Claim Missing Document
Check
Articles

Keanekaragaman Jenis Paku (Pteridophyta) di Kawasan Air Terjun Parapa Taman Nasional Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Sarnan, Etry Melatry; Jamhari, Mohammad; Nurdin, Musdalifah; Rede, Amran
Journal of Biology Science and Education Vol. 11 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v11i1.3652

Abstract

Air terjun Parapa merupakan salah satu destinasi yang dapat dijadikan satu rangkaian kunjungan dari Kamarora atau sebelum ketelaga Tambing. Air terjun Parapa sangat unik karena terdiri dari 2 susun air terjun sekitar 50 meter dan juga air terjun ini masuk kedalam zonasi Taman Nasional Lore Lindu. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk menentukan keanekaragaman jenis paku (pteridophyta) dan membuat media pembelajaran dalam bentuk buku saku yang layak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Teknik pengambilan sample menggunakan plot sampling dengan ukuran 20 x 20 m dengan 8 plot sampling dilakukan dengan cara purposive atau penempatan plot sampling secara sengaja yang dianggap dapat mewakili lokasi penelitian. Perhitungan keanekaragaman tumbuhan paku menggunakan rumus keanekaragaman indeks Shannon Winers. Berdasarkan hasil penelitian indeks keanekaragaman (H’) H’ 1 ≤ H’ ≥ 3 sebesar 2,59 menunjukan keanekaragaman tumbuhan paku di Kawasan Air Terjun Parapa Taman Nasional Lore Lindu Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian yang didapatkan dijadikan sebagai media pembelajaran berupa buku saku setelah melalui validasi oleh 3 tim ahli/dosen dan 20 siswa penguji didapatkan nilai rata-rata persentasi 81,5% atau dikategorikan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
Kesulitan Belajar Siswa pada Penerapan Pembelajaran Online Mata Pelajaran Biologi Kelas X MIPA SMA Negeri 5 Palu Murniati, Murniati; Jamhari, Mohammad; Rede, Amran; Mawaddah, Hayyatun
Journal of Biology Science and Education Vol. 11 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v11i2.3911

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kesulitan belajar siswa pada penerapan pembelajaran online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa pada penerapan pembelajaran online mata pelajaran biologi kelas X MIPA SMA Negeri 5 Palu. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 5 Palu yang berjumlah 179 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu setiap kelas hanya diambil 10 orang siswa dengan jumlah keseluruhan sampel adalah 50 siswa. Hasil penelitian yang dikumpulkan melalui penyebaran angket lewat google form dan diolah dengan menggunakan bantuan uji SPSS Versi 25 diperoleh nilai sebesar 79,85 %, nilai tersebut termasuk kategori tinggi pada persentase rata-rata. Maka disimpulkan bahwa kesulitan belajar siswa pada penerapan pembelajaran online kelas X MIPA di SMA Negeri 5 palu termasuk kategori tinggi, dimana faktor eksternal seperti cara mengajar guru, kesulitan ekonomi, dan kurangnya bahan bacaan menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam kesulitan belajar siswa di era-pandemi COVID-19.
Pengaruh Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Biologi terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu Waginah, Nur; Rede, Amran; Masrianih, Masrianih
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i1.4138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh model PBL dalam pembelajaran biologi terhadap hasil belajar pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian semu (quasi eksperimental), dengan menggunakan desain posttest control grup design. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model PBL dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil belajar yang diperoleh siswa pada aspek kognitif dibuktikan dengan memberikan posttest di akhir pembelajaran dengan perolehan kelas eksperimen sebesar 79,30 dan kelas kontrol sebesar 74,53. Pada aspek afektif dan psikomotor dilakukan dengan menghitung persentase dari lembar observasi siswa. Pada aspek afektif kelas eksperimen sebesar 84,51 dan kelas kontrol sebesar 78,80. Pada aspek psikomotor kelas eksperimen sebesar 84,24 dan kelas kontrol sebesar 79,35. Berdasarkan analisis data diperoleh persentase nilai rata-rata hasil belajar siswa untuk kelas eksperimen yaitu sebesar 82 dan kelas kontrol yaitu sebesar 77. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Bolano Lambunu.
Identifikasi Faktor Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII pada Pembelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 01 Baras Rahmawati, Rahmawati; Rede, Amran; Kasim, Amiruddin
Journal of Biology Science and Education Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jbse.v12i1.4147

Abstract

Identifikasi kesulitan belajar marupakan penentuan kecenderungan dalam diri siswa untuk menjadi sama persis (identik) dengan siswa lainnya yang tidak mengalami kesulitan belajar. Menentukan gejalah-gejalah kesulitan belajar yang di alami siswa dalam proses belajar yang menimbulkan adanya hambatan-hambatan tertentu dalam mencapai tujuan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor kesulitan belajar siswa kelas VIII pada pembelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 01 Baras. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan angket kesulitan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kesulitan belajar siswa khususnya di SMP Negeri 01 Baras meliputi faktor internal dengan hasil persentase 18,48 % termasuk kategori kesulitan siswa sangat rendah, Sedangkan faktor eksternal dengan jumlah persentase 48,89 % termasuk kategori kesulitan siswa cukup rendah. Faktor kesulitan belajar Internal dan eksternal masing-masing mempunyai aspek terdapat pada Tabel 1. Akumulasi dari semua aspek memperoleh nilai rata-rata faktor kesulitan belajar sebesar 67,37 % termasuk kategori kesulitan belajar tinggi. Kesimpulan, siswa kelas VIII pada pembelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 01 Baras mengalami kesulitan belajar.