. Training that will be given to health cadres in the form of screening for mental disorders in the community, psychosocial problems, and mental health. psychosocial problems, and mental health, assisting the recovery of clients who have been hospitalized, and being alert to the emergence of mental health problems in the community. to the emergence of mental health problems in the community. The target outputs resulting from the Community Partnership Program include: Package on IC CMHN that is published through accredited national scientific journals, articles in mass media, posters, ± 5 minutes of video implementation and books with ISBN. The technology package is in the form of community skills in the knowledge of how to detect or screen, assist in the recovery of clients experiencing mental disorders, and alert to the emergence of mental health problems. Creation of WEB about the IC CMHN movement. Certificate containing information that the cadre has competent to perform IC CMHN.
PENGUATAN KELEMBAGAN KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KENAGARIAN AIE TAJUN KECAMATAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Syafwan, Metha Kemala Rahayu; Maidawilis, Maidawilis; Sari, Putri Minas; Afnuhazi, Ridhyalla; Nopita, Yanti
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v5i1.3503

Abstract

The government is aiming to reduce stunting rates by 26% by 2025. To that end, the government continues to strive to achieve this 2025 target by improving the performance of accelerating stunting reduction across all regions in Indonesia. The Head of the West Sumatra Health Office also emphasized that the province of West Sumatra is serious about preventing stunting, including Padang Pariaman Regency. Lubuk Alung still has a stunting rate of 64 toddlers (2.4%), including in Aie Tajun village, a village known for its extensive rice fields. So far, the government's program for developing stunting prevention in Aie Tajun Village District has been implemented, but the stunting rate has not been resolved. The purpose of community service is to strengthen the institutionalization of integrated health post (Posyandu) cadres. With this effort, it is hoped that good Posyandu management can improve community welfare. The methods in this service include FGDs, training, mentoring, and evaluation. The partners of this community service are 16 toddler mother cadres and 9 pregnant women and mothers of toddlers. The results of the community service found a commitment from toddler cadres and the village government to prevent stunting by providing counseling on anti-stunting foods. The existence of an anti-stunting pilot house and the cadres were able to perform anthropometric measurements correctly and create a WHO curve to determine whether a child was stunted or not. With the implementation of this activity, it is hoped that the village will support the development of this program.Keywords: toodlers, stunting, cadres, posyandu
EFFECT OF SOCIAL SKILLS TRAINING (SST) TREATMENT WITH AND WITHOUT DIET CFGF ABILITY TO SOCIALIZATION AUTISM CHILDREN IN SLB AUTISM POTENTIAL CHILD DEVELOPMENT FOUNDATION (YPPA) PADANG 2018 Ridhyalla Afnuhazi
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 1 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i1.617

Abstract

Number of persons with autism in the world range of 60.000 - 150.000 autism occurred in children aged below 15 years. Therapy was given to improvement of social skills in autistic children Social Skills Training Therapy (SST). The purpose of this study was to determine the ability of Socialization Effects of SST with and without diet CFGF for Autism Children in SLB Autism YPPA Padang 2018. Quasi - experimental design with one - group pre - post test. The population in this study all children with autism aged 6-12 year, and samples were taken by convenience sampling 20 people with and without diet CFGF. Univariate date processing techniques while the frequency distribution and central tedensy and Bivariate date processing techniques with paired T - test. Results of research abilities children with autism after therapy SST with and without diet CFGF with social skills of children with autism. Suggestions can be submitted to the study of nursing in order to detect early signs of the symptoms experienced by children with autism so there is no sign of severe symptoms and train the socialization skills of children with autism with SST therapy.
Pengaruh Aroma Lavender Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Syafyu Sari, Febria; Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i1.168

Abstract

Angka kejadian insomnia meningkat seiring bertambahnya usia. Dengan kata lain, gejala insomnia sering terjadi pada lansia, bahkan hampir setengah dari jumlah lansia dilaporkan mengalami kesulitan memulai tidur dan mempertahankan tidur.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh aroma lavender terhadap kualitas tidur pada lansia. Penelitian ini merupakan pre-eksperimental design dengan menggunakan metode one-group pre test post test. Penelitian dilakukan di Panti Sosial Tresna Werdha Batusangkar pada bulan Februari tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling dan jumlah responden yang mengalami insomnia berat sebanyak 16 orang. Uji statistik yang digunakan adalah paired t-test. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara aroma lavender terhadap kualitas tidur pada lansia dengan nilai p-value = 0,000  ( ? < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh aroma lavender terhadap kualitas tidur pada lansia. Diharapkan lansia dapat menjadikan aroma lavender sebagai program terapi dalam meningkatkan kualitas tidur
Asuhan Keperawatan pada Tn A. dengan Harga Diri Rendah Afnuhazi, Ridhyalla; Syafyu Sari, Febria
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v2i1.505

Abstract

Harga diri rendah merupakan perasaan tidak berharga, tidak berarti, rendah diri, yang menjadikan evaluasi negatif terhadap diri sendiri dan kemampuan diri. Tujuan adalah mampu  menerapkan asuhan keperawatan jiwa pada Tn. A dengan masalah harga diri rendah di ruangan Cendrawasih RSJ Prof. HB Sa’anin Padang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi dengan memfokuskan pada penerapan strategi pelaksanaan (SP) HDR. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 7 hari pada Tn. A sesuai rencana tindakan keperawatan didapatkan pasien dapat membina hubungan saling percaya, mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien, dan dapat melakukan kegiatan yang dipilih serta mampu berinteraksi dengan lingkungan. Hasil dari laporan intervensi dihentikan pada SP ke 4, karena Tn.A sudah mengerti dan  melakukan kegiatan yang telah diajarkan penulis pada Tn. A dengan harga diri rendah. Saran untuk keluarga diharapkan dapat mengupayakan untuk pengobatan pasien agar tidak putus obat dan memberikan dukungan sehingga pasien merasa mendapatkan dukungan yang dapat menghindarkan kambuhnya gangguan jiwa pasien
Asuhan Keperawatan Pasien Stroke Tn.D Usia 75 Tahun Dengan Tindakan Keperawatan Range Of Motion (Rom) Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Kota Padang Panjang Amalia, Rosa Fitri; Handayani, Weni Lidya; Hendrawati, Hendrawati; Afnuhazi, Ridhyalla; Ramaita, Ramaita
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7632

Abstract

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Berdasarkan data dari Puskesmas Gunung Kota Padang Panjang didapatkan Pasien yang mengalami stroke pada tahun 2024 adalah sebanyak 40 orang. Tujuan penulisan ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada Tn.D dengan Stroke di Sago yang meliputi pengkajian, intervensi, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi keperawatan dengan memfokuskan pada penerapan strategi pelaksanaan terapi fisik yaitu tindakan Range Of Motion (ROM). Asuhan Keperawatan dilakukan pada Tn.D dengan menggunakan metode wawancara dan observasi. Setelah dilakukan Asuhan keperawatan diagnosa keperawatan yang muncul pada Tn.D adalah gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskular, gangguan komunikasi verbal berhubungan dengan penurunan sirkulasi serebral, defisit perawatan diri berhubungan dengan gangguan muskuloskeletal, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Berdasarkan hasil pengkajian yang telah dilakukan pada Tn.D setelah diberikan tindakan Range Of Motion (ROM) selama 4 hari didapatkan hasil evaluasi yang disimpulkan bahwa pada Tn. D masalah yang timbul sudah mulai teratasi. Diharapkan Tn.D atau keluarga agar lebih disiplin lagi dalam menerapkan intervensi yang telah penulis edukasikan sehingga dapat meminimalkan berkembangnya angka kejadian dan resiko yang mungkin terjadi dan mempertimbangkan berbagai masalah fisik maupun psikososial yang akan dihadapi oleh pasien.Kata kunci           : Asuhan Keperawatan, Stroke, Range Of Motion (ROM)