Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keistimewaan pembelajaran ilmu Naḥwu dengan menggunakan metode istiqrâ’iyah pada kelas II KMI sehingga para santri/wati dapat memahami dengan mudah dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa gambaran keistimewaan metode istiqrâ’iyah terhadap pembelajaran ilmu naḥwu di kelas II KMI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran naḥwu di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan disajikan dalam bentuk metode Istiqrâ’iyah, yang menuntut setiap santri memberikan contoh-contoh terlebih dahulu sebagai bahan yang akan mereka diskusikan bersama guru. Diskusi dilakukan dengan menganalisis, merumuskan kaidah nahwiyah, melakukan latihan untuk menguji pemahaman dan penguasaan ilmu dengan baik. Dengan begitu, tergambarkan pentingnya penggunaan metode istiqra’iyah di dalam menyampaikan materi pelajaran naḥwu karena menggabungkan antara dimensi teoritis nahwu itu sendiri dan praktis dalam komunikasi santri dengan guru dan santri lainnya.