Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT AMBUN SURI RSUD DR. ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI Ridhyalla Afnuhazi
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 8 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v8i1.110

Abstract

The nurse has some characteristics which demand high workload and pressure. With this ability, individuals will be better able to overcome various problems that arise during the process towards adults so that they will be better able to overcome emotional challenges in modern life that are increasingly complex. Data NIOSH show 98% the nursing profession is very high risk of stres. The purpose the study was to determine the relationship between emosional intelligence and the work stres of nurses. This study use the Quasi eksperiment design with Total Sampling Method. The sample in this study were 83 respondents. This research was conducted in Inward Dr. Achmad Mochtar Hospital Bukittinggi. The statistical test used is Chi-Square. The result of statistical test showed a significant between the relationship between emosional intelligence and the work stres of nurses with p-Value = 0,000 (α ≤ 0,05). Based of the finding, it is expected that those who have nurse profession will intensively improve their emotional intelligence so that they will have lower of work stres.
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn.D Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Nari, Nindya; Sari, Dwi Happy Anggia; Yuderna, Vivi; Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.253

Abstract

Resiko Perilaku Kekerasan merupakan respon marah yang dapat ditimbulkan dan dapat mencederai diri, orang lain dan lingkungan. Kementrian Kesehatan (2020) mencatat, ada sebanyak 277 ribu kasus kesehatan jiwa di Indonesia. Salah satu gejala dari resiko perilaku kekerasan yaitu sikap yang menunjukkan dapat membahayakan dirinya maupun orang lain. Tujuan melakukan penelitian ini yaitu mampu melakukan Asuhan Keperawatan Jiwa pada pasien Resiko Perilaku Kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Prof.HB Sa’anin Padang Tahun 2024. Sampel pada kasus, asuhan keperawatan pada Tn.D sejak tanggal 26 februari 2024 kegiatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Dalam penyusunan intervensi keperawatan, peneliti menggunakan rencana keperawatan yang telah disusun dalam bentuk SP. Manfaat dilakukan asuhan keperawatan jiwa ini agar pasien mampu untuk mengontrol emosi serta marah yang berhubungan dengan resiko perilaku kekerasan.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.T Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Rittu Almeida, Rittu Almeida; Afnuhazi, Ridhyalla; Miswarti; Yuderna, Vivi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i1.261

Abstract

Resiko Perilaku Kekerasan merupakan suatu keadaan seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik maupun verbal baik terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, bentuk perilaku kekerasan yang dilakukan bisa amuk, bermusuhan yang berpotensi melukai, merusak baik fisik maupun kata-kata (Kio, et al, 2020). Data WHO (2022), terdapat 300 juta orang mengalami skizofrenia. Berdasarkan data dari Riskesdas (2018), di dapatkan hasil prevelensi gangguan jiwa mencapai 7% dari 1000 orang. Data yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Kota Padang (2019) bahwa kunjungan rawat jalan RSJ sebanyak 44.246 orang, kunjungan rawat inap sebanyak 119.338 orang. Tujuan penelitian ini yaitu mampu memberikan Asuhan Keperawatan Jiwa Pada pasien dengan Resiko Perilaku Kekerasan. Penelitian dilakukan di Wisma Teratai RSJ Prof HB Saa’nin Padang. Penelitian dilakukan di bulan Februari - April 2024 dimana pelaksanaan Asuhan Keperawatan dilakukan selama 10 hari, pengkajian didapatkan masalah keperawatan yakni resiko perilaku kekerasan, harga diri rendah dan defisit perawat diri. Dilakukan implementasi selama 9 hari hasilnya kearah yang baik seperti dapat mengontrol resiko perilaku kekerasan serta mampu mengontrol emosinya.
EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA ANAK DI KELURAHAN INDARUNG PADANG Syafwan, Metha Kemala Rahayu; Miswarti, Miswarti; Afnuhazi, Ridhyalla
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Edisi 2 Oktober 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i1.2701

Abstract

Diarrhea is still a major problem that causes death in toddlers. The role of mothers is very important in preventing diarrhea. Mothers' knowledge about diarrhea can affect how mothers handle diarrhea at home. The better the mother's knowledge, the better the mother's way of handling diarrhea, so that mothers can reduce the incidence of diarrhea in toddlers in the future. The purpose of this Community Service is to increase mothers' knowledge about preventing diarrhea in children in Indarung Village, Padang City. Health education uses lecture methods, questions and answers and hand washing practices. Knowledge evaluation by measuring pre-test and post-test knowledge after education. The results of the education showed an increase in mothers' knowledge about preventing diarrhea in children after being given education, knowledge in the sufficient category from 52.4% to 76.2%, and good knowledge increased to 38.1% from 14.3% before being given education. The conclusion is that there is an increase in mothers' knowledge about preventing diarrhea in children after being given health education. It is necessary to carry out continuous health education to the community in order to reduce cases of diarrhea in childrenKeywords: Children, Diarrhea, Education, Prevention
Penyuluhan Pembuatan Serundeng Pisang Di Jorong Mudiak Palupuah, Kab Agam Sumatera Barat Ahrani, Afifa; Aidil Fitra, Aldi; Nabila Khaira, Annisa; Hasibuan, Anirahmadani; Mustaqim, Arrafi; Devani, Jessica; Sausana Saffanah, Nabillah; Salda Annefa, Putri; Irwanda, Yulia; Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v4i5.799

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik pembuatan serundeng pisang sebagai salah satu diversifikasi produk berbasis pisang kepada masyarakat di Jorong Mudiak Palupuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Metode penyuluhan melibatkan demonstrasi langsung, diskusi kelompok, dan pendampingan dalam praktek pembuatan serundeng pisang. Masyarakat sangat antusias dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diberikan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah pisang menjadi produk bernilai ekonomis dan membantu warga untuk membuka lahan bisnis.
Terapi Musik Klasik Terhadap Depresi Lansia sari, febria syafyu; Afnuhazi, Ridhyalla; Anwar, Bobby Arfhan
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2935

Abstract

Depresi merupakan masalah psikologis yang paling banyak di alami oleh para lansia. Depresi pada lansia dapat disebabkan oleh banyak hal misalnya kehidupan ekonomi terkena depresi, penyakit ini dapat dialami oleh semua orang tanpa membedakan gender, status sosial, ras, suku, bangsa. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap depresi pada lansia. Penelitian ini merupakan Pre Eksperimental design dengan menggunakan metode penelitian one group pretest – postest design. Lokasi penelitian di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu pada tahun 2021. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling dan jumlah responden yang memenuhi kriteria sebanyak 21 orang. Uji statistik yang digunakan adalah paired samples t-test. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara terapi musik klasik terhadap depresi pada lansia dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini setelah dilakukan penelitian maka disimpulkan bahwa dengan diberikan terapi musik klasik kepad lansia dapat menurunkan tingkat depresi. Diharapkan lansia dapat menjadikan terapi musik klasik sebagai program terapi dalam menurunkan depresi yang dialami.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR KELAS VI SDN 20 INDARUNG PADANG Rahayu Syafwan, Metha Kemala; Miswarti, Miswarti; Afnuhazi, Ridhyalla
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2890

Abstract

Hasil belajar merupakan kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar.Hasil belajar pada anak usia sekolah mempengaruhi kualitas siswa, untuk menciptakan SDMyang berkompeten dan berkualitas. Berdasarkan data dinas pendidikan Kota Padang lulusanSDN 20 Indarung Padang didapatkan sebagian kecil yang dapat diterima di sekolah lanjutanfavorit. Siswa memiliki nilai dengan rentang nilai (rata-rata 75-85). Tujuan penelitian yaituuntuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa kelas VI SDN 20Indarung Padang Tahun 2024. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan desain crosssectional study dilaksanakan di SDN 20 Indarung Padang pada bulan Februari-September 2024.Populasi adalah siswa kelas VI SDN 20 Indarung Padang, sampel berjumlah 58 siswa.Langkah-langkah dalam pengolahan data yaitu editing, coding, entry dan cleaning. Analisa dataunivariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji-square dengan tingkatkepercayaan 95%. Hasil penelitian 44,8% siswa kelas VI dengan hasil belajar baik, 60,3%dengan pola asuh demokratis, 56,9% dengan orang tua yang tidak bekerja, 56,9% denganlingkungan keluarga yang baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh denganhasil belajar (nilai p=0,000), status pekerjaan dengan hasil belajar (nilai p=0,001), dan tidakada hubungan antara lingkungan keluarga dengan hasil belajar (nilai p = 0,265).Melalui kepala sekolah, agar guru dapat menjalin hubungan dengan keluarga siswa sehinggadapat bekerja sama dalam mengatasi masalah yang bersangkutan dengan hasil belajar siswauntuk dicarikan solusinya. Peneliti selanjutnya dapat menjadikan dasar penelitian ini dalammelakukan penelitian selanjutnya terkait hasil belajar siswa dan mengatasi masalah belajardengan metode yang berbeda.Kata Kunci : hasil belajar, pola asuh, status pekerjaan, lingkungan keluarga
Accidental Sampling Study on Quality of Life for Diabetes Mellitus Patients and Family Support System Afnuhazi, Ridhyalla; Hendrawati, Hendrawati; Ahsan, Ahsan; Putri Andayani, Rifka; Purnamasari, Devi
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 22 No. 1 (2021): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.412 KB) | DOI: 10.24036/eksakta/vol22-iss1/260

Abstract

Family support is a major factor in maintaining metabolic control that will affect quality of life. The research objective was to determine the relationship between family support and quality of life for people with diabetes mellitus. This research is a cross sectional study using the Accidental Sampling method. It was conducted at the Puskesmas Kebun Sikolos with a total of 90 respondents. The statistical test used was chi-square. The results of statistical tests showed a relationship between family support and quality of life for people with diabetes mellitus with a value of p = 0.000 (<α0.05). So it can be concluded that there is a relationship between family support and quality of life for people with diabetes mellitus.
PEMBENTUKAN PROGRAM USAHA KESEHATAN JIWA SEKOLAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN PSIKOLOGIS REMAJA Ramaita Ramaita; Putri Sukma Deri; Triyana Harlia Putri; Milya Novera; Bunga Permata Wenny; Reska Handayani; Ridhyalla Afnuhazi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28222

Abstract

Abstrak: Gangguan Kesehatan jiwa merupakan penyebab utama kecacatan generasi muda diseluruh dunia. Secara global dilaporkan hampir 15% remaja usia 10-19 tahun mengalami gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu perlunya keterlibatan sekolah dalam upaya penanganan kesehatan jiwa remaja dengan mengembangkan usaha kesehatan jiwa. UKS Jiwa adalah segala usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan jiwa warga sekolah. Kegiatan ini bertujuan membentuk program UKS jiwa di sekolah, melatih penggunaan buku petunjuk pelaksanaan program kesehatan jiwa, dan meningkatkan pengetahuan guru-guru tentang masalah psikologis pada remaja sehingga kedepannya guru-guru dapat mengenalkan tentang pentingnya kesehatan jiwa kepada warga sekolah sehingga dapat meningkatkan, memelihara, dan mempertahankan kesehatan jiwa sedini mungkin. Pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SMP 4 VII Koto Sungai Sariak. Sasaran utama adalah guru kesiswaan, guru Pembina UKS Jiwa, dan seluruh guru disekolah yang berjumlah 32 orang. Metode kegiatan dengan membentuk UKS jiwa, membuat Buku Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Program Kesehatan Jiwa, membentuk struktur organisasi UKS Jiwa serta memberikan penyuluhan tentang masalah psikologis remaja. Evaluasi kegiatan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test dengan 30 pertanyaan. Setelah diberikan Pendidikan kesehatan sebagian besar pengetahuan guru-guru mengalami peningkatan, dengan rata-rata nilai sebelum dilakukan intervensi adalah 55,7 dan rata-rata nilai setelah dilakukan intervensi meningkat menjadi 87,9.Abstract: Mental health disorders are the leading cause of disability in young people worldwide. Globally, it is reported that almost 15% of adolescents aged 10-19 years experience mental health disorders. Therefore, it is necessary for schools to be involved in efforts to address adolescent mental health by developing mental health efforts. UKS Jiwa is all efforts made to improve the mental health of school residents. This activity aims to form a UKS jiwa program in schools, train the use of mental health program implementation manuals, and increase teachers' knowledge about psychological problems in adolescents so that in the future teachers can introduce the importance of mental health to school residents so that they can improve, maintain, and maintain mental health as early as possible. The implementation of this community service was carried out at SMP 4 VII Koto Sungai Sariak. The main targets are student teachers, UKS Jiwa mentor teachers, and all teachers in the school totaling 32 people. The method of activity is to form a UKS jiwa, create a Mental Health Program Implementation Manual (Juklak), form a UKS Jiwa organizational structure and provide counseling on adolescent psychological problems. Evaluation of activities using pre-test and post-test questionnaires with 30 questions. After being given health education, most of the teachers' knowledge increased, with an average value before the intervention being 55.7 and an average value after the intervention increasing to 87.9.
Studi Kasus : Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn.K Dengan Isolasi Sosial Nabila, Maftu; Miswarti; Afnuhazi, Ridhyalla; Eni, Rosmi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v3i2.203

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan distorsi dalam berfikir, persepsi, emosi, bahasa, konsep diri dan perilaku. Sebagian besar dari gejala negatif pasien dengan skizofrenia dapat berupa isolasi sosial. Isolasi sosial merupakan suatu kondisi dimana individu terjadi penurunan interaksi atau bahkan tidak dapat berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas,2018) prevelensi gangguan jiwa di indonesia sumatera barat berada diurutan keempat yaitu sebanyak 9,1%. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn K Dengan Isolasi Sosial Diagnosa Medis Skizofrenia di Wisma Nuri RSJ Prof HB Saanin Padang Tahun 2024. Metode yang digunakan yaitu dengan studi kasus yang meliputi pengkajian, diagosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan diruangan Nuri dimana diruang tersebut ada dua orang pasien isolasi sosial dan Tn K dipilih sebagai pasien kelolaan karena pasien memiliki hampir semua tanda gejala isolasi sosial. Beberapa diagnosa keperawatan yang muncul yaitu isolasi sosial, harga diri rendah, halusinasi, dan defisit perawatan diri. Guna mengatasi masalah keperawatan yang timbul, diberikan tindakan keperawatan menggunakan strategi pelaksana. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pasien mampu berkenalan jika di bantu oleh perawat. Kesimpulan dari penanganan isolasi sosial yang tetap diperlukan adalah pendekatan dan tercipta hubungan saling percaya. Dan diharapkan perawat diruang nuri dapat memperhatikan komunikasi dengan pasien sehingga hasil asuhan keperawatan lebih optimal.