Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V MIS DARUL ULUM SAYAN Sriyani, Lilis; Ramdani, Deden; Tandililing, Edy
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aimed to describe whether the media beamed images can improve narrative writing skills in class V MIS Darul Uloom District Sayan, to describe the quality of teaching writing using media images beamed to the students of class V SD Mis Darul Ulum Sayan. The research method is descriptive method, the nature of qualitative research. In preliminary observations of learning activity student percentage was only 20% and the class average 39.90. In the first cycle increased to 50% and the average grade 64.30. In the second cycle learning activities student to 80% and the class average with 74.10. This shows that the use of media beamed images can improve narrative writing skills in class V MIS Darul Uloom Sayan because after using the Media Image beamed an increase in students' learning activities and learning outcomes of students were also more improved than before. Keywords: Media Image beamed , Narrative Writing Skills Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah dengan menggunakan media gambar berseri dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi pada siswa kelas V MIS Darul Ulum Kecamatan Sayan, untuk mendeskripsikan kualitas hasil pembelajaran menulis menggunakan media gambar berseri pada siswa kelas V SD Mis Darul Ulum Sayan. Metode penelitian yaitu metode deskriptif, sifat penelitian kualitatif. Pada observasi awal persentase aktivitas belajar siswa hanya 20% dan nilai rata-rata kelasnya 39,90. Pada siklus I meningkat menjadi 50% dan nilai rata-rata kelas 64,30. Pada siklus II meningkat aktivitas belajar siswa menjadi 80% dan rata-rata kelas dengan 74,10. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan media gambar berseri dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi pada siswa kelas V MIS Darul Ulum Sayan karena setelah menggunakan media tersebut terlihat adanya peningkatan pada aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa juga lebih meningkat dari sebelumnya. Kata Kunci : Media Gambar Berseri, Keterampilan Menulis Narasi
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMAHAMI BACAAN MENGGUNAKAN METODE KWL PADA SISWA KELAS XI IPS Lipa, Rakil; ., Abdussamad; Ramdani, Deden
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran peningkatan keterampilan memahami bacaan menggunakan metode KWL (Know-Want to know-Learned) pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas XI IPS 1 sebanyak 44 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa pada pretest 65,00%. Hasil memahami bacaan menggunakan metode KWL pada siklus I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 70,11%. Sedangkan, pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 78,40%. Berdasarkan data hasil memahami bacaan dari siklus I kesiklus II juga mengalami peningkatan.   Kata kunci : Memahami Bacaan, Metode KWL. Abstract: This research aims to describe the process and learning outcomes increase reading comprehension skills using KWL (Know-Want to know-Learned) method in class XI IPS 1 High School of St. Francis of Assisi Pontianak. This is a source of research data subjects Indonesian teachers and students of class XI IPS 1 as many as 44 people. The results of data analysis showed that the average value of student learning outcomes in pretest 65.00%. The results of reading comprehension using KWL method in the first cycle increased with an average value of 70.11%. Whereas, in the second cycle obtain an average value of 78.40%. Based on outcome data to understand the reading of the first cycle kesiklus II also increased.   Keywords: Reading Understanding, KWL method.  
PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA MELAUI PENGGUNAAN MEDIA LANGSUNG DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PENGURANGAN DUA BILANGAN DI KELAS II SDN 03 KARANGAN PURUN KABUPATEN MELAWI F34210277, Hoden; Ramdani, Deden; Tandililing, Edy
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study used a qualitative approach to the design of classroom action research. The design of this study include preliminary studies, planning, action, observation, and reflection. Preliminary studies conducted in learning about reducing two numbers by borrowing in class II SDN 03 Authorship Purun, to obtain early reflections. Planning phase implemented by designing action procedures, determine the source of the data, determine the material acts, and determine the form of action observation. Phase implementation is done collaboratively between researchers with observer. Reflections conducted at the end of each lesson or meeting on each cycle. This study aims to improve student learning outcomes in the material reduction of two numbers by borrowing through direct instructional model. Form of research was classroom action research. The study consisted of 2 cycles with stages of planning, action, observation and reflection. Subjects of this study consisted of 8 students at SDN 03 Authorship Purun, virgin collection through observation and qualitative data sheets of test results are given before the pretest study on the reduction of the first cycle by borrowing two numbers is 76.87. While the average value of the second cycle was 83.75. The test results show that there is a direct instructional model improved student learning outcomes by 6.88%. Direct instructional model used by teachers in learning better. Abstrak : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Studi pendahuluan dilakukan dalam pembelajaran tentang pengurangan dua bilangan dengan cara meminjam di kelas II SDN 03 Karangan Purun, untuk memperoleh refleksi awal. Tahap perencanaan dilaksanakan dengan merancang prosedur tindakan, menentukan sumber data, menentukan bahan tindakan, dan menentukan bentuk pengamatan tindakan. Tahap pelaksanaan dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan observer. Refleksi dilakukan pada setiap akhir pembelajaran atau pertemuan pada setiap siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pengurangan dua bilangan dengan cara meminjam melalui model pembelajaran langsung. Bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 8 orang siswa di SDN 03 Karangan Purun, pengumpulan data ini melalui lembar observasi dan data kualitatif berupa hasil tes yang diberikan sebelum pretes pembelajaran siklus I pada pengurangan dua bilangan dengan cara meminjam adalah 76,87. Sedangkan nilai rata-rata siklus II adalah 83,75. Hasil tes menunjukkan bahwa model pembelajaran langsung terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 6,88%. Model pembelajaran langsung digunakan guru dalam pembelajaran lebih baik. Kata Kunci : Model Pembelajaran Langsung, Teknik Menyimpan, Hasil Belajar.
MAKNA SIMBOL PROPERTI PADA SAJIAN TARI PINGAN SUKU DAYAK MUALANG DESA MENAWAI TEKAM Agustina, Paula; Istiandini, Winda; Ramdani, Deden
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v12i7.67434

Abstract

This research is motivated to know about the meaning of the symbol of property on the dish dance Pingan Dayak tribe Mualang Village Menawai Tekam Sekadau District. The method used is descriptive method with qualitative form and using approach of ethnokoreologi, with source data of John Roberto Panurian, Lusi, Gansi who know about the symbol of property at dish Pingan dance. Data obtained from observation, interview, and documentation. Pingan dance is a dance that created as legitimation (validation) of a person for his ability to complete martial arts / martial arts learned to fight against the enemy. The first property is Pingan which symbolizes the offering of public gratitude to Petara (God) has the meaning as an inspiration medium to build the relationship between man and God. Pingan is not only used as a mere aesthetic tool but rather the fulfillment of the pleasures of the human senses and soul. The second property of Tincin which became the symbol of sound has the meaning as the delivery of human soul to Petara (God). This has the meaning that sound represents human language which is not conveyed directly through words or utterances