Claim Missing Document
Check
Articles

KOMPETENSI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KEPADA PEMUSTAKA Desy Selviana; Muhammad Nadjib; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5166

Abstract

Peningkatan layanan perpustakaan sangat tergantung pada kualitas SDM khususnya kompetensi komunikasi interpersonal pustakawan. Penelitian ini bertujuan mengkategorisasi dan mengetahui faktor-faktor yang menghambat kompetensi komunikasi interpersonal pustakawan dalam meningkatkan pelayanan kepada pemustaka. Pendekatan penelitian menggunakan mixed methods.  Penelitian dilaksanakan di Layanan Perpustakaan Umum, Badan Perpustakaan dan Arsip Dearah Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk mengetahui kompetensi komunikasi interpersonal pustakawan, digunakan seft assessment kompetensi komunikasi interpersonal Spitzberg & Cupach’s. Setiap informan (7 pustakawan) menilai komptensinya sendiri dan dinilaioleh 3 orang teman sejawat, serta 3 orang pemustaka. Hasil penilaian kompetensi komunikasi interpersonal kategori tinggi untuk penilaian diri, sedangkan penilaian dari teman sejawat dan pemustaka termasuk kategori rendah, karena (1) pustakawan keliru menafsirkan pesan atau perilaku pemustaka dan kurang peduli dengan perilaku komunikasinya sendiri sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan/keinginan pemustaka; (2) pustakawan mampu menafsirkan pesan atau perilaku pemustaka secara sadar.tetapi komunikasi kurang atau tidak effektif sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan/keinginan pemustaka. Faktor-faktor menghambat kompetensi komunikasi interpersonal, yaitu kurangnya kesadaran diri pustakawan; kurangnya pendidikan atau pelatihan komunikasi interpersonal bagi pustakawan; serta kurangnya kesadaran pustakawan akan perannya sebagai komunikator.
STRATEGI PROMOSI FILM ADA APA DENGAN CINTA 2 MELALUI MEDIA ONLINE Achmad Safeii Ma'arif; M. Iqbal Sultan; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui motif Miles Films memanfaatkan media online dalam mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2; (2) Untuk mengetahui strategi Miles Films dalam mempromosikan film  Ada Apa Dengan Cinta 2 melalui media online. Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar, dengan menggunakan ruang virtual berupa surat eletronik dan beberapa data yang didapatkan melalui jejaring sosial. Adapun metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitif. Informan dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian in adalah wawancara, observasi, dan melakukan studi kepustakaan untuk mengkaji buku-buku, hasil penelitian, dan literatur-literatur lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode Analisis Interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Miles Films memiliki beberapa motif dalam memanfaatkan media online dalam mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2. (1) sebagai media promosi yang menjangkau calon penonton yang lebih muda. (2) feedback atau masukan yang didapatkan dari pengguna media online lebih cepat. (3) media online meupakan media yang sederhana dan mudah dalam penggunaanya. (4) media online sebagai media promosi terkini dalam proses mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2. Beragam strategi yang dilakukan Miles Films dalam upaya memanfaatkan media online sebagai alat untuk mempromosikan film Ada Apa Dengan Cinta 2. Di antaranya seperti pemanfaatan YouTube sebagai media meluncurkan trailer film, menjalin kerjasama dengan portal berita online dan media sosial, mengadakan kuis online, serta memanfaatkan bentuk komunkasi kreatif di media sosial seperti meme.
PENGGUNAAN MEDIA GRINDR DIKALANGAN GAY DALAM MENJALIN HUBUNGAN PERSONAL Christine Purnamasari Andu; Tuti Bahfiarti; Muhammad Farid
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5179

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mengkategorisasi (1) penggunaan media grindr di kalangan gay dalam menjalin hubungan personal dan (2) hambatan – hambatan komunikasi gay dalam menggunakan grindr. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar. Namun, diantara beberapa informan ada yang tersebar dibeberapa kota. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer atau data utama berupa hasil wawancara dengan informan dan data sekunder atau data pendukung berupa buku, disertasi, tesis, jurnal, artikel, dan internet. Informan terdiri atas lima orang. Data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara dengan para informan. Data analisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komunikasi yang terjalin diantara kaum gay melalui aplikasi grindr layaknya komunikasi yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Mereka memiliki istilah sendiri untuk mendefinisikan orientasi seks masig – masing, misalnya penyebutan bot, top atau vers. Selain itu, tujuan penggunaan grindr sangat beragam bergantung pada pribadi yang menggunakan aplikasi tersebut. Ada yang menggunakannya untuk mencari teman, pacar, uang, seks dan lain – lain; (2) banyak faktor personal yang menyebabkan terhambatnya komunikasi diantara gay. Selain itu, aplikasi grindr ini membutuhkan jaringan internet agar dapat dioperasikan. Jika signal internet terganggu, akan sangat berpengaruh pada lancar atau tidaknya pengoperasian grindr.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERINTEGRASI PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) Tbk MAKASSAR DALAM MEMPERTAHANKAN BRAND IMAGE Melinda Febriani; Hasrullah Hasrullah; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.5248

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui bentuk strategi komunikasi pemasaran terintegrasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam mempertahankan brand image pada konsumen; (2) untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk saat melakukan komunikasi pemasaran terintegrasi  dalam mempertahankan brand image. Penelitian ini dilakukan di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini dipilih melalui teknik purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa brand image PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sudah melekat di benak khalayak sebagai maskapai penerbangan terbaik di Indonesia.PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membentuk beberapa strategi komunikasi pemasaran terintegrasi untuk menarik pasar sebanyak-banyaknya. Komunikasi pemasaran terintegrasinya dilakukan melalui Periklanan, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat & Publisitas, Penjualan Personal, dan Pemasaran Langsung. Adapun kendala yang dihadapi saat melakukan komunikasi pemasaran terintegrasi yang terbagi kedalam dua bagian yaitu kendala internal dan eksternal.
TINGKAT PEMAHAMAN DAN PERILAKU TENTANG INFORMASI PENGGUNAAN ALAT UKUR TIMBANGAN DI KALANGAN PEDAGANG ECERAN PADA DUA PASAR TRADISIONAL DI MAKASSAR Suharliati Nelsy Husain; Hafied Cangara; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.5306

Abstract

Informasi penggunaan alat ukur timbangan yang standar masih kurang dipahami oleh sebagian pedagang eceran pada dua pasar tradisional di Makassar, hal ini dapat dilihat bahwa masih banyak alat ukur timbangan yang digunakan dalam transaksi jual beli yang tidak bertanda tera sah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pemahaman pedagang eceran tentang penggunaan alat ukur timbangan yang standar pada dua pasar tradisional di Kota Makassar; (2) hubungan antara pemahaman pedagang tentang penggunaan alat ukur timbangan yang standar terhadap perilaku pedagang dalam transaksi jual beli; (3) faktor-faktor yang menghambat pedagang eceran pengguna alat ukur timbangan dalam menggunakan timbangan yang standar. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian survei dengan metode gabungan antara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada dua pasar tradisional di Makassar. Populasi penelitian adalah  pedagang eceran pengguna alat ukur timbangan. Sampel ditentukan dengan teknik penyampelan acak bertingkat. Informan dipilih secara sengaja dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data  dilakukan  dengan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman pedagang tentang penggunaan alat ukur timbangan berada dalam kategori sedang. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata 28,5; (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman tentang penggunaan alat ukur timbangan dengan perilaku pedagang dalam transaksi jual-beli. Hal ini terlihat dari nilai koefisien korelasi sebesar 0,054 dan taraf signifikansi (p) sebesar 0,664; (3) faktor-faktor yang menghambat pedagang menggunakan alat ukur timbangan yang standar adalah kurang maksimalnya kegiatan pengawasan UTTP, rendahnya kesadaran diri pedagang, dan tidak adanya sanksi dari petugas.
FRAMING PEMBERITAAN KASUS KPK VS POLRI DI SURAT KABAR TRIBUN TIMUR Muhammad Aslam; Hasrullah Hasrullah; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i2.5319

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui menggambarkan, serta menganalisis sikap dan posisi media lokal dalam wacana polemik kasus KPK VS Polri, 2) Mengetahui aspek yang cenderung ditonjolkan harian Tribun Timur dalam memberitakan kasus KPK VS Polri. Objek penelitian ini koran lokal Sulawesi Selatan yakni Tribun Timur. Tipe penelitian peneliti mengarah pada penggunaan metode penelitian kualitatif. Ia bermaksud memberi makna atas fenomena secara holistik dan harus memerankan dirinya secara aktif dalam keseluruhan proses studi. Orientasi kerjanya melegitimasi pemikiran bahwa pendekatan penelitian ini adalah subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tribun Timur dalam pemberitaannya mengenai kasus KPK VS Polri mengkonstruksi adanya upaya balas dendam sebagai wujud egoisme lembaga tinggi negara. Secara garis besar dalam pemberitaannya, Tribun Timur mendelegitimasi Polri sebagai penyebab masalah. Tribun Timur dalam pemberitaannya cenderung melihat Kepolisian Republik Indonesia ke arah yang negatif. Namun Tribun Timur tetap menjunjung prinsip cover both sides dengan menghimpun keterangan dari kedua belah pihak.
PERILAKU KOMUNIKASI PARA PEDAGANG LOKAL DALAM BERINTERAKSI DENGAN TURIS MANCANEGARA DI SEPANJANG PESISIR KUTA DENPASAR BALI Nettie Nandra Tasunaung; Muhammad Farid; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i2.5335

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perilaku komunikasi dan (2) faktor-faktor penghambat para pedagang lokal dalam berinteraksi dengan turis mancanegara. Penelitian ini dilaksanakan di sepanjang pesisisr pantai Pantai Kuta Denpasar, Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif. Penentuan informan menggunakan teknik aksidental sampling dengan jumlah informan sebanyak 9 orang. Mereka yang menjadi narasumber merupakan para pedagang lokal dan turis mancanegara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kebudayaan para pedagang lokal dan turis mancanegara berbeda, namun mereka tetap dapat berkomunikasi secara efektif. Interaksi yang berlangsung antara pedagang lokal dan turis mancanegara menggunakan komunikasi verbal, yaitu secara lisan dan tulisan dan komunikasi nonverbal yang berupa simbolsimbol. Para pedagang lokal dalam berinteraksi langsung dengan turis mancanegara mengalami hambatanhambatan dalam masalah bahasa, budaya, dan motivasi. Meskipun pedagang menemui berbagai macam hambatan dalam berinteraksi dengan turis mancanegara, namun para pedagang lokal tetap berusaha mengatasi semua hambatan tersebut agar komunikasi dapat berlangsung dengan efektif. 
WARISAN NILAI-NILAI GENDER DALAM SUKU BUGIS (PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KELUARGA ) Mutia Nurul Fariza; Muhammad Farid; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i2.5342

Abstract

ABSTRAK Komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak merupakan salah satu cara dalam mewariskan nilai-nilai yang dapat menjadi dasar dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui proses komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam mewariskan nilai-nilai gender dalam budaya suku Bugis; (2) untuk mengetahui metode interaksi yang digunakan orang tua dalam mewariskan nilai-nilai gender kepada anak; (3) Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat pewarisan nilai-nilai gender melalui komunikasi interpersonal dalam lingkungan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Analisis data dari penelitian ini menekankan kepada nilai-nilai gender yang terinternalisasi dari nilai-nilai lainnya, seperti nilai budaya, nilai pendidikan, nilai politik, nilai seni, nilai agama, dan nilai teknologi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi yang dilalui oleh keempat keluarga adalah sama. Melalui proses komunikasi anak mendapatkan pengetahuan tentang gender yang dijadikan pedoman dalam kehidupan. Metode yang digunakan oleh orang tua dalam mewariskan nilai-nilai gender berbeda-beda. Beberapa metode yang digunakan adalah pemberian nasehat, pemberian contoh, berdialog, penghargaan, dan pemberian hukuman. Kualitas komunikasi keempat keluarga sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Gender, Pola Asuh, Keluarga, Warisan Nilai-Nilai
VIDEO BLOG SEBAGAI MEDIA REPRESENTASI DIRI VLOGGER DI KOTA MAKASSAR Siti Aisyah; Tuti Bahfiarti; Alem Febri Sonni
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.6166

Abstract

This research aims;  (1). to analyze vloggers intimately in representating identity in their video blog; and (2). to categorize in depth what that influence vloggers in representing identity in their video blog. This study was taken place in Makassar. Informants of this research were the vloggers of Makassar who have the criteria necessarily related to this study. The informants were selected using purposive sampling technique based on certain criteria. The type of this research was descriptive. The primary data were collected through observation and interview, and the secondary data were collected through library research related to this research. The data collected were then presented in the research findings and discussion and analyzed qualitative descriptively. The study results showed that the how the three of observed informants used YouTube as the media of self-representation is different with one another depending on the experiences and their self-background. The three informants form new identities in their video blog that can be seen from how they wear, speak, and determine content presentation, and the factors that form their identity are the environment, social group, and idols. Keyword : Self-Representation, Video Blog, YouTube, Self-Identity  ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk menganalisis secara mendalam vlogger dalam merepresentasikan dirinya di video blognya 2. Untuk mengkategorikan secara mendalam apa yang mempengaruhi vlogger dalam merepresentasikan dirinya di video blognya. Penelitian ini dilakukan di Kota Makassar. Adapun informan penelitian ini adalah vlogger yang berada di kota Makassar yang memiliki kriteria yang sesuai dengan penelitian ini. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dan data sekundernya dikumpulkan melalui hasil studi pustaka yang terkait dengan penelitian.  Data yang berhasil dikumpulkan selanjutnya disajikan didalam hasil penelitian dan pembahasan lalu dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga informan yang diteliti cara memanfaatkan YouTube sebagai media representasi dirinya itu berbeda satu sama lain tergantung dari pengalaman serta latar belakang diri mereka masing-masing. Hasil representasi diri yang mereka ciptakan di YouTube bukanlah identitas mereka yang sebenarnya. Ketiga informan membentuk identitas baru di video blognya yang dapat dilihat dari pakaian yang dikenakan, cara berbicara, content yang dibawakan serta hal-hal yang dapat mempengaruhi pembentukan identitas tersebut ialah karena lingkungan, kelompok acuan serta tokoh idola.  
SEMIOTIKA SIMBOL KOMUNIKASI NON VERBAL JAMAAH AN-NADZIR DALAM MENYEBARLUASKAN IDEOLOGI ISLAM DI KABUPATEN GOWA Juliadi Juliadi; Hafied Cangara; Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v7i1.6482

Abstract

ABSTRACTAn-Nadzir congregation is an Islamic community based in Gowa District. An-Nadzir's da'wah method is based on the action of examples and symbols. Their symbols include; Symbols of clothing, symbols of worship movements and symbols of society. This research is intended to know, analyze, and explain the meaning of symbols of An-Nadzir and methods of da'wah An-Nadzir. This research use desciptive qualitative approach. Data collection is done through observation and in-depth interviews with the leadership and members of An-Nadzir. The data were analyzed by using semiotic analysis to study the meaning of An-Nadzir symbols through Roland Barthes meaning analysis model, meaning denotation, connotation, myth and ideology. The results show that the symbols of An-Nadzir contain philosophical, cultural and sociological meaning based on the sunnah of Prophet SAW. An-Nadzir clothing symbols range; cloak, turban, beard and long hair that colored. Symbols of worship movement and symbol of the way of society which is contained in the concept of exemplary action. Hopefully, with this research will be known the form of missionary movement of An-Nadzir through symbols and meanings contained in it. Keywords: semiotics, An-Nadzir symbols, meaning ABSTRAK Jamaah An-Nadzir merupakan komunitas Islam yang bermarkas di Kabupaten Gowa. Metode dakwah An-Nadzir berbasis pada aksi keteladan dan simbol-simbol. Simbol mereka meliputi; simbol pakaian, simbol gerakan ibadah dan simbol cara masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan menjelaskan makna simbol-simbol An-Nadzir dan metode dakwah An-Nadzir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pimpinan dan anggota An-Nadzir. Data dianalisis dengan menggunakan analisis semiotika untuk mengkaji makna simbol-simbol An-Nadzir melalui model analisis makna Roland Barthes makna tanda denotasi, konotasi, mitos dan ideologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol An-Nadzir mengandung makna filosofis, budaya dan sosiologis yang berbasis pada sunnah-sunnah Nabi SAW. Simbol pakaian An-Nadzir meliputi; jubah, surban, janggut dan rambut panjang yang dipirang. Simbol gerakan ibadah dan simbol cara bermasyarakat yang tertuang dalam konsep aksi keteladanan. Diharapkan, dengan penelitian ini akan diketahui bentuk gerakan dakwah An-Nadzir melalui simbol serta makna yang terkandung di dalamnya.
Co-Authors Abdul Wadu'ud Achmad Safeii Ma'arif Akbar, Muh Aminuddin Tarawe Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde ANDI ALIMUDDIN UNDE Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde, Andi Alimuddin Andi Azisah Azis Andi Azisah Azis, Andi Azisah Andi Rahadi Andi Widya Warsa Andi Widya Warsa, Andi Widya Anggriani Anggriani Anysyah Syam Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Aswar Aswar Aswar Aswar Aurellia Addie Zeeva Theriady Bakri Bakri Bakri Bakri Burhanuddin Burhanuddin Bustan Kadir Christine Purnamasari Andu Damayanti, Elok Danang Tandyonomanu DANANG TANDYONOMANU Desti Kurniasari Desy Selviana Devi Akmalia Dhia Naufalina Ilmi Erik Kalalembang Ernawati Ernawati Evi Nurfawali Asbar Fitriani Puspa Ningsih Hafied Cangara Hafied Cangara Hafied Cangara Hafied Cangara Hafied Cangara Hafied Cangara, Hafied Harisman Harisman Hary Sabar Hasminah Said Hasrullah Hasrullah Hasrullah Hasrullah Ian Bonita Imam Mukti, Imam Insani Nur CItra Sanusi Isfaiqatul Chotimah Islaq Hastita Hamzah Ismi Amir Ismi Janisa Lande Jeanny Maria Fatimah Jeanny Maria Fatimah Jeanny Maria Fatimah Jeanny Maria Fatimah Judith Wira Satya Ambara Juliadi Juliadi M. Iqbal Sultan M. Iqbal Sultan M. Iqbal Sultan Mau, Muliadi Melinda Febriani Muh Iqbal Sultan Muh. Akbar Muh. Syaiful Muhammad Aslam Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Hidayatullah Muhammad Iqbal Sultan Muhammad Iqbal Sultan, Muhammad Iqbal Muhammad Nadjib Muhammad Nadjib Muhammad Najmuddin Muhammad Najmuddin, Muhammad Mukhlisa Setiabudi Murniati Muhtar Murniati Muhtar, Murniati Mutia Nurul Fariza Nasrum, Widya Ameliya Nettie Nandra Tasunaung Nofianti Lapasila Rahmat Muhammad Riffat Khairi Sabar, Hary Siti Aisyah Sonni, Alem Febri Suharliati Nelsy Husain Suherli Suherli Sulvinajayanti Sulvinajayanti Sulvinajayanti Sulvinajayanti, Sulvinajayanti Syahraeni Syahraeni Taufiq Akbar Teguh Ardiansyah Sabir Uswatun Hasanah wahyuni wahyuni Yomir, Angel Aprilia Yuyun Yunita Puspa Yuyun Yunita Puspa, Yuyun Yunita