Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI PETANI TERHADAP RISIKO PRODUKSI PADI SAWAH DI KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLITOLI Nurliana, Nurliana; Abd Rauf, Rustam; Sisfahyuni, Sisfahyuni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2198

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana persepsi petani terhadap risiko produksi pada usahatani padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Mengetahui strategi yang dilakukan oleh petani dalam menangani risiko produksi padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dampal SelatanKabupaten Tolitoli. Penentuan lokasi ini dipilih secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Tolitoli yang masyarakatnya berusahatani padi sawah. Pertimbangan lain yang dijadikan sebagai acuan yaitu usahatani padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan mengalami adanya indikasi risiko produksi, salah satunya adalah organisme pengganggu tanaman dan faktor cuaca . Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei sampai dengan Bulan Juni 2021. Penentuan responden pada penelitian ini dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (simple random sampling), dimana yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah kelompok tani yang komoditasnya utamanya adalah padi sawah yang ada di Kecamatan Dampal Selatan. Penelitian ini menggunakan data yang bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara langsung kepada petani di lapangan dengan menggunakan daftar pertanyaan (Questionaire) terhadap responden yaitu responden petani padi. Data sekunder diperoleh dari berbagai instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian ini dan berbagai literatur lainnya. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka peneliti ini menyimpulkan bahwa risiko produksi yang dihadapi oleh petani padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli bersumber dari berbagai aspek diantaranya perubahan cuaca dan iklim, serangan hama, kelangkaan pupuk bersubsidi, dan permasalahan sistem irigasi. Persepsi petani terhadap risiko produksi padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli memiliki rata-rata total skor 144 yang berada pada rentang skala 113 – 147, yang artinya persepsi petani terhadap risiko produksi adalah cukup buruk. Hal ini menandakan bahwa petani menganggap bahwa risiko produksi yang terjadi di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli merupakan suatu kejadian yang cukup mengganggu jalannya usahatani padi sawah. Namun demikian masih ada sebagian risiko bisa dicegah dan diatasi seperti kelangkaan pupuk dan pengairan. Cara yang dipilih oleh petani dalam menghadapi risiko; 1) sebelum melakukan usahatani padi sawah, petani membuat persiapan seperti mempersiapkan segala faktor penunjang produksi usahatani padi seperti pengolahan lahan, dan perawatan saluran irigasi, 2) saat masa produksi apabila terserang hama dan penyakit petani lebih banyak memilih untuk membasmi hama dengan menggunakan pestisida dan memanfaatkan ekosistem yang ada di sawah, dan 3) setelah mengalami risiko, petani tetap melakukan/menyelesaikan usahataninya walaupun produksi padi tidak sesuai dengan yang diharapkan.
FACTORS AFFECTING COCOA PRODUCTION IN BOBO VILLAGE, PALOLO DISTRICT, SIGI REGENCY Asri, Nur; Antara, Made; Rauf, Rustam Abd
AGROLAND The Agricultural Sciences Journal (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agroland.v11i2.2340

Abstract

The plantation commodity that is currently being intensively cultivated again by the people of Central Sulawesi is cocoa plants because the price continues to soar and its trade cannot be separated from government policies such as subsidies and Government Assistance Programs.. The purpose of this study was to determine the influence of production factors, the number of productive plants, labor, use of NPK fertilizer, labor input, age of plants, farming experience and government assistance on cocoa production in Bobo Village, and to determine the extent of the success rate of increasing cocoa production through government assistance programs in Bobo Village.. Respondents in this study amounted to 60 cocoa farmers who received assistance and those who did not receive assistance, where in determining the respondents was done by census method and Simple Random Sampling Method and to achieve the objectives of this study the analysis method used was Cobb-Douglass function analysis. The results of this study show that based on the t-test and F-test There is a significant relationship between all independent variables and cocoa production, and there is a difference in cocoa production between farmers receiving assistance and farmers who do not receive government assistance.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA UNU KECAMATAN BULAGI SELATAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Sambaulu, Ella Sehlina; Rauf, Rustam Abdul; Sulmi, Sulmi
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i1.2522

Abstract

Cabai rawit adalah komoditi hortikultura yang populer dikalangan masayrakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana variabel bebas memengaruhi variabel tidak bebas untuk produksi cabai rawit di Desa Unu. Metode yang digunakan dalam penentuan responden yaitu metode sensus, jumlah responden yang yang diwawancarai yaitu 30 orang. Hasil analisis Cobb-Douglas menunjukkan bahwa Fhitung = 513,227 > Ftabel = 2,69 pada α = 5% dengan nilai signifikan 0,000 yang menunjukkan penolakan hipotesis nol, yang artinya variabel bebas secara bersama-sama memengaruhi produksi cabai rawit di Desa Unu, untuk uji t, terdapat tiga variabel yang secara signifikan mempengaruhi produksi, yaitu variabel X1, X2 dan X3. Sedangkan untuk variabel X4 tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.
ANALISIS PEMASARAN CABAI RAWIT DI DESA BURANGA KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Isnaini, Nur; Rauf, Rustam Abd; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i2.2641

Abstract

Riset ini dimaksudkan untuk memahami : 1) jalur distribusi, 2) keuntungan distribusi, 3) bagian pendapatan petani dan 4) keefektifan dalam distribusi cabai rawit Desa Buranga Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. Responden petani pada riset ditentukan melalui metode sensus, yaitu dengan melibatkan seluruh populasi yang meliputi 28 orang pihak, 1 distributor pengepul, 2 pedagang eceran, serta 2 pihak konsumen. Adapun capaian riset memperlihatkan adanya 2 jalur distribusi pada Desa Buranga Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. Desa Buranga memiliki margin pemasaran cabai rawit di jalur distibutor pertama mencapai 5.000 per kilogram, sementara di jalur distribusi kedua sebanyak 7.000 per kilogram. Persentase biaya diterima untuk hasil pemasaran cabai rawit jalur pertama adalah 90,00%, adapun untuk distribusi kedua sebanyak 83,33%. Tingkat keefektifan distribusi cabai rawit untuk Desa Buranga tercatat sebesar 0,63% untuk saluran pertama dan 1,51% untuk saluran kedua.
ANALISIS DAMPAK PELAKSANAAN KEGIATAN EVENT TERHADAP PENDAPATAN PELAKU USAHA DI KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROVINSI SULAWESI TENGAH INDONESIA Adam, Rosida P; Zainuddin, Fatlina; Husnah, Husnah; Asngadi, Asngadi; Rauf, Rustam Abd
SEGMEN: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 20, No 2 (2024): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v20i2.9131

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis dampak pelaksanaan kegiatan event terhadap pendapatan pelaku usaha selama kegiatan event berlangsung Di Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan event telah 4 (empat) kali dilakukan, tahun 2022 tiga agenda nasional yakni (1) Word Food Day (Hari Pangan Nasional), (2) Harkanas (Hari Ikan Nasional), dan (3) event internasional Equator Run 10 K.Metode penelitian ini dikategorikan penelitian kuantitatif dan selanjutnya dilakukan analisis data dengan metode regresi liner berganda. Metode survey dilakukan sebanyak 59 sampel pelaku usaha. Tteknik penarikan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan: (1) Besarnya koefisien korelasi (R) antara event, lama usaha, pendidikan, tenaga kerja dan modal yangdigunakan sangat kuat yaitu 0,904. (2) Variabel event, lama usaha, pendidikan, tenaga kerja dan modal memberikan dampak yang sifnifikan terhadap pencapaian pendapatan UMKM di Kabupaten Parigi Moutong dengan nilai F hitung sebesar 96,759; pada taraf sifnifikansi 0,000. (3) Dari lima factor penentu capaian pendapatan UMKM, yakni pelaksanaan event adalah factor dominan dengan nilai koefisien 2.438.984,2. (4) Pendapatan UMKM meningkat + 70 % dengan adanya event (tanpa event Rp. 4.021.398,3 meningkat menjadi sebesar Rp.6.831.525,4, dengan adanya event). (5) Besarnya produksi dengan adanya event adalah 101,9, sedangkan tanpa event adalah 44,6. (6) Tingkat hunian hotel dengan adanya event sebanyak 8 kamar (Full), tanpa event sebanyak 5 kamar (7) Kebutuhan dana UMKM dengan adanya event sebesar Rp.2.243.694, kemudian tanpa adanya event sebesar Rp.1.771.169. (8) Kebutuhan tenaga kerja saat event adalah 5 orang, sedangkan tanpa event adalah 4 orang. (9) Jumlah kunjungan dengan adanya event per jenis usaha sebanyak 41,8 pengunjung dan tanpa event per jenis usaha sebanyak 14,4 pengunjung.
ANALISIS NILAI TAMBAH SINGKONG MENJADI KERIPIK SINGKONG BALADO PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PASUNDAN DI KOTA PALU Talalo, Ervina Yulita; Rauf, Rustam Abd; Alamsyar, Al
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang dihasilkan setelah pengolahan singkong menjadi keripik singkong pada industri rumah tangga pasundan. Penelitian ini dilakukan pada industri rumah tangga pasundan di Kota Palu, Responden yang dipilih yaitu 1 orang pimpinan perusahaan, 2 karyawan bagian produksian 1 orang bagian pemasaran yang secara aktif melakukan pengolahan keripik singkong. Data dalam penelitian ini terdiri atas dara primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis metode Hayami. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka di peroleh kesimpulan produksi keripik singkong pada industri rumah tangga pasundan selama bulan september tahun 2022 menggunakan 80 kg bahan baku singkong dan menghasilkan 50 kg keripik singkong. Dengan harga Rp. 65.000 per kg, hasil produksi kemudian dikemas dalam kemasan 150gram dan dijual dengan harga Rp. 10.000 untuk setiap bungkusnya. Besarnya pendapatan yang diperoleh oleh industri rumah tangga pasundan sebesar Rp 294.202 dan nilai tambah yang diperoleh dari hasil olahan keripik singkong sebesar Rp 30.375/kg untuk setiap 1 kg keripik singkong yang di produksi dengan keuntungan sebesar Rp 17.875/kg dan tingkat keuntungan 58%. Hal tersebut menunjukan bahwa pengolahan singkong menjadi keripik singkong memiliki nilai tambah yang tinggi.
ANALISIS NILAI TAMBAH KELAPA MENJADI KOPRA DI DESA ALINDAU KECAMATAN SINDUE TOBATA KABUPATEN DONGGALA Febrianti, Debi; Rauf, Rustam Abd; A. Laihi, Moh Alfit
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2258

Abstract

Buah kelapa merupakan bagian yang paling bernilai ekonomis, karena buah kelapa dapat menambah produk kelapa pada berbagai macam produk olahan seperti minyak kelapa, gula kelapa, dan daging buah kelapa yang berwarna putih dan keras dapat diambil dan dikeringkan hingga menjadi produk yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi dan menjadi komoditi dagang yang bernama kopra, namun permasalahan yang sering dihadapi para petani kelapa adalah kelebihan stok kopra dipasaran yang menjadi penyebab turunnya harga kopra karena produksi kopra di kalangan petani meningkat, dimana produksi yang melimpah berdampak pada kopra. terhadap penurunan harga kopra sehingga menyebabkan fluktuasi harga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai tambah yang diperoleh petani dari pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Analisis data yang digunakan adalah analisis nilai tambah metode hayami yang merupakan metode yang baik dan dapat digunakan untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh pelaku rantai pasok untuk menentukan nilai output dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan keuntungan yang diterima petani kelapa Desa Alindau dalam satu kali panen/triwulan sebesar Rp469,16/kg, koefisien tenaga kerja sebesar 0,002 dan rasio nilai tambah sebesar 0,39%. Pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Alindau memberikan nilai tambah sebesar Rp 657,16 dan tingkat keuntungan yang diberikan sebesar 0,71%.
ANALISIS NILAI TAMBAH NILAM MENJADI MINYAK ATSIRI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PENYULINGAN NILAM DI DESA SIOYONG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Harma, Harma; Rauf, Rustam Abd; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2262

Abstract

Nilam adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang umumnya dimanfaatkan bagian daunnya untuk diekstraksi minyaknya. Harga yang terbilang bagus dan mudah dalam pembudidayaan membuat petani gencar menanam nilam. Industri rumah tangga penyulingan nilam Desa Sioyong merupakan salah satu industri yang memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai tambah yang dihasilkan dalam memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini dilaksanakan di desa Sioyong Kecamatan Dampelas pada Bulan Mei sampai Bulan Juli 2023. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan responden yaitu pimpinan industri penyulingan nilam dengan menggunakan daftar pertanyaan (quisioner) sedangkan data sekunder diperoleh dari instansiinstansi terkait dan literatur-literatur yang diperlukan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp.4.950, besarnya rasio nilai tambah sebesar 0,426%. Industri penyulingan nilam yang memproduksi minyak nilam memiliki nilai tambah, hal ini disebabkan oleh harga minyak nilam yang cukup tinggi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA SAMALILI KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Uliana, Uliana; Rauf, Rustam Abd; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2285

Abstract

Faktor-faktor produksi merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses produksi, jika salah satu faktor pruduksi tidak terpenuhi maka proses produksi berjalan kurang maksimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor-faktor yang memengaruhi produksi padi sawah berup luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phoska dan tenaga kerja terhadap produksi padi sawah di Desa Samalili Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 sampai Maret 2023, metode pengambilan sampel yang digunakana adalah sampel acak sederhana dengan responden 33 petani. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari observasi dan wawancara secara langsung menggunakan daftar pertanyaan berupa (Quisioner), sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang digunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phoska, dan tenaga kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah, hal ini ditunjukkan dengan niali R Squer 0,978 %. Secara parsial menunjukkan bahwa nilai koefisien yang dihasilkan setiap variabel yaitu luas lahan (X1) = 0,0335%, benih (X2) = 0,089% dan pupuk ure (X3) = 0,117% yang artinya berpengaruh terhadap produksi padi sawah sedangkan variabel pupuk phoska (X4) = 0,025% dan tenaga kerja (X5) = 0,013, berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Samalili Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala.
Faktor – faktor yang Memengaruhi Tingkat Adopsi Petani Terhadap Teknik Penanaman Pola Jajar Legowo pada Usahatani Padi Sawah di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Toana, Arditha Safitri; Abd Rauf, Rustam; Lamusa, Arifuddin
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i2.2220

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui berapa besar tingkat adopsi petani dan untuk menganalisis faktor - faktor (umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, luas lahan, dan partisipasi dalam penyuluhan) yang mempengaruhi tingkat adopsi petani terhadap teknik penanaman pola jajar legowo pada usahatani padi sawah di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru. Metode penelitian menggunakan survey dengan daftar pertanyaan. Responden adalah petani padi sawah yang mengikuti penyuluhan tentang pola tanam jajar legowo. Variabel dalam penelitian yaitu X1 usia (tahun), X2 tingkat pendidikan (tahun), X3 pengalaman berusahatani (tahun), X4 luas lahan (hektare), X5 partisipasi dalam kegiatan penyuluhan pertanian (kehadiran). Analisis yang digunakan analisis deskriptif dan analisis chi square. Hasil Penelitian menunjukkan tingkat adopsi masih rendah yaitu 41,5%. Adapun faktor - faktor yang memengaruhi tingkat adopsi adalah umur dan luas lahan. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan bahwa nilai p-value atau signifikan pada variabel Umur dan Luas lahan sebesar 0,009 dan 0,100 dengan memakai alpha sebesar 0,1 maka nilai p-value ≤ 0,1.
Co-Authors A N Tenriawaru A. Laihi, Moh Alfit Alamsyar, Al Alimuddin Laapo Alimudin Laapo Ambar Subekti Ambar Subekti Ambo Abd Kadir Pakanyamong Anak Agung Gede Sugianthara Andi Nuddin Ardianto Mokodongan Arfah, Siti Yuliaty Chansa Ari Widdodo Arief Daryanto Arief Daryanto Arifuddin Lamusa Ary Widdodo Asngadi Asngadi Asri, Nur Asriani Hasanuddin Astuti, Ade Irma Aulia Rahman Aulia Rakhman Christoporus Christoporus Christoporus Christoporus Christoporus, Christoporus D. S. Priyarsono D. S. Priyarsono Dafina Howara Damayanti , Lien dan Atik Andriana Dance Tangkesalu Dian Anggraeni Dian Anggraeni Dian Nurul Hikmah Dominicus Savio Priyarsono Effendy Effendy Effendy Effendy Effendy Effendy ERNY Erny Erny, Erny Febrianti, Debi Golar Golar Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hadayani Hardiyanti Sultan Harma, Harma Hartina Hartina Haryanto, Malan Hasanudin Hasan Hasriani Muis Hayatudin Hayatudin Hayatudin Hayatudin Hikmah, Dian Nurul Husnah Husnah Husnah Husnah Husnul Khatima Husnul Khatimah I Made Antara I Made Supartama I Nyoman Mertha Irsyad Fadhil Ismail Zen Jamaludin Abdi Purwanto Jamaludin Abdi Purwanto Ketut Widhana Lamusa, Arifudin Lien Damayanti Lien Damayanti Lien Damayanti Lien Damayanti Lisda Noer M H Jamil M. Alfit A. Laihi M. Fauzi, Disson M. Salam M.R. Yantu Made Antara Made Antara Made Antara Made Antara Made Antara Mahfudz Mahfudz Malan Haryanto Malik , Shintami R. Malik, Shintami Rouwelvia Marding Marding Marding Marding Marhawati Mappatoba Max Nur Alam Mohammad Ikhsan Diman Muh Fardhal Pratama Muh. Fahruddin Nurdin Muh. Safri HM Syarif Muhammad Basir Cyio Muhammad Randhika Muhardi Muhardi Mukhlis Mukhlis Mukhlis Musna Mohamad Nadila Anindita Novalina Serdiati Nur Isnaini, Nur NURLIANA NURLIANA Nursyafa’ah, Nursyafa’ah Nursyafa’ah Nursyafa’ah P. Adam, Fauziah Purwanto, Jamaludin Abdi Puspita Sari Radia N. Bonenehu Ratih Hildayani Rinawati R. Rosedi Rosedi Rosedi Rosedi Rosida Adam Rosida P. Adam Rosmiati Ati Saiful Darman Salingkat , Chitra A. Salingkat, Chitra A. Sambaulu, Ella Sehlina Samsul Bahri Sisfahyuni Sisfahyuni Siti Fatimah Siti Yulianty CA Sjafri Mangkuprawira Sri Yanti suardi suardi Suci Rohmawati Sudirman Daeng Massiri Sulaeman H. Sulmi Sulmi Sulmi, Sulmi Suparman Suparman Susianti N. Syahril Paingi Talalo, Ervina Yulita Toana, Arditha Safitri Uliana, Uliana Vera Yanti Rappa Wahida Wahida Widhana, Ketut Wira Hatmi Yulianti Kalaba Yulianti Kalaba Yurhaya Yurhaya Yusran Oghie Zainuddin, Fatlina